"aish kenapa kau mengikutiku eoh?"aku menatap luhan dengan kesal, semenjak bel istirahat berbunyi dia terus saja mengikuti kemanapun "apa saat aku ke toilet juga kau akan mengikuti?"aku bertanya dengan kesal

"mungkin"jawabnya dengan raut andalannya alias muka polos

"YA! Kenapa eoh? Kenapa kau terus mengikutiku?"aku memasang raut menderita, seakan ingin memberintahunya bahwa aku benar-benar bisa gila karenanya

"kau teman pria pertamaku, dan kau menarik. Aku menyukainya"dia tersenyum sangat manis, aku terdiam dengan wajah memerah saat mendengar perkataanya"tetapi mana mungkin kau tidak memiliki teman pria dicina?" tiba-tiba wajah luhan menjadi suram "memang begitu, aku hanya memiliki satu teman, dan itu adalah huang zi tao"dia berkata dengan suara pelan

"ah maafkan aku"aku memasang wajah bersalah, sebenernya aku ingin bertanya lebih lanjut, tetapi sepertinya itu akan membuat luhan sedih. Lebih baik aku mengajaknya kekantin, kebetulan perutku sudah berteriak-teriak kekeke

"aku lapar, mari kekantin!"aku menggandeng tangannya untuk berjalan menuju kantin

0-0-0-0-0-

Aku dan luhan sedang berada dikantin memakan nasi goreng kami

"aish kenapa kau makan berantakan sekali eoh?"aku mengambil sisa nasi yang berada dipipi luhan lalu memakaannya, luhan hanya menatapku, tiba-tiba dia mengambil sebutir nasi goreng lalu menempelkan kepipinya

"sehun-ah bersihkan"dia menatapku dengan mata yang berkedip-kedip lucu, aku memasang wajah datar, lalu mengambil butiran nasi itu

Dan luhan mengambil butiran nasi lagi lalu menempelkan kepipinya dan terus begitu

Ambil

Tempel

Ambil

tempel

aku langsung menahan tangannya untuk memberhentikan aktivitas gilanya "luhan~ berhenti melakukan itu dan makan makananmu" luhan menurut dan memakan nasi gorengnya

"sehunnie kau suka wanita seperti apa?"luhan menatap wajahku lembut

"maksudmu?"aku menaikan satu alisku memasang wajah bingung"kau suka wanita seperti apa? Wanita berdada besar atau berbokong besar?"

"PUAHH"aku menyemburkan makanan yang ada dimulutku saat luhan berkata itu

"ya! Kenapa kau berkata seperti itu?"

"karena aku menyukaimu"

Hening

"MWO?"

"kata kai jika kita menyukai seseorang kita harus menanyakan tipenya kepada orang yang kita sukai"

"dia bilang begitu? Lalu apa wanita berdada besar dan berbokong besar juga usul dia?"

"nde"luhan mengangguk-nganggukan kepalanya sehingga ada beberapa helai rambut menutupi wajahnya, aku membulatkan mataku dengan hati yang mengumpati kai yang telah membuat mulut luhan menjadi tambah bernoda/?

"hai" tiba-tiba sesosok makhluk hitam duduk diantara mereka dengan wajah polos, sehun yang menyadari kedatangan kai yang mendadak itu langsung memelototinya dengan tajam

"apa yang kau lakukan kepada luhan hah?"

"apa?"kai memasang tampang bingung

"apa yang kau bicarakan kepada luhan saat dikelas?"sehun bertanya dengan penuh penekanan disetiap katanya, kai sesaat memasang wajah berfikir lalu merubahnya menjadi cermelang

"oh, aku hanya memberitahunya tentang sesuatu, ya kan luhan?"kai menatap luhan, luhan hanya membalas dengan tatapan polos

"sesuatu yang berdada besar dan berbokong besar gitu?"sinis sehun, kai membalas dengan cengirannya sambil menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal

"cih~ jangan kau nodai pikiran luhan yang polos itu, jika kau tak mau koleksi majalah porno dan cd porno mu aku beritahu kepada sungmin nuna!"ancam sehun, membuat kai panik seketika "jangan sehun, aku membeli mereka dengan susah payah, jangaaannnn"teriak kai sambil menggoyang-goyangkan badan sehun brutal

"um apa yang kalian bicarakan? Apa itu porno? Apa itu sesuatu yang membahayakan?"tiba-tiba luhan bertanya, membuat sehun dan kai berhenti berdebat

"oh tidak luhan, itu tidak membahayakan, malah sangat nikmat"kai memasang wajah mesumnya

"nikmat?"luhan memiringkan kepalanya sambil mengerjab-ngerjab bingung

"yah karena disana kau akan menemukan laki-laki dan perempuan yang sedang ber-"PLAKKK

Sehun menampar mulut kai, membuat kai meringis kesakitan "aku baru saja memperingatimu kai"sehun berdesis tajam lalu bangkit berdiri membawa luhan pergi dari area kantin

Saat ini luhan dan sehun sedang berjalan di area koridor menuju kelas mereka

"sehun apa itu porno? Apa benar itu nikmat? Aku ingin menonton cd dan membaca majalahnya"luhan berkata begitu semangat

"tidak! Itu sangat berbahaya. Itu bisa merusak otakmu luhan"

"ah benarkah? Berarti kai tadi berbohong?"

"ia, dia berbohong~"

"uh kai jahat, dia membohongiku"mata luhan berkaca-kaca

"ck, cup cup cup mangkanya jangan terlalu dekat dengan kai jika kau tak mau dibohongi olehnya"sehun mengusap-ngusap kepala luhan

"uh nde, aku hanya akan dekat-dekat dengan sehun saja" sehun memasang wajah terkejut 'bisa-bisa aku mati berdiri jika anak ini terus didekatku'batin sehun

"bukan begitu maksudku luhan~ kau bisa berdekatan dengan siapapun, asal kau jangan terlalu dekat dengan manusia sejenis kai."sehun berkata dengan lembut, luhan menatapnya

"jadi aku boleh berdekatan dengan siapa saja, asal jangan dengan manusia sejenis kai?"

"nde, kajja kekelas, sebelum bel berbunyi"sehun menggandeng tangan luhan, lalu membawanya berjalan lebih cepat menuju kelas

-0-0-0-0-0-

Sehun dan luhan terlihat berjalan pulang menuju asrama yeongshin

"HAI SEHUN LUHAN"sapa kai sambil merangkul bahu sehun dan luhan, namun tiba-tiba luhan menampik lengan kai lalu bersembunyi ke sebelah lengan sehun lalu mencengkram lengan sehun dengan erat

"eh wae luhan?"kai menatap luhan bingung yang balas menatapnya dengan mata melotot dan bibir mencebik imut

"pembohong"desis luhan

"mwo?"

"Pembohong!"teriak luhan, lalu menendang kaki kai kesal, luhan menarik tangan sehun membawanya menjauh dari kai yang sedang berteriak kesakitan akibat tendangan dari luhan

Sehun tertawa bahagia dalam hati melihat adegan itu, tapi tiba-tiba wajahnya menjadi muram memikirkan jika luhan tau kalau dia yang berbohong bukan kai, mungkin nasib nya akan sama seperti kai atau mungkin akan lebih parah

Sehun bergidik ngeri sambil berharap dalam hati, agar luhan tidak mencari tau tentang porno lagi, walaupun sebenernya dia ada benarnya bahwa porno itu merusak otak, tetapi jujur dalam hati dia sangat menikmati saat menonton cd porno

DOENG

Kenapa dia menjadi seperti kai? Aishh

TBC

Mianhae kalo ceritanya jadi aneh kek gini, soalnya aku ngetik ngebut hehehe, ff ini terinspirasi dari anime sakurasou jadi maaf kalau ada adegan yang sama ^^ jangan lupa reviewnya ya