My Lovely Teacher

Cast :

Byun Baekhyun (17)

Park Chanyeol (24)

Do Kyungsoo (17)

Kim Jongin - Kai (16)

Oh Sehun (16)

etc (tokoh lain akan muncul seiring jalannya cerita)

Rating : T menyerempet M

Genre : Friendship, School-life, Romance, Fluff, BxB

_

Happy Reading!!

1

-:-

07.30 KST

"Baekhyunee bangun sayang, kau tidak ke sekolah? bukannya ini hari pertama mu sebagai siswa kelas 12?"

"Hyuneee"

"Hoammm.. ne eommaaaa~"

"Jangan iya iya saja baek, sekarang sudah jam 7 lewat 30 menit dan appa mu sudah pergi ke kantor 30 menit yang lalu tanpa menunggumu"

"YAKKK!!! KENAPA EOMMA TAK BILANG EOH? WAEEEEE??? YAKK SETENGAH JAM LAGI AKU MASUK"

"KAU SENDIRI YANG SULIT DIBANGUNKAN DAN JANGAN BERTERIAK, LEBIH BAIK KAU CEPAT SIAP-SIAP"

"EOMMA JUGA BERTERIAK"

Abaikan saja rumah keluarga Byun yang selalu terasa hancur di pagi hari, untung saja Appa dan anak tertua keluarga Byun sudah pergi dari rumah.

-Baekhyun POV-

Yakk, bagaimana ini aku harus tiba dalam 3 menit sebelum gerbang sekolah ditutup. Aishhh, menyebalkan, semoga aku tetap tampan -coret- cantik ketika bertemu Pak Chanyeol..

Ughh suami masa depanku... Tunggu aku sayanggg..

Ahh aku kesekolah menggunakan kaki ku alias aku berlari tadi, jarak sekolah dengan rumahku tidak terlalu jauh, seharusnya dengan badan mungil ku ini aku tiba disekolah dalam 2 menit.

-Baekhyun POV end-

-:-

At School

Kringggg~ Kringggg~

Baekhyun tiba didepan kelasnya bertepatan dengan bel masuk berbunyi.

Ia langsung masuk ke kelas, menaruh tas nya di atas meja sebelah kiri meja sahabatnya Kyungsoo yang diminta menjagai mejanya ketika ia telat masuk ke sekolah.

"Hey Baek, kau berlari ya ke sekolah"

Kyungsoo berbicara sambil menatap jijik Baekhyun yang penuh dengan keringat dan bajunya yang sedikit basah.

"Hu um" Baekhyun hanya bergumam, ia terlalu lelah. Ohhh kemana mulut cerewetnya itu..

"Ada guru datang, ada guru datang!!"

"Siapa? Siapa?"

"Pak Chanyeol"

"Stttt"

"Duduk duduk"

Sedikit keributan dihari pertama masuk sekolah sebagai anak kelas 12 SMA. Sudah biasa, wajar bukan? tidak hanya hari pertama saja, hari selanjutnya pun akan berisik.

Cklek

"Ekhem, selamat pagi anak-anak"

"Pagi Pakkk!!"

"Yahh seperti yang kalian ketahui, saya yang akan menjadi wali kelas kalian ditahun terakhir kalian"

"YEAYYYYYY!!!!"

Anak-anak kelas bersorak gembira, karena mereka tahu wali kelasnya ini sangat baik hati dan cukup seru, mungkin karena faktor usia yang masih cukup muda. Ia bahkan menjadi guru favorit di sekolah.

-:-

-Baekhyun POV-

Whatttt? Kalian dengar?

Ugh, ditengah kecapaian aku ini selalu saja ada kejutan yang membuatku bahagia..

Katakan aku berlebihan tapi memang seperti itu nyatanya..

Well, aku masih tidak terlalu percaya

"Soo, didepan itu Pak Chanyeol?"

Aku menoleh ke Kyungsoo, ia terlihat menganggukan kepalanya kecil,

Aku bertanya sekali lagi,

"Pak Chanyeol jadi wali kelas kita Soo?"

Ku lihat Kyungsoo menganggukan kepalanya sekali lagi.

"YEAYYYYY!!!!"

Aku dengar anak-anak kelas ku mulai bersorak gembira, aku masih tak menyangka..

BRAKKK

Siapa yang menggebrak meja?

Siapa?

Oh itu aku Byun Baekhyun.

Semua isi kelas langsung terdiam, Pak Chanyeol menatapku dengan pandangan bingung.

Aku mengangkat tangan ku lalu jari telunjukku menunjuk wajah Pak Chanyeol

"PAK CHANYEOL SARANGHAEEEEEE!!!! KITA BERJODOH PAK CHANYEOL, KAU JADI WALI KELAS KU DAN AKU JADI MURID MU"

-Baekhyun POV end-

-:-

Konyol

Hanya satu kata itu yang terlintas di otak seluruh makhluk yang ada didalam kelas itu.

Lihat, betapa memalukannya Baekhyun, Kyungsoo saja sampai menutup kepalanya dengan buku, sedangkan beberapa anak menyoraki Baekhyun, beberapa anak hanya geleng-geleng kepala, dan beberapa anak mencibirnya.

Sedangkan Pak Chanyeol hanya tersenyum sedikit menanggapi Baekhyun, ia sudah tahu bagaimana kelakuannya sejak kelas 11.

"Tenanglah anak-anak, Baekhyun silahkan duduk kembali. Sebentar lagi akan dimulai jam pertama, selamat belajar anak-anak."

Setelah berbicara seperti itu, Pak Chanyeol langsung keluar kelas dengan tersenyum manis.

Ohhh tidak kah kau tahu Pak?

Gara-gara senyum manis mu itu banyak anak perempuan di kelas mu meleleh tak terkecuali pria mungil yang duduk dipojokam kelas itu, yang tadi menggebrak meja, bagaimana bisa ia terlihat lucu, mukanya merona merah, sangat hebat sampai ketelinga hingga keleher.

Tidak banyak juga siswa dikelas itu yang memperhatikan Baekhyun langsung sangat gemas, tapi sayang seribu sayang Kyungsoo tidak seperti itu.

"Duduklah Byun, Kau membuat ku malu, lihat kelakuan mu sekarang seperti anak tikus, kau menjijikan dengan muka memerahmu itu" ucap Kyungsoo sembari tangannya menarik pergelangan tangan Baekhyun untuk kembali duduk.

Kyungsoo adalah seorang sahabat yang sangat pengertian ia sangat menyayangi Baekhyun, hanya saja ia terlalu polos dan perkataannya tidak pernah disaring.

Kita sudah pasti tahu kelanjutannya..

"Yakkk!!! tidakkah kau tahu Kyung aku ini sedang berbahagia, uwahhhh tertimpa apa aku semalam sampai mendapat keberuntungan plus plus"

Kyungsoo hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil berpikir, bagaimana bisa ia mempunyai sahabat seidiot ini?

-

-

-

Kringggg~ Kringgg~

Jam pulang sekolah sudah tiba, anak-anak mulai berhamburan keluar kelas untuk segera pulang kerumah agar bisa segera tidur, ada beberapa anak juga yang masih harus piket, dan ada beberapa anak yang langsung pergi main, tidak jauh beda dengan Baekhyun dan Kyungsoo yang sedang berjalan menuju halte samping gerbang sekolah itu, menunggu jemputan.

"Hey soo, mata pelajaran Pak Chanyeol hari apa dan jam keberapa?" Baekhyun merangkul bahu kyungsoo kemudia bertanya tepat disamping telinga kyungsoo, membuat ia sedikit geli.

"Baekhyun..." Balas Kyungsoo dengan nada pelan namun masih dapat di dengar Baekhyun karena jarak mereka cukup dekat.

"Yaa Kyung.." jawab Baekhyun dengan suara yang pelan juga.

"Kau sudah menyayakan itu lebih dari 10 kali dalam satu hari ini, aku sangat yakin kau sudah tahu jawaban dari pertanyaan mu" Kyungsoo melepas rangkulan tangan Baekhyun pada bahunya kemudian berjalan meninggalkan Baekhyun yang terdiam beberapa saat.

"Soo aku masih tak percaya eh"

Baekhyun menyusul Kyungsoo setelah mengucapkan kata kata tadi,

"Idiot" maki Kyungsoo

"Yaa kau benar, rasanya sungguh sangat gila aku menyukai Pak Chanyeol"

Balas Baekhyun yang sudah menyamakan kakinya dengan Kyungsoo.

Mereka sudah sampai didepan halte untuk menunggu jemputan.

Selang 15 menit jemputan Kyungsoo tiba, tapi sayang sekali jemputan Baekhyun belum tiba.

"Baek jemputan ku sudah datang, kamu gimana Baek? apa masih lama?" Kyungsoo bertanya dengan wajah cemas, karena Baekhyun itu tidak boleh ditinggal sendirian, lihat saja perawakannya yang mungil, imut itu pasti banyak ajusshi ajusshi yang ingin menculiknya.

"sudah kau duluan saja Kyung, mungkin sebentar lagi akan tiba, sana sana" jawab Baekhyun sambil mengibaskan tangannya memyuruh Kyungsoo segera pulang.

"Tapi Baek..

"Aku sudah dewasa Kyung, percayalah" Baekhyun tetap kekeuh tidak ingin di temani menunggu.

"Huft.. baiklah aku pergi dulu ya Baek, jangan beranjak dari tempat mu sedikitpun, kalau ada ajusshi yang mengajak mu berbicara abaikan saja, kalau ada yang mengajakmu pergi, jangan mau okay?" ohh lihat betapa perhatiannya Kyungsoo sebagai seorang sahabat.

"Ck.. aku bukan anak kecil Kyung, sudah sana cepat pulang" gerutu Baekhyun

"Baiklah, dadah Baek" Kyungsoo melambaikan tangan sebelum masuk ke mobilnya.

"Hmm, bye Kyung" Baekhyun membalas lambaian tangan itu sambil tersenyum.

30 menit kemudian

Baekhyun sudah menunggu setengah jam lebih tetapi jemputan belum datang-datang.

-:-

-Baekhyun POV-

Ishhh, mana sih Appa kok belum datang-datang, Baekkie lelah.

Brumm Brumm

Suara apa tuh?

Oh ada motor keluar dari gerbang sekolah,

mungkin anak eskul band baru selesai berlatih, hufttt ah bodo amat.

Eh tapi tunggu...

itukan..

itu..

Hah?

Pak Chanyeol?

ugh, keren sekali.. lihat dia naik motor ninja putih..

eh tapi..

kok dia menuju halte

rumahnya kan berlawanan arah dengan halte yang sekarang aku duduki

apa jangan-jangan...

"Baekhyun kok belum pulang?

hehehe..

itu Pak Chanyeol yang nanya

-Baekhyun POV end-

-:-

Baekhyun mah kalo ditanyain sama crush nya bukan senyum senyum malu, tapi tambah ngegas kayak cabe-cabean.

Liat aja sekarang..

"Eh Bapak, iya nih jemputan saya belum datang-datang, Bapak mau nganterin saya gak?"

tuh kan, liat aja Baekhyun ngomong gitu sambil kedip-kedip manja matanya.

Pak Chanyeol yang liat itu sih cuma ketawa singkat, heran aja dia kok bisa ya ada murid kaya gini.

"Yaudah naik cepetan"

Itu yang ngomong Pak Chanyeol loh..

"Serius Pak?? Rumah Bapak kan lawan arah sama rumah saya, terus rumah saya deket lagi Pak, depan sekolah kesamping kiri dikit itu ada perumahan nah rumah saya ngelewatin pos satpam paling depan tuh Pak, rumah nomor satu, dari sini juga keliatan yang cat warna abu-abu tuh Pak" Baekhyun nyerocos sambil nunjuk rumahnya yang dari tempat dia nunggu jemputan sekarang bisa keliatan.

"Terus, ngapain kamu nunggu jemputan kalau rumah kamu sedeket itu?" Pak Chanyeol nanya sambil masang wajah tercengang abis denger Baekhyun ngomong tadi.

"Ya saya capek Pak, tadi pagi saya lari dari rumah kesekolah untung ga telat Pak, masa pulang saya pake kaki lagi, gamau ah Pak ntar kaki saya lemes, terus nih ya Pak sekarang panas banget, ntar Baekkie jadi item gimana Pak, terus nih ya Pak...

Srett

Pak Chanyeol langsung narik tangan Baekhyun buat duduk diatas motornya, dia terlalu pusing denger Baekhyun yang terus ngomong tidak ada kata titik.

"Eh eh Pak.." tubuh Baekhyun sedikit oleng karena Pak Chanyeol menariknya lumayan, dengan sekali tarikan.

"Cepetan naik Baek, udah sore"

Baekhyun naik ke motor Pak Chanyeol, pas udah duduk diatas motor dia langsung meluk badan Pak Chanyeol dari belakang sambil senyum-senyum gitu.

Hehehe, Baekhyun idiot kan?

Pak Chanyeol yang ngerasa Baekhyun meluk dari belakang cuma bisa geleng-geleng kepala sebentar, terus langsung jalanin motor nya ke rumah Baekhyun. Mau gimana lagi, Baekhyun itu susah dibilangin.

TBC ..

next apa gak nih?

makasih ya yang udah review kemarin hehe, kritik dan saran diterima..

love u guys..

by the way.. ada yang suka KaiHun? atau ada yang shipperin?