"aku hanya tidak suka, sedangkan yamaguchi sudah mengenalku sejak sd jadi aku sudah biasa. Dan saat kau yang mengatakannya rasanya sangat aneh kau tahu? Lagipula bukankah kita tidak berteman? Satu klub bukan juga berarti jadi teman kan?" ucap tsukishima dengan lancarnya

'bodohnya aku kenapa aku mengatakan hal seperti itu' rutuk tsukishima dalam hati

Hinata diam lagi. Anggota yang lain menatapnya bingung apalagi kageyama dan tsukishima.

hm bukan teman ya? Satu klub bukan berarti berteman?' pikir hinata.

"haah baiklah, maaf sudah ingin terlalu dekat denganmu tsukishima, jadi aku membatalkan niatku untuk minta bantuan darimu.. wweee" ucap hinata sambil menjulurkan lidahnya ke arah tsukishima, lalu berbalik dan mengambil bola di rak.

"dia baik-baik saja kan?"ucap nishinoya sedikit khawatir.

ANATA NI NANI O IMI SURU NODESU KA?

Disclaimer : Furudate Haruichi

By: Hikari Chikanatsu

Warning : OC, OOC, Typo bertebaran dimana-mana.

Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 pm. Ruangan Gym yang dipakai latihan voli sejak pulang sekolah pun kiranya sudah tenang dari dentuman-dentuman bola hasil servis para anggota tanda bahwa Latihan sudah berakhir. Kini mereka semua tengah bersiap untuk pulang.

Para senpainya tengah membereskan barang-barang dibantu oleh para kouhai kesayangan mereka dan sesekali mengarahkan pandang kepada si rambut jingga yang selalu penuh semangat. Pasalnya mereka merasa ada yang berbeda dari hinata. Sebelum pulang takeda-sensei memberitahukan sebuah pengumuman pada mereka.

"berhubung besok kita akan melakukan kamp pelatihan musim panas bersama dengan klub voli yang ada di tokyo, jadi besok kita libur latihan dulu. Dan kita akan berangkat tepat pukul 21.00 pm. ja~~ itu saja pengumuman yang ingin sensei beritahu. Sekarang kalian bisa pulang."

"Ha'i"ucap mereka serempak. Tetapi mereka tidak langsung membubarkan diri , melainkan sedang memikirkan sesuatu. Terlebih tsukishima, dia merasa bersalah karena telah mengatakan bahwa mereka bukan teman.

"ja~~ minna-san, aku pulang duluan ya" ucap hinata sambil tersenyum menghadap anggota klub voli karasuno

"eh? Tumben kau mau pulang sendirian hinata, bukankah kau selalu pulang bersama dengan kageyama?" ucap nishinoya

"ah.. aku ingin pulang lebih dulu senpai,aku sedang ada urusan penting. Dan kurasa kageyama juga akan latihan sendiri sehabis ini jadi lebih baik aku pulang duluan saja hehe" ucap hinata

"oh kalau begitu hati-hati dijalan ya hinata"ucap sugawara sambil tersenyum

"ha'i" sahut hinata. Lalu berbalik dan beranjak dari Gym dengan suara langkah yang dibuat tergesa.

Suasana terasa sepi setelah beberapa menit hinata pulang. Anggota yang lain masih betah dengan tempat pijakannya sedari tadi.

"kageyama, aku ingin bertanya sedikit, boleh?" tanya daichi melepaskan keheningan yang terjadi sejak tadi

"ah.. tentu saja senpai" sahutnya

"itu.. apa kau ada masalah dengan hinata? Kulihat dia hari ini tidak terlalu banyak berinteraksi denganmu" ucap daichi serius

"entahlah senp-"

"u..um.. mereka.. kurasa memang mempunyai masalah, senpai" ucap yachi

"eh? Maksudmu?"ucap sugawara bingung

"ke.. kemarin mereka berbeda pendapat tentang permainan voli mereka, da..dan.."ucap yachi gugup sambil sesekali memperhatikan kageyama

"dan? Dan apa Yachi-san?" tanya daichi

"dan kageyama bilang.."

"bilang apa?"

" 'aku bisa memberikan umpan pada siapapun yang menginginkan kemenangan. Tapi kurasa kau yang sekarang tak memiliki keinginan untuk menang. Kau sekarang tak ada bedanya dengan yang waktu itu' itu yang aku ucapkan kepadanya, senpai" sahut kageyama

"begitu ya.. pantas saja dia seperti tidak ingin berlatih denganmu kageyama" ucap asahi

"a.. tapi dia juga mendapat kata kata sarkas dari tsukishima tadi, tapi sepertinya dia baik baik saja" ucap tanaka

"tidak, kurasa dia tidak baik-baik saja" ucap sugawara

"bagaimana kamu tahu kalau dia tidak baik-baik saja suga senpai?" tanya kageyama

"dia tadi terdiam sebentar setelah mendengar perkataan tsukishima kan? Kemudian tersenyum. Bukankah itu menandakan ada yang aneh?" jawab sugawara

Tsukishima yang mendengarkan sedari tadi hanya bisa diam. Pasalnya dia merasa bersalah kali ini. Ia juga ingin berteman akrab dengan hinata, tapi apa mau dikata perkataannya tadi tidak selaras dengan apa yang dipikirkannya.

oOo

Hinata memasuki rumah dengan langkah gontai. Dia sangat lelah kali ini. Pikirannya sekarang sedang kalut. Pening memang jika memikirkan hal hal yang terjadi hari ini.

"Tadaima~" ucapnya dengan malas akibat kelelahan

"Okairi" ucap seseorang yang duduk diruang tamu

'eh?! Suara tadi bukan suara ibu lalu siapa?' pikir hinata

Karena rasa penasarannya, hinata berjalan menuju ruang tamu. Dilihatnya seseorang dengan warna rambut yang sama dengannya sedang menyesap teh yang sedari tadi tergeletak di atas meja.

"ayah?!" ucap hinata kemudian diam mematung

"hm? Ada apa sho-chan? Kenapa jadi terdiam seperti patung begitu saat melihat ayah?" sahut ayahnya

"a.. akhirnya ayah pulang ke Miyagi" ucapnya kemudian bersiap memeluk ayahnya. Yang selama ini memang sibuk karena harus mengurus perusahaan milik keluarga mereka di Tokyo.

"ayah hanya ingin melihat putra kesayangan ayah yang suka main voli ini, coba saja sho-chan mau pindah sekolah ke Tokyo pasti akan menyenangkan" ucap ayahnya sambil tersenyum.

oOo

Kageyama berjalan menyusuri lorong saat istirahat makan siang. Hari ini dia tak melihat hinata sedikitpun. Jadi dia berniat untuk mencarinya dan membicarakan maksud kata-katanya kemarin. Kageyama memasuki kantin, diperhatikannya satu persatu tapi hasilnya tetap nihil

'dimana dia' pikir kageyama

Kageyama beranjak dari kantin dan kini telah berjalan dilorong. Di sepanjang lorong dia hanya memikirkan dimana hinata berada.

'Dimana dia sembunyi? Hm..' pikir kageyama keras sambil mengingat-ngingat tempat yang suka didatangi hinata saat jam istirahat.

'BRUUK'

Kageyama menabrak tsukishima yang juga sedang berjalan bersama dengan yamaguchi.

"hey kalau jalan pakai mata dong" ucap tsukishima dingin

"ya kali orang jalan pakai mata, yang ada orang jalan pakai kaki" sahut kageyama

"sudah nabrak gak minta maaf,ngejawab pula"ucap tsukishima kesal. Entah kenapa dia selalu kesal jika berbicara dengan kageyama. Terlebih saat kageyama berbicara dengan hinata. (au : ah itu mah gejala cemburu/ tsukishima: tidak aku tidak cemburu/ au: ah dasar tsundere)

"siapa juga yang mau nabrak kau ha?. Kau saja yang menghalagi jalan dengan tubuhmu yang besar itu" balas kageyama

"sudah-sudah jangan bertengkar" ucap yamaguchi menengahi

"untung saja ya ada yamaguchi, kalau tidak ada kau pasti sudah ku pukul"ucap tsukishima geram

"kau menghayal. Yang ada juga aku yang memberikanmu pukulan"

Yamaguchi lelah. Lelah badan dan pikiran untuk menengahi mereka. Salah-salah nanti saat yamaguchi menengahi mereka, malah yamaguchi yang kena pukulan.

'ya tuhan, ini anak berdua sulit amat dipisahin kalo lagi berantem. Untung saja hinata tidak ada disini, coba kalau ada, pasti tambah runyam. Lalu jadi kontes 2 lawan 1 sambil adu mulut' pikir Yamaguchi

"oh iya, tumben kamu sendirian kageyama, dimana Hinata? Biasanya kan kamu bersama dengannya saat jam istirahat" tanya yamaguchi yang sontak membuat Kageyama dan Tsukishima yang tadinya adu mulut langsung terdiam.

"oh itu, tadi aku mencarinya dikelasnya, teman-teman sekelasnya bilang dia baru saja keluar. Dan aku mencarinya kesana kemari, tapi tidak juga ketemu sampai akhirnya bertemu dengan kacamata sialan ini dan kau" ucap kageyama

Iya Kageyama tidak bohong. Dia mencari kesana kemari, naik tangga,turun tangga. Sampai mendaki gunung dan lewati lembah sambil nyanyi lagunya ayu ting-ting yang judulnya alamat palsu. (*author dilemparin bola voli oleh kageyama karena telah membuatnya terlihat alay, oke lanjut ke cerita)

"apa kau bilang?!" ucap Tsukishima makin kesal

"hei kau sudah dengar kan? Atau kau punya masalah dengan telingamu sekarang? Waah sepertiya telinganya mulai bermasalah dia perlu kau bawa ke dokter, Yamaguchi" ucap Kageyama sambil menunjuk Tsukishima

'aa.. mulai lagi' batin yamaguchi.

Yamaguchi lelah, terlebih pikirannya karena ulah dua orang yang dihadapannya sekarang. Kenapa juga yamaguchi disuruh membawa Tsukishima ke dokter, kan Yamaguchi bukan babysitternya. Yamaguchi berbalik dan melihat hinata berjalan kearah mereka dengan langkah gontai.

"ah.. Hinata-kun" ucap Yamaguchi

Kageyama dan Tsukishima yang tadinya lagi adu mulut bagian kedua akhirnya berhenti dan mengalihkan pandangan ke arah si rambut oranye. Hinata menatap yamaguchi dengan sedikit lesu dan tetap berjalan gontai.

"are? Ada apa denganmu hinata-kun? Kau baik-baik saja kan?" tanya Yamaguchi khawatir

"aku tidak apa apa. Aku hanya lelah" sahutnya

"oii Boge darimana saja kau? Aku lelah mencarimu tahu" ucap Kageyama

Hinata melirik sekilas pada Kageyama. Lalu menghela nafas lelah. Kageyama bingung, hinata tidak bereaksi.

'apa dia masih marah?' pikir Kageyama

"eh? Hinata kau yakin baik-baik saja? Aku antar ke uks saja ya? Kau terlihat sangat pucat" ucap yamaguchi

"dari kantor bakageyama! Kau pikir apa" ucap hinata sambil menatap kageyama

"a..ah.. begitu"

"ada urusan apa kau ke kantor?"tanya tsukishima

"huft.. Yamaguchi bisa antarkan aku ke uks saja? Kurasa aku tidak enak badan" sahut hinata

"haha diabaikan sama hinata kasian" ucap kageyama penuh kemenangan

"diam kau!" sahut Tsukishima kesal

"ba.. baiklah Hinata-kun, tapi kenapa tidak dengan kageyama saja? Sepertinya ada yang ingin dia bicarakan" ucap yamaguchi

Hinata hanya diam. Dia merasa kepalanya sangat pusing, dan perutnya terasa sangat sakit kali ini. Padahal dia sudah makan sebelum disuruh ke kantor tadi.

"Hinata-kun kau baik baik saja?" tanya yamaguchi khawatir

Hinata merasa kepalanya makin pusing dan akihrnya pandangannya mengabur dan menggelap. Hinata pingsan. Untung saja ada tsukishima yang sigap menangkap tubuhnya yang ambruk tiba-tiba.

'ringan sekali' pikir tsukishima

*TBC

Hai. . hai. . hai. . . maaf Hika-chan baru bisa update ini fict. . soalnya gak ada inspirasi hehe. . .

Jadi maaf kalau chapter kali ini kurang menarik dan banyak kekurangannya ya. (つω。) dan juga Hika-chan berterima kasih banget buat yang udah nyempatin waktunya hanya untuk membaca fanfict buatan Hika-chan ini. . sankyu Minna-san ヽ(*・ω・)ノ

Jangan lupa Review, Fav dan Follow fict ini kalau kalian suka~~