"Taetae turun dari sana atau jatah permenmu akan mama kurangi 2?"
"Tapi mama...Seokie hyung akan menangkap Taetae...Seokie hyung sedang menjadi dinosaurus sekarang dan dia adalah brontosaurus!!" Taehyung kecil berujar khawatir akan digendong turun oleh mamanya.
"Brontosaurus tidak jahat sayang, yang jahat adalah tyranosaurus, kau tahu itu?" Seokjin membawa Taehyung turun dalam gendongannya, sementara Taehyung menggeleng lucu.
"Apakah tyranurus adalah dinosaurus jenis baru? Taetae tidak kenal dengan dia" Taehyung bertanya antusias dengan kedua mata yang membulat.
"Tyranosaurus Tae Bukan Tyranu-..."
"MAMAAA CHIMMY DIMAKAN T-REX JAHAT...CHIMMY AKAN MATI MAMAAAA!!!HUAAAA PERGI KUDA JELEK!! HUSH..HUSH" Jimin kecil berontak dalam pelukan Hoseok, sementara Hoseok tidak mau melepaskan tawanannya.
"Kim Hoseok...apa yang mama katakan tentang menjahili adikmu?"Seokjin menyilangkan kedua tangannya seraya menatap Hoseok yang masih memeluk Jimin dengan erat.
"Tapi mama...T-Rex baru saja mendapatkan mangsanya!...bagaimana jika ia mati kelaparan jika harus melepaskan mangsanya??..." Hoseok berseru memelas kemudian mengerutkan kedua alisnya sedih.
"Kim Hoseok..."Seokjin mulai menaikan intonasinya.
"Tapi kami hanya bermain..."Hoseok memohon dengan kedua mata mulai berkaca-kaca. Astaga, jangan lagi. Percayalah membuat Jungkook tenang jauh lebih mudah daripada Hoseok.
"Oke, bagaimana jika T-Rex mengganti makanannya menjadi...-"
"COTTON CANDY!!!!"Hoseok berseru riang menghampiri permen kapas tersebut seraya melepaskan Jimin dari pelukannya.
"Namjoon...huft..."Seokjin mengembuskan napasnya lega. Namjoon memberikan kecupan singkat pada dahi Seokjin.
"Hmm...bawang bombay?" Namjoon tersenyum meledek.
"Aish...aku sedang menyiapkan makan malam ketika tuyul-tuyul itu mulai ribut."Seokjin melepaskan apron merah mudanya seraya membantu melepas jas hitam Namjoon.
"aku tau...dan aku suka, hehe". Namjoon menyengir kuda.
"kenapa? aku bau, belum mandi dan berkeringat...seharusnya aku menyambutmu dengan keadaan yang jauh lebih baik". Seokjin cemberut dengan sedikit menunduk. ia merasa telah menjadi seorang istri yang tidak baik bung.
"Ya..ya..ya..kau bau, berkeringat...belum mandi pula...oh benar-benar...yak!-.."
"Jangan meledekku!" Seokjin mencubit kecil lengan Namjoon, ia sebal tentu saja. Selain malu.
"-...tapi aku senang...kau bau karena kau selalu berusaha menyambutku dengan makanan yang enak setiap kali aku lelah sepulang kerja. kau berkeringat karena lelahnya menjaga ke lima malaikat kita seharian penuh. dan kau belum mandi karena kau selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk ku dan anak-anak kita. Lalu alasan apa yang membuatmu menjadi istri yang tidak baik? Kau memang bukan istri yang baik Seokjin...-" Namjoon menjeda kalimatnya, menatap kedua obsidian cantik dihadapannya yang nyaris berubah sendu sebelum Namjoon melanjutkan kalimatnya.
"...-Kau Istri yang Terbaik". Seokjin tidak dapat menahan senyumannya. bahkan kedua matanya tengah berkaca-kaca sekarang. Astaga...Seokjin benar-benar tersipu! lihat wajahnya yang telah menjadi semerah tomat.
Oh tidak...Namjoon mendekatkan wajahnya dan Seokjin berharap detak jantungnya tidak terdengar hingga ke telinga suaminya itu.
Seokjin hanya bisa pasrah dan memejamkan matanya, begitupun dengan Namjoon.
Sepertinya mereka lupa sesuatu...
"MAMA KOOKIE MENGOMPOL DIATAS BUKU PR KU!!!!" Itu Jimin.
"YAK!! CHIM JANGAN BERTERIAK DIHADAPAN KOOKIE DIA AKAN MENANGIS..." Itu Taehyung.
"HUEEEEEEEE...!!" Itu Jungkook.
"KENAPA KAU JUGA BERTERIAK TAETAE?!" Itu Yoongi.
"HUAAAAAAAAAAAA MAMA...COTTON CANDY KU JATUH DIATAS PIPIS KOOKIE!! HUEEEEEEEE..." Itu Hoseok.
"Huft..." Dan itu Seokjin, yang kemudian berjalan menghampiri kelima malaikat kecilnya. Sementara Namjoon tertawa lembut seraya mengikuti langkah Seokjin.
tbc...
MAAP SINGKAT LAGI BUNTU:"
