Langsungg saja ne,,
DON'T LIKE DON'T READ!
Read it out ^^
Marah! Jengkel! Itu yang sekarang dirasakan oleh Yunho. Betapa tidak. Dia, seorang Jung Yunho, pemegang kuasa atas Dong Bang High School, baru kali ini ada yang berani menantangnya. Berani sekali orang itu, membuka bendera perang padanya, pkir Yunho.
Menahan amarah, akhirnya Yunho memutuskan untuk pergi menemui orang yang telah terang-terangan menyatakan perang padanya itu. Diikuti Yoochun yang sedang tertawa bahagia dibelakangnya.
"Mau kemana kalian?' Changmin yang baru tiba dari kantin otomatis tidak tau menau atas apa yang baru saja terjadi, langsung heran melihat Yunho dan Yoochun pergi meninggalkan markas mereka. Pasalnya, mereka tidak pernah mau keluar dari markas kecuali saat bel pulang. Tapi sekarang, bel istirahat pertama saja baru dibunyikan, sebenarnya ada apa? Itulah yang ada dibenak seorang Jung Changmin, adik Yunho.
"Melihat pertunjukan yang menyenangkan. Kau tidak mau ikut? Ayolah, ini jarang terjadi. Jung Yunho mendapatkan target sasaran baru sekarang" Jawaban Yoochun barusan cukup membuat Changmin terlonjak.
"Sasaran baru? Maksudmu ada yang berani mencari gara-gara dengan Yunho Hyung?"
"Tentu saja. Kajja!" Timpal Yoochun yang langsung menarik paksa Changmin untuk ikut.
.
.
.
.
_oOo_
.
.
.
.
Terlihat diujung ruangan kelas 2-3 Jaejoong dan Kyuhyun tengah menikmati obrolan mereka sebagai sahabat baru. Nampaknya tidak begitu sulit bagi mereka untuk saling mengakrabkan diri. Buktinya sekarang senyum manis selalu setia tersungging di bibir mereka berdua. Tapi ketenangan itu tidak berlangsung lama ketika tiba-tiba saja ada hal yang mengusik mereka.
Tap
Tap
Tap
Suara derap langkah terdengar mendekati mereka berdua. Sontak hal tersebut membuat Jajoong dan Kyuhyun langsung berdiri dari tempat duduk mereka dan mengamati orang itu. Orang-orang itu tak lain adalah Jung bersaudara dan Yoochun. Tiba-tiba kyuhyun langsung berlindung di belakang Jaejoong, seolah meminta perlindungan. Terlihat banyak siswa yang berkumpul mengelilingi mereka, seakan-akan merka tengah menyaksikan hal yang paling langka di dunia.
"Mau apa lagi kalian? Ingin mencari gara-gara lagi?" Tanya Jaejoong. Jaejoong menatap intens ketiga namja didepannya itu, lebih tepatnya salah satu dari mereka yang memandangnya dengan tatapan yang sulit diartikan.
Tak ada jawaban keluar dari bibir mereka bertiga. Yang ada hanyalah tatapan berbeda yang terpancar dari mata mereka. Yunho yang masih setia dengan tatapan misteriusnya. Yoochun dengan tatapan heran yang tertuju kepada Yunho, mungin heran karena melihat reaksi Yunho yang tidak mengeluarkan satu kata pun. Padahal jelas-jelas tadi dia mendengar amarah dari nada bicara Yunho. Dan Changmin dengan ekspresi kagetnya dengan mata yang membelalak lebar.
Hening
"Lebih baik kalian cepat keluar dari kelas ini. Ini bukan tempat konser. Aku tidak suka dengan suasana ramai seperti ini."Tambah Jaejoong ketika tidak melihat adanya reaksi lain dari orang-orang didepannya itu. Apa mereka tuli? Batin Jaejoong.
"Ayo Kyu, jika mereka tidak ingin pergi dari sini, lebih baik kita yang pergi" Jaejoong menarik tangan Kyuhyun hendak membawanya menuju pintu keluar.
"Tunggu!" suara Yunho akhirnya terdengar juga menghentikan langkah Jaejoong dan Kyuhyun.
"Ikut aku!" Seisi kelas kaget ketika melihat Yunho yang membawa lari Jaejoong dari TKP.
"Kau juga ikut aku" kali ini suara itu berasal dari Changmin yang menarik paksa Kyuhyun menjauhi kelas itu seperti YunJae. Meninggalkan Yoochun yang melongo sendirian.
"Ada apa dengan mereka?" gumam Yoochun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dia pun mengikuti jejak YunJae dan ChangKyu untuk beranjak dari tempat itu.
In YunJae location"Lepas!" Jaejoong menepis tangan Yunho yang sedari tadi menariknya, seakan-akan dia ini kambing yang diseret-seret -_-
Mereka berhenti tepat di taman belakang sekolah. Yunho menatap Jaejoong intens.
Direngkuhnya tubuh Jaejoong dalam pelukannya.
"Boo,, bogoshippo" lirihnya sambil membenamkan wajahnya diceruk leher Jaejoong.
Jaejoong meninju tepat di perut sixpack Yunho dengan keras.
"Aww! Yak Boo, kau tidak merindukanku apa? Mengapa aku malah dihajar?" protes Yunho sambil memegang perutnya yang menjadi sasarang tinju Jaejoong.
"Meridukanmu orang sepertimu? Never! Setelah 3 tahun, ternyata sikapmu tidak berubah juga Jung! Selalu menindas yang lemah!"
"Bukannya yang lemah itu patut di tindas ya Boo?" ucap Yunho polos tentu saja langsung mendapat jitakan saying dari Jaejoong.
PLETAKK
"Appo" rengek Yunho.
"Jangan pernah sekali-kali kau menindas Kyuhyun lagi. Sekarang dia adalah sahabatku. Dan kau jangan lupa, aku pemegang sabuk hitam dala ilmu bela diri. Akan kuhabisi kau kalu sampai itu terjadi! Sekalipun kau, tunanganku!" ancaman Jaejoong nampaknya berhasil. Buktinya Yunho langsung menatap horror tunangannya itu.
"Aiisshhh ,,, baiklah. Tapi aku tidak janji dengan Changmin dan Yoochun. Karena mereka bisa saja akan menindas Kyuhyun lagi"
"Baiklah,, kalau begitu mulai besok aku sendiri yang akan mengajari Kyuhyun ilmu yang kuasai."
Bergidik ngeri Yunho mendengarnya. Dirangkulnya pundak Jaejoong.
"Lupakan masalah ini. Karena kau telah kembali, bagaimana kalau kita merayakannya dirumahmu, hmm? Kita makan malam bersama" ucap Yunho sambil menhecup sekilas pipi Jejoong.
"Never!" teriak Jaejoong kemudian meninggalkan YUnho sendirian.
"Yak Boo!"
TBC chapter 2 publish ^^ gomawo yang udah mau review .. untuk
ottokhae? Garing ne?
Choi Min Gi, mian kalo banyak kesalahan. Namanya juga saya baru kali ini buat ff,, jadi harap dimengerti. Dan soal review itu,, itu tidak sengaja dilakukan oleh eonni Nami,, karena kebetulan dia yang mempublis ff yg sebelumnya, dia salah menggunakan akun. Akun aslinya ini "Genichi Miki Koda". Jadi harap maklum .. gomawo banget yang buat yg lain ..
review again mungkin bisa .. hehehe
