Fandom Kingdom Hearts

Title: Please Help Me

Genre: Humor,Friendship

Character: Sora,Riku,Complete

Chapter 2

Kucing Rabies

Kriiing Kriiing

Bel sklh berbunyi sdh wktunya murid2 pulang krmh mereka masing2,Sora dan cs masih ada didalam klas sambil mengatur buku.

" Kairi pulang bareng yuk hari ini kamu gak ada rapat OSIS kan?" Tanya Namine.

" Sepertinya tidak,ayo kita pulang." Jawab Kairi.

Kairi dan Namine pun pergi kluar klas.

" Ayo Ven kita pulang." Ajak Roxas kpada kakaknya Ventus.

" Wah maaf ya Rox aku ada janji dgn Sora dan Riku untuk bljr brsama dirmh Sora,kalo kamu ingin pulang duluan ya gak papa kok." Kata Ventus.

" Kalo bgitu aku duluan ya,aku ada acara tv yg hrus ." Roxas melambaikan tangannya.

" Hei Rox tolong britahu ibu ya,aku ada dirmh Sora!" teriak Ventus.

" Baik kak! Tapi kakak pulang jgn trlalu lama ya,nanti ayah bakal mnendang kakak smpai ujung dunia!" balas Roxas.

Sora dan Riku yg dengar itu langsung sweatdrop.

" Iya!"

Roxas sdh menghilang dri kjauhan sekarang tinggal Sora,Riku,dan Ventus.

" Ayo kita pulang." Ajak Sora.

Riku dan Ventus mengganguk.

Ketika mereka ingin kluar sklh mereka mendapati satpam banci apalagi kalo bukan Marluxia yg kini sdg main dam haji bersama Axel di pos satpam,ketika Marluxia meliht Sora dan cs tibalah momen Marluxia untuk ngerayu Riku.

" Wah ayang gue datang lgi nih." Batin Marluxia sambil semyum2 gaje.

" Uy ayo cepat jalan jangan bengong bgitu!" tgur Axel.

Tapi Marluxia mengabaikan teguran Axel,matanya masih terfokus dengan si Riku.

" UY LOE DENGAR GAK SIH?!" teriak Axel.

Marluxia langsung tersadar dri lamunannya.

" Yaelah ini anak masa loe gak dengar sih apa yg gue bicarain tdi,emangnya loe lgi mikir apa sih?" bentak Axel.

" Axel nanti kita lanjutin lagi ya gue ada urusan mendadak nih." Kata Marluxia dengan tampang gak berdosa.

Axel langsung sweatdrop.

" Lho emangnya loe mau kmana?" Tanya Axel.

" Gue mau kluar dulu."

" Ngapain?"

" Gue….mau….ya pokoknya gue mau kluar lah.." kata Marluxia sambil pergi meninggalkan Axel.

" Emangnya dia knapa sih?" batin Axel.

Ketika Marluxia kluar dri pos satpam dia langsung kearah Sora dan yg lain.

" UY KALIAN!" teriak Marluxia pake toa yg dapat dan yg lain langsung mnoleh kea rah sumber suara tersebut.

" Yaelah satpam banci lgi deh." Keluh Ventus.

" Bah buset dah pasti ini orang pingin ngerayu gue lagi nih." Batin Riku.

" Apaan om dan knapa om manggil2 kami pake toa sgala kayak orang kmalingan aja." Sora ngomel.

" Apa urusan loe?, pasti lu ingin nembak gue lgi,idiiih jijik gue." Kata Riku tidak sudi.

" Bukan2 gue ksini bukan nembak loe tapi gue ingin tanya." Jawab Marluxia.

" nanya apaan? Jangan2 loe menanyai gue bahwa gue sdh mnikah gitu." Bentak Riku.

" Astaga ini anak masih SMP masih aja pikirannya negative." Batin Sora sweatdrop.

" Bukan,gue pingin nanya kalian nanti pulang lewat mana?" tanya Marluxia.

" Lewat jalan yg biasa kami lewati itu,aduuh brapa kali sih loe yg bginian." Kata Sora sambil ngamuk.

" Lho bukannya sudah gue bilang jangan lewat jalan yang disitu,ada kucing rabies." Kata Marluxia.

" Sudah kami katakana kami nggak percaya!" teriak Ventus.

" Katanya loe nggak mau tanggung jawab jika kami smua luka2." Ledek Sora.

" Memang iya kok gue nggak mau tanggung jawab." Jawab Marluxia.

" Trus napa loe mesti ngeperingati sgala?" tanya Riku.

" Ya supaya kalian smua ini selamat dan…" belum selesai Marluxia melanjutkan kata2,Sora dan yg lain sudah menghilang dari pandangannya.

" Hah kmana mereka?" Marluxia bingung.

" Maaf bang Marluxia kami buru2 nih dah." Sora melambaikan tangan dan pergi.

" Hei tunggu! Aduh ini anak sudah diperingati berapa kali masih aja ngebantah." Kata Marluxia sambil menghela nafas.

# Di tempat Sora dan yg lain #

" Hey loe percaya nggak apa yg dikatakan om Marluxia tadi?" tanya Sora.

" Beh man ague percaya,pasti om banci itu sudah sarap kali." Kata Ventus.

Merekapun trus melanjuti perjalanan pulang mereka,akan tetapi tiba2 si Riku mrasakan ada yg mengikuti mereka.

" Hei Sora?" panggil Riku.

" Hn." Jawab Sora.

" Lu mrasa gak ada yg ngikuti kita?"

" Nggak tuh emangnya ada apa?"

" Soalnya aku ngerasa kita sedang diikutin deh."

" Ada Apa?" tanya Ventus.

" Nggak ini si Riku ngerasa ada yg ngikuti kita katanya." Ujar Sora.

" Hah masa sih?"

" Mungkin, tapi aku Cuma ngerasa aja." Kata Riku agak ragu.

Sora dan Ventus langsung menghela nafas " Ya sudah ayo deh." Kata Sora.

Ketika mereka sedang berdebat yg aneh2 tiba2 saja muncul lah mahluk kecil seukuran kotak segi empat panjang di depan mereka,mahluk itu memiliki mata merah yg berair dan dan yg lain langsung terkejut serta berhenti berjalan dan berdebat.

" Hei itu kan…." Kata Ventus gagap.

" Ti…tidak mungkin…" kata Riku tak percaya.

" Ku…kucing rabies ." kata Sora ketakutan.

Mahluk yg dipanggil kucing rabies itu menatap mereka dan tersenyum setan seolah olah ingin menerkam mereka.

" Jadi apa yg dikatakan om banci tadi memang benar." Kata Ventus tak percaya.

" Pantesan tadi gue ngerasa ada yg ngikuti kita dari belakang,tak taunya malah kucing rabies ini." Kata Riku ketakutan.

" Ku..kucing rabies.." kata Ventus gagap.

Kucing rabies itu menatap mereka dengan senyum iblis.

" Hanya berjalan sebentar saja sudah muncul."

Ketika Ventus ingin menoleh kea rah belakang,tiba2 Sora dan Riku sudah hilang ditempat.

" KABUUUURR!" teriak Sora dan Riku sambil lari meninggalkan Ventus.

Ventus yg melihat mereka berdua lari langsung cengo lalu ditolehnya kucing itu lagi,lalu tiba2 saja kucing itu lari mengejar Ventus.

" UWAA!" teriak Ventus.

Mari kita lihat si Sora dan si Riku.

Sora dan Riku berlari sekenceng-kencengnya sampa-sampai malah si Ventus yg menbalap lari Sora dan Riku menatap si Ventus yg lari mendahlui mereka langsung cengo,lalu mereka berdua menoleh kebelakang ternyata kucing itu sudah ada dibelakang mereka. Sora dan Riku melihat itu langsung berpelukan sambil berlari.

" UWAA!" teriak keduanya sambil berpelukan.

Ventus yg sambil lari cengo melihat Sora yg sedang menggendong Riku sambil lari ketakutan.

" Lari! Sora! Lari!" teriak Ventus.

Ventus lalu menoleh kebelakan kucing rabies itu sedang tersenyum iblis kepadanya dan membuat Ventus tambah takut.

" Uwaa!" teriak Ventus.

Untuk menghindari hal itu si Ventus langsung berpikir untuk mencari akal,agar ia dan Sora selamat dari kejaran maut tersebut.

" Ah gue ada akal." Batin Ventus.

Ventus langsung mengeluarkan buku2 sekolahnya dari dalam tasnya lalu melemparkannya kearah kucing tersebut,tapi sangat disayangkan kucing itu dapat menghindari serangan buku Ventus. Setelah itu kucing rabies itu langsung melompat dan menyerang mereka.

" Aduh! Tolong..! gue dicakar kucing!" Teriak Ventus sambil lompat2 kaya kelinci.

" Aduh! Aduh! " teriak Sora juga samba lompat2 kesakitan.

Kalo si Riku nggak dia malah manjat pagar orang tapi kucing itu mencakar bajunya Riku alhasilnya Riku jatuh dari pagar. Ya ampun Cuma kucing rabies aja lari,gimana ya nasib mereka bertiga nanti?

TBC