Naruto dkk milik pakde Masashi kishimoto..saya cuma minjem..maap2 aja kalo ada typo,alur yg ga sesuai dgn pgn nya situ..dll, maklum masih newbie kaka ,
Cerita ini " sedikit " diadaptasi dr kisah nyata selama ngerantau di pulau seberang ..
Yauweslah cekidot..
Global Military Academy,UK
Lion Room
05:30 AM
Terlihat beberapa pria tegap berambut cepak masih terlelap di ranjang yang berjejer rapi dengan lemari kecil yang disertai gantungan untuk seragam kemiliteran mereka di samping masing masing ranjang besi sederhana itu.
Beberapa dari mereka yang telah bangun ,Kini tengah fokus mengkilapkan lempengan pin pangkat yang akan disematkan pada seragam kemiliteran mereka.
Ada pula pria yang terlihat sibuk menggosok sepatu boot khas militer,lalu menjepret dan mempostingnya di akun sosial media dengan ponsel yang sengaja dia seludupkan dari luar dan menyimpan nya dengan rapi dibalik Helm Militer.
Di sudut ruangan ,4 ekor pria tegap nampak menfokuskan diri pada telapak tangan mereka, menatap dengan penuh cemas akan apa yang akan muncul dibalik telapak tangan 3 tangan lain nya.
Mereka terlihat sangat tegang bermain ping suit demi mencari "sukarelawan" untuk menyetrika seragam dan mengkilapkan pangkat serta sepatu mereka.
Terdengar kekanakan memang,Namun bagi mereka yang telah melaksanakan rutinitas pagi ini selama bertahun tahun ,Tentu hal ini membawa "Kebahagiaan" tersendiri bagi mereka.
"Haiikss !! kenapa lagi lagi aku yang menyetrika " Keluh Kiba,Pria bersurai coklat yang masih keturunan Jepang.
"Setidaknya kau bersyukur,Seragam itu baru dipakai 3 hari ini " Sahut seorang Pria bermanik sayu dengan Surai menyerupai Buah Nanas,Nara Shikamaru dengan santainya.
"What The..." Jerit Kiba.
"Hn..Tidak semua.Maksudku tidak semua seragam itu dipakai 3 hari " ucap Sai menenangkan,Salah seorang pria minim eksperesi dengan kulit pucat.
"Benarkah ?" Tanya Kiba ragu.
"Yaa..Sai blm mencucinya sejak minggu terakhir kita direndam di rawa belakang kamp,Dia langsung mengeringkan nya " Kini seorang pria lain nya yang diketahui sebagai Kolekstor Boneka Serangga berujar tanpa dosa.
Tiba tiba seorang pria tanggung bersurai pirang cepak ,Bangkit dari kasurnya dengan mata yang masih terpejam..
"Sebaiknya kita bergegas jika kita tidak ingin.."
"Tidak ingin apa Naruto" Potong salah seorang dari mereka menghentikan ucapan pria bernama Naruto tersebut.
"Jika kita tidak ingin kehabisan sarapan hari ini.." Jawab pria itu dengan serius.
"Memangnya menu sarapan hari ini apa?" Ucap seorang pria bermanik merah sewarna surai cepaknya sambil memeluk sebuah boneka dengan raut muka tak kalah tegang.
"Nasi Uduk plus tempe tahu mendoang di
lengkapi sambal Terasi matang khas Indonesia" Teriak Naruto dengan semangat berkobar kobar.
"Kyaaaaa...!!!" Teriak seluruh penghuni bangsal tersebut.
Dan dalam sekejap mereka telah rapi dengan helm dan seragam tempur untuk latihan rutin...
"Err...Wait 15 menit " Ucap seorang pria bersurai hitam yang membelakangi mereka.
"Eh..kenapa Sasuke Teme?" Sahut Pria pirang itu pada salah satu sahabat nya itu.
"Hn..Masker ku belum kering" sahut sang pria bernama sasuke.
"..." 11 calon perwira lain nya dalam bangsal tersebut seketika terpaku disaat pemuda tersebut berucap sambil membalikan wajahnya yang dipenuhi cream berwarna lumpur disertai tomat yang menutupi mata onix nya.
"Kau...!!! Kenapa tidak membaginya dengan ku?!!" Geram pria bersurai pirang lain nya yg diketahui bernama Deidara itu.
"Itu masker yang bisa mencegah wajah kita memerah saat latihan dibawah terik matahari bukan???? " teriak pria bersurai hitam model mangkuk kebalik dengan mata berbinar binar.
"Hn.." Balas Sasuke singkat
"Kenapa hanya 'Hn' ..?!!" Geram Deidara tidak terima dengan balasan singkat Itu.
"Aku tidak bisa banyak omong bodoh...Kau ingin membuat wajahku keriput?!" Geram Pria itu dengan mata berkilat kilat namun tertutupi oleh tomat.
Disaat ketiga pria yang notabene calon perwira pasukan Elite khusus tersebut mendebatkan masker, Seorang pria pirang melenggang santai menuju kantin disusul rekan rekan team nya yang lain.
Tak jauh dari bangsal Team bernama Lion tersebut,Tepatnya di ruang monitor, Terlihat 2 orang Instruktur mereka sedang berkaca kaca memandang Monitor Cctv yang tersambung dari Kamera tersembunyi yang ada di bangsal tersebut.
"Sir..Apakah anda yakin menamakan Team mereka Lion ?" Tanya seorang Staff monitor.
"Hn..Entahlah,Akohh pun tau" Ucap pilu sang Instruktur dengan manik yang makin berkaca kaca.
"Sir..." Ucap sang staff monitor lg
"Hn.."
"Mohon bersabar...Ini ujian "
Global Military hall
07:00 am
12 pria tegap terlihat sedang pundung dipojokan dengan memeluk nampan masing masing,Gurat kesedihan terlihat jelas diwajah mereka.
Terpukul...
itulah yang mereka rasakan tak kala tiba di hall yang menjadi ruang makan utama tersebut.
Setelah sebelumnya menerima hukuman mendadak berupa, tiarap mengitari area latihan selama sejam lebih, Kini mereka dihadapkan dengan kenyataan pahit.
Menu utama sarapan yang mereka idamkan telah terganti dengan menu cadangan berupa roti Gandum sisa kemarin.
"I..ini.." Sahut Kiba patah patah..
"Mimpi kan?" Sahut pria bersurai kuning ,Namikaze Naruto yang belum bisa menerima kenyataan pahit akan menu sarapan mereka.
"Haaah..ini semua salahmu Sasuke,Kenekatan mu menyeludupkan masker secara ilegal mengakibatkan kita semua terkena hukuman lahir batin seperti ini " sahut Lee dgn mata berkaca kaca.
"Ma..ma..maafkan aku" Guman pilu Sasuke meratapi masker dan tomatnya yang mesti terpisahkan dengan nya secara tragis...
"Haaaa...Sudahlah,bagaimana pun kita ini team,senang bersama sana.Susah pun mau tak mau harus dipikul bersama-sama"sahut sang leader berambut nanas,Nara Shikamaru dengan wajah mengantuknya yang khas.
Seketika suasana mendadak mencekam..semua nampan terarah ke kepala nanas sang leader..
"Hehe...Aku bercanda,baiklah lebih baik kita segera memakan roti ini,latihan
kita hari ini padat dengan diakhiri Flight Class di sesi terakhir " dengan senyum kikuk,Shikamaru mencoba mengamankan dirinya dengan bijak.
"Hah...Otak ku belum siap dihadapkan dengan monitor radar yang memusingkan itu" Keluh pria bernama shino.
"Itu benar,Mengapa mereka tidak menggantinya dengan Google Map atau Waze !!.." Sahut Naruto.
"Dobe..." Panggil Sasuke
"Hn..?"
"Naruto ini...Ini Jet tempur bukan ojek online " sahut lee dgn terpukul..
"Oh.."
Simulation Room,Global Military Academy
12:09 PM
"Baiklah ,Uji coba hari ini kalian lulus.
Namun demikian ada beberapa hal yang perlu dibenahi.
cobalah menyelamatkan sandera dengan lebih cepat dan...Meskipun itu hanya boneka tiruan,kau tak boleh mengevakuasi dengan menyeret nya sasori!!!!" Ucap sang instruktur,Mayor Hatake kakashi sambil memandang tajam anak didiknya,terutama pria bernama Akasuna Sasori tersebut.
"Maaf Sir. Saya hanya teringat boneka Barbie adik saya dirumah,Dia membawanya seperti itu..," Jelas Sasori dengan raut serius.
All lion team "..."
"Haahh...Barisan dibubarkan,Kalian bisa makan siang sebelum Class selanjutnya" sahut sang instruktur lelah.
"Thank You Sir!!! " Hormat Lion Team serempak..
Setelah sang instruktur keluar ruangan tersebut,Dengan bergegas mereka merapikan kembali peralatan yang telah mereka gunakan selama praktek tadi..
Beberapa dari mereka menyempatkan diri melaksanakan ritual rutin secara turun temurun di ruang simulasi perang itu.
"Say cheers!!!" Teriak Naruto sambil mengarahkan jari telunjuknya membentuk "V" ke arah kamera yang Sasuke pegang menghadap mereka.
Tak lupa Kiba yang bergaya cool dibelakang dgn menenteng Senjata Ak-47 nya , disertai sasori dan garaa yang bergaya...
Entahlah apa yang mereka peragakan..
