PAYUNG
author : firetomylight
cast : – luhan – oh sehun

YAOI CONTENT


"Fiuhh, untung saja aku menonton ramalan cuaca hari ini."

Luhan tersenyum puas seraya memposisikan tubuhnya duduk dibangku ketiga dari belakang bus yang akan membawanya ke sekolah.

Pandangannya menatap keluar jendela.
Langit saat ini berwarna gelap, tentu saja pertanda akan turun hujan.

Ia tersenyum lagi sembari terus menatap dan memainkan ujung payung berwarna hijau dihadapannya.

Senandung kecil keluar dari bibirnya.

"La la la la~"

"Tsk"

Luhan menghentikan aktivitasnya sejenak dan menengok kearah suara barusan.
Sumber suara itu menatap Luhan dengan tatapan datar.
Tatapan yang bisa menyiratkan lebih dari satu makna.

Luhan menatap balik dan eye-contact diantara keduanya berhenti begitu lelaki itu memalingkan wajahnya.
Dari name tag di seragamnya Luhan bisa tau kalau nama lelaki menyebalkan itu Oh Sehun.

'Aku baru pertama kali ini melihatnya, seragamnya sama denganku, apa dia murid baru? sebenarnya dia tampan juga, sayang menyebalkan' bisik Luhan dalam hati.

'Tunggu? tampan? omo omo tidak. dia menyebalkan.' Luhan memejamkan matanya dan menggelengkan kepalanya.

'Tapi kenapa dia menatapku seperti itu? Apa ada yang aneh dengan penampilanku?' Luhan bergegas merapikan rambut dan mengecek penampilannya, mengamati dari ujung kancing teratas seragamnya hingga sepatunya.

"Tsk" lagi, ekpresi yang sama ketika Sehun memperhatikan kelakuan Luhan dan kali ini Luhan tidak bisa menahan dirinya lagi untuk tidak bertanya.

"Kenapa ekspresimu selalu seperti itu? Kau memperhatikanku kan? Apa yang salah?"

Sehun menatap Luhan sejenak, memilih untuk tetap diam dan tidak menjawab pertanyaan Luhan. Kemudian memalingkan wajahnya lagi.

Okay, kali ini Luhan kesal dan memanyunkan ujung bibirnya.

"Dasar orang aneh." ujarnya pelan, tidak mau ambil pusing.

Bus berhenti tak berapa lama dan hal itu membuat Luhan menghela nafas pendek.
Ia segera turun dari bus, menoleh sebentar kearah Sehun yang juga bersiap untuk turun.

"Huh"

Masih dengan payung ditangan kanannya Luhan mempercepat langkahnya menuju kelas, karena sedari turun dari bus ia merasa seperti ada yang membuntutinya.

'Satu Dua Tiga'

Dihitungan ketiga ia berhenti, memberanikan diri menoleh kebelakang dan menemukan Oh Sehun.

"Ya! Kau lagi? Kau ini sebenarnya siapa huh? Kau memperhatikanku selama perjalanan menuju sekolah dan begitu sampai disekolah kau mengikutiku? Atau tunggu, jangan-jangan kau menyukaiku? Kau memperhatikanku semenjak lama dan kau. . kau stalkerku?" tembak Luhan tanpa jeda.

Sehun masih dalam posisinya semula, berdiri dengan tangan kiri di sakunya dan tangan kanan memegang sesuatu, menyembunyikannya dibalik punggungnya.

Sehun menghela nafas pendek dan berjalan mendekati Luhan, berhenti dijarak yang sangat dekat hingga Luhan memejamkan kedua matanya.

Satu debaran lewat dihati Luhan begitu merasa jarak diantara dirinya dan Sehun terlalu dekat hingga aroma parfum maskulin Sehun tercium jelas.

"Ini milikmu dan ini milikku, tertukar." Sehun mengambil payung hijau ditangan Luhan dan menukarnya dengan yang ia pegang.
Kedua mata Luhan membulat.

"Satu lagi, aku bukan stalker tapi itu, name-tagmu terbalik."tunjuk Sehun tepat di name-tag Luhan.

"Ini hari pertamaku, kurasa menarik juga, sampai jumpa lagi, Luhan" kalimat terakhir Sehun sebelum ia melangkah meninggalkan Luhan yang memerah sempurna, terkejut, dan mungkin sebentar lagi akan berlari menuju kelas dan membenamkan kepalanya didalam ranselnya.


- FIN -


well, thank you all for reading plus sent me review for prev chapter! :D

see ya next chap!