baiklah ini kali kedua kita bertemu Onii-chan."
Kedua saudara ini saling berhadapan, Shiro berdiri bersama dengan Saber dan Rin, disisi lain ilya berdiri mengangkat roknya seperti gadis bangsawan lalu membungkuk kepada mereka bertiga.
kenalkan Onii-chan aku ilyasviel von eizbern."
Rin terkejut bukan karena gadis berambut putih menyebut Shiro sebagai Onii-chan melainkan karena nama keluarga tersebut salah satu dari 3 keluarga yang tak pernah absen mengikuti perabg cawab suci itu sendiri selain Matou dan Tohsaka.
salam kenal dan matilah Onii-chan."
Berserker mengangkat pedang nine livesnya dan mulai maju kearah Shiro dan Rin sambil mengayunkan pedangnya kearah mereka berdua, Saber dengan cepat menahan pedang besar milik Berserker.
Akibat benturan tersebut kedua pedang memantul tapi Saber lebih cepat dan mengayunkan pedangnya kearah perut Berserker, namun dengan cepat Berserker melepas pegangan tangannay pada pedanngnya dan mengalahkan bokem mentah kearah Saber.
Dengan mengunakan punggung pedangnya saber mengurungai kekuatan yang diarahkan kepadanya meski begitu tubuh Saber sempat melayang beberapa saat.
Onii-san lebih baik kau segera lari atau onii-san akan mati cepat."
mana mungkin aku bisa lari."
tunggu Shiro."
Shiro mengeluarkan meterannya yang diperkuat dengan sihir penguatan menjadi cukup kuat untuk memotong pipa, ia berlari mencoba menyerang ilya yang pertahanannya lemah saat ini, tapi ilya mengeluarkan sebuah bidak sihir dengan rambutnya mencoba menghalau Shiro.
archer bantu shiri."
rcih baiklah aku akan membantu sibodoh ini."
Tapi sebuah anak panah menghacurkan bidak sihir tersebut, Shiro semakin dekat dengan ilya kepanikan mulai menghantau ilya dengan cepat melangkah mundur tapi terlambat pemuda itu sudah cukup dekat, dan Berserker masih ditahan oleh Saber.
Meteran tersebut sudah mulai diarahkan ilya, dengan cepat shiro mendorong ilya ketanah sambil menindih kedua tangan dan kaki menguci setiap jalan keluar keilya.
menyerahlah."
tidak bisa."
Kedua wajah mereka saling bertatapan, iris mata ilya menatap wajah Shiro dengan inters nafasnya menderu panas jantungnya berdetuk kencang, sementara wajahnya menatap pasrah kepada pria yang menindihnya ini.
Sementara mata Shiro terbelalak melihat wajah itu kulit dan rambut putih seperti salju serta matanya yang semerah darah pemuda ini sendiri tak tahu kenapa dia dipanggil (onii-chan) padahal dirinya sendiri tak pernah memiliki saudara kandung.
bunuhlah aku onii-chan jika itu onii-chan aku tak apa-apa."
Berserker berhenti menyerang meski diselimuti kemarahan dirinya tahu jika dia menyerang lagi bisa-bisa kepala ilya terlepas dari kepalanya, yah memang tak bisa dipungkuri dalam perang cawan suci mau seberapa kuatnya servantnya jika masternya mati maka semuanya akan berakhir.
selamat anak muda kau telah mengalahkan master pertama dalam perang cawan suci kali ini."
Kotomine kirie keluar dari pekarangan gereja dan menatap Shiro dengan senyuman khasnya, yah memang jika master mati maka servant akan mencari master yang kehilangan servantnya tapi sepertinya itu tidak berlaku diawal perang seperti ini.
aku tak bisa melakukannya."
Shiro menjawab begitu saja bukannya kenapa-napa, ia hanya terpukau dengan wajah gadis ini yang seolah membuatmu untuk terus melindunginya.
Shiro melepas tindihan ditubuhnya dan membantu gadis kecil ini untuk berdiri, ilya menatap pemuda ini dengan sinis lalu dengan Berserkernya ia pergi menjauh.
liat saja onii-san kita akan bertemu lagi."
Shiro berusaha mengingat kembali tentang deskripsi tentang gadis ini, sepertinya ia pernah mendengar ciri-ciri gadis ini tapi dimana.
Shiro kembali pulang kekediamannya sebuah rumah besar gaya kuno dengan banyak kamar, jika kau mengira dia tinggal dengan orang banyak maka anggapanmu salah besar, dia hidup sendiri memang terkadang kyohainya dan juga bibinya sering berkunjung tapi itu tak merubah kenyataan tentang ia hidup sendiri.
untuk sementara akan lebih baik kita membentuk aliansi Shiro."
memangnya kenapa ?."
Shiro bertanya kepada Rin tentang alasan apa dia membentuk aliansi ini, lagipula apa untuknya bekerja sama dengan penyihir dengan pasokan mana rendah seperi ia bukanya akan akan lebih menguntungkan berkerja sama dengan Ilya dengan servant selincah dan sekuat berserker.
Bukan tanpa alasan Rin meminta membentuk aliasi ini kau lihat betapa kuatnya Berserker yang bisa menandingi gerakan Saber yang notabenenya class terkuat dalam perang cawan suci, tentu akan lebih menguntungkan jika ia bekerja sama dengan Ilya tapi kau lihatkan sifatnya tadikan jelas dia akan menolak ajakan darinya.
Yah selain dengan kekuatan mengerikan Berserker yang kuat, kumerasakan hawa buruk dark niat jahat kirie."
Apa maksudmu Rin ?."
tidak ada hanya perasaanku saja."
Rin sebenarnya sedikit curiga dengan perawakan Kirie, dia merupakan salah satu Master yang selamat dari perang cawan suci sebelumnya bukannya aneh saat perang tersebut sudah mencapai klimaksnya terjadi kebakaran hebat dan dia berhasil selamat padahal ia tak mempunyai sevant untuk melindunginya.
Shiro sendiri berpikir akan sangat berbahaya jika dirinya yang memiliki tingkat mana rendah akan bertahan diperang kali ini, jika ia menginginkan mengamankan cawan suci dari tangan orang-orang licik maka akan lebih baik jika dia bekerja sama dengan rin.
Sementara Saber sebenarnya dia tak mengakuinya tapi benar kekuatan Berserker bukan main-main jadi pembentukan aliasi ini benar-benar cukup menguntungkan.
yah sepertinya itu ide bagus."
Aliansi antara Rin dan Shiro sekarang resmi dibuka tapi akankah berjuangan ini akan bertahan lama diingat dalam perang cawan suci mereka berdua adalah master yang harusnya bertarung.
Ditangga menuju kuil Ryuudou kedua servant class Assassin sedang saling beradu kesaktiaan dibalik-balik batang-batang terlihat Assassin yang berwarna hitam mengunakan kemampuan untuk menangkis serangan nodachi dari lawannya.
nah Assassin yang satunya aku terkejut diperang ka ini akan terdapat 2 class Assassin."
Assassin Kojiro berkata yah memang aneh bukan dalam perang kali ini akan ada 2 Assassin, ia dengan posisi kuda-kudanya yang terbuka dan memegang pedang Nodachinya dengan kedua tangannya bersiap dengan jurus pedang andalannya dijika Lawannya ini menyerangnya.
Sementara Assassin Hassan masih menatap lawannya ini dari balik topeng tengkoraknya, tak terdapat ekspresi keterkejutan dibalik topeng tersebut bahkan nafasnya sendiri begitu lembut dan gerakannya benar-benar tanpa menimpulkan bunyi.
sepertinya ada yang memanggil servant Assassin diwaktu yang bersamaan denganku benar kebetulan yang aneh sekali."
aku sendiri tak menyangka jika servant bisa menjad Master."
Suara itu muncul dari belakang Assaasin berwarna hitam, sosok tua bangka dengan kepala gundul dan berjalan dengan tongkat, awalnya Zouken matou datang kekuil Ryuudou ini untuk menyerang Caster sebagai target pertamannya tapi dia terkejut dengan kejadiaan langka ini.
Caster sendiri tak merasa tersanjung dengan pujian dari Zouken, ia tak suka penyihir yang lebih bodoh seperti penyihir zaman sekarang memujinya bukannya itu akan terasa seperti seorang budak yang memuji raja yang duduk disinggasan tertinggi suatu negara.
Mau bagaimanapun satu servant melawan dua servant, kau tidak lari saja sudah menunjukan betapa bodohnya dirimu."
sebenarnya akan lebih baik jika kita bekerja sama saja Caster."
lupakan itu lebih baik kumengalahkanmu sekarang."
kau yakin ?."
Dari bayang-bayang pepohonan yang rimbun muncul beberapa individu yang berpakaiaan sama dengan Assassin milik Zouken, sosok itu berbaris dibelakang pemimpin mereka yang tak lain adalah yang dihadapi Assassinnya Caster.
Assassin (kita sebut saja ungu) tak bergerak dan masih bersiaga dengan nodachinya memang jika dia dikeroyok mungkin dia akan kalah tapi tempat mereka bertarung berpihak padanya area sekitar tangga merupakan area jangkauan pedang panjang tersebut satu-satunya jalan adalah dari udara tapi sekarang ini masternya Caster telah merenggangkan jubannya dan terbang keangkasa jadi dari udara tak akan berhasil.
tetap tidak mau ya, bagaimana jika aku menunjukan barang menarik ini padamu."
Zouken matou mengeluarkan sebuah barang dari lengan bajunnya yang terbuka lebar, tentu saja sebenarnya akan lebih aman jika ia menjaganya dibrangkas dirumahnya, hanya firasatnya hari ini yang mengatakannya untuk membawanya dan yang benar saja itu cukup untuk membuat Caster merasa ragu.
apa kau yakin."
tentu.
Sebuah Aliansi kedua telah terbentuk pada malam itu, dua Assassin yang terpanggil diperang kali ini serta barang yang dibawa Zouken matou, apa yang akan mengejutkan pada perang kali ini hanya tuhan yang akan mengetahuinya.
