Title : Apple and Lollipop

Rate : M

Genre : Friendship/Romance

Pairing: ChangKyu / DBSJ fanfiction

Author: Haru No Yuuchan999

Warning : fanfiction yang diperuntungkan untuk fujoshi, nama yang digunakan dalam fanfiction ini tidak memiliki izin resmi dari pemiliknya XD saya hanya meminjam saja~ peringatan keras, rate M pertama jadi masih butuh bimbingan~

...

Changmin merutuk dalam hati saat melihat managernya meninggalkan apartement "Sial" umpatnya kesal. "Diet? Yang benar saja!" ia menghempaskan tubuhnya di sofa mengretakkan giginya memikirkan harinya tampa kekasihnya. Ck! Sepertinya ia lupa, jika manager hanya membatasi bukan melarang ia bertemu dengan kekasihnya.

~"~My Baby Chwang~"~

Changmin terbangun dari tidur malamnya tepat pukul setengah tujuh pagi. Ia mengeram kesal karena ia harus bangun pagi kali ini. Waktu tidurnya benar-benar kurang, tentu saja karena semalam ia baru tidur pukul tiga pagi. Salahkan perutnya yang terus berteriak minta diisi yang justru membuatnya kesulitan untuk tidur. Changmin mengusap wajahnya, ia benar-benar masih mengantuk. Ia kemudian duduk dan setelah mengumpulkan nyawanya ia beranjak menuju kamar mandi.

Ia sudah siap sekarang dengan kaos dan jins yang ia kenakan. Changmin menyunggingkan seulas senyum pada bayangannya di cermin "Morning prince" sapanya "Tampan seperti biasanya eoh" ia terlihat mengagumi sosok dihadapannya.

Ia berjalan menuju dapur "Pagi Bi!" sapa Changmin saat melihat wanita setengah baya sedang sibuk menata meja makan.

"Pagi Minnie" sahut wanita itu. Wanita ini adalah pengurus apartement Changmin, dengan kata lain semua kebutuhan Changmin wanita inilah yang mengurusnya. Mulai dari menyiapkan makanan, membersihkan apartement hingga mencuci baju pun wanita inilah yang melakukannya. Dia adalah Han Tae Woo biasa dipanggil bibi Han.

"Menu pagi ini?" tanya Changmin sambil memperhatikan meja makannya.

"Nasi goreng kimchi" jawab bibi Han lalu meletakkan sepiring nasi goreng di hadapan Changmin "dan susu coklat hangat"

"Aku bukan bayi yang harus minum susu seperti ini Bi" protes Changmin menjauhkan gelas berisi susu coklat itu.

"Aku hanya mengikuti perkataan manajermu Minnie jadi tolong hargai apa yang sudah bibi siapkan oke?" bibi Han meletakkan kembali gelas itu dihadapan Changmin.

"Baiklah... baiklah" Changmin pasrah kemudian mulai menyantap menu paginya.

Lima menit kemudian ia mengeram frustasi karena tidak menemukan nasi tambahan. "Bi! Aku mau nasinya lagi!" teriak Changmin memanggil bibi Han yang sedang menjemur pakaian.

Bibi Han mendekat "Ada apa Minnie?" tanya wanita itu sambil mengelap tangannya yang agak basah.

"Aku mau nambah Bi" Changmin menyodorkan piringnya pada bibi Han.

Bibi Han tersenyum mengambil piring yang diulurkan Changmin kemudian berjalan menuju bak cuci dan meletakkan piring itu disana. Changmin menautkan alisnya heran dengan apa yang bibi Han lakukan. Ia ingin bertanya tapi segera diurungkannya dan hanya mengawasi bibi Han dari jauh. Bibi Han membuka kulkas dan menguluarkan sesuatu dari sana. Sesuatu yang bulat dan berwarna kemerahan. "oh tidak!' geram Changmin dalam hati saat bibi Han menyerahkan apel fuji itu padanya.

"Aku mau nasi gorengku bi, bukan apel" Changmin memasang wajah masamnya.

"Kau harus menjalani diet ketatmu Minnie, jadi makanlah ini" Bibi Han menyerahkan apel itu pada Changmin.

"Ini terlalu pagi untuk mengkonsumsi apel bi!" Changmin protes dan meletakkan apel itu di meja.

"Makan atau tidak sama sekali?" bibi Han melipat tangannya di dada.

Changmin mendengus dan berdecak kesal. Bibi Han tertawa dalam hati 'Sepertinya sedikit mengerjai anak ini tidak buruk juga'

Pria jangkung itu membawa gelas dan apelnya menuju ruang santai. Ia menyalakan tv dan mulai mencari acara pagi yang bisa membuat mood paginya membaik. Ia terus menerus mengubah chanel tv dan berhenti ketika melihat berita pagi mengenai peluang bisnis. Meskipun tidak menyukai program diet ciptaan hyung manajernya itu Changmin tetap menikmati apel yang dipegangnya sambil sesekali meminum susu coklatnya. Tak lama kemudian ia mendengar suara bel apartementnya, ia melihat jam dinding di dekatnya dan menebak jika yang datang adalah manajer dan Yunho hyungnya.

Changmin membuka pintu kamarnya dan langsung mendapat cengiran aneh dari dua hyungnya itu "Wae?" tanyanya galak.

"Bagaimana pagimu Min?" tanya manajer mereka sambil melangkah masuk kedalam.

"Buruk" sahut Changmin ketus

Yunho tersenyum dan mengelus kepala maknaenya itu "Bersabarlah Min, makanya kau harus berkerja keras agar berat badanmu cepat turun. Oh, mungkin kau bisa bertanya dengan Shindong hyung bagaimana cara menurunkan berat badan sepertinya" mereka berdua duduk di sofa.

"Cukup hyung, tolong jangan membahas apapun mengenai diet. Oke?"

Manajer mereka mendekati kedua kakak beradik itu "Sepertinya bibi Han menjalankan tugasnya dengan baik"

Changmin memutar bola matanya kesal "Ayo berangkat!" Changmin menyeret keluar dua pria itu "Bibi Han! Kami pergi!" pamitnya.

~"~My Baby Changmin~"~

Changmin sedang asik mengotak-atik PSP-nya sembari menunggu gilirannya dan kegiatannya itu terhenti sejenak saat ponselnya berdering.

"Wae Kyu?" Changmin mempause PSP-nya

"Nanti malam kau ada jadwal?" tanya Kyuhyun dari seberang sana.

Changmin mencoba mengingat-ingat jadwalnya hari ini "Sepertinya kosong, ehhm jam sembilan malam jadwalku kosong"

Kyuhyun tersenyum senang "Malam ini aku menginap di apartementmu ya?"

Changmin tampak berpikir "Baiklah, tapi kau bawa makanan oke?" ia menyeringai

"Mau apa?" tanya Kyuhyun

"Apa saja yang bisa membuat perutku kenyang" Changmin bersorak dalam hati. Ah, sahabatnya ini sangat bisa diandalkan. Kyuhyun pasti tau makanan apa saja yang diinginkan Changmin.

"Baiklah aku mengerti"

Dan setelah percakapan singkat mereka berakhir Changmin tersenyum puas kali ini dia dalam keadaan mood baik. Ia mulai menyusun rencana apa saja yang akan ia lakukan bersama sahabatnya itu. Mulai dari makan bersama dan bermain game bersama tentu saja. Yunho yang melihat gelagat aneh dari Changmin segera mendekat kepada maknaenya itu.

"Kau kenapa?" tanya Yunho duduk di samping Changmin

"Nanti malam aku dan Kyuhyun akan bermain game bersama. Aishhh, sudah lama sekali tidak bermain dengan lawan yang sepadan"

"Lawan sepadan?" tanya Yunho meremehkan "Seingatku kau lebih sering kalah Min, dan kemenanganmu itu kau dapat dari keberuntungan." Yunho tertawa sambil menepuk-nepuk bahu Changmin.

Changmin memukul bahu Yunho kesal "Aku hanya mengalah hyung! Ingat itu!" bantah Changmin.

"Ya ya semoga kau beruntung kali ini" Yunho secepat kilat menjauh dari Changmin sebelum mendapat lemparan vas bunga yang berada dihadapan mereka.

"YA!" teriak Changmin kesal, wajahnya semakin masam saat melihat Yunho terbahak senang.

Siang cepat berlalu, kini langit pun mulai kelam berganti malam. Changmin dengan tidak sabarnya menunggu kedatangan sahabatnya yang akan membawa para kekasih cantiknya. Changmin mondar-mandir di ruang tunggu dan sesekali melirik jam dinding yang menunjukkan pukul setengah sepuluh malam.

"Kau terlambat Kyu" gerutu Changmin sambil mengelus perutnya yang semakin berbunyi. Namun tidak lama kemudian ia mendengar suara bel berbunyi "Akhirnya!" Serunya senang.

Changmin membuka pintu "Lama menunggu Min? Maaf aku harus mampir dulu membeli pesananmu" Kyuhyun menunjukkan bungkusan plastik yang dia bawa.

"Mana pesananku?" Changmin langsung merebut bungkusan itu.

"Kau ini tidak sabaran sekali Minnie" Kyu menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Apa-apaan ini?" teriak Changmin kesal. Ia menatap horor pada bungkusan yang Kyuhyun bawa. Apel! Apel! Apel! Apel! Apel! Apel! Apel! Mata Changmin berkunang-kunang menatap semua apel yang Kyuhyun bawa.

"Oh iya, tadi aku sempat bertemu manajer kalian dan dia mentraktirku makan. Kau tidak mengatakan padaku jika kau sedang menjalankan diet Min. Ia juga meminta padaku untuk memastikan malam ini kau hanya memakan apelmu." Kyuhyun membuka kulkas Changmin "Wah, luar biasa" Kyuhyun mengacak-acak isi kulkas Changmin "Aku tidak menemukan daging Min, kau sekarang mengkonsumsi susu? Boleh kuminta?"

Kyuhyun bersiul sambil mengeluarkan satu botol susu coklat milik Changmin "Tadi kau bilang lapar kan? Makan saja apelnya sekarang" Kyuhyun menyeringai. Kyu tahu betul jika sahabat kentalnya itu sedang menatapnya dengan pandangan membunuh tapi dia memilih untuk pura-pura tidak peduli dengan pandangan Changmin.

"Kupikir kau bisa diandalkan Kyu. Ternyata aku salah" desah Changmin kecewa. Changmin duduk di sofa.

Kyu mengambil tempat di samping Changmin "Kau benar-benar harus menurunkan berat badanmu. Jadi kupikir tidak ada salahnya jika aku membantu manajer hyung" Kyu membuka lollipop yang dia temukan dalam kulkas Changmin. "Ayo main!" ajak Kyu.

"Main saja sendiri aku tidak ada tenaga untuk berduel denganmu" sebenarnya bisa saja Changmin meladeni Kyu tapi kali ini dia ingin membalas perbuatan Kyu yang tidak berkeprisahabatan.

Kyu mengerucutkan bibirnya "Aku kesini untuk bermain denganmu Min! Kalau main sendirian saja aku bisa bermain di dormku!" kesal Kyu sambil mengacungkan lollipop yang dia makan.

Changmin memasukkan lollipop yang diacungkan Kyu kemulutnya dan membuat Kyu mendelik kesal.

"Apa? Permen ini milikku. Aku belum mengizinkanmu memakannya" Changmin merebut lollipop yang sudah Kyu makan sebelumnya.

Mereka berdua saling diam. Kyu asik bermain PSP sedangkan Changmin sibuk memakan apelnya. Changmin tidak punya pilihan lain bukan? Perutnya lapar dan di apartementnya hanya ada apel. Mau tidak mau ia harus memakan apel untuk menahan rasa laparnya.

"Satu apel Min" tegur Kyu saat matanya tidak sengaja melihat Changmin yang ingin makan apel ke dua. "Makan lollipopmu"

"Ya! Kau ini menyebalkan sekali Kyu." Kesal Changmin saat Kyu membawa apel-apel itu menjauh darinya dan hanya menyisakan sebuah lollipop.

"Maafkan aku, tapi aku sudah berjanji pada manajer hyung untuk membantunya" Kyu berjalan kembali mendekati Changmin "Mau kemana?" tanya Kyu heran saat Changmin beranjak meninggalkannya.

"Online" tubuh Changmin menghilang dibalik pintu kamarnya.

Changmin meninggalkan Kyuhyun sendirian ia membuka laptopnya. Menjelajahi dunia maya untuk mencari informasi terkini mengenai grupnya dan tanpa sengaja ia membuka blog ChangKyu shipper. Ia terkikik geli saat membaca tulisan-tulisan yang ada diblog itu. "Mereka memanggilku dady? Dan memanggil Kyu mommy? Manis sekali hahahahaa" ia terus memperhatikan semua foto-foto moment dirinya dan Kyuhyun. Sadar tidak sadar ia kembali bernostalgia dengan gambar-gambar yang disajika blog itu.

Tidak puas dengan satu blog ia mencari blog Changkyu Shipper lainnya. Changmin juga menyetujui jika penggemarnya itu memujinya tampan dan Kyu menyandang predikat manis. Ya, bagi Changmin Kyu memang manis meski terkadang sifatnya menyebalkan. Dan coba tebak! Changmin sekarang mungkin saja sudah menjadi bagian dari Shippernya sendiri. Ia begitu haus dan penasaran dengan semua yang shippernya tulis mengenai ChangKyu couple. Dan matanya kembali terbelalak saat menemukan sederet kalimat yang mungkin saja akan mengubah jalan kehidupannya. Fanfiction ChangKyu/MinKyu NC.

~"~My Baby Changmin~"~

"Ku beri kau saran Min, daripada menjadikan makanan sebagai kekasihmu kenapa kau tidak mencari kekasih sungguhan saja? Lihatlah Yunho, aku tau ia memiliki hubungan special dengan Jaejoong meski sama-sama sibuk tapi Jaejoong selalu memperhatikan Yunho. Ia selalu mengingatkan Yunho untuk hal-hal kecil agar beruangnya itu tetap terlihat tampan dan gagah." Manager melirik kearah Changmin yang masih diam "Kau lihat Yoochun, meski sibuk dia tetap terlihat tampan karena ada Junsu yang mengurusnya, bagaimana dengan mu?"

Changmin menyeringai "Aku punya Kyuhyun hyung" gumamnya dan ia menjilat bibirnya.

Kyuhyun masuk kekamar Changmin dan betapa kagetnya ia melihat keadaan Sahabatnya itu "Kau kenapa Min?" Kyuhyun bergidik ngeri saat melihat Changmin menyeringai.

Changmin mengawasi Kyuhyun dari atas kebawah. Pipi chubby Kyu, kulit putih dan lembutnya, bibirnya yang sedikit memerah, rambut ikalnya, matanya yang indah, dan senyumnya yang manis. Oh Tuhan, kenapa ia baru menyadari jika ada mahluk se-sexy ini disekitarnya. Changmin memandang sesuatu yang Kyuhyun makan. Lollipop. Changmin mengeram kesal dalam hati "God! Kenapa aku jadi mesum seperti ini"

Puas menatap wajah Kyu, tatapan Changmin turun ketubuh Kyuhyun. Matanya fokus menatap dada Kyu "Bagaimana rasanya ya?" tanyanya dalam hati lalu ia menatap daerah selatan milik Kyu "GOD! Aku tak tahan lagi!" batinya frustasi. Sepertinya 'sesuatu' yang Changmin baca tadi benar-benar membuat ia kehilangan akal sehatnya.

"Mi-minnie" panggil Kyu takut-takut kalau temannya ini kerasukan roh halus yang celakanya panggilan Kyuhyun itu terdengar seperti desahan di telinga Changmin.

"Wae Baby?" Changmin tersenyum mengerikan—menurut Kyuhyun

Mata Kyu membulat, terkejut dengan panggilan baru Changmin untuk dirinya tapi ia tidak mau ambil pusing dengan kelakuan aneh Changmin "Sebaiknya aku pulang saja, percuma aku disini kalau kau mengabaikanku seperti tadi"

Changmin beranjak dari tempatnya lalu dengan sigap memeluk tubuh Kyu yang lebih pendek darinya itu. Ia menyesap aroma khas Kyuhyun sembari membenamkan wajahnya di ceruk leher Kyuhyun.

"M-min apa yang kau akhk~" Kyuhyun tak bisa menutupi rasa terkejutnya saat ia merasakan lehernya digigit dan dihisap Changmin. Bukannya menjawab Changmin malah mepererat pelukkannya.

"Jangan pergi" bisik Changmin ditelinga Kyuhyun.

Kyuhyun merasakan tubuhnya memanas, tubuhnya tegang dan terasa sulit sekali digerakkan. Ia ingin membentak Changmin tapi lidahnya sulit sekali diajak berkerja sama. Changmin melepas pelukannya, ia menatap wajah Kyu yang terlihat shock atas perbuatannya. Changmin mengelus surai coklat Kyuhyun, menatap lekat matanya kemudian menyatukan kedua bibir mereka.

Kyuhyun sama sekali tidak ingat bagaiman caranya ia bisa terbaring pasrah diatas ranjang dengan Changmin berada diatasnya. Katakan padanya jika Cho Kyuhyun sudah tidak waras karena menerima begitu saja perlakuan Changmin padanya. Ia tidak bisa menolak, entah kenapa tubuhnya malah merespon positif dengan semua perlakuan Changmin padanya.

"Ngehh~" erang Kyuhyun saat Changmin menjelajahi mulutnya, bermain dengan lidahnya lalu mengabsen gigi-giginya. Di dalam sana, Changmin mengajak lidah Kyuhyun bertarung, tekan, hisap dan saling membelit hingga membuat saliva mereka mengalir deras lewat sudut bibir masing-masing.

Kyuhyun mendorong dada Changmin, ia butuh oksigen untuk bernapas. Napas mereka memburu dan bibir mereka membengkak menandakan betapa mereka saling menikmati aktifitas ini. Changmin memperhatikan wajah Kyuhyun yang memerah kemudian mulai tertarik mencicipi bagian tubuh Kyuhyun lainnya. Dikecupnya dahi Kyuhyun, turun ke hidung, bibir, berpindah pada kedua pipinya lalu turun kedagu dan diakhiri dengan mengulum telinga kanan Kyuhyun. "Aku ingin lebih Kyunnie~" bisiknya seduktif.

Kyuhyun yang dikuasai oleh nafsu hanya bisa mengangguk, memberikan izin pada Changmin untuk menyentuhnya lebih dari ini. Kyuhyun tidak ingin memikirkan apapun sekarang. Ia hanya ingin hasratnya terpenuhi.

Changmin menyeringai "Itadakimasu" dan ia pun membuka semua yang menempel pada tubuh namjanya itu. Changmin terdiam, ia menatap lekat tubuh polos Kyuhyun. "Aku bersyukur kau tidak pernah memakai pakaian terbuka Baby" Changmin menyetuh tubuh Kyuhyun. "Dan mulai sekarang aku melarangmu sembarangan membuka pakaian. Aku tidak ingin hartaku dijamah dan dinikmati orang lain. Tidak itu Super Junior hyung, penggemarmu atau siapapun itu. Kau milikku."

Wajah Kyuhyun semakin memerah setelah mendengarkan ucapan Changmin "Yeah, aku milikmu" Kyuhyun membuang wajahnya kesamping. Dan Changmin semakin bersemangat melepaskan pakaiannya setelah mendengar perkataan Kyuhyun.

Bibir mereka kembali bertemu, hisapan-hisapan lembut kembali terulang. Tangan Kyuhyun melingkar ditubuh polos Changmin. Changmin mengecup tonjolan di dada Kyuhyun, menghisap dan menggigit-gigit kecil tonjolan itu hingga membuat Kyuhyun kembali mengerang mendesah "Arggk Minnie~"

Changmin semakin menggila, puas menjamah dada Kyuhyun ia mulai tertarik untuk menjamah bagian bawah Kyuhyun. Dikecupnya perut Kyuhyun hingga menimbulkan sensasi menggelitik bagi Kyuhyun. Namja berambut ikal itu benar-benar menikmati permainan Changmin, Kyuhyun memejamkan kedua matanya berkonsentrasi menikmati setiap inci sentuhan Changmin. Ia menyukainya, Cho Kyuhyun menyukai sentuhan-sentuhan Changmin. Kyuhyun menyukai cara Changmin menyentuh tubuhnya, Kyuhyun menyukai bagaimana Changmin memperlakukan tubuhnya.

"Aahh~" Kyuhyun mendesah saat ia merasakan jika miliknya sedang diisap dan dijilat oleh Changmin. Ia meremas rambut Changmin saat merasakan miliknya masuk kedalam mulut Changmin. Hangat.

Changmin benar-benar menikmati 'milik' Kyuhyun yang berada dimulutnya. Jilat, hisap, jilat, hisap lalu memaju mundurkan dengan tempo sedang. "Le-lebih cepat Minnie~ oh~" Changmin mempercepat temponya.

"A-ku keluar Minnie! Arrk~" Desah panjang Kyu membuat Changmin tersenyum puas. Changmin menelan semua yang Kyuhyun keluarkan.

"Kau tahu ini belum selesaikan baby?" Changmin mengecup kening Kyuhyun yang berkeringat. Lagi-lagi Kyuhyun mengangguk lalu membuka lebar kedua kakinya hingga Changmin bisa melihat 'sesuatu' yang sangat ia inginkan.

"Good boy" Changmin mengecup bibir Kyuhyun lalu membawa kekasihnya itu tenggelam dalam ciumannya.

Disela-sela ciuman mereka Cangmin memasukkan satu jari ke lubang milik Kyuhyun lalu membuat gerakan zigzag untuk membuka pintu masuk 'surga' milik mereka.

"Arggk~" erang Kyuhyun saat merasakan sesuatu yang asing berada dalam tubuhnya. Changmin menambahkan dua jari lagi kedalam lubang itu lalu mengerakkannya maju mundur mencari sesuatu yang merepakan titik kenikmatan milik Kyuhyun.

Kyuhyun melepas pungutan bibir mereka "Sa-sakit Minnie~" Kyuhyun menggigit bibirnya.

"Tunggulah sebentar baby" tangan Changmin yang bebas kini beralih memegang milik Kyuhyun. Dikocoknya milik Kyuhyun untuk mengalihkan Kyuhyun dari rasa sakit itu.

"Ark~ Ah~ Minnie~" racau Kyuhyun saat merasakan dua kenikmatan dari tempat yang berbeda. Pandangan Kyuhyun memutih, napasnya semakin memburu, perutnya benar-benar terasa ingin meledak. "Min~ Argk!~" Kyuhyun kembali menumpahkan cairannya yang kini membasahi tubuhnya dan Changmin.

Changmin menjilat tangannya yang basah karena cairan milik Kyu. Ia memposisikan 'miliknya' untuk memasuki tubuh Kyuhyun "Baby?"

"Lakukan Min" jawaba Kyuhyun dengan suara parau namun terdengar sexy ditelinga Changmin.

"Tahan, aku akan menyelesaikannya dengan cepat" Changmin mendorong masuk miliknya kedalam lubang milik Kyuhyun.

Kyuhun meringis merasakan panas dan sakit secara bersamaan saat 'milik' Changmin menerobos masuk kedalam tubuhnya. Kyuhyun meremas seprai Changmin, air matanya mengalir. Sakit! Tapi ia menahan sakitnya untuk Changmin. Plop! Milik Changmin tertanam penuh dalam tubuh Kyuhyun. Changmin menunggu Kyuhyun terbiasa dengan keberadaan miliknya.

"Bergeraklah Minnie"

Changmin mengangguk. Ia mengecup sekilas bibir Kyuhyun lalu mulai mengerakkan tubuhnya maju mundur pelan dan semakin lama semakin cepat menghentak titik kenikmatan milik Kyuhyun. Aksi panas mereka kembali terjadi. Suara desahan mereka memenuhi ruangan, suhu kamar kembali meningkat.

"Sem-pit Kyunnie~" Racau Changmin "Argk~ kau menghimpitku~" Changmin terus menggerakkan pinggulnya "Ah~"

"Cepat Min~ lebih cepat! Arggk!" teriak Kyuhyun. Dia benar-benar merasa nikmat dengan aktifitas mereka "Oh~ disana Min~ disana!~" Kyuhyun tanpa sadar mencakar tubuh Changmin.

"Kyu~ arggk~" Racau Changmin saat merasakan miliknya berkedut-kedut didalam sana.

Tubuh Kyuhyun bergetar "Minnie aku-"

"Bersama Kyunnie~" Changmin semakin mempercepat gerakannya.

"Kyuhyun! Arrhh~"

"Changmin~"

Tubuh mereka melemas, napas mereka memburu dan keringat mengalir dengan deras. Changmin menatap wajah Kyuhyun lalu mengusap pelan wajahnya "Siap untuk ronde ke-2 baby?"

Kyuhyun menggeleng "Besok aku ada jadwal Drama Musikal Minnie~" tolak Kyuhyun.

Changmin mendesah "Tidurlah Kyunie" Changmin mengecup bibir Kyuhyun.

Kyuhyun mengangguk kemudian memejamkan kedua matanya. Changmin menatap puas mahakaryanya. Tubuh putih Kyuhyun yang penuh dengan bercak merah, wajah memerah Kyuhyun dan juga keringat yang membasahi Kyuhyun membuat namja bersurai ikal itu tampak begitu manis.

"Saranghae Kyuhyun" Bisik Changmin setelah mengambil tempat disamping Kyuhyun.

"Nado saranghae Changmin" gumam Kyuhyun.

Changmin memeluk Kyuhyun, membiarkan kekasih barunya itu menyamankan diri di dada bidangnya.

~"~My Baby Chwang~"~

Changmin memasuki gedung SM dengan wajah berseri-seri dan ia juga sedang menikmati lollipopnya. Hari tampak begitu cerah bagi Changmin. Ia seperti melihat kupu-kupu terbang disekitarnya.

"Annyeong hyung!" sapanya pada salah satu staf SM.

"Annyeong Changmin!" balas staf itu.

"Hari yang cerah ya? Ah~ menyenangkan sekali! Aku duluan hyung!" pamit Changmin kemudian masuk kedalam lift.

Staf tadi merasa heran dengan sikap Changmin "Cerah katanya?" staf itu memandang keluar jendela "Langit sesuram ini ia katakan cerah? Apa kepalanya terbentur sesuatu eoh?" Staf itu menggeleng heran. Pagi ini langit memang tampak mendung, awan hitam menyelubungi kota Seoul dan sepertinya akan turun hujan deras.

Changmin sampai di ruang latihan dimana Yunho dan manajer mereka sudah menunggu "Annyeong!" dia tersenyum lima jari kepada dua orang itu.

"Sepertinya moodmu sedang sangat baik Min" tegur manajer.

Yunho mengangguk "Apa terjadi sesuatu?" tanya Yunho curiga dengan gelagat aneh Changmin.

Changmin mengeluarkan apel dan melemparkannya pada manajer "Aku tidak membutuhkan cara dietmu lagi hyung"

Manajer mendelik kesal "Yah! Kau mau merusak tubuhmu?"

"Bukan begitu, aku sudah mendapatkan menu diet favoriteku sediri. Sesuatu yang bisa kumakan, kujilat, kukecup, kuemut dan yang pasti dapat mengeluarkan desahan sexy saat aku menyentuhnya, sesuatu yang bisa kunikmati tanpa harus membuat berat badanku naik dan aisshhh bahkan saat aku memakan menuku itu bisa langsung membakar lemak-lemak yang ada ditubuhku ini" Changmin menyeringai sinting kemudian tertawa keras hingga membuat Yunho dan manajer mereka merinding ketakutan karena sikap aneh Changmin.

"Kurasa Changmin mulai gila hyung" Yunho menyikut tubuh manager.

Manager mengangguk menyetujui Yunho "Kau benar Yun, dia kehilangan akal sehatnya"

TAMAT

Yeahhhh! Fanfic Changkyu pertama sekaligus fanfic rate M pertama . Huaaaaaa! Bagaimana? Bagaimana dengan malam pertama Changkyu? Bagaimana menurut kalian? Sungguh, ini ff rate M pertama. Kemarin mau publish tepat di hari ultah Changmin tapi lantaran kurang PD sama chap ini jadi updatenya di tunda T.T jadi jika memiliki banyak kekurangan tolong diampuni dan dimaklumi. :D

Balas Review

Natsume Yuka: udah liat 'the game' waktu TVXQ main game? Disana chwang pipinya bulat banget .

kikiikyujunmyun: mommy kyu bulet sih wajar, posisinya kan dibawah biar empuk kyak kasur . klo daddy yang bulet? kasian mommy kyu dong~

amai: nah, mom kyu udah muncul dan seperti itulah moment mereka jadian XD berharap hal ini bakalan bener-bener terjadi . #plak

Kim Eun Seob: nyahaaa . pada kenyataannya lollipop emang berubah jadi lollikyu XD dan mereka bener-bener udah 'bersatu' sekarang.

YJYSCKCBShipper: nyahaaa jangan terlalu ngakak, ntar ada voldemin ngamuk XD kyu muncul terakhir biar jadi hidangan utama sekaligus jadi hidangan penutup

rikha-chan: setuju banget sama rikha-chan #kasih5jempol klo makan sih mom kyu dijamin banget gak bikin gemuk . menu diet yang sempurna . #dihajarkyu

FiWonKyu0201 : ini udah lanjut maaf klo mengecewakan

Jung Nara : changkyu udah muncul greget gak?

Nera : ini udah lanjut

shin min hyo : udah lanjut

Shin SiHyun : salam kenal #bungkuk90derajat chwang emang lagi masa penyuburan XD #plak makanya ngebulet. Ny Kyu udah muncul .

Mufidatul Andriani : prokprokprok! Ide bagus . #ngasihcoklat lain kali idenya saya pakai buat nulis TBC ya XD moment changkyunya udah muncul gimana? Greget?

Augesteca: di Chap 1 mommy kyu lagi sibuk dengan perannya di drama musikal sebagai King Kyu XD #ngeles nah berhubung perannya udah selesai disana jadi dia ngisi peran di chap 2 ini XD

Sekian sesi balas reviewnya terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan review. Salam kenal juga untuk semua changkyu shipper sekali lagi maaf jika part m nya kurang memuaskan XD

Review?