Jeongmal Mianhae Hyung
Cast: Henry Lau (Cho henry), Cho kyuhyun, Tan Han Geng, other cast nyusul
Pairing: HanKyu, Hanry, other pairing nyusul
Genre: Hurt/Comport, Romance (Mungkin)
Note: Mianhae jika storynya nggak sesuai dengan judul dan genrenya. Soalnya story buatan yiyi suka ngelenceng dari judulnya. Jadi di maklumi aja ya. Di story ini henry dan kyuhyun jadi uke, sedangkan hangeng menjadi seme.
.
.
DON'T LIKE? DON'T READ
.
.
Selamat Membaca
.
.
Previous Story
"ne.. mochi benar ge.. gege buatkan kami beijing fried rice sedangkan aku dan mochi reunian lagi.. nggak apakan ge?" pinta kyuhyun sembari mengeluarkan puppy eyesnya yang sangat lucu
"hhhh.. ya sudah akan kubuatkan.. kalian tunggu disini ya.." ucap hangeng
"ne ne ne.. gomawo ne gege.. saranghae.."
"ne chagi.."
.
.
[Skip Time]
Tak terasa bahwa hari ini adalah hari pertunangan kyuhyun dan hangeng. Mereka mengadakan acara ini di pulau jeju. Mereka membuat acara ini sesederhana mungkin mengingat kyuhyun yang sangat tak suka pemborosan. Padahal mereka bisa saja membuat pesta yang sangat meriah bahkan mengundang artis papan atas sekalipun mereka masih sanggup. Maklum saja, kini hangeng telah menjadi salah satu pengusaha tersukses dan terkaya di china. Namun, mereka lebih memilih mengundang para kerabat, teman-teman, dan sahabat. Mereka hanya ingin acara ini berlangsung dengan khidmat dan tenang. Tak ada gunjingan, tak ada celaan, tak ada hinaan, yang ada hanyalah ucapan selamat kepada kyuhyun dan hangeng.
"kyunnie.. chukkae ya.. akhirnya tunangan juga.. oh ya.. nih untuk kamu.. bukanya dirumah saja ya.. chukkae ya.." ucap sungmin –sahabat kyuhyun- sembari memeluk dan memberikan kyuhyun sebuah kotak yang yah cukup besar ukurannya.
"ne.. gomawo ne sungmin hyung.. oh ya, mana nanmjachingumu hyung?" tanya kyuhyun
"oh, hyukkie lagi ngobrol dengan donghae. Biasa, reuni antar sahabat" ucap sungmin
"oh, hae hyung juga ikut toh. Lalu si wokkie mana? Kan kalau ada donghae pasti ada ryeowook" ucap kyuhyun dengan pasti. Jelas saja pasangan haewook itu seperti tumbuhan dan parasit
"hey evil! matamu kemana hah.. sedari tadi aku ada disini tau.." kata wokkie sambil mengerucukan bibirnya
"ah, kau ada disini wokkie. Kau jangan marah padaku dong. Salahkan dirimu sendiri mengapa tak terlihat oleh mataku ini" ucap kyuhyun sarkatis.
"ya! Kau! Aish.. aku tak salah.. tapi tulangku yang salah. Salahkan saja tulangku yang tak mau tumbuh dengan cepat" bela wokkie
"ne wok, makanya minum susu. Jangan minum 'air' yang lain" ucap kyuhyun
Blussh... mendadak muka ryeowook menjadi merah semerah tomat..
"ya! Kau! Jaga bicaramu itu" ucap ryeowook yang sibuk menyembunyikan wajahnya yang memerah
"aishhh.. kalian ini.. sudah hentikan.. seperti anak kecil saja kalian ini.. sudah sudah.." ucap sungmin
"ne Miss Pinky.." ucap kyu dan wokkie, setelah itu mereka langsung lari menghindari amukan sang pinky
"aishhh.. mereka itu.. masih saja seperti dulu.. oh ya.. henry dimana ya?"
.
.
[in other side]
"chi, kau tak apa-apa?" tanya zoumi
"ah, zou hyung. Ne, aku baik-baik saja. Apakah aku terlihat sakit?" tanya henry dengan memasang wajah paling ceria sedunia
"ne. Kau 'sakit' mochi. Jangan paksakan dirimu seperti ini. Memangnya apa yang sedang terjadi. Ceritakanlah padaku. Kau bisa mempercayaiku" ucap zoumi
"ah.. kelihatan ya hyung. Hhhh. Aku memang sedang punya masalah sekarang hyung. Tapi, ini masalah pribadiku hyung. Aku tak bisa menceritakannya kepadamu" ucap henry
"arraseo mochi. Tapi ingatlah, jika kau butuh teman curhat. Aku akan selalu siap untuk mendengarkan semua keluh kesahmu. Arra?"
"ne. Arraso hyung. Gomawo" ucap henry sambil memeluk zoumi sebagai ucapan terima kasih yang sangat amat terharu. Namun tak tahukan kau henry, sekarang kau telah memberikan harapan kepada seseorang dan memberikan luka kepada seseorang yang memerhatikan mereka dari jauh. Sungguh hebat kau henry.
"Ne, henry. Sama-sama." Ucap zoumi sambil membalas pelukan hangat dari henry. Dan disaat itu pulalah seorang namja tengah memperhatikan mereka dengan tatapan yang sulit diartikan
'mochi'
.
.
Dan kini hanyalah tersisa hankyu, haewook, hyumin, zoumi dan henry. Mengingat acaranya tengah selesai sejak tadi, mereka pun mulai memainkan permainan Truth Or Dare. Yah, beginilah keadaan mereka sekarang. Saling kepo mengepo. Maklumlah sudah beberapa tahun ini mereka terpisah. Jadi, tak ada masalahnya dong bila mereka saling meng-kepo untuk tau kejadian apa saja yang telah terjadi selama mereka berpisah
"ah.. kali ini kyuhyun yang kena.. Truth Or Dare kyu" ucap ryewook dengan nada yang ceria. Maklum saja, bila TOD berlangsung, kyuhyun tak pernah kena. Dan sekarang malah dia yang kena.
"truth"
"oke.. oke..kalau begitu mulai kapan pacaran sama hankyung? Udah berapa lama? Gimana cara jadiannya? Kencan pertama dimana? Kenapa bisa suka sama hankyung? Apa kelebihan hangkyung? Kenapa nggak sama siwon aja? Gimana hubunganmu dengan siwon? Kalian masih..." tiba-tiba pertanyaan beruntun dari ryeowook di sela oleh donghae
"sssttttt.. chagiya.. itu perrtanyaan beruntun namanya.. itu ngelanggar peraturan chagiya.. kau mau kuhukum hem?" goda donghae mencoba menghentikan pertanyaan ryeowook yang 'sedikit'...
"a.. ani hae.. ani... aku tak tau soal itu.. maaf.. kan aku hanya ingin tau apa saja yag terjadi dengan kyuhyun.." pinta wokkie
"Baiklah. Aku akan menjawab dengan singkat dan padat. Kami pacaran mulai tanggal 12 mei. Kira-kira sudah 5 bulan. Waktu itu aku yang menyatakan cinta duluan ke gege dan gege pun membalasnya. Di taman bermain. Karena aku mencintai gege. Gege pintar memasak. Kami hanya berteman. Tidak lebih" jawab kyuhyun dengan datar.
Semuanya hanya ber'O' ria. Ada yang sedikit terkejut dengan jawaban kyuhyun karena biasanya kyuhyun itu sangat berhati-hati dalam masalah pribadinya.
Sekarang giliran kyuhyun memutar botol tersebut dan botol itu ternyata mengarah kepada henry.
"nah, kau kena henry. Truth atau dare" ucap kyuhyun sambil mengeluarkan smirk andalannya
"hhh, dare saja hyung"
"ok. Cium zoumi sekarang juga"
"mwoooo..." teriak hangeng, henry, haewook, dan juga hyumin bersamaan
"waeyo.. dipipi juga nggak apa kok.. kalian kok pada histeris gitu.. zoumi aja nggak"
"arraseo hyung.."
Cup..
"sudah, nah sekarang giliiran aku juga yang memutarnya" ucap henry sembari menutupi muka yang telah memerah. zhoumi tersenyum penuh arti, hangeng menatap meraka berdua dengan tajam, dan kyuhyun yang melihat kelakuan ketiganya itu diam.
Mereka pun asik sendiri dengan dunia mereka. Kini diantara mereka hanya ada canda tawa tak ada tangisan dan kesedihan. Dan dari kejauhan ada seorang namja yang tengah memperhatikan mereka sedari tadi
"kau sangat cantik malam ini kyuhyun-ah" ucap namja itu
.
.
(Di kamar kyuhyun)
Kyuhyun pov
Aku merasa tubuhku sangat remuk sekarang. Jujur saja aku sudah merasa lelah menjalankan ini semua. Tapi, apa daya yang harus kuperbuat? 'kenangan' itu terus memburuku, membuatku gelisah dan membuatku merasa menjadi orang terkejam didunia. Jangan menyalahkanku henry-ah, salahkan keadaan yang membuatku menjadi seperti ini. Salahkan 'dia' yang dengan kejam merebut kebahagiaan kita. Tapi, hyung berjanji akan menyelesaikan ini semua dengan ending yang bahagia.
.
.
Aku berjalan mendekati meja nakasku. Kubuka kado yang diberikan sungmin hyung tadi. Aku langsung membelalakan mataku horror. Hal yang pertama kulihat adalah gambaran yang amat sangat kutakuti hingga membuatku melemparkan kado tersebut. Tak lama kemudian, setelah aku berhasil menguasai emosiku. Aku pun beranjak mendekati kembali kado yang diberikan oleh sungmin hyung. Dengan tangan gemetar aku memegang beberapa foto dan sebuah surat. Aku menghelakan nafasku berat saat melihat satu persatu gambaran yang amat mengerikan itu. Aku menghentikan kegiatanku sejenak. Aku mengadahkan mukaku keatas memandang langit. Aku menahan tetesan air mata yang sedari tadi ingin kukeluarkan. Namun, tetap saja tetesan air mata itu mengaliri wajahku tanpa dosa. Aku amat membenci diriku yang seperti ini. Aku merasa lemah dan tak berdaya. Tak ada seorangpun yang bisa kuandalkan saat ini.
"sungmin hyung, eothokke?!" tanyaku sambil menggengam handphoneku dan mencoba menelpon sungmin hyung sambil membaca satu persatu kata yang ditulis oleh sungmin itu.
Neon gatabuta, gatabuta
Mal jom haera minna
Ni maeumeul gajyeot damyeon
Geunyang naneun salmyi winner
I sesangyi ichiran, ichiran
Yonggi itneun jareul ddara
Na gateun nom malya
"yeobseyo.." ucapku
"yeobseyo.. kyuhyun-ah, kau sudah melihat hadiahku?"tanya sungmin
"ne.. bagaimana ini? Apa yang kau kirimkan itu nyata? Apa benar 'dia' sudah kembali?" tanyaku
"ah.. ne, 'dia' sudah kembali dari NY. Kau tau, setelah mendengar kabar tentang pertunanganmu, dia langsung terbang ke korea. Kyuhyun gwenchana?" tanya sungmin
Entah kenapa, setelah mendengar ucapan sungmin, tubuhku langsung merinding seketika dan ternyata firasatku benar mengatakan bahwa 'dia' sudah kembali.
"hyun.. kyuhyun.. kau masih disana?" ucap sungmin yang menyadarkanku dari lamunanku
"ne.. apa kau yakin itu benar-benar 'dia'.. maksudku.. kau tak salah orang kan hyung?" ucapku dengan suara gemetar
"aku tak salah lihat kyuhyun-ah.. kau juga lihat foto-foto itukan.. bahkan mata-mata kepercayaanku bilang, 'dia' tadi datang keacara pertunanganmu"
"mwoooo.. maksudmu kibum hyung?"
"ne.. kibum.."
"aishh.. baiklah hyung.. aku tidak bisa membantah bila kibum hyung sudah bilang seperti itu.."
"jadi apa rencanamu selanjutnya kyuhyun-ah?"
"a.." tiba-tiba saja hangeng gege membuka pintu kamarku dan dengan segera aku menutup sambungan telepon sungmin hyung dan dapat kupastikan dia sekarang sedang mengoceh tak karuan disana.
"kau sedang menelpon siapa kyunnie?" tanya gege
"a.. a.. itu.. sungmin hyung ge" jawabku dengan penuh kegugupan
"apakah 'dia' sudah kembali? Apakah kalian membahas tentang 'dia'?" ucap gege to the point
DEG
DEG
'kenapa gege bisa tau semua itu.. dia tau darimana?' batinku
"tadi aku melihat bayangannya pada saat kita bermain TOD. Apakah benar itu 'dia'?"
"n.. ne ge.. sungmin hyung bilang, kibum hyung sudah memastikan bahwa itu adalah 'dia'"
"berarti kita harus lebih waspada lagi kyunnie. Sebaiknya kalau kau mau pergi keluar rumah mintalah seseorang untuk menemanimu. Arraseo?"
"ne ge.. gomawo ge.. kau memang calon suami yang baik.."
"tentu saja" ucap gege narsis
"ne, gege sekali lagi aku beritahu kau jika kau merasa tidak sanggup lagi kau harus bilang padaku ge... aku tidak mau merepotkanmu ge. Arra?"
"arra" Jawab hangeng dengan pandangan kosong.
.
.
Ini sudah seminggu semenjak hari pertunanganku. Tapi aku tidak melihat tanda-tanda akan 'keberadaanya'. Apakah ini salah satu dari taktiknya? Apakah 'dia' sedang merencanakan sesuatu? Ah ya, kenapa aku tak tanya saja dengan kibum hyung.
"Yeobseyo,,"
"yeobseyo.."
"kibum hyung, kau ada waktu?"
"ne, ada apa kyuhyun-ah?"
"ani.. aku hanya ingin bertemu denganmu saja.. bagaimana? Apakah kau bisa?"
"ne, aku bisa. Bagaimana kalau ditaman saphire?"
"ah.. arraseo.. gomawo kibum hyung.. pay pay.."
"..."
Ah, untunglah kibum hyung mau. Sekarang tinggal minta izin dulu sama gege. Kuharap dia mau. Tapi gege sekarang ada dimana ya? Apa sebaiknya aku telpon saja ya? Ya sudahlah, telpon saja.
"yeobseyo.."
"yeobseyo.. waeyo kyunnie?"
"ge, aku mau ke taman saphire.. bolehkan?"
"ne, tak masalah. Kau pergi dengan siapa?"
"dengan kibum hyung ge"
"ok. Tapi jangan salahkan aku bila aku tiba-tiba datang kesana"
"mwo? Kenapa kau harus datang kesana ge?"
"aku hanya merasakan firasat buruk kyunnie"
"ah, ne. Gomawo ge. Saranghae"
"ne kyunnie"
"..."
Gege tadi bilang firasat buruk? Firasat tentang apa? Pabbo kyuhyun.. kenapaaku tak menanyakannya tadi.. aish.. eothoke.. apa aku tak jadi saja ya kesana.. tapi.. ah, sudahlah.. pergi saja.. akibatnya nantikan bisa atasi..
Kyuhyun pov end
(taman saphire)
Taman yang biasanya ramai dikunjungi para pengunjung, kini telah sepi sunyi. Mungkin ini dikarenakan para pengunjung yang sedang asik dengan aktivitasnya masing-masing. Makklum saja, sekarang sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi. Pengunjung disinipun dapat dihitung jumlahnya. Dan sepertinya kyuhyun adalah salah satu diantara mereka.
"kibum hyung lama. Dasar lelet" ucap kyuhyun kesal karena menunggu kedatangan kibum hyung dari sejam yang lalu.
Tiba-tiba saja seseorang mengagetkan kyuhyun. Kyuhyun merasa ketakutan sekarang melihat wajahnya yang pucat seketika. Dengan gerakan patah-patah kyuhyun menolehkan kepalanya kebelakang. Wajahnya yang pucat tadi langsung berganti dengan cerah melihat sesosok namja tampan yang memiliki tinggi yang diatas rata-rata. Ingin rasanya kyuhyun memeluknya saat melihatnya. Mungkin orang ini adalah salah satu dari orang teristimewa dalam hidup kyuhyun.
"yo caramel machiato. Lama tak jumpa. Kenapa kau ada disini? apa kabarmu?" tanya namja itu sambil memeluk kyuhyun
"ne, kau siapa ya?" ucap kyuhyun sambil memasang muka tak kenal denga namja itu
"ya! Caramel machiato. Kau tega sekali denganku. Kau lupa padaku eoh?"
"ne. Kau siapa ya?"
"aish.. benar-benar kau ini.. kejam sekali.. sudahlah kalau tak mengenalku lebih baik aku pulang lagi saja ke jepang" ucap namja itu dengan kesal dan mulai meninggalkan kyuhyun
"ya! Changmin! Aku tak lupa padamu. Jangan cemberut seperti itu. Aku hanya bercanda pabbo" ucap kyuhyun
"ne.. ne.. aku tahu, mana mungkin kau tidak mengingat wajahku yang tampan ini. kyunnie bagaimana kalau kita ngobrol sambil makan.. aku lapar~" ucap changmin
"ne.. ne.. kau ini.. dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah.. dasar food monster.."
"kalau begitu ayo kita pergi" kata changmin sambil menarik tangan kyuhyun
"tunggu sebentar minnie.. aku sedang menunggu kibum hyung"
"dia tidak akan datang. Aku yang menggantikannya. Kau ingin mendengar kabar tentang 'dia' kan?" tanya changmin
"ne"
"ya sudah. Kalau begitu ikut aku sekarang"
Lalu segeralah mereka pergi ke resto terdekat. Sesampainya di resto tersebut, changmin dengan segera memesan beberapa makanan dan minuman untuk dirinya sendiri sedangkan kyuhyun hanya memesan blue sky.
"hahhhhh... aku heran padamu minnie.. kau selalu makan banyak, tapi tak pernah gemuk.. kau ini manusia atau monster sih" ejek kyuhyun
"aku ini manusia kyunnie. Manusia istimewa. Kau juga harus banyak makan biar sehat. Kau terlihat pucat kyunnie. Gwenchana?"
"ne, gwenchana. Aku hanya sedikit khawatir tentang 'dia'"
"tenang saja kyunnie. Kan ada aku sini. Oh ya, sebaiknya kau lihat dulu ini" ucap changmin sambil menyodorkan sebuah amplop berwarna merah itu
Kyuhyun pun mulai membuka amplop itu dan betapa terkejutnya ia saat melihat isi amplop itu. Isi dari amplop itu adalah foto. Banyak foto. Foto yang memuat kyuhyun dan henry saat berbelanja. Tapi, bukan itu yang membuatnya terkejut. Melainkan disetiap foto yang memotret tentang keseharian kyuhyun selama seminggu ini selalu terdapat wajah 'dia' yang selalu didekat kyuhyun tanpa disadarinya. Benar-benar mengerikan. Tak dapat dipungkiri kini kyuhyun mulai merasa tubuhnya lemas dan merasa ingin jatuh ke lantai, jika tidak ada sepasang lengan yang memegangnya erat dari belakang.
"kau tak apa-apa chagi?"
"gege! Kenapa kau ada disini? " ucap kyuhyun
"kan sudah ku bilang kalau aku pasti akan meyusulmu nanti. And see? firasatku benar. Si food monster ini kembali lagi ke seoul. Sudah bosankah kau dengan makanan disana changmin?" tanya hangeng
"ne. Disana tak ada variasinya hangeng hyung. Dan terlebih, disana aku tak bisa melihat wajah manis kyunnie. Aish, betapa malangnya nasibku" ucap changmin mendramatisir keadaan.
"hey hey.. ingat minnie, sekarang dia adalah tunanganku. Kau tau itu bukan?"
"ne.. untuk sekarang.. mungkin saja nantinya dia akan beralih kepadaku.. hehehe"
"huh, kalau itupun itu terjadi, aku tak akan semudah itu memberikannya kepadamu" ucap hangeng sambil menatap tajam changmin
Merasa ada aura pertengkaran, dengan segera kyuhyun mengalihkan pembicaraan mereka.
"sudah sudah.. lebih baik kita membahas tentang 'dia' saja. Kau mendapatkan semua foto ini dari mana minnie?"
"aku hanya mengikutinya saja. Dan kalian tau sekarang..."
"sekarang apa?" tanya kyuhyun
"sekarang..." ucap changmin terputus.
"sudah, cepat katakan food moster!" desak hangeng
"sekarang.. aku ingin memesan makanan lagi.. aku lapar.." ucap changmin cengengesan tak jelas
"mwooo? Aish kau ini... jangan bercanda lagi shim changmin.. kami sedang serius" ucap kyuhyun
"cih, sekali lagi kau mengatakan hal tak berguna seperti itu akan kubanting kau disini sekarang juga" ancam hangeng
Glekk
"ne hyung. Mi.. mianhae.."
"ya sudah, sekarang beritahu kami apa saja yang kau ketahui mengenai 'dia'!" ucap hangeng sewot.
"arraseo. Kalian tau? Sekarang 'dia' sedang memperhatikan kita. Jangan dilihat. Tetap seperti biasa. Rileks. Anggap aku tak mengatakannya tadi" perintah changmin
"da.. darimana kau tau kalau dia sedang membuntuti kita minnie?" tanya kyuhyun
"dia sudah membuntuti kita sejak di taman tadi kyunnie. Kau saja yang tak menyadarinya. Dia sekarang berada di arah jarum jam 8. Jangan dilihat" ujar changmin
"ternyata, benar dugaanku. Sedari tadi aku sudah merasakan auranya. Jadi apa yag sebaiknya kita lakukan changmin?" tanya hangeng
"seperti kataku tadi. Rileks saja. Dan kau kyunnie, jangan khawatir berlebihan seperti itu. Apakah tak cukup dua namja disisimu sekarang eoh?" tanya changmin
"a.. ani minnie.. aku hanya merasa gugup. Bagaimana kalau dia datang menghampiri kitaa? Apa yang harus aku lakukan saat ini? Apakah aku harus berpura-pura tak mengenalinya?" tanya kyuhyun
"kau hanya harus bersikap seperti biasa nya saja kyunnie. Dan aku rasa, benar katamu barusan, ahhh... dia akan menghampiri kita sekarang" ucap changmin. Yang mau tak mau menambah kegugupan pada kyuhyun. Hangeng yang mengetahui situasi yang terjadi segera saja memeluk kyuhyun seakan berkata semua akan baik-baik saja lewat dari kedua matanya yang memandang kyuhyun.
Kyuhyun pov
Dia akan kesini.. eothoke? Aku harus bagaimana? Apa yang harus aku katakan nanti?
Grebb
Gege? Gege memelukku? Nyaman. Gomawo ge. Kegugupanku sedikit berkurang berkatmu. Semoga semua berjalan dengan lancar.
"annyeong. Kyuhyun-ah~. Long time no see"
Suara itu.. itu suaranya.. ya.. itu suara..
Kyuhyun pov end
"ahh.. sepertinya ada orang 'asing' disini.. naneun choi siwon imnida.." ucap siwon seraya medudukan dirinya di sebelah changmin dan berhadapan langsung dengan hankyu
"ah, kau rupanya yang bernama choi siwon. My chagi sudah bercerita 'sedikit' tentangmu kepadaku" ucap hangeng dengan tatapan dinginnya
"ne, kamsahamnida sudah mengingatku.. kyuhyun-ah~, kau apa kabar? Gwenchana?" ucap siwon membuat kyuhyun tersentak dan situasi menegangkan pun terjadi diantara keempatnya yang membuat ketiga dari sana meneguk ludahnya gugup.
"apakah kau merindukanku
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Babykyu~" ujar siwon dengan mata yang menatap kyuhyun intens.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Apa yang akan terjadi? Bagaimana reaksi kyuhyun? Apakah hanggeng dan changmin dapat melindungi kyuhyun dari siwon? Lalu bagaimana dengan henry?
To be continued...
Ahh... akhirnya di post juga.. maaf ya kalau banyak typos.. dan maaf kalau nggak nyambung ceritanya.. sebenarnya sih mau lanjut langsung tapi lagi nggak ada ide nih buat kata-katanya.. mianhae ne chingu.. jadi, mohon di maafkan ya kalau kurang berkenan.. buat yang baca ff ini di review ya nanti.. gomawo..
Kim Rae Sun : nih, udah di keluarin semua seme-semenya... tinggal dipilih-pilih aja haha
RianaClouds : nih, udah lanjut
deby. rizki: udah dikeluarin chingu.. aku juga ngak tega buat henry kayak gitu.. tapi mau gimana lagi memang begitu ceritanya..
Deby: dia nggak jadi orang ketiga kok..
