FF KyuMin / Street Racer / Yaoi / Part 2
Author : Sii Hyun EvilBaby KyuMin
Pairing : KyuMin
Other cast : All member Super Junior
Genre : Yaoi, action
Ratting : T for this chapter
Disclaimer : Sungmin milik Kyuhyun, Kyuhyun milik Sungmin, author milik KyuMin XD
Warning : Gaje,Abal,Typo, sedikit kekerasan maka anak kecil di harapkan jangan baca
Summary : Kyuhyun adalah seorang pembalap jalanan, ia memiliki Genk bernama Devil Racer. Dan 3 Genk saingannya The Gold Dragon, White Angel dan Sexy Road.
^^KyuMin In Action^^
Author poV
Sungmin kembali ke apartemennya dengan kesal, bagaimana tidak? Ia telah di kalahkan oleh seorang bocah, dan lebih parahnya ia di goda seakan ia adalah seorang yeoja. Hei meskipun wajahnya manis dan ia menyukai warna pink ia tetaplah seorang namja!
"Sial! Bocah itu sangat menyebalkan! Dia pikir aku yeoja murahan apa?!" Sungmin tak hentinya menggerutu dan mengumpat namja yg telah sukses mengalahkannya.
"Aisshh mobilku benar – benar lecet, besok aku harus menemui Kibummie." Sungmin teringat mobil Mazda RX-8 nya yg kini telah di lecet di sekujur bodynya.
"Untung aku mengikuti saran Wookie, kalau tidak mobil Lamborgini kesayanganku yg akan bernasib seperti Mazda RX-8 itu."
Sorry Sorry Sorry Sorry Nigashi wa shinai saNigirishimetate wa hanasanai yo Baby~
Sungmin masih sibuk bermonolog sampai terdengar suara nada dering HP Sungmin yang berbunyi. Buru – buru Sungmin beranjak dan merogoh sakunya, mengeluarkan HP-nya. Terdapat 1 panggilan dari nomor yg sama sekali tak Sungmin kenali.
"yeoboseyo." Sungmin akhirnya mengangkat telpon itu.
"Hei manis.."
Mata Sungmin membulat sempurna mendengar suara seseorang yg menelponnya, ia ingat siapa orang yg beraninya memangil dirinya dengan pangilan yang menurut Sungmin memuakan.
"Cho Kyuhyun!." Pekik Sungmin.
"Ternyata kau mengingatku ya? Hahaha aku tersanjung.." Sungmin semakin muak mendengar suara tawa nista Kyuhyun.
"Apa maumu? Darimana kau tahu nomor ponselku?!" Tanya Sungmin.
"Hal mudah bagiku untuk mendapatkan nomor ponsel ketua Genk Sexy Road yg manis sepertimu." Kyuhyun malah menggoda Sungmin.
"Sialan! Cepat katakaan apa maumu sebelum ku tutup telpon ini?!" Maki Sungmin jengkel.
"Baiklah, aku hanya ingin memberitahumu tempat kita balapan nanti. Kawasan kota tua di pinggir kota seoul pukul 12 tepat lusa nanti, eotte?" Akhirnya Kyuhyun mengtakan tujuannya menelpon Sungmin.
"Baik aku setuju."
"Sampai bertemu di sana Baby Mi-"
Piiip
Sungmin segera memutus sambungan telpon dari Kyuhyun sebelum Kyuhyun menyebutnya dengan panggilan memuakan itu.
"Dasar namja gila!." Umpat Sungmin seraya membanting HP-nya ke kasur.
"Hah lebih baik aku mandi untuk menenangkan pikiranku." Gumam Sungmin dan berjalan menuju kamar mandinya.
Di lain tempat, Kyuhyun tengah tertawa penuh kemenangan karna telah berhasil menggoda Sungmin. Ketua Genk sexy road yg menurutnya sangat manis. Kyuhyun mendapatkan nomor Sungmin dari Donghae, salah satu anggotanya yang terkenal sebagai 'pelacak'.
"Berhati – hatilah Kyu, walaupun penampilannya sangat manis tapi kemampuannya tidak bisa di remehkan." Nasehat Siwon, yg melihat Kyuhyun sangat menikmati mengganggu namja penyuka warna pink itu.
"Tenanglah hyung, akan ku buat dia tak berkutik di bawah kendaliku." Ucap Kyuhyun percya diri.
"Ku dengar Sungmin baru kembali dari jepang, dan selama di jepang ia telah mempelajari teknik drift." Ujar Donghae.
"Itu takkan berguna di sini, rata –rata jalur track di seoul tidak memiliki tikungan yang terlalu tajam." Ucap Kyuhyun.
"Ya itu kalau di seoul, bagaimana jika nanti dia menantangmu di daerah pegunungan, bukankah jalanan di pegunungan itu berkelok – kelok dan memiliki banyak tikungan tajam?" tanya Yesung.
" Tidak akan ku biarkan, selama ini aku yg selalu menentukan track balapannya." Jawab Kyuhyun.
"itu karna kau selalu menang, bagaimana jika suatu saat kau kalah?" Tanya Siwon.
"Aku takkan pernah kalah!." Jawab Kyuhyun sedikit berteriak.
Semua terdiam tak berani membalas Kyuhyun, Kyuhyun akan sangat mengerikan jika sudah marah. Kyuhyun pun memutuskan untuk pergi meninggalkan markasnya.
"Anak itu masih saja keras kepala." Ucap Siwon.
"Ia hanya memikirkan bagaimana caranya untuk memenangkan balapan, tanpa memikirkan keselamatannya. Kadang aku selalu khawatir padanya jika sedang balapan." Ujar Yesung.
"Itu keputusan Kyuhyun dan itu resikonya, ia yg memutuskan menjadi seorang street racer." Donghae menatap kosong ke arah pintu yg baru saja Kyuhyun lewati.
Author poV end
Kyuhyun poV
Menatap matahari terbit hari ini rasanya hatiku kembali tenang, setelah malam yg melelahkanku dengan berbagai track yg harus aku lalui. Aku teringat sedikit percakapanku dengan anggota Genk sekaligus hyung – hyungku malam kemarin.
Aku akan selalu menjadi pemenang, tidak perduli bagaimanapun caranya. Aku akan tetap menjadi pemenang di setiap balapan. Aku berjanji akan mempertahankan reputasi yg telah susah payah aku raih.
"Hei, apa kau yg bernama Cho Kyuhyun?" saat aku tengah merenung di taman yg biasa ku datangi, tiba – tiba ada seseorang yg sepertinya berkewarganegaraan China memangilku.
"Iya, ada perlu apa?" Jawabku dingin.
"Aku ingin bergabung bersama Genk-mu." Ucapnya.
Aku sedikit terkejut, ada orang yg dengan beraninya mengatakan padaku ingin bergabung bersama genk-ku. Apa dia tak tahu resiko bergabung dengan Genk-ku eoh?
"Bisa apa kau ingin bergabung dengan Genk-ku?" Tanyaku dengan nada meremehkan.
"Bagaimana jika kita balapan, jika aku berhasil menang darimu. Maka aku akan bergabung dengan Genk-mu?" Jawabnya, lalu menantangku balapan.
"Baik aku setuju, kapan dan dimna kita balapan?" Tanya dan jawabku menyanggupi tantangannya.
"Di sini, di tempat ini, detik ini. Bagaimana?" Hmm..nyalinya boleh juga. Baiklah akan ku tunjukan padanya.
"Deal." Ujarku dan segera masuk ke dalam mobilku.
"Kita bertanding 1 LAP saja, berputar mengelilingi taman ini. Bagaimana?" Tanyanya lagi.
"Sudah jangan banyak bicara, cepat masuk ke dalam mobilmu dan selesaikan ini." Ujarku. Ia pun mengangguk dan melangkah menuju mobilnya yg terparkir di sebrang.
Aku lihat ia menggunakan mobil CLK 500 berwarna silver hitam, dan body depannya menyerupai taring ular. Apa namja china ini menyukai ular? Di body sampingnya pun terdapat gambar ular yg tengah menyemprotkan bisanya. Mobil yg cukup mengerikan jika di lihat dari body-nya.
"Kau siap?" Tanyaku padanya. Ia hanya mengangguk dari dalam mobilnya.
"Pada hitungan ketiga, jalan.. 1,2,…3."
SIIINGG!
Tepat di saat hitungan ketiga, kami menancap gas dan memulai balapan ini. Sebenarnya balapan di pagi buta seperti ini cukup beresiko kami akan tertangkap polisi. Tapi namja china itu akan menganggap remeh diriku jika tidak menerima tantangannya. Lagi pula sudah lama aku tidak berbuat kerusuhan di kota.
BRAKK!
"hahaha rasakan kau!" Aku tersenyum senang saat aku dengan sengaja menabrak sisi kanan body mobilnya, membuat mobilnya agak kehilangan keseimbangan.
Aku menambah kecepatanku dengan mengalihkan koplingku ke level dua dan menacap gas sedalam – dalamnya. Akan sangat mudah bagiku memenangkan balapan kali ini karna hanya 1 LAP mengelilingi taman yg luasnya tidak lebih dari 10 KM.
CKITTT
BRAK!
"Aishh sial!" Aku sedikit tersentak saat dari arah belakang mobil CLK 500 itu menabrak mobilku. Namja china itu tampak menyeringai.
Aku menambah maneuver kecepatan mobilku saat finish sudah hampir sampai, entah apa yg namja china itu rencanakan. Sampai sekarang ia tak kunjung melewati mobilku, padahal jalan di sisi kananku terbuka lebar.
"Dasar bodoh, menyia-nyiakan kesempatan. Atau mungkin ia takut?" Aku tersenyum penuh kemenangan saat finish telah berada di depan mata..
SRETT
PUSH
"What the!"
Sial! Namja china itu menggunakan NOS saat hendak mencapai finish! Ia curang! Aishh aku tidak bisa terima ini!
Kami keluar dari mobil masing – masing, ia tersenyum angkuh kepadaku.
"Kau!"
BRUGH!
"Kau curang!"
Tanpa pikir panjang langsung saja ku layangkan tonjokan ke wajah orientalnya, membuat ia agak limbung.
"Hei! Aku tidak curang! Itu namanya teknik!." Teriaknya.
"Persetan dengan teknik kampunganmu! Kau tetap saja curang! Menggunakan NOS saat hendak mencapai finish!." Aku balas berteriak dengan marah.
"Salahmu sendiri membuka celah bagiku untuk melewatimu." Ujarnya sambil menyeringia.
"Kau!" Aku bersiap melayangkan tinjuku lagi..
"Biarkan aku bergabung dengan Genk-mu, maka berita kekelahanmu hari ini aman di tanganku."
Aku langsung menghentikan tanganku yg hendak menonjok wajahnya, aku terdiam dan berfikir sejenak. Jika aku tidak menuruti keinginannya maka nama baikku sebagai ketua Genk paling di segani di korea yg tak pernah kalah sekalipun dalam balapan akan tercoreng.
"Bagaimana?" Tanyanya lagi.
"Baiklah, kau ikut denganku." Jawabku dengan terpaksa, mungkin takkan ada ruginya menambah 1 orang anggota lagi. Kulihat ia cukup berbakat dalam teknik licik dalam memenangkan balapan.
Kyuhyun poV end
Sungmin poV
Uhk sial! Aku jadi mimpi buruk gara – gara semalam aku di telpon oleh bocah sombong itu! Benar – benar merusak mood-ku pagi hari ini.
"Hyung aku sudah memeriksa mobilmu, ada sedikit masalah dengan mesinnya." Ujar Kibum, yahh saat ini aku tengah berada di bengkelnya untuk memeriksakan keadaan mobilku yg rusak akibat balapan kemarin.
"Cho Kyuhyun itu benar – benar menyebalkan! Awas saja, aku akan menuntut balas darinya! Pokoknya mobilku harus di perbaiki olehnya!." Teriakku geram.
"Tenang hyung, kau pasti bisa mengalahkannya." Ucap Wookie berusaha menenangkanku yg tengah emosi.
"Iya hyung, kau tak perlu khawatir. Aku akan membantumu mengalahkan Cho Kyuhyun itu!." Ujar Eunhyuk.
"Bagaimana caranya?" Tanya Wookie, aku hanya diam saja masih berusaha menetralkan emosiku.
"Hehehe entahlah.." jawab Eunhyuk sambil menggaruk tengkuknya, aku hanya mendelik mendengar ucapannya.
"Sudahlah Sungmin hyung, aku yakin kau pasti bsa mengalahkannya dengan kemampuanmu. Bukankah dulu kau juga pernah menjadi ketua Genk yg paling di segani di seoul?" Ujar Kibummie, hmm.. benar yg di katakana Kibum. Tapi itu sudah lewat 4 tahun yg lalu, apa mungkin kemampuanku masih sama seperti dulu?
Saat di jepang, aku tidak begitu sering mengikuti track – track seperti saat di korea. Aku hanya mempelajari drift saja, dan itu pun hanya iseng ku pelajari dari temanku yg sama – sama seorang street racer di jepang sana.
"Pokoknya hyung tenang saja, aku yakin Kibummie pasti bisa menyulap mobilmu menjadi mobil super cepat!." Ucap Wookie dengan ceria, aku tersenyum mendengarnya. Perlahan mood-ku mulai membaik..
"Permisi!." Kami semua berhenti mengobrol saat mendengar suara seseorang.
"Biar aku yg lihat." Ujar Kibum.
Aku,Wookie dan Eunhyuk menunggu dan kembali melanjutkan obrolan kami. Tak berapa lama Kibum kembali dengan seorang namja berwajah oriental yg menurutku terlihat imut.
"Siapa itu Kibummie?" Tanya Wookie.
"Entahlah, ia ingin menemui Sungmin hyung." Aku terkejut mendengar jawaban Kibum, namja china ini ingin bertemu denganku? Aku kan tidak mengenalnya, untuk apa ia ingin menemuiku?
"Siapa kau?" Tanyaku dingin.
"Annyeonghaseyo, Henry Lau imnida. Aku ingin bergabung dengan anggota Genk kalian." Dia memperkenalkan dirinya sekaligus mengutarakan tujuannya ingin menemuiku.
"Woaahh kau ingin bergabung bersama kami?" Tanya Eunhyuk antusias.
"Eumm..bisakah?" Jawab dan tanyanya balik.
Di lihat dari penampilannya sepertinya umurnya masih muda, hmm..aku tidak bisa sembarangan menerima anggota. Aku harus mengujinya dulu.
"Kau bisa bergabung dengan kami jika kau bisa menang balapan dari Eunhyuk." Jawabku.
"Mwo?! Kenapa harus melawanku?" Tanya Eunhyuk.
"Aku sedang malas balapan." Jawabku singkat.
"Baik, aku setuju." Jawab namja bernama Henry ini.
"Sudah, kalau Eunhyuk hyung tidak mau. Biar dia melawanku saja." Ujar Wookie.
"Terserahlah, aku hanya ingin melihat kemampuannya saja." Jawabku.
Henry pun setuju untuk melawan Wookie, tapi karna aku sedikit khawatir dengan Wookie maka aku putuskan untuk ikut bersama Wookie. Sekalian melihat kemampuan bocah china itu.
mobil Henry adalah Evolution VIII, aku rasa kurang cocok dengan tubuh mungilnya. Seharusnya ia memakai mobil Clio atau Viper yg lebih mungil. Itu akan lebih cocok dengannya.
"Baik kita hanya berlomba 1 LAP saja mengelilingi sekitar daerah sini. Jika kau bisa mengalahkan Wookie, kau ku terima menjadi anggota." Aku pun menjelaskan sedikit aturan pada Henry.
"baiklah." Jawabnya yakin.
Kibum berdiri di tengah jalan dan bersiap memberi aba – aba, Henry dan Wookie sudah mulai menstarter mobil mereka.
"READY? GO!"
SINGG!
Begitu Kibum memberi aba – aba dengan mengibarkan bendera putih, Henry dan Wookie langsung tancap gas meninggalkan garis start.
"Wookie, hati – hati. Jangan sampai kau menabrak." Aku mengingatkan Wookie untuk tetap hati – hati. Jalanan sekitar bengkel Kibum cukup banyak di pagi hari seperti ini. Apalagi jalan di sini banyak beelokan dan tikungannya, yahh walau tidak terlalu tajam.
"Tenanglah hyung, serahkan padaku." Ujar Wookie.
Aku kembali diam di kursi samping kemudi yg tengah di kendalikan Wookie, sesekali menengok kesepion untuk melihat mobil Henry.
"Bocah china itu payah." Ucapku saat melihat tak ada tanda – tanda kemunculan mobilnya.
"WOOKIE AWAS!"
CKITT!
"Hyaaaa bocah itu mengagetkanku!" pekik Wookie.
Pantas Henry tidak ada di belakang, ia memotong jalan dan tiba – tiba muncul di depan mobil Wookie. Hampir saja tadi Wookie menabraknya.
"Sial! Bagaimana ini hyung? Aku tidak bisa menyusulnya." Tanya Wookie.
"Biarkan saja, kurasa dia memang memiliki kemampuan." Jawabku enteng.
"Hyung, kau benar – benar akan memasukannya ke dalam Genk?" Tanya Wookie sambil tetap menyetir.
"Sudahlah, perhatikan saja jalannya." Jawabku dan Wookie pun kembali focus pada jalanan.
Dan pada akhirnya Henry memang berhasil mengalahkan Wookie, ia cukup pintar dengan menggunakan jalan pintas. Aku rasa dia bisa menjadi tambahan yg bagus untuk memperkuat Genk-ku.
"Baiklah Henry-ssi, kau ku terima masuk ke dalam Genk."
"Gamsahamnida Sungmin hyung."
Aku hanya tersenyum menanggapi ucapan terima kasih Henry.
Sungmin poV end
Author poV
Sementara itu, di markas Genk The Gold Dragon. Hangeng tampak sedang menerima telpon dari seseorang. Heechul yg duduk di sofa hanya memperhatikan kekasihnya itu sambil mengelus kucing kesayangannya.
"Bagus Henry, jangan lupakan tugasmu."
"Zhoumi juga sudah masuk ke dalam Genk Kyuhyun"
"Baik, aku tunggu kabar baik selanjutnya"
Piip
"Hahahaha tak ku sangka Henry dan Zhoumi masuk dengan mudah ke dalam Genk mereka, apa Kyuhyun dan Sungmin yg terlalu bodoh ya? Hahaha.." Tawa Hangeng senang.
"Hannie-ah, jangan berisik! Heebum sedang tidur!." tegur Heechul.
"Mianhae Heenim, aku terlalu senang." Ucap Hangeng dan ikut bergabung bersama kekasihnya.
"Kau seharusnya jangan menganggap ketua Genk – genk itu bodoh, anak buahmu saja yang licik." Ucap Heechul masih tetap asyik mengelus kucing kesayangannya.
"Hei mereka tidak licik, mereka hanya memiliki teknik." Hangeng berusaha membela.
"Ya teknik licik! Kenapa sih kau masih belum juga bisa menerima kekalahanmu. Jadi kan tidak perlu repot begini" ujar Heechul sambil menatap Hangeng.
"Tidak bisa! Ini menyangkut harga diri dan reputasiku sebagai ketua Genk The Gold Dragon yg di takuti!" Hangeng bercap dengan agak kasar.
Heechul hanya mendelik mendengar ucapan Hangeng, sejak awal Heechul memang kurang setuju dengan rencana Hangeng yg menyusupkan anak buahnya ke dalam Genk saingannya. Tapi Hangeng sama sekali tak mendengarkannya.
Kyuhyun dan Zhoumi sudah sampai di markas Genk Devil Race, awalnya Donghae, Yesung dan Siwon terkejut melihat Kyuhyun membawa orang lain ke dalam markas mereka. Tapi setelah Kyuhyun menjelaskan akhirnya mereka mengerti.
"Wahh kau hebat juga bisa mengalahkan Kyuhyun yg selama ini tidak terkalahkan." Ucap Siwon.
"Itu hanya sebuah keberuntungan!." Kyuhyun kesal dan segera mengelak.
"Mobilmu cukup menarik, kau penyuka ular ya?" Tanya Yesung pada Zhoumi.
"Tidak terlalu, aku hanya menganggap ular sangat keren." Jawab Zhoumi.
"Apa sebelumnya kau pernah bergabung bersama Genk lain di china?" Tanya Donghae sambil menatap Zhoumi penuh selidik.
Zhoumi terdiam, ia tahu kalau Donghae menaruh curiga padanya karna saat pertama kali ia menginjakkan kaki di markas itu. Donghae sudah mengamatinya, sekarang Zhoumi mengerti kenapa Hangeng menyuruhnya menggunakan mobil lain untuk menjalankan misi ini.
"T-tidak." Jawab Zhoumi berusaha menutupi kegugupannya. Donghae mengangguk dan Zhoumi cukup merasa lega. Tapi ia masih harus berhati – hati terhadap Donghae.
"Kau tinggal di mana selama di korea?" Tanya Yesung lagi.
"Entahlah, mungkin menyewa sebuah rumah." Jawab Zhoumi.
"Kalau kau mau, kau bisa tinggal di sini bersamaku." Ujar Kyuhyun.
"Kurasa, sebaiknya Zhoumi tinggal di luar saja. Dia masih orang baru, kita tidak bisa langsung percaya kepadanya." Ucap Donghae.
"Tidak apa, aku bisa menyewa rumah di dekat sini." Ucap Zhoumi.
Zhoumi benar – benar harus waspada terhadap Donghae, sepertinya Donghae mengetahui sesuatu tentang dirinya. Mungkin Donghae sempat melacak tentang anggota Genk The Gold Dragon, meski selama ini Zhoumi berada di china dan jarang berada di korea bisa saja Donghae melacaknya sampai ke china.
Sementara itu di bengkel Kibum, Sungmin dan anggota Genknya tengah mengobrol bersama Henry. Bukan obrolan serius, hanya obrolan ringan biasa. Sedari tadi yg paling antusias terhadap Henry adalah Eunhyuk.
"Apa kau pernah bergabung bersama Genk lain di china? Apa nama genk-mu, lalu kau mendapat Rank keberapa di genk-mu? Kalau aku disini menempati Rank ke-2. Sementara Sungmin hyung ke-1." Eunhyuk terus bertanya dan bicara tanpa henti, yg lainnya hanya tersenyum melihat kelakuan hyperaktif Eunhyuk.
"Mianhae Eunhyuk hyung, bisakah kau bicara pelan – pelan? Aku kurang mengerti ucapanmu jika kau bicara secepat itu." Ujar Henry, semua langsung tergelak mendengar ucapan Henry yg terdengar sangat polos. Sementara Eunhyuk sweatdrop karna ucapan panjang lebarnya tidak di mengerti sama sekali oleh Henry.
"hahaha sudahlah Hyukkie, kau jangan terlalu banyak bertanya pada Henry." Ujar Sungmin sambil tertawa.
"Eh tapi aku penasaran juga, Henry-ah.. apa kau pernah bergabung bersama Genk lain saat di china?" Tanya Wookie, Henry yg tadinya ikut tertawa mendadak diam dan terlihat gugup.
"T-tidak." Jawab Henry terbata.
"memang di sana tidak ada Genk?" Tanya Kibum.
"A-ada, t-tapi aku lebih suka sendiri. Hasil yg di dapat lebih banyak." Jawab Henry mencoba mencari alasan yg masuk akal untuk menutupi kebohongannya.
"Oh iya, kau tadi bilang masih belum tahu akan tinggal dimana selama di korea? Bagaimana jika kau tinggal bersamaku di apartemenku." Sungmin menawarkan tinggal bersamanya.
"Ah gomawo hyung." Ucap Henry.
Mendengar tawaran yg di tawarkan Sungmin pada Henry, Wookie menjadi sedikit khawatir. Walaupun Henry terlihat seperti orang baik, tapi mereka baru saja saling mengenal dan Sungmin sudah langsung mengajak Henry tinggal bersamanya. Wookie merasa itu sedikit berlebihan, tapi ia tak berani untuk mengungkapkan pendapatnya.
Author poV end
TBC
Terimakasih buat yang udah review ff abal ini :)
