-Naruto The Vampire-

Disclaimer : Naruto Masashi Kishimoto

Genre : Fantasy/Action

Pair : ? x ?

Summary : (No Summary)

Warning : Vampire Naru! Alive MinaKushi! Typo, ETC

-Chapter 2-

Naruto saat ini sedang berjalan menyusuri Sekolahnya. Sekolahnya itu sangat besar, memiliki banyak gedung dan ruangan yang berbeda-beda fungsinya.

Para warga sekolah masih sedikit yang berkeliaran karena sekolah akan di mulai pada jam 10 malam, Naruto hanya melihat beberapa dari warga sekolah yaitu beberapa guru dan beberapa murid yang berasal dari golongan Zombie.

"heh, makhluk aneh. Aku penasaran berapa banyak murid disini" Gumam Naruto sambil duduk dan memperhatikan para Zombie dari bangku taman.

Tap!

Bahunya tiba-tiba di pegang dan dia langsung mengalihkan pandangannya ke kanan.

Seorang pria berambut merah dengan dengan kumis dan janggut tipis terseny kearahnya.

"Boleh aku duduk di samping mu?" tanyanya dengan nada sopan.

"Tentu saja" jawab Naruto dan Naruto sedikit bergeser kekiri lalu pria itu duduk di sebelahnya.

"Ekhem... ngomong-ngomong-" pria itu memulai pembicaraan dengan sedikit berdehem, dia berhenti sejenak dan memperhatikan Naruto yang menatap ke arahnya.

Pandanganya terpaut ke arah anting salib yang di gunakan Naruto di telinga kirinya, pria itu sedikit tersenyum.

"Namaku adalah Count Dracul, aku adalah kepala Sekolah, Sekolah ini" ucapnya, Naruto sedikit melebarkan matanya namun dia kembali ke posisi tenangnya.

"Apa yang membuat seorang Count Dracul yang begitu terkenal mendatangi anak ingusan sepertiku?" tanya Naruto dengan nada serius.

Dracul hanya tertawa kecil mendengarnya.

"Tentu saja untuk menyambut seorang Vampir baru. terutama dari golongan vampir Regis, haha... sepertinya waktuku sudah habis. kalau begitu aku permisi" ucap Dracul lalu berdiri dan berjalan lurus.

Tanpa ada yang menyadari, Dracul tersenyum lebar sampai sepasang taring miliknya terlihat.

"Ini sungguh menarik"

-Back To Naruto-

Naruto berusaha meluruskan nafasnya, Naruto sudah berusaha menahan ketakutan berhadapan langsung dengan Dracul.

kalimat 'Regis' yang di lontarkan oleh Dracul mengandung sihir intimidasi. Keringat Naruto mengucur deras dari kepala serta sekujur tubuhnya.

Siapa yang tak mengenal Count Dracul? pemimpin fVd yang memimpin penyerangan terhadap Vampir Regis beberapa ratus tahun silam.

Dia memiliki dendam kesumat kepada Vladislav Minato, orang yang berhasil membuatnya terluka dan terpaksa koma selama 230 Tahun.

Minato dengan pedang dari perak murni menembus jantung Dracul, sebuah keajaiban seorang vampir selamat dari tusukan perak murni terlebih lagi tertusuk di daerah jantung.

Vampir Regis masih berdebat tentang di terimanya Naruto di The Highschool Of Ruler. Namun dengan tegas Minato mengucapkan.. "Ini adalah upaya yang baik untuk pendekatan dengan clan vampir yang lain".

Di samping itu masih menjadi misteri mengapa Naruto di terima secara Khusus di sekolah itu.

-Back To Naruto-

Naruto sedang berdiri di depan kelasnya (Kelas X-1) mengingat ini adalah tahun dan hari pertama sekolah, Naruto harus memperkenalkan dirinya.

Dia menulis namanya di papan tulis dengan besar dan benar. Kemudian berbalik dan menatap teman-teman barunya, terutama dia melihat sesosok vampir yang pernah ia lihat entah dimana.

"Baiklah, Vladislav-san. perkenalkan namamu beserta sedikit Informasi tentangmu" Ucap guru wanita yang berdiri di samping Naruto.

"Baiklah sensei-" gantungnya.. dia sedikit menarik nafas lalu membuangnya.

"Hah... Ekhem... Baiklah, Namaku adalah Vladislav Naruto. Aku adalah vampir dari clan Regis yang berasal dari kerajaan Fortisregnum di barat. Salam kenal semua" ucapnya sopan lalu membungkuk. Setelah itu dia duduk di bangku yang paling belakang.

Kelas Naruto berada di bagian selatan dari The Highschool Of Ruler.

Sekolah ini sama seperti sma manusia, dimana memiliki tingkatan sampai tiga. Kelas dasar sampai tinggi, sekolah ini sendiri cukup sulit. Tak jarang para murid harus menatap selama 100 tahun lebih hanya untuk lulus.

Di sekolah ini di ajarkan berbagai hal, mulai dari pelajaran normal seperti halnya manusia, pertahanan diri sampai pelajaran khusus seperti alkimia, serta sihir.

-Di Tempat Lain-

Dua buah siluet hitam saling berhadapan, mereka duduk di sebuah kursi dengan sebuah monitor dengan ukuran yang sangat lebar di depan mereka, monitor itu menunjukkan gambar wajah Naruto.

"Sepertinya, mangsa sudah masuk keperangkap. Namun, melihat matanya yang berubah merah membuatku penasaran. Seberapa kuat anak itu sebenarnya?" Siluet yang tampak menggunakan topi koboi berucap bingung.

"Kita tak perlu mengkhawatirkan tentang bocah ingusan itu. Yang perlu kita khawatirkan adalah-" Siluet kedua yang berada di sebelahnya menggantung kalimatnya dan gambar di layar berubah menjadi gambar Count Dracul.

"Orang ini" sambungnya. Siluet yang menggunakan topi tampak tersenyum lebar dan menunjukkan sebuah taring di mulutnya.

"Orang itu, biar aku yang mengurusnya"

- BACK TO NARUTO -

"Nah, dengan mengayunkan pedang secara vertical dengan kuat dapat memberi kemungkinan menghancurkan sikap bertahan milik lawan" Seorang guru pria dengan rambut berwarna hijau sedang mengajar kelas Naruto.

Naruto sedang mendapat ceramah tentang beladiri berpedang. Dia tampak mendengarkan gurunya itu menjelaskan, sesekali tangannya bergerak untuk mencatat apa yang sang guru ucapkan.

"Meski begitu, hal yang terpenting dalam sebuah perkelahian adalah Luck yang tinggi. Kalau begitu, saya akhiri kelas untuk hari ini, sampai jumpa minggu depan" ucap Guru itu lalu menutup kelas untuk hari ini. Dan kelas Naruto diizinkan untuk beristirahat.

Naruto merapikan tempat duduknya, dia mendengar bisik-bisik dari arah belakang.

"Itu, kau taukan..." ucap si A kepada si B yang tampak mangut-mangut mendengar gosipan Si A.

"Hey. Kalian tak sepantasnya menggosipi orang lain" Seorang remaja yang memiliki rambut berwarna perak, memiliki 3 buah garis vertical yang berjejer di masing-masing pipinya. Dia memiliki kuku yang sedikit lebih panjang dari yang lain.

"Di-dia...-" Si A kehabisan kata-kata, keringatnya mengalir deras dari kepalanya, kakinya bergetar hebat. Dia seperti sedang melihat hantu.

"Ka-kabor!" Si B berteriak dan mereka langsung berlari tunggamg langgang.

Remaja itu hanya bisa geleng-geleng sambil sedikit tertawa, dia melihat ke arah Naruto yang dengan tenang memakan bento yang sudah dia siapkan.

Remaja itu berjalan mendekati Naruto lalu berdiri di depan meja Naruto.

"Kau pasti Vladislav Naruto kan? kau begitu Famous di sekolah" ucapnya mencoba mengajak Naruto berbicara.

Tak ada respon dari mulut Naruto, hanya saja Naruto memberi tanda untuk menunggu. Beberapa saat berlalu, akhirnya Naruto selesai makan.

"Lebih tepatnya, aku Infamous" ketus Naruto santai sambil membersihkan bibirnya dengan serbet yang ia keluarkan dari kantongnya.

"Dan ngomong-ngomong, siapa kau?" tanya Naruto sambil menatap kearah mata remaja di depannya itu. Dia merasakan energi yang berbeda darinya.

"Ah... Namaku adalah Axel Velve dan aku adalah - "

"Werewolf"

TBC

Thanks untuk dukungannya, sebenarnya saya gak ada niatan untuk melanjutkan cerita ini sebab saya kemarin hanya iseng (jujur amat lu tong) hahaha, terlebih lagi. Saya bukanlah orang yang menulis dengan kualitas tulisan meningkat yang ada makin ke depan fic saya akan semakin menurun kualitasnya ( mati ajalah gitu tong)

Haha, sekali lagi terimakasih. dan (kalau mau) tunggu chap berikutnya ya...