Another Battle
.
.
Summary:
"Uwooohohohoh! Lega sekali habis jalan-jalan ke ta ... UWAAAHHHHH! MAYAAAAAT!" teriak jii-chan denga histerisnya./"Ada apa sih, jii-chan?" tanya Yugi yang langsung keluar dari rumahnya begitu mendengar teriakan kakeknya./ Dirinya terbelalak begitu menyadari ada orang yang sangat mirip dengan dirinya sudah terbaring di depan rumahnya dengan Duel Disk yang tersisip deck berisi 40 lembar kartu./"Mou hitori no ... boku ...?"
.
.
Disclaimer:
Yu-Gi-Oh! © Kazuki Tkahashi
.
.
Warning: OOC, Semi-canon, Gaje, Typo(s), Sedikit bahasa Jepang, Sedikit bahasa non-formal, sedikit singkatan, DLDR, dll.
.
.
Another Incoming
.
.
"Mou Hitori no ... boku ...?" Tanya Yugi tak percaya pada dirinya sendiri.
"Kau kenal orang ini Yugi?" tanya Jii-chan pada Yugi.
"E-etto lebih baik kita bawa orang ini ke rumah dulu." Kata Yugi setengah bingung
Kame Game Shop 14.32
"A-a-aku di mana?" tanya orang yang sempat disangka "MAYAT" oleh Jii-chan tersebut.
"A-aibo?" tanya orang tersebut.
"Yugi orang itu sudah bangun?" tanya Jii-chan setengah berteriak.
"Ah, iya Jii-chan" balas Yugi setengah berteriak juga.
"Tunggu!" Seru orang yang baru sadar tersebut seraya menahan tangan Yugi yang sudah mau beranjak pergi tersebut.
"Ada apa?" tanya Yugi dengan nada dan tatapan setengah bingung.
"Kau mau ke mana aibo?" tanya orang tersebut.
Yugi tiba-tiba mengingat mou hitori no boku-nya yang pergi 5 tahun yang lalu hanya karena kata aibo tersebut.
"Jangan-jangan kau ... benar- ... benar mou hitori no boku?" Tanya Yugi tak percaya.
"Ya, aku adalah pharaoh Atem" Kata sang "raja" tersebut.
"jadi bagaimana kamu bisa kembali lagi ke sini?" tanya Yugi.
"Jadi para dewa memberikan aku kesempatan untuk hidup satu kali lagi untuk berduel lagi dengan mu 5 tahun ke depan.
"Oooh" kata Yugi Cuma bisa cengo dan ber 'ooh' ria
"Yugi, cepat kemari!" seru jii-chan dengan nada berteriak.
"Ah, iya Jii-chan," balas Yugi.
"Aku tinggal dulu ya" kata Yugi ke Pharaoh A.K.A Yami tersebut.
"Iya" balas Yami.
"Ada apa Jii-chan?" tanya Yugi.
"tadi aku mendapatkan telepon dari professor Hopkins, itu loh kakeknya Rebecca" kata Jii-chan bersemangat.
"Jadi, ia bilang apa?" tanya Yugi penasaran.
"Katanya sih si Rebecca mau menginap di sini" kata Jii-chan.
"Kenapa begitu?" tanya Yugi tak percaya.
"Katanya sih karena proffessor Hopkins mau pergi ke Jepang lalu si Rebecca memaksa mau menginap di sini" kata Jii-chan menjelaskan. Yugi hanya bisa bersweatdrop ria.
"Oh iya, ngomong-ngomong orang yang baru saja kita temukan tadi siapa? Mirip sekali dengan mu? Dia berasal dari mana?" tanya Jii-chan berturut-turut seperti kereta.
"Ya, ampun Jii-chan kalau mau tanya satu-satu dong" kata yugi seraya menggembungkan pipinya.
"Hahaha maaf-maaf. Kalau begitu jawab saja satu-satu." Kata Jii-chan sambil menggaruk-garuk kepala.
'dasar tidak peka' kata Yugi dalam hati.
"Ok begini, pertama dia adalah diriku yang satu lagi, namanya Atem tapi panggil saja dia Yami dia berasal dari alam baka diberi kesempatan hidup satu kali lagi untuk berduel lagi denganku 5 tahun kedepan" kata Yugi panjang lebar, sedangkan Jii-chan-nya tersebut hanya bisa cengo dan ber-'ooh' ria.
"AH, GAWAT YUGI REBECCA SUDAH SAMPAI" kata Jii-chan sambil berteriak hingga telinga Yugi hampir pecah dan Yami terbangun.
"ah, iya aku dan Yami pergi menjemput Rebecca dulu ya" kata Yugi seraya turun untuk menyiapkan mobil.
"Mou Hitori No Boku ayo kita pergi" kata Yugi bersemangat.
"Kemana?" tanya Yami.
"Ah, sudah kau ikut saja" kata Yugi tambah bersemangat. Wah, wah bersemangat sekali ente Yugi #digebuk sama Yugi Rebecca sama Yami
Brum... bunyi mobil Yugi keluar rumah
Bandara 15.02
"Maaf, menunggu lama Becky-chan" kata yugi sambil sedikit membungkukkan badan.
"Tak apa-apa kok Darling" kata Rebecca.
"Yugi aku titip Rebecca ya" kata Proffessor Hopkins.
"Ah, iya Proffessor" sahut Yugi.
"Wah-wah aibo sejak kapan kau pacaran?" kata Yami menyindir.
"APA? Aku tidak pacaran tau" sahut Yugi sedikit kesal digoda oleh Yami.
"Darling orang ini siapa? Kok mirip sekalu dengan mu?" tanya Rebecca sambil menunjuk-nunjuk Yami
"Oh, ini adalah diriku yang lain, itu loh yang sudah pergi ke alam baka. Ia kembali ke dunia karena dewa menyuruhnya berduel lagi dengan ku 5 tahun kedepan" jelas Yugi panjang lebar.
"kalau begitu kenapa tak berduel saja sekarang" kata Rebecca kesal karena takut orang ini menjadi penghalang di bisa bermesra-mesraan dengan Yugi.
"eh i-itu lebih baik kita pulang sekarang ya nanti Jii-chan khawatir lagi" kata Yugi pada Rebecca. Kalau Yami sih Cuma bisa ber sweatdrop ria.
"Ya sudah, aku duduk di sebelahmu ya Darling" kata Rebecca setengah memaksa.
"Iya,iya kau tak apa-apa kan duduk di belakang Mou Hitori No Boku?" tanya Yugi.
"Tidak apa-apa kok Aibo" sahut Yami.
Selama di perjalanan Rebecca hanya bisa kesal karena dia dipaksa untuk berbicara dengan Yami oleh Yugi sang Darling-nya yang melegenda tersebut #plak.
Kame Game Shop 15.40
"jii-chan kami pulang" Teriak Yugi.
"Oh, iya ayo naik makanan sudah siap!" seru Jii-chan.
"Iya Jii-chan" balas Yugi
"Oh, iya Yugi kenapa akhir-akhir ini kamu bolos kuliah terus ya? Sebentar lagi kan kamu mau ujian? Kamu sebenarnya memikirkan apa sih?" Tanya Jii-chan.
Rebecca hanya bisa senyum-senyum sendiri
"Em etto aku sebenarnya memikirkan Yami yag pergi ke alam baka" balas Yugi
Twitch!
mimik Rebecca langsung tiba-tiba berubah menjadi kesal sekesal-kesalnya yang dia bisa sambil mengeluarkan death glare yang tiada tanding
"Be-beccky-chan kamu kenapa?" Tanya Yugi gemetaran.
"Darling berani-beraninya kamu berpaling ke orang lain?!" Tanya Rebecca kesal.
"B-beccky-chan dia kan laki-laki" kata Yugi sambil megoreksi kesalahannya Rebecca.
"E-eh maaf aku pikir kamu memikirkan wanita lain" kata Rebecca.
"Memangnya namanya seperti nama perempuan?" tanya Yugi. Kalau Yami sih Cuma bisa ber sweatdrop ria.
"Ya, sudah ayo cepat makan" Kata Yugi.
"Iya-iya" kata ketiga orang itu bersama-sama.
~Yugi's POV~
"Bagaimana mungkin Mou Hitori No Boku bisa kembali ke dunia hanya untuk berduel kembali denganku" pikiranku tak bisa terlepas dari orang itu yang sudah kembalu kedunia itu.
"Pasti ada yang dia tutupi dariku" kataku pada diriku sendiri.
"Aku harus mencari tahunya" kataku lagi.
"Tunggu ... ia memakai Sennen Puzzle?" kataku lagi sambil berpikir keras.
"Itu berarti Sennen item lainnya juga masih tersebar di dunia ini" kataku lagi.
"Ah sudahlah, aku tidur saja" kataku lagi
~End of Yugi's POV~
Kamar Rebecca
"Pokoknya si Yami itu harus aku singkirkan dari sini" kata Rebecca.
"Hmm... bagaimana caranya ya?" Tanyanya pada dirinya sendiri bingung.
"Oh, iya" katanya sambil tersenyum licik.
Kamar Yami
"Hoam ... aku capek sekali hari ini" kata Yami sambil menguap.
'sret' tiba-tiba ada kertas yang masuk ke kamar Yami.
Lalu Yami pun membaca kertas tersebut.
'APA?' gumam Yami dengan kagetnya.
