Title : Would you be my wife ?
Author : RiKyungie
Genre : Romance /?
Rate : T (Gs)
Cast :
Do Kyungsoo
Park Chanyeol
And other cast
"Cha-Chanyeol oppa ?" Chanyeol kaget saat yeoja itu memanggilnya. Apakah wajahnya memang begitu mudah untuk dikenali ? Kyungsoo yang berada di samping Chanyeol mengalihkan perhatian yeoja itu. Ia membantu sang yeoja berdiri.
"Apakah kau baik-baik saja agassi ?" Namun yeoja itu tidak menjawab dan tetap menatap Chanyeol seolah-olah memastikan kalau itu benar-benar Chanyeol.
"Ah maaf mungkin anda salah lihat. Saya bukan Chanyeol. Maaf kami buru-buru agassi" Chanyeol langsung menarik Kyungsoo membawanya menuju mobil yang tidak jauh dari mereka.
Tapi sepertinya yeoja itu tidak pantang menyerah, ia segera berlari dan mengejar mereka. Tiba-tiba yeoja itu berhenti mengejar, mungkin karena sia-sia saja mengerjarnya. Ia tidak kehilangan akal, dengan cepat ia memotretnya.
.
.
.
Desclaimer : Semua cast milik Tuhan, tapi cerita ini murni milik saya sepenuhnya ^^
Warning : Genderswitch, typo's bertebaran, cerita pasaran, cerita gaje xD.
No bash ! Yang kgak suka kgak usah baca !
Happy reading and Enjoy^^
.
.
.
Chapter 2 Is Up!
.
.
Chanyeol dan Kyungsoo bernafas lega saat mereka sudah berada di dalam mobil.
"Hampir saja" Ucap Chanyeol terengah-engah.
"Berpacaran dengan seorang idol memang harus ekstra sabar"
"Jadi kau menyesal berpacaran denganku hm?" Sepertinya Kyungsoo salah bicara tadi.
"Eung.. a-aniya bukan seperti itu maksudku" Kyungsoo berkata gugup. Dan itu membuat Chanyeol semakin ingin menggodanya.
"Lalu ?" Chanyeol berbisik ke telinga Kyungsoo. Membuat Kyungsoo merasakan geli. "Tidak apa-apa, cepat jalankan mobilnya Chanchan"
"Oke, kita lanjutkan masalah ini di apartementmu" Seringaian muncul di wajah Chanyeol dan itu membuat Kyungsoo bergidik ngeri.
.
.
Chanyeol membuka pintu mobil kemudian membuka seatbelt Kyungsoo mengangkatnya dan masuk ke dalam apartement Kyungsoo. Kyungsoo ketiduran saat di tengah perjalanan karena kelelahan mungkin.
Membaringkan Kyungsoo di atas ranjang kamarnya. Mengecup dahinya lama kemudian keluar menuju ruang televisi yang ada di apartement kekasihnya. Memencet tombol power dan seketika matanya membulat saat melihat berita dirinya yang sedang bersama seorang yeoja. "Seorang member dari salah satu boyband tekenal terlihat sedang berkencan di sebuah Cafe dengan seorang gadis. Gadis itu belum diketahui identitasnya. Menurut pengakuan dari fans tersebut ia melihat seorang namja yang mirip dengan Chanyeol. 'Walaupun ia memakai masker tapi aku sangat yakin kalau itu dia. Wajahnya familiar dipandanganku karena aku juga mengidolakannya. Tapi aku tidak melihat dengan jelas wajah gadis yang digandeng mesra olehnya karena ia juga memakai masker saat itu' Ungkap fans tersebut. Siapakah kira-kira gadis itu ? apakah dia benar-benar kekasihnya ? Dan kira-kira apa tanggapan para fans jika mengetahui hal ini ? Kita tunggu saja berita berikutnya"
Berita itu juga menampilkan sebuah foto 2 orang yang seperti sedang berlari yang membelakangi kamera menuju sebuah mobil.
Chanyeol nampak tak percaya dengan berita yang sedang di siarkan. Secepat itukah beritanya menyebar ?. Tapi ia berusaha setenang mungkin.
Tiba-tiba ponselnya berdering. Langsung saja ia mengangkatnya.
"Yeoboseyo" –Chanyeol
"Kau dimana ?" Terdengar suara dingin dari seberang telepon
"Aku di apartement Kyungsoo, waeyo ?"
"Yak! Park Chanyeol cepat kemari. Apa kau belum tau tentang berita itu huh."
"Aku lebih tua darimu panggil aku hyung! Aku sudah mendengarnya"
"Kalau sudah tau kenapa kau sesantai ini Park. Cepat kemari"
"Arraseo aku akan ke sana segera" Pip. Chanyeol memutuskan sambungannya secara sepihak
Mengambil kunci mobil yang tadi di letakkan sembarang di atas meja. Kemudian berlari menuju mobilnya. Ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, ia tidak mau buru-buru karena bisa saja ada polisi yang sedang patroli dan melihatnya. Bisa gawat kan '-'
Sesampainya di depan dorm, Chanyeol langsung berlari tergesa-gesa memasukinya . Saat baru 2 langkah memasuki dorm Chanyeol disambut oleh tatapan tajam dan mengintimidasi dari member lain. Ia hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan tersenyum canggung.
"Yak! Park Chanyeol kenapa kau terlalu ceroboh! ?" Seru Sehun tanpa embel-embel Hyung
"Ya ampun Park kenapa kau bisa membuat masalah disaat yang tidak tepat begini huh!" Kali ini sang leader yang berkata.
"Kau tidak tau tempat !" Tambah Kai. Sedangkan member yang lain hanya diam tapi tidak menghilangkan tatapan tajam mereka.
Chanyeol diam tak berkutik, ia melirik D.O tapi yang ia dapat tatapan seolah berkata 'Awas saja kalau sampai terjadi apa-apa dengannya'
'Glek' Chanyeol menelan ludahnya dengan susah payah.
"Diam! Ini semua sudah terjadi, sebaiknya kita mencari jalan keluarnya." Ucap sang manager menengahi.
.
.
Ponsel milik Kyungsoo berdering, dan itu sukses membangunkan sang pemilik. Ia meraba-raba mencari ponsel itu dengan keadaan mata yang masih terpejam. Saat sudah memegangnya langsung saja ia menjawab panggilan itu tanpa melihat siapa yang menelepon.
"Do Kyungsoo!" Ucap orang yang berada di ujung telepon dengan nada suara sidikit tinggi.
"Eng.." Hanya gumaman yang keluar dari bibir yeoja itu.
"Yak! Kyungsoo! Kenapa ini bisa terjadi." Ucap D.O –orang itu– meninggikan suaranya.
Kyungsoo langsung membuka matanya dan melihat siapa yang menelepon.
"Yak! Jangan berteriak!"
"Kenapa semua bisa terjadi !"
"Apa maksudmu! Kenapa tiba-tiba kau membentakku seperti itu huh!" Kyungsoo ikut tersulut emosinya. Jelas saja ia emosi, ia baru saja bangun dan langsung mendapat teriakan-teriakan tidak jelas.
"Kenapa kalian bisa tertangkap kamera ? Wae ? Bukankah aku sudah bilang, jangan berkencan di tempat yang ramai! Itu akan berbahaya"
"A-apa ?"
"Kau benar-benar tidak tau, kemana saja kau. Berita Chanyeol denganmu sedang menjadi topik terhangat hari ini"
"MWO! Bagaimana bisa ?" teriak Kyungsoo. Dengan reflek ia bangun dari posisi tidurnya.
"Apa kau bertemu seorang fans saat keluar dari cafe siang tadi ?" Tanya D.O
Kyungsoo diam mencoba mengingat kejadian tadi siang. Ah dia ingat tadi siang saat keluar dari cafe ada seorang yeoja yang tak sengaja menabrak Chanyeol. Kemudian ia menjelaskan secara detail pada saudara kembarnya.
"Untuk sementara kalian jangan bertemu dulu ara ?"
"T-tapi op–"
"Tidak ada tapi-tapian Kyungsoo!" Ucap D.O final. Memutuskan panggilan itu tanpa memberikan kesempatan pada Kyungsoo melakukan negosiasi/?.
Kyungsoo menggigit bantal yang tadi menjadi alas bagi kepalanya untuk melampiaskan kekesalannya pada kakak satu-satunya itu.
"Dasar pororo jelek" umpat Kyungsoo.
Sedetik kemudian ia mengambil ponsel yang tadi dilemparkannya. Mengetik sebuah pesan untuk sang kekasih.
To : Dobi Park
-Apa yang sebenarnya terjadi oppa ?-
Kyungsoo menunggu balasan pesan yang tadi di kirimnya. Tapi ini sudah 10 menit berlalu Kyungsoo menunggu dan tak ada balasan. Ia mulai gelisah tapi ia juga penasaran tentang beritanya dengan kekasihnya. Kemudian bangkit dari ranjang menuju meja yang berada di kamarnya. Membuka laptopnya dan browsing.
Ia membulatkan matanya saat menemukan berita itu dan membuka postingan itu.
Disana terpampang foto dirinya dan Chanyeol sedang berlari. Untung saja foto itu di bidik dari belakang sehingga tidak memperlihatkan wajah keduanya. Kyungsoo hanya membaca berita itu sekilas kemudian membaca komentar-komentar dari postingan itu.
Lagi-lagi Kyungsoo membulatkan mata burung hantunya. Ia melihat banyak komentar-komentar negatif untuk dirinya seperti 'Gadis itu tak pantas untuk Chanyeolku!' 'Berani-beraninya kau mendekati Chanyeol oppa! Apa kau gadis murahan hah ?!' atau 'Apa kau belum pernah diteror ? aku akan menyuruh sesaeng fans untuk menerormu kalau kau tak menjauhi Chanyeol kami. Camkan itu!' dan komentar-komentar negatif lainnya.
Hati Kyungsoo berdenyut nyeri seperti ada ribuan jarum yang menusuknya, tapi itu lebih lebih sakit. Cairan bening mulai menetes dari kedua matanya membahsahi kedua pipi chubbynya.
Kyungsoo POV
Ya Tuhan apa yang harus ku lakukan. Disatu sisi aku sudah terlanjur mencintainya kalau aku melepaskannya bukankah aku menyakiti perasaanku sendiri dan perasaannya juga? tapi disisi lain lebih banyak orang yang tersakiti. Aku tau mereka berkata seperti itu karena mereka itu sakit mendengar berita seperti ini. Aku tau karena aku dulu juga pernah merasakan hal yang sama. Mengagumi seseorang bahkan tanpa sadar mencintainya dan mengklaim kalau idola itu sebagai pacar, suami, bahkan selingkuhan *curhatan author. Abaikan -,-
Rasanya sakit saat melihatnya menggandeng mesra seorang yeoja. Dan rasa emosi akan muncul dengan sendirinya. Tapi bukankah seorang fans akan selalu mengusahakan kebahagiaan untuk idolanya dengan cara apapun?. Seharusnya fans mendukung apapun yang membuat idolanya bahagia termasuk sebuah hubungan cinta idolanya tersebut. Tapi jika fans itu malah menentang kisah asmara sang idola bukankah itu membuat sang idola merasa tertekan ?
Aku akan memahami kalian –fans Chanyeol – . Jika kalian tidak suka dengan hubungan ini, aku bisa mengakhirinya. Tenang saja.
Kyungsoo POV End
Tok...tok..tok..
Terdengar sebuah ketukan dari luar kamar Kyungsoo.
"Chagiya... apa kau ada di dalam ?" tanya seorang yeoja paruh baya.
Kyungsoo segera menghapus airmatanya, melihat dahulu pantulan wajahnya di cermin. Memastikan kalau wajahnya tidak terlihat seperti habis menangis. "Ne. eomma.."
"Eomma masuk ne" Yeoja paruh baya itu adalah eomma Kyungsoo.
"Aigoo, kenapa kau tak membukakan pintu untuk eomma hm ? apa kau tidak mendengar suara bell yang eomma bunyikan berkali-kali."
"Bukankah eomma tau passwordnya. Biasanya eomma juga akan masuk tanpa permisi terlebih dahulu"
"Hehe.." Nyonya Do mengeluarkan kekehannya.
"Eomma kenapa kemari? Apa ada sesuatu hal penting yang akan eomma sampaikan?" Tanya Kyungsoo. Biasanya sang eomma akan berkunjung ke aprtemennya setiap hari kamis dan minggu. Tapi sekarang hari Selasa, pasti ada hal penting yang ingin di sampaikannya.
"Eomma khawatir padamu setelah mendengar berita tentang kau dan Chanyeol. Eomma tau kalau yeoja itu kau" Ucap Nyonya Do khawatir.
"Aku tidak apa-apa. Eomma tenang ne, semuanya pasti akan baik-baik saja"
"Tapi eomma tidak bisa tenang sayang"
Kyungsoo memeluk eommanya erat. Melepaskannya lalu menatap sang eomma dengan senyuman terbaiknya, mencoba untuk meyakikannya.
"Lalu apa kau sudah membicarakannya dengan Chanyeol ?" Tanya sang eomma kembali.
"Belum. Tadi setelah aku mendapat berita dari D.O oppa aku mengirimi pesan tapi sampai sekarang belum di balas"
"Mungkin Chanyeol sedang sibuk saat ini. Kau tetap percaya padanya ne. ingat kalian itu sudah menjalin hubungan cukup lama" Kini giliran Nyonya Do yang menghibur sang putri.
"Ne eomma aku selalu percaya padanya" Tapi aku tidak janji akan mempertahankan hubungan ini tambah Kyungsoo dalam hati.
.
.
.
Saat ini Chanyeol sedang berada di kamar Kai dan D.O. Ia sedang membicarakan tentang skandalnya dengan D.O. Sedangkan Kai sedang tidur pulas dengan posisi yang cukup memprihatinkan.
"Apa yang akan kau lakukan setelah ini ?" Tanya D.O
Chanyeol menghembuskan nafasnya dan menatap orang yang berada di sampingnya.
"Mungkin aku akan menyetujui usul sajangnim"
"Tapi kau akan menyakitinya ! Kau sudah berjanji padaku tidak akan menyakitinya! Kalau aku tau kejadiannya akan seperti ini aku tidak akan merestui hubungan kalian." D.O berkata dengan nada suara sedikit tinggi.
"Pelankan suaramu. Nanti yang lain bisa mengetahuinya"
D.O berusaha untuk mengendalikan emosinya agar tidak tersulut.
"Kalau kau menyetujuinya. Lebih baik kau jangan pernah bertemu dengannya lagi. Anggap saja kalau kau tak pernah mengenalnya."
"Aku benar-benar bingung D.O-ya. Padahal tadi siang saat aku bertemu Kyungsoo di Cafe, kami juga sempat membicarakan tentang hal ini. Kyungsoo takut jika fans'ku tak menyutujui hubunganku dengannya..." Chanyeol menjeda kalimatnya.
"Aku menenangkannya dengan sebuah alasan yang sudah ku persiapkan sejak dulu. Tapi mungkin kau tak akan pernah menyetujuinya dan menganggap alasan ku itu sangat konyol"
"Alasan apa ?" Tanya D.O penasaran.
Chanyeol menghela nafas dahulu sebelum mengungkapkannya.
"Tidak!. Bukankah aku pernah bilang padamu? Kalau aku tak akan membiarkan orang-orang mengetahui tentang keluargaku. Aku tak ingin menyusahkan mereka" D.O menolak mentah-mentah pendapat Chanyeol.
"Tapi bukankah alasan itu cukup untuk membuat mereka menerima Kyungsoo sebagai kekasihku ? mereka pasti tak akan menyakitinya!"
"Sekali aku bilang tidak tetap tidak!"
D.O mengakhiri ucapannya dan berlalu pergi dari kamar. Kalau ia lama-lama disana mungkin emosinya akan benar-benar membludak. Ya walaupun D.O orang yang cuek tapi sebetulnya ia sangat perhatian pada adik satu-satunya itu.
Brak..
Suara pintu tertutup dengan sedikit kasar. Dan membuat orang yang sedang tidur di dalam kamar membuka matanya.
"Jangan berisik Hyung" Ucap Kai entah pada siapa.
"Aku bahkan tidak melakukan apa-apa Kkamjong!"
"D.O Hyung kau dimana eoh. Kenapa membiarkan telinga lebar ini berada di kamar kita" Ucap Kai setengah sadar dan kembali memejamkan matanya lagi.
Chanyeol yang melihat itu hanya berdecak. "Dasar Kkamjong hitam. Pekerjaannya cuma tidur"
"Aku masih mendengarnya Park. Dan apa kau bilang tadi? Kalau sudah memanggilku Kkamjong jangan ditambah embel-embel hitam!" Kai bangun dari tidurnya dan menatap orang didepannya dengan tatapan tajam.
"Hahaha..." Chanyeol tertawa, walaupun yang terdengar hanya tawa yang hambar. Ia sebenarnya sedikit takut dengan tatapan orang yang ada di depannya. Tapi ia mencoba untuk biasa saja.
"Asal kau tau. Hitam begini banyak yang suka. Tubuhku terlihat lebih sexy hyung" Kai mengakhiri ucapannya dengan sebuah smirk. Dan kembali membenamkan dirinya di antara bantal-bantal.
Chanyeol langsung buru-buru keluar dari kamar itu. Ia bisa gila kalau meladeni orang semacam Kai.
.
.
.
Malam harinya Kyungsoo tidak bisa tidur, dan biasanya kalau ia tak bisa tidur begini Chanyeol akan selalu menemaninya walaupun hanya lewat sebuah percakapan melalui telepon. Tapi kali ini berbeda, Chanyeol tidak menghubunginya sama sekali.
Drrttt...Drrrtttt...
From : Dyororo
Buka pintunya, aku berada di depan apartemenmu
Kyungsoo melihat jam yang berada di nakas dekat ranjangnya 11:45.
"Dasar tak tau waktu untuk bertamu huh" Gerutu Kyungsoo.
Kyungsoo mengikat rambutnya dengan asal dan segera keluar untuk membukakan pintu untuk sang kakak.
Cklek.. pintu apartement terbuka.
Menampilkan 2 orang namja dengan tinggi yang berbeda. Salah satu dari mereka membulatkan matanya saat melihat pintu terbuka.
"OMO! Apa aku tidak salah lihat hyung ?" Tanya namja yang lebih tinggi dari namja yang satunya.
D.O hanya menatapnya malas. "Aku mempercayaimu Kai. Dan jangan banyak bertanya, nanti aku akan menjelaskannya" Ucapnya.
Kai yang mendengar itu hanya menurut, karena ia melihat wajah Hyungnya yang sedang serius.
Kai adalah orang yang menemani D.O ke apartement adiknya. Ah lebih tepatnya memaksa, karena katanya ia tidak mau di tinggal sendiri di kamarnya.
Flashback
"Kau mau kemana Hyung" Tanya Kai saat melihat D.O terlihat sedang memakai jaket.
"Aku ada urusan sebentar"
"Aku temani ne" Kai mendekati D.O
"Tidak usah . Aku hanya pergi sebentar"
"Aku tak mau di kamar sendiri Hyung. Jebalyo" Rengek Kai dan Ia hampir mengeluarkan aegyonya tapi segera dihentikan D.O karena ia benar-benar tidak mau melihat Kai beraegyo.
"Tapi kau harus janji Kai, apapun yang kau lihat nanti kau jangan membicarakannya pada siapapun. Termasuk member lain. Ara ?" Kai mengangguk semangat
Flashback end.
"Waeyo oppa ? Kenapa oppa datang malam-malam seperti ini huh. Mengganggu saja" Ucap Kyungsoo sebal terhadap orang yang berada di hadapannya.
"Tak bisakah kau membiarkan kami masuk dulu"
"Masuklah"
Mereka sekarang sedang duduk di sofa yang berada di sebuah ruangan yang telihat seperti ruangan santai. Keheningan tercipta selama beberapa menit, dan sebuah suara memecahkan keheningan tersebut.
"Aku ingin membicarakan tentang berita itu"
.
.
.
Annyeong yeorobeun ^^
Maaf sangat lama updatenya -,-
Dan mungkin untuk seterusnya juga akan begitu. Maafkan saya T.T
Dan saya minta maaf lagi karena terlalu pendek dan ceritanya ngawur T.T
Terimakasih yang udah review ^^
Review egen xD
