Mr. Pelit and Miss. Boros

Genre : Romance

Pair : Lee Hyukjae aka Eunhyuk (Namja)

Lee Donghae (Yeoja)

Lee Sungmin (Yeoja)

Cho Kyuhyun (Namja)

Kim Heechul (yeoja)

Hankyung (namja)

Warning : cerita apal dan gaje..

Summary : Seorang yeoja yang hanya bisa menghambur-hamburkan uang bertemu namja yang sangat-sangat pelit apa jadinya?

Author balik lagi ngelanjutin ffnya.

Chapter 2

Donghae POV

Aku berjalan ke arah kelasku dan aku harus melewati kelas XI Ipa 1 dulu. Aku berjalan dengan aman dan tentram hingga sebuah suara merusak semua ketentraman dan keamananku (?).

"CHAGI..." teriak seorang namja yang sepertinya aku kenal.

'suara ini lagi aigo... suara ini merusak gendang telingaku bisa-bisa gara-gara suara ini aku bisa TBC (Tuli, Bonge, and Conge). #pada tau ga nih yang author maksud? Initinya mah ya budeng atau bolot keneh (jadi keluar sundanisnya). Aku tengokkan kepalaku seperti di film-film horor mengatisipasi siapa tau itu hantu sungguhan maklumlah kecantikankukan sampai dunia dan akhirat(?). setelah namja itumendekat betapa terkejutnya aku ternyata benar itu siluman monyet. #plak digaplok Eunhyuk.

"aish chagi kenapa melihatku seperti itu?" tanya namja itu mendekat ke arahku.

"apa kamu bilang chagi?" tanyaku.

"iyalah aku memanggilmu chagi apa kamu keberatan aku panggil chagi jangan-jangan kamu mau aku panggil istriku. Kamu mau aku panggil istriku ya?" tanyanya semakin mendekat ke arahku yang membuatku harus mundur beberapa langkah.

"enak aja istriku. Chagi aja aku ngedengernya udah eneg pengen muntah lah ini udah mau manggil istriku bisa-bisa masuk rumah sakit lagi nih akunya." Jawabku masih menjaga jarak dengannya.

"aish chagi kamu berlebihan sekali sampai mau masuk rumah sakit segala kalau aku panggil istriku." Jawabnya kembali mendekatiku.

"hey, pala lu pitak? Manggil aku chagi segala pake sekarang mau manggil istriku segala lagi ogah banget." Jawabku memundurkan badanku.

"kok tau kalau aku pitak?" tanyanya sambil memegang kepalanya.

"hah? Kamu pitak beneran? Padahal akukan hanya bertanya.

"enggak kok aku hanya bercanda mana ada orang setampanku kepalanya pitak." Ucapnya narsis.

"WHAT? Tampan wek... liat penampilan dong dah pake kacamata gede gitu bulet lagi tuh kacamata baju kucel masa di bilang tampan." Ucapku sinis. "lagian kita kan belumkenal udah manggil-manggil aku chagi segala." Ucapku lagi.

"bailkah kita berkenalan. Namaku Lee Hyukjae tapi kamu bisa memanggilku Eunhyuk." Ucapnya sambil menjulurkan tanganya.

Nama : Lee Hyukjae aka Eunhyuk

Kelas : XI Ipa 1

Status : Dari kalangan orang biasa saja.

Hobi : menghemat uang sehemat mungkin

Hal yang paling di benci : apabila aku harus mengeluarkan uang walaupun itu hanya sedikit.

Moto Hidup : selama ada yang gratis aku akan memilih yang gratis.

"aku tidak butuh namamu." Jawabku semakin menjauh darinya.

"oh iya bajumu baru ya?" tanyanya.

"tentu saja baru mana pernah aku pake baju yang harus aku pake sampai dua kali. Apa kamu tidak lihat ini baju masih ada bandol harganya (taukan bandol harga itu lho yang suka ngegantung di baju yang baru kita beli di situkan ada yang ngegantung yang suka ada harganya nah yang itu namanya bandol harga ini bagi yang ga tau ya). Sepatuku juga sama masih ada bandul harganya terus juga ini rok masih ada bandul harganya terus ya bando yang sedang aku gunakan juga masih ada bandol harganya." Ucapku memperlihatkan satu-satu bandol harga yang ada.

"kenapa menghambur-hamburkan uang? Rok yang kemarin di pakekan juga sudah bersih." Jawabnya membetulkan kaca mata yang dia pake.

"bersih apanya iya sih aku akui itu bersih tapi itu bekas air liur kamu aku sih ogah banget." Jawabku lagi.

"dan kenapa baju, rok, sepatu dan bando yang kamu pake itu masih ada bandol harganya?" tanyanya lagi.

"nih ya kalau misalnya bandol harga ini aku copot nanti orang ga pada tau harganya berapa kalau mereka ingin seragam atau sepatu atau bahkan bando ini dan mereka melihat harganya merekakan bisa menabung dulu sebelum membelinya. Terus juga ya kalau baju ini di buang terus pemulung itu menemukan bajuku yang masih ada bandol harganya kan bisa dijual dengan harga yang lumayan tinggi." Ucapku dengan sombongnya.

"iya dech terserah kamu. Bye chagi muach..." ucapnya mencium pipiku (lagi) yang bisa membuatku kaget dan meninggalkanku yang masih dengan keadaan mematung karena kaget.

"aish dia mencium pipiku lagi. KURANG AJAR SEKALI KAU NAMJA SIALAN." Teriakku sambil mengelap pipiku yang di ciumnya.

Aku berjalan ke kelasku dengan muka di tekuk karena terlalu kesal. Aku masuk ke kelas ku dan yang lebih membuatku kesal aku melihat pemandangan yang membuat aku sedang kesal yaitu pemandangan Kyumin sedang pacaran Kyuhyun yang memegang pundak Sungmin dan Sungmin yang menyenderkan kapalanya di pundak Kyuhyun dan tangan mereka saling berpegangan membuatku semakin kesal.

BRAK... aku bantingkan tasku dia atas meja dan sepertinya menganggu pasangan kekasih yang sedang pacaran itu.

"ah, Minnie aku ke kelas dulu ya. Bye chagi dan bye Donghae." Ucapnya pergi meninggalkan kelas kami.

"kamu kenapa lagi?" tanya sahabatku Sungmin.

"aku_"

"ah, biar aku tebak pasti seragammu ga baru ya?" tanyanya.

"tentu saja bukan liat dong seragamku baru masih ada bandol harganya." Ucapku melihatkan bandol harga yang ada.

"ehm, sepatu, kaus kaki, tas, dan bandonya pasti ga baru?" tanyanya lagi.

"enak aja jelas baru dong ga percaya nih, nih, terus ini dan satu lagi nih," ucapku memperlihatkan bandol harga satu-satu.

"ah, pasti daleman kamu ga baru ya?" tanya temanku dengan nada yang menggoda.

"wah, kalau yang itu jelas baru mau aku liatin juga ayo ke kamar mandi." Ucapku sambil menarik tanganya.

"ih, ogah banget aku aja udah punya mau liat punya kamu ga nafsu kali liat yang aku aja udah puas kok." Jawabnya melepaskan peganganku. "terus apa dong yang membuat sahabatku yang cantik ini tapi mirip ikan ini kesal?" tanyanya lagi.

"ehm, kok ada kaya ikannya ya. Baiklah yang membuatku kesal adalah seorang namja yang sudah dua kali mencium pipiku akh, aku kesel sama dia namja kurang ajar aku kesel, kesel, kesel." Ucapku memukul-mukul badan Sungmin.

"iya iya aku tau kamu kesal tapi_ JANGAN MEMUKUL-MUKUL BADANKU SAKIT TAU KALAU MAU MEMUKUL PUKUL BADANMU SENDIRI." bentak sahabatku.

"mian Minnie. Tapi aku kesal." Ucapku.

"TERSERAH." Bentak sahabatku lagi. Aku dan Sungmin kembali ke tempat duduk kami.

Tet...tet...tet... (bel pulang sekolah berbunyi. Cepet banget belnya)

Seperti biasa aku pulang sendiri kalau di tanya kemana Sungmin pasti dia sedang mojok dengan Kyunyun membuatku iri saja.

"hay Donghae sendirian aja nih?" tanya seorang namja. Aku menenggok ke arah suara namja itu dan ini membuatku senang ternyata namja yang memanggilku Hankyung namja yang sangat aku puja dan puji (?).

"ah, kamu ya Hankyung." Jawabku menoleh ke namja tinggi itu yang sekarang sudah di depanku.

"ne, pulang sendiri?" tanya namja itu.

"nggak kok aku di jem_"

"HAY CHAGI." Teriak namja dari belakangku yang langsung berdiri di sebelahku.

'hah, suara ini lagi. Suara yang membuat meningktnya polusi suara di dunia ini.' Ucapku pasrah dalam hati.

"siap dia?" tanya Hankyung.

"perkenalkan namaku Lee Hyukjae tapi kamu bisa memanggilku Eunhyuk." Ucapnya menjulurkan tanganya ke Hankyung.

"namaku Hankyung." Mereka pun bersalaman.

Nama : Tan Hangeng (mian kalau salah) aka Hankyung.

Kelas : XI Ipa 4

Status : Dari kalangan orang yah yang pasti kayalah.

Hobi : ngeband

Hal yang paling di benci : orang yang berani memegang-megang gitarku.

Moto Hidup : nikmatin hidup yang ada aja.

"kalian pacaran? Kok tadi Eunhyuk memanggilmu chagi?" tanya Hankyung padaku.

"kami memang belum pacaran tapi pasti nanti kita pacaran kok jangan khawatir. Ya ga chagi?'' tanyanya Eunhyuk padaku sambil mearik badanku supaya dekat dengan badannya.

"apa-apaan sih kamu kenal juga baru sekarang. Hankyung jangan percaya dengannya dia cuma bercanda." Ucapku khawatir kalau Hankyung akan cemburu.

"ah, ga bercanda juga ga papa kan ngaefek buatku juga." Ucapnya sangat singkat tapi dalam hingga menusuk hatiku."aku pulang dulu ya bye." Ucapnyna pergi meninggalkan aku dan Eunhyuk.

"ini gara-gara kamu kau menyebalkan." Ucapku dan pergi meninggalkan Eunhyuk.

Keesokan Harinya...

Aku berjalan mengendap-ngedap seperti maling saat melewati kelas XI Ipa 1 yap kelas siapa lagikalau bukan kelas Eunhyuk namja aneh itu. Aku pun terpaksa lewat sini yah, karena memang hanya jalan inilah yang bisa aku lewati agar aku bisa sampai di kelasku. Saat melewati pintu kelas Eunhyuk yang terbuka aku semakin membungkukan badanku.

"DONGHAE..." teriak seorang yeoja yang sangat aku kenal.

"sssuuutttt,... jangan teriak-teriak." Ucapku pelan sambil menaruh jari telunjukku ke mulutku. Bisa bahaya kalau sampai Eunhyuk keluar karena mendengar teriakan Sungmin tadi.

"loh Donghae kenapa kamu mengendap-ngendap seperti itu kaya maling saja." Ucapnya dan langsung membuatku menjadi berdiri tegak.

"tadi aku lagi nali tali sepatuku ini." Ucapku.

"sepertinya semua baru lagi." Ucap namja berkaca mata bulat itu.

"iyalah liat dong bandol harganya aja masih ada." Ucapku memamerkan bandol harga.

"Donghae kenapa tadi jalan kamu kaya maling gitu terus pas aku manggil kamu kenapa aku suruh diem?" tanya sahabatku ini yang sudah mulai dekat ke arahku dan mambuat Eunhyuk meliat kearahku.

"a...a...aku ga nyu...nyuhruh kamu diem kok terus tadi aku ga jalan kaya maling kok tapi lagi benerin tali sepatuku." Ucapku bohong.

"oh ya kamu siapa?" tanya sahabatku ke Eunhyuk.

"namaku Lee Hyukjae tapi kamu bisa memanggilku Eunhyuk." Ucapnya membenarkan kaca matanya itu dan menjulurkan tanganya.

"namaku Lee Sungmin." Uacap sahabatku singkat dan mereka bersalaman mereka saling memberikan senyum.

"ayo ke kelas." Aku menarik Sungmin menjauh dari Eunhyuk aku takut sahabatku yang polos ini bicara macam-macam bisa bahaya kalau sampai bicara macam-macam.

"BYE CHAGI." Teriak Eunhyuk.

"apa tadi dia bilang chagi?" Sungmin membalikkan badannya dan berjalan ke arah Eunhyuk lagi. "kamu tadi bilang apa ke Donghae? Chagi kalian pacaran?" tanya sahabatku yang polos ini.

"kami belum pacaran tapi pasti nanti kita akan pacaran kok." Jawab Eunhyuk dengan PD-nya.

"enggak kok. Siapa juga yang pacarnya. Aku kan sudah punya pacar ya ga Sungmin?" tanyaku pada Sungmin sambil mengedip-ngedipkan mataku supaya dia mengerti apa maksudku.

"hah, kamu punya pacar siapa? Terus juga kenapa mata kamu di kedip-kedipin gitu kamu kelilipan?" tanya sahabatku yang polos ini. Aku bingung sebenarnya sahabatku ini polos atau babo ya...?

"hahaha Chagi chagi jadi kamu ingin membohongiku tapi gagal ya hahaha." Ucapnya yang diakhiri dengan tawa yang aneh.

"terserah." Jawabku lagi dan sekarang aju menarik tangan Sungmin masuk ke kelas sesudah di kelas.

"Sungmin tadi aku kedap-kedip gitu supaya kamu berbohong kenapa palah jawabnya gitu membuatku malu saja." Ucapku langsung duduk di bangku kami berdua.

"oh, tadi kamu mengajakku berbohong kenapa ga bilang dulu? Coba bilang dulu pasti aku membantu mu berbohong." Ucapnya dengan tampang polos.

"hah sudah jangan di bahas." Ucapku pasrah karena sahabatku ini terlalu polos.

"oh ya aku tidak menyangka seleramu seperti itu." Ucapnya menahan tawa..

"dia bukan se_"

"hai Donghae kenapa nih pagi-pagi sudah ngelipet tuh muka lagi kesel ya? Oh ya aku mau ngenalin sesorang nih ke kamu." Ucap Heechul yang tiba-tiba datang dan kembali ke arah pintu dan kembali menarik seorang namja yang di belakangnya.

"perkenalkan dia Hankyung pasti kalian sudah tau dong dia namjachinguku." Ucapnya menggandeng lengan Hankyung. "kalau begitu kami pergi dulu ya bye." Ucapnya pergi meninggalkan aku dan Sungmin dan dia menggandeng lengan Hankyung erat.

'kalau Hankyung den Heechul terus aku dengan siapa? Heechul kamu berhasil membuatku kalah untuk yang sekarang. Aku nanti sama siapa masa aku harus dengan Eunhyuk ga mau?' ucapku dalam hati.

TBC

Shyelf : X.1 ah akunya ga kenal sama anak sepuluh satu jadi ga aku tulis sepuluh satu bagusan juga sepuluh enam kelasnya aku hehehe

Max Hyera : lagi pengen bikin Hae jadi cewek trus ini juga sesuai sifat Hyukie yang pelit.

JiYoo861015 : sudah saya lanjutkan,

HyeSungieWook : dah aku lanjutin. Hyukie memang medit bahkan sangat medit.

Parkhyukkie :iya ff baru. Kalau Haehyuk kan udah di Bola Voly dan Bola Basket nah sekarang gantian Eunhae. Tenang Bola Voly dan Bola Basket bakal aku lanjutin kok.

Kon : udah aku lanjutin

Bellafishy : udah ada lanjutannya.

Mian kalau ada yang salah netik soalnya aku ngetiknya cepet banget saking ngantuknya. Jadi mian kalau ada yang salah.