Ane balik lagi dengan Chapter 2. Semoga bisa menghibur ente semua dan selamat membaca (^.)
Summary: Kehidupan baru Keluarga besar Naruto di Kota Manchester, Inggris. Naruto dan Obito di kejutkan oleh penemuan 3 Orang gadis berparas cantik yang tidak sadarkan diri di sebuah Taman kota.
Pair: Naruto X Asia, Sasori X Rias, dan Obito X Akeno.
Warning: Normal life, Original branded name, AU, Mild language, typo, gak nyambung, abal, Real Hooligans, dan banyak lagi.
Genre: Family, General, Mystery, Romance, and Tragedy.
Disclaimer: Naruto punya Masashi Kishimoto dan HD DxD punya Ichiei Ishibumi.
Selamat Membaca and enjoy ^_^
Chapter 2: Family Reaction
Manville Street Way, Manchester, M30 ORA 22/12/2013 10.00 AM
Di ruang Keluarga yang lumayan besar berkumpul Konan, Itachi, Hidan yang sedang duduk di Sofa dengan melakukan aktivitas yang berbeda. Konan dan Hidan sedang menonton siaran drama di TV LCD 32 inchnya yang terpajang dengan kuat di Dinding sementara Itachi sedang mencari informasi-informasi terbaru di Laptop lenovo nya untuk di jadikan bahan berita di korannya karena dia bekerja di perusahaan surat kabar inggris "The Guardian" sebagai seorang Jurnalis. Konan lalu mengalihkan pandangan nya dari TV menuju ke arah Jam yang berada di Lemari panjang menyamping berwarna putih. Di atas lemari itu juga di pajang Bingkai-bingkai Foto Keluarga mereka. "Naruto dan Obito kenapa jam segini belum pulang juga yaa?." kata Konan dengan nada dan wajah khawatir. "Mungkin Supermarket nya sedang ramai-ramainya Konan, ini kan mau Natal." kata Itachi memandang sebentar ke arah Konan lalu mengetik kembali di laptopnya. Hidan menengok ke Konan dan ikut bicara. "Benar apa yang barusan di bilang Itachi kak. Sebentar lagi kan mau Natal. Jadi pasti mereka pulang agak lama, bersabarlah nanti juga mereka pulang." katanya menenangkan Konan. Konan hanya mendesah dan memejamkan Matanya sebentar lalu dia dan itachi hanya tersenyum pada Konan. Dia khawatir sekali jika sesuatu terjadi kepada anak semata wayangnya. "Kalian sedang membicarakan apa?." suara Kisame muncul yang membuat mereka mengalihkan pandangannya ke dia. "Ini, Kakak sedang mengkhawatirkan Naruto." kata Hidan. "Lho diakan sedang berbelanja bersama si Obito kenapa harus khawatir?." kata Kisame menaikkan sebelah alisnya kemudian dia duduk di samping Itachi. "Konan khawatir karena jam segini mereka juga belum pulang." kata Itachi melirik ke Kisame sambil mengaduk-aduk Kopi Susunya. Kisame menggelengkan kepalanya heran. "Ya ampun Kakak, nantinya juga mereka akan pulang tunggu saja tak mungkin mereka akan berlama-lama di sana di hari yang dingin seperti ini." katanya lalu terkekeh. Setelah Kisame berkata begitu, suara klakson Mobil terdengar dari luar. "Nah baru ku bilang, mereka sudah pulang kan." lanjutnya lalu dia meminum bir Carlsberg yang di bawanya. Konan pun langsung bangun dari duduknya menuju pintu luar.
Di pintu luar Naruto merasa gugup . Dia bingung mau berkata apa ke keluarganya terutama oleh Ibunya tentang yang baru saja ia dan Obito temukan. Dia pun kemudian mendesah dan harus menghadapi resikonya. Pintu pun di buka dan Konan muncul dengan wajah sumringahnya. Tapi dia menjadi bingung ketika melihat Naruto yang menunjukkan wajah ragu dan takutnya seperti itu. "Sayang, ayo masuk, kenapa kau diam seperti itu?. Dan ke mana si Obito?." tanya Konan dengan menepuk pundak Naruto. "Kakak masih ada di dalam Taksi." jawab Naruto menunduk. sementara di dalam Mobil Obito cuma berkeringat dingin lantaran takut terkena marah dari Kakaknya makanya dia menyuruh Naruto untuk menjelaskan nya. "Lantas kenapa, ongkosnya kurang atau jangan-jangan belajaan nya ketinggalan ya." kata Konan sambil merapatkan kedua tangannya di dada. Naruto menggelengkan kepalanya "Tidak Ibu bukan itu.". "Lalu apa?" tanya Konan lagi. 'Aduh aku bingung harus bilang apa ya' gumam Naruto. "Begini Bu, tadi Aku dan kak Obito tak sengaja menemukan...eee" Naruto ragu untuk menjawab sambil menggaruk pipi kanannya. "Menemukan apa?." tanya Konan menyipitkan matanya. "Me...menemukan..." Naruto masih ragu untuk menjawabnya. "Jawab yang benar Naruto. Apa yang kau temukan?!." Konan membentak kesal ke Naruto. Naruto lalu mengangkat kepalanya "Aku dan kak Obito menemukan 3 Wanita pingsan di Taman Kota saat kita pulang tadi." jawabnya dengan mantap. Konan terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Anaknya. "A..apa kau menemukan 3 Wanita pingsan!.". "Ya Bu." angguk Naruto. "Kenapa kau tidak bilang dari tadi." kata Konan dengan memegang Rambut jabrik Naruto."Aku takut nanti Ibu akan marah kalau aku membawanya ke sini." ucap Naruto menggaruk kepala belakangnya. Konan menggeleng "Tentu tidak sayang, sekarang cepat bawa mereka masuk sebelum mereka nanti terkena Hypotemia." katanya sambil memegang pipinya. Naruto pun tersenyum pada Ibunya. "Benarkah!, terima kasih Bu. Tapi Bu nanti kalau Ayah tahu bagaimana?.". "Sudah, nanti Ibu akan memberitahunya. Sekarang cepat bawa mereka masuk." kata Konan. "Baik Bu!." Naruto mengangguk lalu menuju ke taksi sementara Konan pergi ke dalam memanggil Hidan dan Kisame untuk membantu mereka.
"Hidan, Kisame. Cepat bantu Naruto dan Obito!." Konan memerintah ketika mereka dengan Itachi sedang menonton siaran langsung pertandingan Baseball antara Philadelphia Eagles melawan New York Yankees di channel ESPN. Hidan lalu menoleh ke Konan"Huh, memang belanjaan nya banyak ya Kak?." tanya Hidan. "Sudah kalian bantu saja sana nanti juga akan tahu." kata Konan lalu ia duduk di sofa dan mematikan TVnya. "Baiklah." angguk Hidan kemudian dia bangun lalu menuju Naruto di ikuti Kisame di belakangnya. "Sepertinya ada sesuatu. Apa yang terjadi Konan?." tanya Itachi yang berada di seberangnya. "Naruto dan Obito menemukan 3 Orang Wanita pingsan di Taman Kota." jawab Konan. "Apa!." Itachi kaget dan menyipitkan matanya. Saat di luar Mereka berdua matanya melotot dan melebarkan mulutnya karena terkejut apa yang di bawa atau lebih tepatnya di gendong oleh Naruto dan Obito yakni 2 Wanita berparas cantik berambut hitam dan kuning yang tidak sadarkan diri. "Wow wow wow Naruto, siapa yang kau bawa ini?." tanya Kisame tercengang melihat dan menunjuk gadis yang di gendong oleh Naruto. Naruto menggeleng "Aku tidak tau siapa ini Paman. Tolong bawa yang satu lagi masih ada didalam Taksi." katanya lalu ia menuju ke dalam Rumah bersama Obito yang menggendong si rambut hitam. Kisame lalu menuju ke Taksi kemudian menggendong wanita yang satunya lagi sementara Hidan membayar ongkos Taksi dan membawa belanjaan nya. Itachi yang berada di ruang keluarga cuma geleng-geleng kepala melihat kedatangan mereka yang membawa gadis asing yang di bawa ke dalam kamar sementara Konan hanya terdiam melihatnya. Setelah mereka selesai meletakkan 3 wanita itu ke dalam kamar yang kosong, mereka lalu berkumpul di ruang keluarga dengan ekspresi yang tidak karuan. "Aku pulang...ho, ada apa ini?." sapa Dei kepada mereka semua kemudian memasang wajah bingung melihat ekspresi mereka seperti itu. Di belakang Deidara Sasori muncul yang sedang memainkan stick Drumnya lalu memasang ekspresi yang sama seperti Dei ketika melihat mereka. "Hey ada apa ini?. Kenapa kalian tegang seperti itu?." kemudian dia menoleh ke Deidara. "Dei mereka semua kenapa?." tanyanya. "Oh, aku juga tidak tahu" kata Deidara mengangkat kedua Bahunya. Obito lalu menolehkan matanya ke arah mereka berdua. "Kalian duduklah ada suatu hal yang baru saja terjadi." Dei dan Sasori menjadi penasaran di buatnya kemudian mereka duduk di Sofa. Sesaat Deidara dan Sasori duduk, pintu terbuka oleh seseorang yang tak lain adalah Yahiko dengan wajah ceria dan lelahnya. "Aku pulang...hmm ada apa ini?. Kenapa kalian semua berkumpul di sini?." tanyanya dengan heran. "Yahiko, aku ingin memberitahu sesuatu hal padamu." kata Konan menatap yahiko dengan wajah serius. Mendengar itu Yahiko hanya menaikkan alis matanya lalu ia duduk berseberangan dengan Konan. Naruto dan yang lainnya hanya memasang wajah yang tegang kecuali Deidara dan Sasori karena mereka belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Yahiko pun ingin tahu apa yang ingin di sampaikan oleh Konan lalu ia bertanya. "Jadi, apa yang ingin kau bicarakan?." tanya Yahiko menatap tajam ke Konan. Konan pun menjawabnya dengan tegas. "Naruto dan Obito menemukan 3 Wanita di taman kota dalam keadaan tidak sadarkan diri.". Yahiko terperanjat dan membulatkan mata sementara Deidara dan Sasori berteriak dengan bersamaan "APAAA!.". Yahiko kemudian melirik ke arah Naruto yang menundukkan kepalanya. "Apa benar itu, Naruto?." tanya Yahiko mengerutkan dahinya. Naruto mengangkat kepalanya dan menatap Yahiko. "I..i...iya Ayah." Naruto menjawabnya dengan tergagap. "Waktu aku ingin pulang, aku dan kak Obito melihat mereka tak sadarkan diri di Taman Kota. Aku mengira mereka pingsan karena udara cuaca dingin tadi pagi. Jadi aku dan Kakak memutuskan membawa mereka ke Rumah. Aku ingin menolong mereka, Yah. Karena aku takut kalau di biarkan di Taman sana mereka bisa mati. Ayah dan Ibu kan pernah mengatakan padaku. Kalau kita itu harus saling membantu sesama manusia pada saat mereka sedang keadaan kesulitan maupun dalam keadaan tepuruk sekalipun, benarkan?." Naruto menjelaskan nya secara panjang dengan wajah serius menatap ke arah Yahiko dan yang lainnya. mendengar penjelasan itu Yahiko memejamkan matanya dan tersenyum kecil bangga, Konan menatap Naruto dengan mata yang berkaca-kaca sementara yang lain tersenyum kepada Naruto. Konan lalu menuju ke arah Naruto kemudian dia duduk di sampingnya. "Kau memang anak yang luar biasa yang mempunyai hati seperti malaikat. Ibu bahagia sekali mempunyai anak sepertimu." kata Konan dengan sedikit mengeluarkan air mata kemudian dia memeluk Naruto dengan erat. Yang lainpun menatap mereka dengan tersenyum. Konan kemudian mencium kening Naruto sementara dirinya hanya menyengir lebar dan memejamkan mata ke arah Konan. Konan lalu melepas pelukannya dan menyeka air matanya dengan telunjuknya kemudian ia berdiri dan berkata kepada mereka semua. "Baiklah aky akan membuat sup hangat dan coklat panas untuk kalian semua dan juga Wanita itu!." kata Konan dengan lantang. "HOREEE!." teriak semua orang di ruangan sambil mengepalkan sebelah tangannya di udara kecuali Yahiko dan Itachi yang hanya tersenyum.
TO BE CONTINUED...
Sekian chap 2 dari ane mudah-mudahan bisa menghibur ente-ente semua hehehe...
dan terima kasih atas review dan flamenya padahal ane gak ngarepin loh eh tapi ternyata ada yang mau ngereview juga cerita ane yang amburegul ne thx.
Dan ini usia untuk para Wanita nya:
Rias usia 23 tahun (identitas masih misteri)
Akeno usia 20 tahun (identitas masih misteri)
Asia usia 17 tahun (identitas masih misteri)
Sekian dulu.
CR7 OUT ADIOS FELLASSS...!
