Rin berlari kencang keluar rumah, ia sedikit ngeri melihat aksi kebrutalan nyokap terhadap kakaknya. Mungkin suatu saat produser film akan menyunting ini dalam projeknya.
Bis sekolah berhenti pelan di depan rumah. Suara decitan gesekan antara jalanan beraspal dengan roda bundar berbahan dasar karet terdengar samar.
''Assalamualaikum, babeh ,ma, bang, Rin berangkat dulu yak!!, salam juga sama meong!!". (Author: ''Salamnya mantap bangetz'')
''Rin chan titip ya omong ke Akaito kun kalo manga hentainya masih gua pinjem'', Rinto segera dibungkem kain lap yang gk dicuci sgelama 6 hari oleh ibu tercinta.
Anak anak dalam bis berseru. Bukan berseru senang, melainkan berseru marah menunggu Rin yang gk segera naik. Mereka menatap dengan tatapan membunuh seolah berkata 'Kalo lu tetep gk naik maka ini se angkatan telat elu tanggung jawab!'.
Rin dengan santai menaiki bis tidak memperhatikan sekitar, terkadang Rin bingung dan heran mungkin sedikit jijik. Bagaimana mungkin seorang supir bis terpilih, menyetir bis nya hanya memakai sebuah kolor. Itu yang menjadi pertanyaan terbesar.
Mungkin pertanyaan itu akan mengguncang dunia..
(OKE SKIP LEBAY)
Rin segera menduduki bangku di samping Miku. Sahabat terbaiknya sejak SD dimana mereka gila bersama, tumbuh bersama, dan mandi bersama #Plakkk (Author ditampar).
Semua kenangan manis. Miku hendak memeluknya dan mengucapkan selamat pagi namun sebelum itu..
''Anjirr, lu belum kembaliin sempak gua!!'', teriak Rin sang sahabat terkasih.
''Iye iye teriak gk usah pake toak napa sih!!'', geram sahabat marah.
''Grr!!'', anjing tetangga mumpung lewat
Mereka menghiasi pagi yang kramat ini dengan senyum getir. Pemandangan yg tak enak dipandang lainnya adalah keluarga shion yg sedang bermain po ami ami belalang kupu kupu.
Supir yg hanya memakai kolor itu pun ikut nimbrung memperparah suasana. Ia menunjukkan skill nyanyinya yg sebenarnya uhuk hoekk!! jelek. Mengerikannya ia menyanyi lagu oppa gaje style. Seketika pakaian kolor polosnya berubah menjadi pakaian yg lebih baik. Walau tetap kolor, ada yg beda yaitu kolor bewarna pink lope lope.
(Author: ''Aiih tahu aja kalau dia suka sm je ketek 69")
Aduhh indahnya hari ini. Bis kemudian berhenti di sepan gerbang sekolah SMP RIN YURIOKA. Sekolah menengah pertama yg palin elit dan nyaris pamor nya turun kebawah #Plakk.
(Readers: ''Lho itu kan nama mu thor'')
(Author: ''Yaya dong SMP gua!!'')
(Readers: ''WTH!!")
Percayalah author tercintamu ini skan menjadi kepala sekolah yg baik. Itu pasti. Tapi gak sidoh nguahahahahahaha...
Rin headbang ke punggung belakang kursi di depannya ( Authors note: ''Sumpah pada kalimat ini tabu banget''). Miku mengatakan sumpah serapah kepada rin karena beraninya meneriaki kanjeng moko eits miku, sampe telinganya tuli sesaat. Pada waktu itu Rin berteriak dengan nada oktaf, sayangnya lawan berbicara malah asyik headbang ke dinding mungkin karena telinganya sama sama tuli.
(MikuRin: Siap siap alat pembakaran untuk upacara pembakaran author)
'Chinnn' suara rem bis berhenti.Anak anak berhamburan segera keluar dari bis menuju kelas masing masing. Supir aneh itu mengendarai bis nya menjauh dari gerbang.
Rin dan Miku tidak saling tatap, mungkin karena pertengkaran tadi. Rin menatap Miku dengan rasa bersalah, salah satu alisnya terangkat membentuk sebuah pertanyaan. Miku menundukkan kepala pura pura tidak tahu. (Author: ''Alah sok!! 0A0").
Rin kagamine: ''Mik gua minta maaf..''
Miku hatsune : ''Lah minta maaf apanya?''
Rin lebih baik menutup mulutnya mungkin lebih baik saatnya untuk diam. Rin sedikit terkikik geli mungkin temannya yang satu ini terlalu baka untuk mengetahui.
Jalan anak tangga terlihat sepi 'kemana mereka?'. Sekilas Miku melihat seorang anak membawa boneka, hanya selintas. Miku menggelengkan kepalanya. Tidak mik kau harus harus sadar...
Rin bosan menatap Miku yang emm tampangnya seperti orang kebelet boker (Author: ''Oi naskahnya gk gini, Rin jangan ngawur!!). Baiklah kembali ke cerita.
Jam tangan silver Rin menunjukkan pukul 08:00. Rin menatapnya horor.
Rin kagamine: "Mik lo tahu kan kita telat sejam..''
Miku hatsune: ''Koq lu baru ngomong sekarang!!"
Rin kagamine: ''Ealah mik, gua aja baru liat ni jam jangan langsung nyolot aja''
Rin kagamine: ''Oh ya mik ini lantai keberapa?''
Miku hatsune: ''20''
Rin kagamine: ''Oh syet, kelas kita lantai dua mik!!!!"
YAA BEGITU HARI PERTAMA MEREKA.
