Disclaimer: Cast milik Tuhan, cerita ini murni milik saya
Author: Rey angg
Cast:
Huang Zi Tao
Wu Yi Fan a.k.a Kris Wu
Slight Cast: Belum ditentukan
Genre: Romance/Hurt/Comfort
Length: Chaptered
Summary:
Mencintai angin harus menjadi suit…
Mencintai air harus menjadi ricik…..
Mencintai gunung harus menjadi terjal…
Mencintai api harus menjadi jilat….
Mencintai cakrawala harus menebas jarak….
Mencintaimu harus menjadi aku…
KRISTAO/TAORIS, YAOI
Author's Note:
Ide cerita yang tiba-tiba muncul karena membaca cerbung di page sebelah yang mencantumkan quote dari Sapardi Djokodamono. Membuat aku jatuh cinta dengan sajak, penasaran dan mencari-cari yang akhirnya menemukan beberapa karya Beliau yang menginspirasiku membuat cerita ini sekaligus kujadikan judul. Ini ff pertamaku meskipun aku mengenal ffn dari beberapa tahun yang lalu aku hanya mondar-mandir jadi eader dan reviewer, kuharap ada diantara kalian yang menyukainya. Yang mau complaint, marah-marah, request atau apapun silahkan PM atau hubungi aku lewat FB.
YAOI DON'T LIKE DON'T READ
NO COPAS
Chapter 2
Sajak Kecil Tentang Cinta
"…ris….kris….kris kau tidak mendengarkanku ya kau melamun" teriakan tao membuat kris tersadar dari lamunannya. "Aku tidak melamun hanya sedang mengingat pertemuan pertama kita saat hujan dan sebatang cokelat" ucap kris sambil tersenyum manis pada tao. Sementara lelaki bermata panda itu ikut tersenyum sambil memeluk dan meletakkan kepalanya dipundak kris. "Hari itu adalah hari hujan satu-satunya yang paling aku sukai karena aku bisa bertemu denganmu" ucapnya. "Semua memang terasa indah dan membahagiakan saat kita bersama dengan orang yang kita cintai" pungkas kris sambil mengusap punggung tao.
Pagi itu semua berjalan seperti biasa untuk tao, bangun pagi menyiapkan sarapan untuk mereka berdua membersihkan rumah dan berbagai hal rutinitas paginya sebelum membangunkan kris untuk sarapan. "Masih mendung semoga hari ini tidak akan turun hujan terlalu deras seperti kemarin" tao bergumam sambil melongokkan kepalanya melalui jendela apartemen. "Drrrt….drrrrt….drrrt getaran handphone menghentikan tao dari kegiatannya menyiapkan sarapan diatas meja, dia menyambar handphonenya dan tersenyum ketika melihat caller ID dan menjawabnya cepat-cepat.
"Hello mama" tao menyapa sang penelepon dengan semangat. "Hello nak apa kabar sayang" mama tao menjawab dengan antusias dari seberang. "Tao baik mama sangat-sangat baik malah, mama bagaimana baik juga kan mama sehat kan, oh ya ada apa mama menelpon tao tumben sekali mama menelpon pagi begini" tao memberondong sang mama dengan berbagai pertanyaan. Tapi bukan jawaban yang tao dapat melainkan helaan nafas dari ibunya yang dia dengar. "Mama, ada apa kenapa mama diam saja apa ada masalah" kembali tao bertanya karena ibunya hanya diam saja di seberang telepon tak kunjung menjawan dan itu membuatnya penasaran. "Begini sayang kau kan sudah hampir 2 bulan ini tidak datang menjenguk mama …..
…..mama ingin kau kemari menjenguk mama dan kakakmu besok atau kapanpun kalau kau ada waktu, kami sangat merindukanmu"suara lembut ny. Huang kembali terdengar setelah terdiam beberapa saat. "Baiklah, tao akan kerumah nanti sore sepulang kuliah" jawab tao sambil tersenyum. "Tidak sayang jangan paksakan dirimu kalau memang masih sibuk, kemari saja kalau kau sudah tidak sibuk, mama tidak mau menggangumu". "Ma hari ini sepulang kuliah tao tidak sibuk lagipula tao juga sangat merindukan kalian jadi hari ini tao akan kerumah". "Baiklah kalau begitu mama akan menunggumu" ny. Huang menjawab dengan antusias. "Iya mama tao sayang mama sampai jumpa nanti sore". "Mama juga sayang tao sampai jumpa sayang" tutup ny. Huang dan terdengar nada sambung terputus kemudian.
Tao termenung sejenak mengingat pembicaraan antara dirinya dan ibunya barusan. Sebenarnya tidak ada yang aneh, mamanya memang sering menelponnya dan mengatakan merindukannya. Memang, setelah ayahnya meninggal 3 tahu yang lalu mereka hanya tinggal bertiga, ditambah lagi saat kakanya harus bekerja sementara tao kuliah dan bekerja sambilan lalu memutuskan untuk tinggal jauh dari keluarganya demi mengirit ongkos transportasi hal ini semakin membuat sang mama selalu kesepian dirumah sendiran. Hanya saja pembicaraanya dengan ibunya tadi tao merasa seperti ada sesuatu yang sengaja disembunyikan oleh orang yang sangat tao sayangi itu. Hatinya mengatakan bahwa ibunya menelpon bukan hanya kerena merindukannya tapi ada sesuatu yang ingin dia sampaikan padanya.
Meski instingnya hampir selalu benar tapi kali ini tao lebih memilih mengabaikannya saja, mungkin ini hanya perasaan terlalu bahagia saja karena ibunya tiba-tiba menelpon, atau sekedar rasa bersalah karena sudah 2 bulan ini dia tidak menemuinya. Apapun yang akan terjadi dan yang akan disampaikan oleh ibunya nanti dia akan menghadapinya seburuk atau sebaik apapun itu.
Tepat pukul 7 malam kris sampai di apartemen memasukkan kata snadi dan membuka pintunya. Dia sedikit terkejut karena tidak ada lampu yang menyala hamper semua ruangan di apartemennya masih gelap. Setelah menghiduakan lampu ruang tamu dia beranjak kekamar untuk mencari tao. "Tao, sayang kau dimana kenapa tidak menghidupkan lampu" kris memanggil nama tao dan mennuju dapur setelah tak menemukan kekasihnya itu di kamar maupun kamar mandi di dalam kamar mereka. Tak ada jawaban sama sekali bahka tak terdengar suara tao sedikitpun dia bahkan sudah mencarinya diseluruh sudut ruangan tapi pemuda manis iitu tak ditemukannya juga.
"Mungkin dia masih dirumah orang tuanya sebaiknya aku telpon saja" kris bergumam sambil duduk di sofa diruang tamu mereka. Berkali kali kris mencoba menghubungi tao namun hasilnya nihil hanya suara operator selular yang terdengar." Handphonenya tidak aktif mungkin dia sudah tidur baiklah sepertinya malam ini aku harus tidur sendiri" setelah gagal bekali-kali menelpon tao akhirnya kris menyerah dan memutuskan untuk beranjak kekamarnya. "Semoga tidak terjadi apa-apa pada tao dan keluarganya lindungi dia untukku tuhan" doa kris sebelum benar-benar terlelap.
TBC
Thanks buat yang sudah baca dan review sory updatenya telat pake banget-banget kemaren banyak banget acaranya makanya baru bisa update sekarang. Tapi tenang aja cerita ini bakalan dilanjut terus sekalipun nggak ada eminatnya khukhukhu.
Thanks For Reading
