Hallo! gw update cepet nih! yups, gw update cepat kerena hari ini gw gak skull...males #dijewermum. iya gue bolos, maksudnya gw gak skull gw ke sekolah cmn gak ikut belajar gw sembunyi diatap hehe #Janganditiru.
gw gak bisa bales review satu-satu, gw cuman mau sedikit jawab reviewnya aja ya?
Ada yang nayanya ini cerita naik rating gak? hmmm sesuai reader aja deh hehe..
Bener gak ada yang mirip Hankyung? Bener dan seriusan! gw ngeliat dia di BSM akhirnya gw ngikutin dia selama 3 hari dan akhirnya tahu nama, dan tempat dia sekolah juga nopenya, dia cakep mirip han gege dengan gaya rambut ketika han gege di suju M cuman bedanya dia lebih kurus tapi tetep aja hansamu!.
Apakah Yunho tidak terpikat dengan darah Jaejoong? dia tertarik cuman dapat nahan gitu, apalagi darah jaekan harum banget! haha
Apakah Jaejoong kuliahnya pindah-pindah? Yups JJ kuliahnya pindah-pindah.
Dan buat yang nanya apakah Yunho itu asalnya manusia jawabanya adalah iya sekitar 300 tahun lalu si Yunho adalah manusia.
Apa yang menyebabkan JJ jadi Black Rose Shine? hanya satu tujuanya yang di chap kemarin itu, aslinya JJ itu polos dan baik ia mencuri hanya kerena itu.
oceh udahkan tuh gw bales walaupun gak satu-satu, thx buat yang review saya sangat senang ^^
Title : Beautifull Thief
Pair : YunJae only.
Author : Laven agrava gaciall 134 & Jiji Yunjae 4ever
Summary : Jung Yunho terjerat pesona 'kecantikan' seorang pencuri yang tak lain adalah Mahasiswa baru satu fakultasnya Kim Jaejoong atau dalam dunia hitam ia dikenal dengan nama Black Rose Shine (Mawar Hitam kematian)
Ya begitu juga sebaliknya dengan Jaejoong, sang beautifull thief kita juga terpesona dengan ketampanan dan mata musang Yunho, namun dibalik ketampanan dan tajamnya tatapan Yunho, Yunho menyimpan sebuah rahasia besar bahwa ia adalah seorang atau makhluk terkutuk bernama vampire.
Prev Chap
Mata Jaejoong perlahan terbuka, ia mengerjapkan matanya ketika cahaya bulan mengenai matanay.
'Dimana ini?' batin Jaejoong, ia menatap sekeliling.
ruangan yang diyakini kamar tidur ini begitu gelap hanya lili dan sinar bulan yang menjadi penerang.
ia mengedarkan pandangan.
arsitektur ruang tidur ini bergaya victori lama yang begitu elegan dan mewah.
Matanya kini tertuju pada sebuah lukisan besar disana.
Lukisan itu menggambarkan seorang pria tampan dengan tatapan tajamnya.
ia tahu pria itu dia adalah Yunho.
Chap 2
Kim Jaejoong POV
Aku menatap lukisan bergambar Yunho dengan penuh minat.
Aku menyukai lukisan ini, lukisan yang seperti begitu hidup ini. Yunho dalam lukisan ini terasa sangat nyata mata musangnya begitu tajam.
Aku menyentuh lukisan itu. lembut, ya rasa lembut yang aku rasakan ketika menyentuh lukisan itu.
Tak terasa bibirku menyunggingkan sebuah senyum tulus.
Kenapa aku tersenyum tulus seperti ini untuk namja yang tak aku kenal? aku bertanya pada diriku sendiri.
Aneh, ya aneh aku merasa nyaman ketika menatap wajah dingin itu, aku seperti familiar dengan wajah dingin dengan tatapan mata musang itu.
Ada apa dengan diriku? aku mendekati Yunho hanya untuk mengambil kalung itu tepatnya batu itu Onyx Legend Heart itu bukan untuk yang lain.
Aku berjalan meninggalkan lukisan itu, aku keluar dari kamar tidur yang aku yakini kamar tidur Yunho.
Ketika aku keluar dari kamar itu, suasana yang aku dapatkan adalah suasana mewah, sepertinya rumah ini begitu mewah karena terlihat dari arsitekturnya yang begitu mewah namun elegan.
Aku menuruni tangga, tujuanku adalah mencari Yunho.
Aku sampai di ruangan yang aku yakini ruang tengah itu, ruang tenah ini sama mewah dan luasnya seperti ruangan lain di rumah ini namun anehnya ruang tengah ini tak mempunyai Televisi atau apapun.
Aku kembali berjalan menyusuri rumah itu lagi.
Aku masuk ke suatu ruangan yang ternyata dapur, disana aku melihat Yunho yang sedang tertidur dengan terduduk, laptop dan kertas berserakan di sekitarnya.
Aku mendekatinya, menatap wajah tertidur Yunho yang terlihat bagai malaikat itu.
Aku merasakan aku tersenyum lagi.
'Ada apa denganku? kenapa aku tersenyum tulus lagi untuk namja ini?' batinku namun aku tak mengalihkan pandangan dari Yunho yang tertidur pulas.
Aku mengelus pipi halusnya. Tidak. tanganku bergerak sendiri! kenapa ini? kenapa aku nyaman menatap wajah kecilnya ini? kenapa aku..
Kurasakan Yunho bergerak- gerak, aku segera menarik tanganku dengan cepat.
Ia bergerak dan mengangkat wajahnya, ia sedikit mengerjap saat melihat wajahku.
"Kau sudah bangun?" Tanya Yunho dengan nada suara dinginya.
Jaejoong POV end ( Yunho POV)
Aku merasakan kehadiran Jaejoong di dapur ini, aku segera pura-pura tertidur.
Ia datang menghampiriku, aku dapat merasakan bahwa ia terus menatapku dengan intens, ya ia menatapku, bagaimana aku bisa tahu? apakah kalian lupa aku adalah vampier?
Ia menyuntuh kulit dinginku dengan lembut selembut kulit tanganya.
Nyaman. perasaan itulah yang aku rasakan ketika kulitku bersentuhan dengan kulitnya.
Aku sedikit bergerak karena sentuhanya membuat jantungku berdetak dengan kencang.
Ia menarik tanagnya aku segera saja bangun ya dengan sedikit berakting bahwa aku baru saja bangun dari tidur padahal sudah lebih dari 300 tahun aku tak tidur.
"Kau sudah bangun?" Tanyaku dengan nada suara dingin.
Ia tersenyum manis, oh god! demi apapun juga... Akan kuakui jika Jaejoong sedang tersenyum ia terlihat mempesona dan cantik.
"Ya... harusnya aku yang bertanya begitu, kaukan juga baru bangun" Ucapnya dengan nada ceria.
Ha~ apa ia tak sadar bahwa rumah ini tak berpenrangan ya? apa ia tak merasakan bahwa rumah ini begitu dingin?
Aku hanya berdecak untuk menjawab pertanyaanya.
"Oh ya Yunnie? kau tinggal disini sendiri?" tanyanya dengan masih tersenyum.
"Tidak, aku tinggal dengan Hyungku dan suaminya.."Jawabku, ya memang aku tinggal dengan Hyungku yang bernama Jung Heechul atau sekarang bernama Tan Heechul karena ia telah menikah dengan Tan Hankyung.
"Oh... ah ya hehe Yunnie, kau punya makanan tidak? aku lapar.." Ucap Jaejoong dengan nada manja.
"Ck...kau menyusahkan saja.." aku berdecak untuk entah kesekian kalinya.
Aku beranjak dari duduku dan berjalan menuju dapur yang cukup luas yang hanya pernah dipakai oleh Han-gege (panggilan Hankyung) untuk memasak nasi goreng beijingnya.
Aku membuka Kulkas dan melihat isinya.
Ramen, Tomat, ayam, bawang merah dan bawang bombay, jus jeruk, dan susu.
Aku berbalik.
"Hanya ada bahan mentah dan aku tak dapat memasak.." Ucapku datar pada Jaejoong.
Jaejoong tersenyum manis -lagi-, ia menghampiriku.
"Tenang saja! aku bisa masak kok.." Ucapnya riang, aku hanya dapat mengangguk dan membiarkan dia mengacak-acak kulkasku.
Oh ya, kalian pasti bertanya kenapa aku punya bahan makanan padahal aku Vampier? aku adalah vampier namun vampier juga makan selain darah tentu saja, karena kami berbaur dengan manusia kami tak ingin dicurigai karena tak makan.
Yunho POV End ( Normal POV)
Jaejoong mulai aksi masaknya, pertama-tama ia mengiris bawang merah dan bawang bombay. dan seterusnya. (author bego masak jadi gak tahu lagi mian)
30 menit kemudian.
Dua piring nasi goreng spesial yang tercium wangi terhidang di meja makan.
Yunho hanya bengong dan kagum tak menyangka bahwa Jaejoong dapat memasak.
"Yups..silahkan dicicipi!" Seru Jaejoong senang.
"Aku yakin rasanya pasti tidak enak.." Sinis Yunho padahal hatinya bilang sebaliknya.
"Ya.. kaukan belum memakanya jadi jangan berkomentar dulu!" Protes Jaejoong sambil mempout bibirnya lucu.
Yunho dengan wajah yang masih stoic mulai memakan nasi goreng itu.
ia mengunyahnya dengan perlahan.
'Enak lebih enak dari nasi goreng Han-gege' batin Yunho.
"Bagaimana?" Tanya Jaejoong penasaran.
"Lumayan" Jawab singkat Yunho, berbeda dengan hatinya yang bilang ' ini sangat enak!'
Sesaat mereka terdiam dan menikmati makanan mereka.
"Aku pulang Yun!" Sebuah suara merdu memecah keheningan Jaejoong dan Yunho.
2 orang namja yang satu cantik dan yang satu tampan masuk kedapur.
"Heechul hyung.." sapa Yunho.
"Wah siapa ini Yunho? kekasihmu?" Tanya laki-laki tampan yang diketahui bernama Tan Hankyung.
Yunho menaikan alisnya, 'ck mereka bersandiwara rupanya. pura-pura tak kenal Jaejoong' batinya.
"Dia temanku gege, kenalkan dia Jaejoong Kim Jaejoong.." Yunho memperkenalkan Jaejoong.
Jaejoong yang tadi duduk berdiri dan membungkuk.
"Kim Jaejoong imnida.." Jaejoong tersenyum manis.
"Oh... begitu.." acuh Heechul yang malah berjalan menuju Yunho dan memakan nasi goreng milik Yunho.
"Hankyung imnida.. dan itu dia Heechul 'istri' sekaligus kakak Yunho." Hankyung menunjuk Heechul yang sedang adu mulut dengan Yunho karena memakan nasi goreng milik Yunho.
Jaejoong hanya tersenyum.
"Ya Hyung! kau ini main makan saja! itu miliku!" Protes Yunho sambil menatap Heechul tajam.
"Hannie! Aku ingin nasi goreng seperti Yunho!' Heechul bergelayut manja pada Hankyung yang hanya tersenyum.
"Kau tahukan Heenim? aku hanya dapat memasak nasi goreng beijing." Hankyung memberi senyum sejuta wattnya pada 'istrinya' itu.
"Ta-tapi aku ingin itu! akukan sedang ngidam.." Rajuk Heechul.
Jaejoong dan Yunho yang mendengarnya membelalakan mata, ngidam? jadi Heechul hamil?
"Akh, masih ada sebagian, apakah Heechul-hyung mau?" tawar Jaejoong.
Heechul hanya melirik Jaejoong sekilas.
"ambilkan aku Hannie.." Manja Heechul lagi.
Hankyung mengangguk dan mengambilkan Heechul nasi goreng buatan Jaejoong yang memang masih ada untuk satu porsi.
"Ini.." Hankyung memberikan piring berisi nasi goreng pada Heechul yang sudah duduk di tempat duduk Jaejoong yang dari tadi memang belum kembali duduk.
"Suapin.." Heechul kembali menunjukan sifat manjanya.
'Ya ampun! kakak dan adik sama saja! sama-sama dingin!' batin kesal Jaejoong.
"Jaejoong shi jika kau berpikir aku aku menyebalkan silahkan kau pergi dari rumah ini" Ucap Datar Heechul.
"Mwo?" Jaejoong cengok.
"Mian..aku tak berpikir begitu saja hanya.." Jaejoong yang tadinya ingin berjalan kearah Heechul memekik karena tanganya menyenggol gelas, ia hendak membersihkan pecahan gelas itu ketika tanganya tak sengaja tergores dan mengeluarkan darah.
Ndus...ndus..
Heechul yang mencium bau darah langsung berubah matanya menjadi merah.
Hankyung yang tahu akan perubahan mata Heechulpun memberi isyarat pada Yunho untuk membawa Jaejoong dan mengobati lukanya agar tak mengeluarkan darah yang dapat memancing Yunho dan Heechul berubah, jika Yunho masih dapat menahan berbeda dengan Heechul yang dalam keadaan mengandung tak dapat menahan hasratnya akan darah.
"Jaejoong ayo ikut aku untuk mengobati luka itu." Ucap Yunho sambil menarik Jaejoong keluar dari dapur.
"Heenim, chagia," Hankyung membelai rambut pirang Heechul dengan lembut dan sayang.
Heechul yang telah terhipnotis karena mencium wangi darah itu menatap dingin Hankyung.
Kalian pasti bingung mengapa Heechul bisa berubah kepribadian begitu.
Heechul adalah pemilik darah AB yang mempunyai moody yang exstrem dan itu berpengaruh saat ia berubah menadi Vampier, ia akan menjadi pribadi yang berbeda dan langsung berubah lagi ketika sikap buasnya berakhir.
"Minum darahku.." Hankyung menyodorkan lehernya pada Heechul, Heechul yang sikap buasnya terbangun langsung saja meminum darah Hankyung.
Sementara itu Jaejoong dan Yunho.
"Aww...bisakah kau lembut sedikit?" Protes Jaejoong ketika Yunho membalut lukanya dengan plester.
Yunho hanya memandang tajam Jaejoong, sebenernya ia telah merasa haus dan harus segera meminum darah namun mau bagaimana lagi? ia kini sedang mengurus Jaejoong yang ceroboh -menurutnya-.
Yunho bangkit dari berdirinya, ia hendak meninggalkan Jaejoong namun...
Dukk...
TBC
Ya sebenernya gaka ada dalam skenario bahwa bakal ada Hankyung tadinya sih pengenya Siwon eh ternyata gw jadi terpengaruh sama Han-gege KW itu aha... mmmoga suka aja deh ^^
Pliss review! ^^
