Summary: seperti biasa, hari2 yang sangat menyenangkan sekaligus menyebalkan, serta percintaan antara Kyuubi dan Gaara.
Rated: T
Genre: Romance, dan sedikit Humor.
Pair: SasuNaru, Kyuugaa, dan Shikakiba.
Disclaimer: always Masashi Kishimoto.
-Enjoy Read-
(sfx: bel istirahat)
Saat ini mereka berlima tepatnya Naruto, Sasuke, Gaara, Kiba dan Shikamaru, sedang beristirahat di bawah pohon Sakura di halaman belakang sekolah, sambil memakan bekalnya masing-masing.
"Jam pelajaran pertama bikin aku capek dan ngantuk!" ujar Naruto sambil memakan bekalnya.
"Bukannya dari dulu kau selalu begitu Naruto? Tanya Kiba.
"Err.. iya juga sih.. hehehe.." ujar Naruto sambil menampakkan cengiran khas nya.
"Baka-Dobe." Jawab Sasuke tiba-tiba.
"Apa-apaan sih! Teme jelek! Seenaknya saja memanggilku Baka!" ujar Naruto kesal.
"Hn"
"Gah! Bisa tidak, Jangan 'hn-hn' melulu! tidak ada kata-kata lain, apa?" ujar Naruto kesal.
"Hn. Terserah aku dong." Jawab Sasuke cuek.
Neji dan Gaara serta Shikamaru dan Kiba, hanya bisa bersweat drop ria melihat tingkah laku Sasuke dan Naruto .
"Mereka memang masih anak-anak ya..."jawab Kiba sambil melipat tangannya.
"Iya." Jawab Neji.
"Siapa yang anak-anak!" teriak Naruto dengan kesal.
"Berisik dobe!" kata Sasuke.
"Siapa yang dobe! Teme jelek!" teriak Naruto frustasi, membuat teman-temannya menutup kupingnya. Lalu tiba-tiba Gaara berdiri dari tempat duduknya.
"Aku ke kelas dulu." Ujar Gaara sambil berjalan menuju kedalam sekolah. Yang lain hanya bisa melihat Gaara dari kejauhan.
"…Dia itu gak berubah ya." Jawab Kiba.
"Iya, selalu diam,dan tenang. Jadi terlihat keren." Timpal Naruto.
"Kau suka dengan dia" Tanya Kiba dengan polosnya. Membuat Sasuke tersentak kaget, dan Shikamaru yang lagi tiduran juga kaget dan malah bangun.
"Hahaha… kau bicara apa sih Kib? Dia itu kan sahabatku, aku tidak suka dia kok." Ujar Naruto tertawa.
Sasuke pun langsung menghela nafasnya, untung saja si Dobe nya tidak suka dengan si panda itu. Kalau sempat dia suka? Maka Sasuke akan mempunyai saingan berat.
"Oooh… hahahahaha." Kiba pun tertawa mendengar Naruto berkata begitu dengan jujurnya.
"Sas?" panggil Shikamaru.
"Hn?"
"Lebih baik, cepat-cepat kau mendapatkan Naruto." Ujar Shikamaru.
"Hn. Sudah pasti." jawab Sasuke singkat.
'Tak akan kubiarkan, Dobeku diambil orang lain' batin Sasuke.
(x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x)
Di Lorong Sekolah.
Gaara pun berjalan melewati lorong sekolah menuju kelasnya. Tak dihiraukannya sepasang mata gadis yang ada disitu, memperhatikannya dengan kagum.
'Hhh…Lagi-lagi' batin Gaara sambil menghela Nafas.
'BRUK'
Tiba-tiba seseorang menabrak Gaara tanpa sengaja, hingga mereka berdua terjatuh.
"Aww… ittai" ujar Gaara sambil mengelus pantatnya.
"Maaf, kau tak apa?" Tanya seseorang yang menabrak Gaara.
"Aku tak ap—eh?" kata-kata Gaara terputus, saat melihat orang yang ditabraknya, ternyata itu adalah kakaknya Naruto, yaitu Kyuubi.
"Kau? Temannya Naruto kan?" Tanya Kyuubi pura-pura gak tau.
"Ya." Jawabnya singkat.
'Kesempatan yang bagus!' batin Kyuubi.
"Mau makan siang bersama di kantin? Anggap aja ini permintaan maafku, karena sudah menabrakmu." Ujar Kyuubi dengan baik hati.
Gaara hanya bisa diam dan mengangguk, lalu menerima ajakan dari Kyuubi dan mengikutinya kekantin.
(x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x)
KYUUBI POV
Akhirnya aku berhasil mengajak dia Dan sekarang kami berdua sedang duduk dikantin sambil menunggu pesanan kami datang.
Dia hanya diam sambil memandang kesebelah kanan. Entah apa yang dipandangnya aku pun tidak mengerti. Aku hanya bisa melihat dia. Bagiku dia sangatlah manis, untuk seukuran dia. Matanya yang emerald, rambutnya yang merah, kulit yang putih, dan ada tato didahinya. Bagiku dia adalah uke pilihanku.
Lalu tanpa sadar dia melihat kearahku, akupun langsung memalingkan wajahku entah ke arah mana.
"Ada apa?" tanyanya.
"Hah?" aku pun tidak mengerti apa yang dia bicarakan.
"Aku bilang, Ada apa? Kenapa melihatku?" tanyanya sekali lagi.
"Oh! Bukan apa-apa." Jawabku singkat. Lalu dia menatapku dengan serius.
"Kau yakin?" tanyanya lagi. Sungguh aku tidak mengerti maksud dia. Tapi sebagai seme, aku harus bersikap cool terhadap 'calon' uke.
"Tentu saja." Jawabku dengan cool.
"Oh!" hanya itu yang keluar dari mulutnya dan dia pun kembali terdiam, lalu makanan yang tadi kami tunggu-tunggu akhirnya datang juga.
Kami pun langsung memakan makanan yang kami pesan tadi. Sesekali aku menatap dia yang sedang membalas pesan sms dari seseorang. Sepertinya dia serius sekali membaca isi pesan itu. Lalu tanpa sadar lagi dia melihatku sekali lagi.
"Ada yang salah?" tanyanya lagi. Oh! Shit! Aku seperti orang bodoh, hanya gara-gara terus melihat dia.
"Tidak." Jawabku.
"Lalu kenapa kau melihatku begitu?" tanyanya. Aku pun hanya bisa menggelengkan kepalaku, dan dia pun mengernyitkan sebelah alisnya "Kau yakin?".
"Ya" kali ini aku hanya bisa menjawab 'ya'.
"Oh. Kalau begitu aku kekelas dulu ya. sebentar lagi akan masuk." Ujarnya, lalu dia pun beranjak dari kursi yang ia duduki. Lalu mulai berjalan membelakangiku
"Ah! Tunggu!" cegahku.
"Ya?" dia pun langung melihat ke belakang, lebih tepatnya aku yang ada dibelakang dia.
"Boleh minta nomor hpmu?" tanyaku.
"Oh. Tentu." lalu dia pun memberikan nomor teleponnya dan aku pun langsung mencatat nomor hpnya. Setelah itu dia pun benar-benar pergi kekelas, dan aku hanya bsia melihat dia dari jarak jauh.
'Selamat! Kyuubi! Kau terlihat seperti orang bodoh, hanya gara-gara berhadapan dengan dia! Sadarlah! Kau tidak boleh canggung! Sadar! Sadar! Aku harus mendapatkan hati dia! Susah juga kalau mengincar uke yang pendiam begitu! Mulai besok aku harus bersikap seperti biasa!.' batinku sambil berbicara sendiri dan mengacak-acak rambutku.
(x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x)
DI KELAS X.2
"TEME JELEK!" teriak Naruto.
"Hn"
"Baka!"
"Hn"
"Jerkface!"
"Hn"
"Sok cool!"
"Hn"
"Jangan 'Hn-hn' aja! Apa yang kau lakukan pada makan siangku! Baka!" teriak Naruto kesal.
"Hn. Tidak sengaja." Ujar Sasuke cuek.
"Aku tidak terima! Seenaknya menumpahkan makan siangku!" ujar Naruto kesal.
"Yang menumpahkannya itu kan kau! Siapa suruh kau berjalan mendekatiku? Kau tidak lihat Kalau didepanmu itu ada makan siangmu? Apa kau buta." Ujar Sasuke panjang lebar sambil menyindir Naruto.
"Tapi yang membuatku emosi itu kan kau!" jawab Naruto marah sambil menunjuk-nunjuk Sasuke.
"Hn. Terserahmu." Ujar Sasuke cuek.
"Sialan kau teme!" teriak Naruto sambil melempar buku Sasuke yang sedari tadi Sasuke baca.
"Hey! Dobe! Sopanlah sedikit! Apa kau tidak melihat kalau aku sedang baca buku?" ujar Sasuke marah sambil menatap Naruto yang sedang menatapnya.
"Siapa suruh yang tidak mendengarkan aku bicara!" jawabnya sambil melipat tangannya.
"Aku mendengar semua ocehan tidak pentingmu itu, bodoh!" Sasuke menatap Naruto dengan death glare nya, dan Naruto menatap dengan dark glare nya.
"Baka Sasuke!" kali ini Naruto sudah mulai marah akibat kata-kata Sasuke. Tapi tiba-tiba Kiba menepuk pundak Naruto.
"Sudahlah Naruto, ini kubelikan Roti Susu." Ujar Kiba sambil menyodorkan Roti kepada Naruto.
"Ro-roti susu?" Naruto menatap Roti susu yang tidak berdosa itu dengan tatapan berkaca-kaca.
"Benarkah ini untukku?" ujar Naruto sambil menatap roti susu dengan tatapan gembira.
"Tentu saja Nar." Jawab Kiba dengan penuh senyuman.
"Kiba!" teriak Naruto, sambil memeluk Kiba dengan sangat erat.
"Nar…Aku gak bi-bisa nafas… Tau!" ujar Kiba.
"Hehehehe…Gomen." Jawabnya sambil melepaskan pelukan mautnya, sehingga membuat Kiba bernafas lega.
"Dasar Dobe! Sekali Dobe tetaplah Dobe." Ujar Sasuke, membuat Naruto mendeath glare Sasuke sekali lagi. "Berisik! Dasar Pantat Ayam!" jawabnya.
"Hn"
"Gah! Sudahlah! Lebih baik aku menikmati Roti susu ini." Ujar Naruto sambil membuka bungkusan roti tersebut.
Tiba-tiba bel pun berbunyi.
. (sfx: bel berbunyi)
"Huks~ dasar bel sialan!" Naruto pun marah-marah tidak jelas, karena dia tidak mengisi perutnya yang sedari tadi bernyanyi.
"Hn. Sepertinya kau tidak ditakdirkan untuk memakan Roti susu yang tidak berdosa itu." Ujar Sasuke.
"Diam kau! Teme jelek!" marah Sasuke sambil menunjuk-nunjuk tidak sopan ke arah Sasuke.
"Hn"
"Ah! Gaara!" sahut Kiba tiba-tiba.
"Gaara? Kamu darimana saja?" Tanya Naruto.
"Kantin." Jawabnya singkat.
"Ngapain disana?" Tanya Naruto lagi.
"Makan."
"Ooooh…" ujar Naruto ber-oh ria.
Tiba-tiba sesosok Guru perempuan yang cantik pun datang, membuat murid-murid berhamburan dan menduduki kursinya masing-masing.
"Ok! Anak-anak. Perkenalkan saya Yuhi Kurenai, guru . saya akan mengajar kalian dengan tegas, jadi bersiaplah. Fufufufu~" ujar Kurenai dengan ketawa setannya, membuat murid-murid merinding ketakutan.
"Te-teme…" bisik Sasuke yang sedang menatap langit dari jendela.
"Hn"
"Sepertinya, guru-guru disini aneh semua." Bisik Naruto lagi.
"Hn" Sasuke hanya asyik memandan langit yang biri, sebiru mata Naruto.
"Dengarkan orang yang sedang berbicara dong! Dasar Teme!" bentak Naruto dengan nada yang kecil.
"Aku mendengarkan Dobe." Jawabnya.
"Huh!" Naruto hanya cemberut, dan terpaksa mengikuti pelajaran Kurenai-sensei dengan malas.
(x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x)
"Akhirnya selesai juga pelajaran , ukh! Aku benci !" ujar Naruto sambil menidurkan kepalanya di atas meja.
" pelajaran yang gampang Dobe." Jawab Sasuke.
"Bagimu gampang! Bagiku susah Teme!" ujar Narto kesal.
"Ah! Aku lupa, kalau otakmu itu, otak Dobe." Sindir Sasuke, membuat Naruto mendeath glare Sasuke.
"Jangan mentang-mentang kau pintar! Seenaknya mengataiku Dobe! Teme jelek!" jawab Naruto dengan nada yang marah.
"Hn"
"Argh! Lama-lama aku bisa gila, kalau sebangku denganmu!" ujar Naruto sambil mengacak-ngcak rambutnya sendiri.
"Hn, kau yang gila. Bukan aku." Jawab Sasuke dengan santai.
"Diam kau! Sasukecapantatayam!" Kali ini Naruto benar-benar marah akibat perkataan Sasuke.
"Hn"
"Haaah… mulai lagi mereka berdua." Kiba pun hanya bisa menghela nafas melihat mereka berdua yang bertengkar layaknya anak kecil.
"Hoaaahhmm… Biarkan saja mereka." Ujar Shikamaru.
Lalu tiba-tiba pintu kelas terbuka, dan menampilkan sesosok orang yang aneh. Memakai baju hijau dari atas sampai bawah, alis tebal, dan rambut yang seperti—err mangkok yang dibalikkan. *begitu kah?*.
"Anak-anak ku semua! Ayo kita kelapangan sekarang juga. Ganti baju kalian dengan baju olahraga, 10 menit kalian ganti baju. Jika telat kalian harus lari 15 keliling mengitari sekolah ini." Ujar Guru tersebut.
"Yosh! Bapak tunggu dibawah, semangat anak muda! Yahuuuu!" Guru tersebut pun berlari sekencang mungkin meninggalkan murid yang ber sweatdrop ria. Dan mereka pun cepat-cepat pergi keruang ganti untuk mengganti baju olahraga.
"Ada lagi guru yang aneh." Ujar Naruto.
"Woi! Nar! Ayo cepat ganti baju! Kalau telat, kita bakal lari 15 keliling lho." Ujar Kiba serta Gaara, Shikamaru, dan Sasuke yang sekarang sudah di depan pintu kelas.
"Iya tunggu!" dengan cepat-cepat, mereka pun pergi keruang ganti untuk mengganti bajunya dengan baju olahraga.
(x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x)
Di Lapangan Sekolah
"Yosh! Kalian hebat! Tepat waktu! Tidak ada yang telat, anak muda memang harus semangat!" Guru itupun menunjukkan jempolnya dan tersenyum ala iklan pepsodent, menampakkan deretan-deretan giginya yang sangat berkilau.
"Memang aneh!" ujar Kiba sewot.
"Yosh! Murid-murid, nama saya adalah Guy. Panggil saya Guru Guy. Okeh anak-anak." Jawabnya sambil menampakkan senyum ala pepsodentnya lagi.
"Guy? Nama yang aneh." Ujar Naruto.
"Iya, agak terkesan dengan nama 'gay'" timpal Kiba.
"Gay? Homo dong?" Ujar Naruto kaget.
"Sssttt! Jangan teriak-teriak Naruto!" ujar Shikamaru.
"Ups! Gomen-gomen." Jawabnya sambil menutup mulut dengan tangannya.
"Dasar Baka!" dengus Sasuke.
"Diam Teme!" jawab Naruto.
"Hn"
"Baiklah anak-anak! Kita mulai lari 10 keliling lapangan ini! Yosh!" ujar Guru Guy dengan semangat.
"Apaaa?" teriak murid-murid tersebut.
"Ayo mulai!" teriak Guru tersebut dengan semangat, lalu berlari dengan kecepatan penuh, membuat murid-murid membulatkan matanya melihat guru yang aneh itu berlari dengan cepat.
"Cepat sekali!" ujar Kiba cengok.
"Ayo! Anak muda! Cepat berlari, jika kalian tidak berlari, bapak akan memberikan hukuman berlari keliling lapangan sebanyak 20 kali!" ujar Guru tersebut sambil berlari dengan semangat.
Mau tidak mau, murid-murid pun langsung berlari mengitari lapangan sebanyak 10 kali.
(x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x-x)
". capek sekali!" ujar Kiba yang masih berlari mengitari lapangan sekolah.
"Hhh…Lapangan ini luas banget! Menyebalkan!" timpal Shikamaru.
"Huh! Iya, Sas kau tidak capek?" Tanya Kiba yang melihat Sasuke berlari dengan tenang.
"Hn, tidak." Jawabnya.
"Makan apa kau Sas? Udah 5 kali kita berlari mengitari lapangan sekolah yang luas ini, kau bilang tidak capek?" ujar Kiba panjang lebar.
"Hn"
"Ngomong-ngomong, Naruto mana?" Tanya Kiba.
"Tuh, disana." Jawab Gaara sambil menunjuk ketempat Naruto yang sedang berlari di belakang Guru Guy bersama anak yang berambut seperti guru Guy.
"Semangat masa muda! Ayo berlari secepat mungkin!" teriak Guru tersebut dengan semangat.
"Yosh! Baik sensei." ujar Naruto dan anak laki-laki yang rambutnya mirip seperti Guru Guy, anak itu bernama Rock Lee.
"Ayo!" teriak Guru itu sambil berlari dengan cepat, membuat Naruto serta Lee, mengikuti nya dengan semangat.
Mereka hanya bersweatdrop ria melihat Trio aneh yang sedang berlari dengan semangat. "Dasar Trio bego!" jawab Kiba dengan Sweatdrop nya.
"Dasar Baka dobe!" timpal Sasuke.
"Bodoh sekali!" jawab Gaara sambil melipat tangannya didadanya.
"Mendokusei!" ujar Shikamaru. Hanya kata-kata itu yang mereka lontarkan untuk Naruto yang semangat berlari mengikuti Guru aneh itu. Bukan mereka saja, para murid yang sedari tadi berlari, akhirnya berhenti dan melihat Guru olahraga serta Murid yang mengikutinya berlari.
"Ayo kita kalahkan matahari yang itu! Dengan semangat masa muda kita!" Ujar Guru tersebut memperlambat larinya dan menunjuk-nunjuk matahari yang silau itu.
"Yosh! Akan kami ikuti kemana pun Guru pergi!" ujar mereka berdua bersamaan.
"Bagus! Ayo kita kalahkan…!" jawabnya sambil berlari lagi dengan cepat.
"Haaaahh…Benar-benar bodoh!" Shikamaru,Kiba,Sasuke,dan Gaara menghela nafas melihat tingkah laku Naruto bersama dua orang aneh itu.
.
.
.
-TBC-
A/N:
Adegan disini, banyak sasunaru yang lagi berantem… tapi gak papa ^^, ntar juga bakalan jadian mereka, hohohoho.
Uum, gaje ya? Iya kan? Typo nya juga banyak kan? Trus pasti alurnya tidak mengerti? Ya kan?Aah! Mungkin kalian pasti nanya, kenapa sifat Kyuubi dan Gaara terlihat berbeda?
Jawabannya: karena, mereka berdua baru kenal, Kyuubi yang suka dengan Gaara, tapi Gaara tidak menyadarinya dan bersikap cuek. (menurut pink, di Film Naruto, Gaara sifatnya pendiam kan? ^^).
Tapi tenang saja, sedikit demi sedikit, mereka akan menampakkan sifat aslinya kok…^^, Mereka kan gengsi… *dirajam*.Umm, kalau masih mau nanya, siapa yang uke dan seme?
Jawabanya: Tentu saja Kyuubi adalah seme, dan Gaara adalah uke. ^^ … di chap selanjutnya sedikit demi sedikit, pink akan memunculkan sifat uke Gaara dan sifat seme Kyuubi.. ^^ , oke
Akhir kata Ripiu? Flame? Uhm, kalau nge flame saya dengan cara yang membangun, oke. ^^
Balasan Reviuw:
rhie_chan_no_midori: uum, akan pink perhatikan penulisannya.. ^^ , aah makasih sudah menyukai fict pink.. jadi terharu… hehehehee…
Sasuchi ChukaCukhe: uda pink baca kok.. :3 , hehehehe…
Ame_no_HaruHachi_Uzumaki_S_N_S: aah! Makasih… pink juga ketawa sendiri, pas adegan mereka lagi berantem… :3
sasunarus_lover: entah kenapa pink jadi kangen sama kamu hima… kapan kamu bisa OL? *malah curhat*.
Ari Muhammad Yunus: eh? O.O? kok ditendang ?
Kyukei_Hie_Ru: iya..iya.. ini pink tambahin Kyuugaa nya.
Hyuzumaki Emiya: gaje, benarkah? Kalau gaje knp dibaca? #plak. Hahaha, biarin saja si sasuke suka sama naruto. :3
yaoi_temedobe: AYoo!, hehehe, mmg… gak di film nya gak di fict lain, pertengkaran selalu mjd khas mereka… ^^
ElsNaru: ini sudah updet… XD … mohon ripiuwnya… #plak, sekalian give me love, *malah promosi*.
Hotaru Kanzaki: masih reader baru? O.O , semoga kamu mnjadi author yang baik di generasi berikutnya… *bhasanya*. Kamu sampai ripiuw 2kali? Pink salut sama kmu, oke ini udah updet…^^
Ladiers_EmoBlue: Ada orang ganteng! Ngeripiuw fict sayaaa…! *teriak pake toa*, iya michan pink akan jaga kesehatan pink, tenang aja… pink kuat kok…^^
Fi_suki_suki: sayang sekali, itachi gak ada.. *plak*, itachi sedang honey moon sama deidei *hah?*,
tsubasa_raa: yap! Ini uda updet Raa-chan *bolehkan?*… :3
