WitchHunter
Naruto © Masashi Kishimoto
Genre: Fantasy,adventure,romance,humor (maybe?)
Pair: Naruto U,Naruko U,Sasuke U
Warning: Banyak Typo, OOC, dll
Rated: T
Chapter 2
"A...ap...apa yang terjadi?" terlihat bocah berambut cepak pirang acak-acakan yang sedang memandang manshionnya yang telah hangus terbakar dan banyak mayat bergelimpangan dimana-mana
Tak jauh dari si bocah berambut blondee,mingkin jaraknya sekitar 50 meter terdapat seorang yang tertawa senang (?) "HA HA HA HA HA"
"khu khu khu...hai bocah apa kabar? Apa kau senang dengan hasil karyaku?" tanyanya dengan wajah yang teramat sangat senang
.
.
.
.
.
"Master..." terdengan suara dari dalam koper yang lumayan besar
"Hah..." yang dipanggil masterpunterbangun dari tidurnya "dimana?" lanjutnya yang setengah sadar
"Dasar baka! Kita sudah sampai tujuan master!" katanya sambil emosi
"Memang kita mau ke mana?" tanyanya dengan tampang watados
"Jangan bilang kau sudah lupa dengan pekerjaanmu! Dasar,kenapa aku bisa punya master yang baka ini kami-sama..."
"Iya iya...aku tau. Aku kan hanya bercanda saja kitsune..."
Tak lama dengan berjalan kaki seseorang yang dipanggil master itu memasuki suatu perbatasan kota yang cukup luas dengan pintu besar menjulang tinggi yang menuju pusat kota itu
"Hei master,sepertinya ada pemeriksaan" ujur suara yang ada dikoper (?)
"Ng? Kau benar...hah...medukusai na..."
Yang dipanggil master itu pun menerobos kerumunan orang-orang yang ramai berdesak-desakan
"Aku dilewati saja" ujurnya dengan santai ke salah seorang penjaga gerbang
"Tidak bisa! Sebutkan nama dan tunjukkan barang bawaanmu!"
"Kalau begitu...perkenalkan namaku Uzumaki Naruto pak! Aku adalah seorang seniman keliling! Dan singkatnya aku ini adalah seniman yang tak punya uang" katanya sambil menerawang ke kanan dan menyatukan tangannya didepan dahi "Haah...indahnya dunia ini..." lanjutnya lagi
Si petugas hanya sweetdrop dengan perkataan Naruto "orang sepertimu dilarang masuk! Pergi sama!"
"Tu...tunggu dulu pak! Seniman juga perlu uang pak!" ujurnya sambil termenung dan menangis
Mungkin karena tak tega maka si penjaga mencoba kebolehan Naruto
"Bagaimana?" tanya si penjaga dengan penasaran
"Tunggu sebentar,sebentar lagi anda akan terkejut..." katanya sambil membuka kopernya "TADA...! Ini adalah boneka rubah yang sangat langka dan coba lihat keunikannya! Dia juga bisa bicara lo pak! Dengan begitu aku akan mendapatkan uang! Ha ha ha ha ha!"
Si penjaga benar-benar terkejut dengan boneka yang dibawa Naruto. Bagaimana tidak? Boneka itu tingginya tak kurang sekitar 120cm,badannya seperti manusia,memiliki bulu berwarna orange menyala dengan sembilan ekor dan memakai satu penutup mata . Kemudian bajunya juga seperti baju 'joker' yang ada di sereal film the dark knight
"A...apa ini?" tanya si penjaga dengan badan yang bergetar
"Bapak ini tak bisa melihat ya? Sudah jelas itu boneka kan? Coba lihat desain yang unik dan suara yang simpel dan juga memakai pakaian yang up to date Ini merupakan produk yang terhebat! Iya kan pak?" tanyanya sambil menolek kepada si penjaga dengan mata yang berbinar
Si penjaga dengan tubuh yang bergetar berkata "INI KUTUKAN!" lalu si penjaga menjitak kepala Naruto dan lahirlah karya seni dikepala pirang Naruto "mana ada yang mau nonton pertunjukan ini?!"
"Kenapa tak ada yang mau mengerti tentang seni...? Padahal sangat sulit menemukan seorang jenius seni sepertiku..." katanya sambil bangkit berdiri "tak akan ku maaf kan! Akan ku bakar kota ini...!" katanya sambil menyalakan korek api
"TANGKAP BOCAH ITU...!"
"GYAAAA..."
.
.
.
.
.
"AKU TAK BERSALAH! KELUARKAN AKU!" kata Naruto dibalik jeruji besi
"Apa kau yakin tak bersalah? Kau sudah tertangkap basah" kata si penjaga menghampiri sel Naruto
"Aku kan cuma akting pak..."
Karena bosan dengan ocehan si pirang maka si penjaga langsung pergi dari sel itu
"Hi hi hi hi apa kau bodoh?" ujur seorang yang ternyata berada satu sel dengan Naruto
"APA KATAMU?" kata Naruto dengan muka horor
.
"HA HA HA HA HA" tawa pun terdengar dari sel itu "kau bercanda kan? Kau mau membakar kota ini?" lanjutnya sambil menyeka air matanya
"Hei,siapa yang suruh menghina seorang jenius seni sepertiku?" ujur Naruto sambil tersungut-sungut marah "ngomong-ngomong aku belum yau namamu? Perkenalkan namaku Uzumaki Naruto!" ujurnya sambil menunjuk dirinya sendiri dengan ibu jarinya
"Hi hi hi hi kau ini unik sekali. Namaku Shion"
"Tapi aneh...dikota lain aku bisa masuk bebas tapi kenapa disini sangat sulit sekali?"
"Karena disini ada WH"
"WH?"
"Kau tak tau?"
"He he maaf saja...aku dari desa sih..." katanya sambil cengengesan
"Tapi setidaknya kau tau dengan peperangan yang terjadi..."
"He he he maaf...itu juga aku tak tau...aku kan dari desa..." ujurnya sambil menggaruk belakang kepalanya
"LALU APA YANG KAU TAU? DASAR BAKA! MATI SAJA KAU! KENAPA TAK TINGGAL DIGOA SEKALIAN?"
"Gomenasai..." kata Naruto sambil menangis dipojokan
"Nah,kalau begitu,kakak yang pintar ini akan menjelaskannya untukmu..." kata Shion berbangga diri sambil menunjuk dirinya dengan ibujarinya
"Cih,orang pintar macam apa yang terkurung di sel ini?"
Dan terjadilah baku hantam disel yang sempit itu
"Jadi..." kata Shion mulai menjelaskan "seperti yang ku jelaskan tadi. Sudah hampir 17 tahun terjadi peperangan. Peperangan yang melibatkan organisasi hunter,witch dan manusia" mengambil nafas sejenak Shion mulai menjelaskan lagi "dulu para witch hidup damai tapi mulailah peperangan antar manusia dan witch. Mungkin diakibatkan karena para manusia yang iri dengan kekuatan yang dimiliki oleh kaum witch"
"Dan dalam waktu kurang lebil 11 tahun tiga per empat dunia ini sudah mereka-kaum witch kuasai,kemudian terjadilah pembantaian besa-besaran" ujurnya sambil memeluk lututnya "tak lucu kan jika kita mati disini?" ujurnya lagi
"Ya,kau benar" kata Naruto sambil memegang dagunya ala detective
"Karena itulah dibentuk suatu organisasi yang memiliki kekuatak khusus untuk melawan kaum witch dan mereka disebut witch hunter"
"Lalu apa hubungannya WH dengan penjagaan digerbang tadi?" tanya Naruto sambil mengacungkan tangannya ke atas
"Apa kau bodoh? Kalau ada WH disini otomatis disini juga ada penyihir..." katanya sambil melihat jeruji kecil yang ada dibelakangnya "kau lihat sekumpulan pria sisana?" tunjuknya segerombolan pria dengan baju ala militer barwarna hujau "dan yang botak itu merupakan pemimpinnya" tunjuknya pada seorang pria botak berkumis tebal yang sedang melambai-lambai pada penduduk kota
Naruto pun melihat ke arah jeruji itu "dan coba lihat disamping si botak itu," tunjuk Shion lagi "bukankah itu raja?" Shion menggeleng-gelengkan kepalanya "sudah jelas kalau si botak itu minta imbalan dengan menyalahgunakan jabatannya..."
"Tunggu dulu! Mereka kan para penjaga masyarakat! Kenapa mereka minta imbalan? Didunia ini banya yang hidup susah tapi kenapa mereka malah begitu?" tuding Naruto yang emosi
"Dan...apa aku harus menghukum mereka?" kata Shion mendekati Naruto "baiklah akan ku kabulkan permintaanmu..." lanjutnya lagi sambil membanggakan dirinya
"Sebagai mastermu,kuperintahkan kau...mincullah partnerku..."
BUM!
Terdengar ledakan diri arah sel dan munculah sesosok monster yang tingginya mencapai 20 meter dengan penampilan seperti bayangan hitam memakai topeng noh
-!-TBC-!-
He he he he gomen ne main TBC TBC aja. Yup ini chapter 2 nya...sebenarnya ini terinspirasi dari fic fic senpai yang ada disini terus jadilah fic ini he he he he
Kata-katanya Luca muluk ya? Gomen ne kalo alurnya terlalu lambat...maklum lah masih newbie...maaf juga kalo humornya garing ^_^;;
Yap balasan revew
koga-san
Yap ini udah update...dukung terus ya...
heztynha uzumaki
Hehehehe gome gome...Luca gak pernah nonton ini film. Ini film kan? *kok tau? *liat di mbah google :-p
Ivy Bluebell
Ini straight kok pairnya naruto X ... sama sasuke X ...
DheKyu
Ini chapter 2 nya. Udah ketahuan gak siapa 'aku' disini? *kok malah main tebak-tebakkan?
Makasih juga buat para silent reader yang mau baca fic ini ^_^
