Author note. . .
Hahaha, gomen gomen maaf ya eydku parah, apa lagi tanda bacanya, kebiasaan mengetik dengan menggunakan terlalu banyak koma dan titik. :maaf:
Tapikan itu suatu bagian dari visualisasi kondisi pengarang yang ingin agar tulisanya lebih ada hiasanya dan terlihat ceria *pembelaan
Soal sudut pandang kemarin saya menuliskanya secara TIDAK sadar orang pertama tapi setelah dipikir-pikir kok agag, gimana gitu makanya diganti tapi masih belum bisa full ganti karena kejadian yang sama ter ulang hahaha *pingsan
Judul I, You and SHE ini bisa merujuk pada cinta segitiga antara sasuke Hinata dan sakura, ataupun SasukeNarutoHinata pairing bisa macem-macem sesuai kehendak author tentunya *hohoho
Baiklah di sini saya juga akan menjelaskan beberapa metode yang saya gunakan
". . . . " = berbicara
Tulisan = isi hati
Disini saya membuat Hinata mempunyai dua sisi hati seperti sakura gitu, tapi ga terlalu kasar paling-paling Cuma isi hati yang dipikirkan orang pada umumnya *mungkin
Tag usah berlama-lama mari kita tonton tulisan berjejer ini dengan tulus dan perut kenyang agar kita bisa membacanya tanpa merasa bosan sedikitpun.
Selamat membaca 3
I, YOU and SHE
Chapter 2
Pada akhirnya, Hinata pergi dengan Sasuke menuju ke rumah Sakura. Yah walaupun hati was-was resah dan gelisah berdampingan dengan si cakep sasuke, Hinata tetap harus tabah menjalani cobaan *lhoh. Di dalam perjalanan tak satupun kata yang terucap di antara mereka.
Huh kenapa situasinya begini sih garing banget, kan ngapa-ngapain jadi ga enak
Hinata yang tidak merasa enak dengan kondisi seperti ini, mencoba melirik si pantat ayam. Tak dapat disangka dan di duga mereka bertemu pandang. Waduh gelagapanlah si Hinata. Tiba-tiba berubah wujud menjadi robot yang berjalan kehabisan baterai.
" Nenek tua, ngapain melototin aku? Baru liat cowo ganteng ya?"
" heeeeeh, ga ga ga ga liatin kamu bi-bikin mataku pedes aja." Sambil memalingkan muka
Terjadilah serangan glare panas dimana kita tahu dengan pasti bahwa si uchiha bungsu ini yang akan memenangkan pertandinganya.
"Oh Hinachan,,, sasukun,,, ~~"
*glek suara cempreng itu, pasti. . . PASTI... INO-chan
Ino-chan adalah teman sekelas sasuke, Hinata dan Sakura yang sifatnya bisa bikin merinding bulu kepala. Bagaimana tidak! Kecentilan seorang Ino bisa menggaet kakak kelas tiga dalam waktu kurang dari 3 hari. Sepertinya sang tokoh utama kita perlu juga nih berguru sama Ino, biar lebih kece gitu. *hammer
"Wah wah wah, sasuke-kun hari ini tetap terlihat keren sekali, aku sempat pangling loh" Puji Ino
" hn. . ." jawab si pangeran irit suara
Hahahaha gombalan lama, dasar wanita buaya busyettt auch aku tertipu lagi uouo..
"Teman-temaaaan " Teriak sakura
Dengan gaya terusan rok berwarna pink dan mahkota bunga di kepalanya membuat sakura terlihat seperti putri yang sesungguhnya. Benar-benar seperti bidadari yang turun dari langit tersenyum senang ceria ... cantiiiiiik banget! Rasanya kayak boneka barbie yang tersimpan dalam toples kaca dan terpajang pad dinding toko etalase mahal hingga orang yang melihatnya serasa merinding disko oleh kecantikanya.
Tanpa banyak pikir, Sakura menemui sasuke mereka berdua mengobrol dengan asyiknya meskipun sakura seperti ngomong sendiri akan tetapi kalau dilihat dari jauh, sasuke dan sakura seperti lukisan sepasang kekasih yang sedng mesra-mesranya. Orang-orang disekitarnya tidak mau menghampiri berlian yang sedang mengobrol itu, bahkan sang tokoh utama, Hinata.
" sasuke-kun~ bagaimana pendapatmu tentang bajuku?"
" cantik. . . "
" kyaaaa sasuke kuuun,, arigatouu"
Kenapa kalau melihat mereka berdua bicara dengan akrab seperti itu, hatiku sakiiit. Tubuhku tenanglah. Kenapa aku bergetar. Apa ini? Kenapa mataku berair? Rasanya hati ini. . . hati ini sakit sekali.
Tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang menyodorkan segelas air minum kepada Hinata yang kalau dicicip rasanya seperti jeruk itu *memang jus jeruk kali. Ketika hinata menoleh karena rasa keingin tahuanya orang itu berkata.
"kenapa ada cewek cantik menangis sendirian disini? Nanti mukanya jadi jelek loh, tersenyumlah " sambil tersenyum lebar
"a-arigatou.."
" hihihi kamu lucu sekali walaupun menangis akan tetapi, wajahmu lebih cantik kalau tersenyum "
" *blushing . . . "
Lelaki itupun menghapus air mata yang jatuh dari pipi Hinata. Belom sempat tanganya menyentuh pipi mulus hinata, lengan hinata di tarik oleh seseorang yang kita tahu pasti itu siapa. . . SASUKE
Meskipun terlihat tenang dan cool langkah kaki sasuke seperti mengejar sesuatu. Hingga Hinata berlari kecil untuk menyesuaikan langkah kaki sasuke, karena sasuke memegang lenganya sangat kuat hingga menimbulkan bercak merah.
" sa-sauke kun kenapa? Pestanya baru dimulai? Kita mau kemana?"
"pulang"
Tidak ada yang menjawab satu kata sasuke tersebut. Hanya angin malam saja yang berhembus semakin dingin di temani kesunyian hingga sampailah di depan rumah Hinata tanpa kata-kata perpisahan apapun setelah melepaskan genggaman tanganya pada lengan hinata. Sasuke berlalu sambil membawa jawaban dari pertanyaan hinata.
To be continue~
Review~
