Setelah mengetahui kalau Rex adalah seorang laki-laki semua kanmusume benar-benar sangat terkejut akan hal yang mereka belum pernah lihat ataupun mereka duga kelanjutan ceritanya?silahkan nikmati!.

Chapter 2 : New home.

Pagi baru saja dimulai namun Elsa sudah tertawa terbahak-bahak begitu mendengar keluh kesah Rex tentang kejadian semalam terutama bagian dimana Kongou merobek pakaian kaosnya merupakan pemicu Elsa untuk tertawa.

"admiral!sudah hentikan aku malu tahu!"

"ahahahaha…maaf Rex, tapi ini baru pertama kalinya aku mendengar kejadian seperti ini, seorang pria dilecehkan dan dianiyaya oleh grub wanita!ini kejadian bisa menjadi softnews nih, whahahahaha!"

"berisik!lagi pula aku ini tidak dilecehkan!"teriak Rex dengan wajah yang sangat merah bahkan dirinya sampai mengeluarkan asap.

"terus apa makudmu?buktinya tadi kau bilang kepadaku kalau kau terpaksa mengganti celana karena punyamu robek"

"yang robek itu hanya bagian pinggirannya!sudahlah tidak perlu dibahas lagi!"

"oh iya.."kata Elsa dengan senyum jahil,nampaknya dia masih ingin menggoda Rex lebih lanjut lagi "kalau begitu…tolong jelaskan celana yang robek besar ini"kata Elsa sambil mengkibar-kibarkan sebuah potongan celana yang sudah robek tak karuan.

"i..ii..itu?!"

"horaaaa…tolong jelaskan"Elsa tersenyum kecil.

"…ce..celanaku memang robek!tapi,tidak ada yang dilihat oleh mereka kok!so..soalnya aku memakai sebuah celana pendek,iya aku menggunakan celana pendek!"bantah Rex dengan wajah yang merah sekali.

"benarkah?kalau begitu jawab yang jujur..setelah merobek celana Rex apa yang kalian lihat….mungkinkah, kalian melihat turret meriam miliknya?"

"admiral kau sudah kelewatan!"teriak Rex.

"i..iya..itu…"zuikaku menoleh ke arah yang lain "kami hanya melihat sebuah tonjolan..itu saja.."kata zuikaku dan diikuti oleh anggukan yang lainnya kecuali kaga yang hanya diam tidak berkata sepatah katapun.

"hmmffpp…whahahahahahahaha!"Elsa tertawa dengan kencangnya sampai-sampai suaranya bisa bergema di lorong. Rex perlahan menoleh ke arah para kanmusume, pupil matanya tidak nampak cerah bahkan gelap dan aura hitam keluar dari dirinya.

"jadi kalian melihatnya ya…begitu ya..begitu….baiklah!aku harap para oba-san sudah siap!"

"si..siap untuk apa?"Tanya fubuki dengan tubuh yang gemetar dan tentu saja yang lainnya juga ikut gemetar dengan aura yang keluar dari Rex.

"ufufufu…tentu saja..untuk menghapus ingatan para Oba-san!"kini Rex benar-benar marah dan aura hitam mulai menyelimuti dirinya,para kamusume saling berpelukkan layaknya teletubbies sementara Elsa masih tertawa terbahak-bahak.

"aduhhh…maaf-maaf,perutku terasa sakit….yah, seperti yang kalian lihat Rex benar-benar seorang laki-laki dan kalian bisa memegang perkataanku"

"apa maksudmu semua ini admiral?"Tanya kaga kepada Elsa.

"biar kujelaskan…Rex adalah kapal modern tentu hal itu sudah kuberitahu kepada kalian sebelumnya, hal yang belum kuberi tahu adalah dia ini merupakan kapal yang terlahir karena hasil percobaan…detilnya sulit aku jelaskan dan mungkin kalian tidak akan mengerti tapi yah, kalian lihat sendiri hal ini yang membuatnya berbeda dengan kapal yang dibangun dengan cara normal"

Para fleet Nampak kebingungan,sepertinya pikiran mereka tidak bisa menanggapi penjelasan elsa sama sekali.

"sudahlah!kalian tidak perlu memikirkannya,nanti kalian bisa meledak karena terlalu berpikir keras dan ujung-ujungnya akan keluar uang lagi."

"baiklah,selagi kalian ada disini aku ingin mengumumkan sesuatu kepada kalian…ini tentang misi yang akan kalian jalani dua hari lagi….pastikan jangan lupa dengan hal ini"


Setelah mendengarkan laporan yang diberikan oleh Elsa para kanmusume dan Rex pergi meninggalkan semua Nampak masih bingung dan bahkan sering kali bertanya kepada Rex namun jawaban yang Rex berikan sama sekali tidak mengerti alias si Rex berbicara dengan menggunakan bahasa einsten.

"jadi?setelah ini para oba-chan mau kemana?"

"kau ini….berhenti memanggil kami dengan sebutan oba-chan!kami ini masih mudah,tidak bisakah kau lihat kulit kami masih putih dan mulus?!"keluh zuikaku.

"jadi?aku harus memanggil apa?"Tanya Rex.

"hmm..kalau begitu panggil kita dengan sebutan "onee-chan"bagaimana?"

"..onee-chan…"Rex berpikir untuk sebentar.

"maaf,tapi aku tidak bisa…"

"eh?kenapa tidak bisa?"

"…..aku ini kapal baru,pengalamanku masih kurang,dibandingkan para obaa-chan yang sudah mengukir nama didalam buku sejarah aku ini bukan apa-apa….aku tidak punya sejarah yang harus dibanggakan…walaupun kalian memperbolehkan aku memanggil dengan sebutan "one-chan"aku masih tidak punya hak , karena aku tidak memiliki ikatan apapun, bahkan bertarung dan menumpahkan darah dan logam saja belum…."

Tangan Rex perlahan mulai mengepal dengan keras "aku bingung…."katanya dengan suara yang pelan namun nampaknya para fleet masih bisa mendengarnya.

"sudahlah,kalau begitu Rexy!"

"Rexy?aku?"kata Rex sambil menunjuk dirinya.

"benar!kau adalah "new face" disini jadi bersantailah dan jangan terlalu tegang"kongou mencoba untuk menyemangati Rex.

"i..itu benar Rex-san!"kata Fubuki dengan nada yang keras.

"fubuki obaa-chan…"

"se..semua sudah menganggapmu bagian dari markas ini..ja..jadi!jangan ragu-ragu…semuanya akan berusaha sebaik mungkin!jadi…jangan sungkan"

Semua orang terdiam untuk sesaat dan pandangan mereka tertuju kepada satu orang yaitu fubuki berubah menjadi merah bahkan lebih merah dari pada wajah Rex ketika di tertawai oleh Elsa.

"semua….ini sangat aneh….tempat ini dingin tetapi rasanya juga sangat hangat…terima kasih fubuki obaa-tidak, maksudku adalah Fubuki-sama…aku rasa kata "sama" adalah kata yang bagus…apa tidak apa-apa jika aku memanggil dengan sebutan "sama"?"

Semua fleet tersenyum ke arah Rex, sekecil kehangatan mulai terlihat diantara perkataan Rex mengenai tempat yang dingin namun memiliki kehangatan adalah kehangatan ikatan persahabatan baru.

"panggil saja sesukamu!semuanya,ayo kita minum teh bersama!"teriak kongou dengan nada yang penuh semangat.

"minum teh terus, sekali-kali soda atau jus gitu…rasanya bosan jika selalu minum teh lagi dan lagi"keluh zuikaku.

"ba..bagaimana kalau kita tunjukkan daerah sekitar pelabuhan?!"saran fubuki kepada semuanya.

"iya juga yah,dia masih baru disini setidaknya kita harus menunjukkan sedikit tempat ini agar dia bisa mengerti lebih baik lagi"

"bagaimana Rex?"

Semua menatap ke arah Rex lalu dia menjawab dia sudah berkeliling dan mengingat semua tempat saat dia datang beberapa saat para fleet membubarkan diri untuk urusan masing-masing seperti fubuki yang sudah berjanji akan menjenguk makam kisaragi bersama mutsuki,zuikaku yang janji ingin latihan bersama shoukaku dan kitakami yang diajak untuk menghabiskan waktu bersama Ooi.

"jadi,apa kau tidak punya hal yang harus diurus kaga-sama?"Tanya Rex kepada kaga.

"..tidak ada…"

"kalau begitu ayo kita persiapkan hal-hal yang kita perlukan untuk ekspedisi nanti,aku rasa lebih baik kalau-"

"aku tidak ikut dalam ekspedisi.."kata kaga yang langsung memotong perkataan Rex.

"lho,kenapa?apa kaga-sama ikut dalam grup yang lain?"Tanya Rex kepada kaga namun kaga tidak menjawab dan malah pergi meninggalkannya.


Di lain pihak Elsa tengah melihat berkas-berkas bekas tentang kasus hilangnya admiral yang pernah terjadi 4 tahun yang sempat tertarik dengan sebuah buku catatan kosong yang hanya memiliki sebuah tanggal namun tidak memiliki sebuah tulisan secara terperinci dan setelah dia membalik halaman demi halaman dia melihat sebuah foto si admiral dengan seorang gadis fleet yang nampaknya bukan dari kanmusume milik jepang.

*tok tok tok*

Suara ketukan pintu membuat elsa mengalihkan pandangannya, dia langsung memasukkan foto yang dia temukan kedalam kantong miliknya.

"iya silahkan masuk"kata Elsa lalu dari balik pintu tersebut muncul kaga.

"oh ternyata kau kaga…ada perlu apa?"

"admiral…sebenarnya kenapa kau mendatangkan fleet lain kesini?"Tanya kaga dengan nada yang agak tinggi.

"mendatangkan?Rex sudah di kontrak untuk tinggal disini jadi dia sekarang bukan lagi kapal asing…apa jangan-jangan…kau tertarik kepadanya?tak kusangka kaga kau bisa tertarik dengan Rex,apa ini yang namanya cinta pada pandangan pertama?"

Kaga menatap agak tajam ke arah Elsa namun hal tersebut tidak terlalu dianggap serius olehnya dia malah membalasnya dengan sebuah senyuman.

"…..nampaknya..kau tidak berbeda dengan admiral sebelumnya…"kata kaga yang langsung berpaling dari Elsa.

"tunggu kaga"

Kaga yang sudah memegang gagang pintu langsung terhenti dan menoleh ke arah Elsa "ada apa admiral?"tanyanya kepada Elsa "aku ingin bertanya…apa admiral sebelumnya…tidak jadi,lupakan"

"kalau begitu aku permisi"

Kaga langsung membuka pintu dan melangkah keluar dari ruangan sementara Elsa kembali duduk dan mengambil foto dari dalam benar-benar penaran dengan foto kanmusume yang berdiri di sebelah foto admiral yang terdahulu.

sementara Di tempat pelatihan Rex tengah berdiri sambil melihat para destroyer berlatih memperhatikan baik-baik semua gerakkan dan tingkahlaku para destroyer.

"jadi kau kapal tipe baru itu ya?"

Ketika Rex menoleh ke arah belakang dia bertemu dengan hyuga dan ise, dia kemudian memberi hormat kepada mereka berdua.

"gutten morgen!aku Rex Schwarz Battleship-class,senang bertemu dengan kalian"

Hyuga dan ise membalas memberi hormat kepada Rex dan mereka terlibat sedikit percakapan. mereka bertanya kepada Rex kenapa dia mencatat semua pergerakkan para Destroyer yang tengah berlatih dan Rex menjawab kalau dia memang menulis tentang para Destroyer namun bukan untuk hal yang buruk.

Rex mengumpulkan semua data hanya tentang pola cara menembak para menulis lalu mengkritik kesalahan mereka atau kurangnya hal yang harus mereka lakukan.

"kalau begitu ise-sama dan hyuga-sama…aku undur diri dulu"Rex memberi hormat lalu pergi meninggalkan hyuga dan ise.

"orang itu agak menyeramkan….aku penasaran kenapa admiral mendatangkannya kemari"kata ise

"….tidak tahu..tapi nampaknya dia juga orang yang baik"kata hyuga

Tak jauh dari tempat ise dan hyuga berdiri Nampak sosok kaga yang tengah memperhatikan mereka dari terus menatap ke arah Rex bahkan tatapannya bisa membuat Rex mirinding walaupun mereka berbeda jarak.

Malam sudah tiba dan Rex mendapatkan panggilan dari perlahan memasuki ruangan dan bertemu dengan Elsa yang tengah duduk di kursi sambil meminum teh.


"kenapa kau memanggilku tengah malam begini admiral?"

"ah Rex….duduk dulu, ada yang ingin ku tanyakan kepadamu"

Rex mengambil sebuah kursi yang letaknya tidak jauh dari meja milik Elsa. Mereka duduk dan bercakap-cakap atau bisa dibilang sedang basa-basi sebelum memulai kepembicaraan yang lebih serius.

"baiklah Rex..seberapa banyak yang kau tahu tentang semua kapal yang ada didunia?"

"hmm…aku hanya tahu sebagian kapal dari perang dunia II saja"

"itu sudah cukup….apa kau mengenal wanita ini?"Elsa menunjukkan foto yang ditemukan kepada Rex dan Rex nampaknya agak familiar dengan kanmusume yang dia lihat di foto.

"oh dia…nampaknya aku pernah menemuainya dia adalah kapal battleship-class…umm,ah iya dia itu uss south Dakota!"

"south Dakota?apa lagi yang kau ketahui?"

"eto…hmm,aku hanya berpapasan saja saat melakukan isi ulang…yah,kami sempat terlibat sedikit percakapan"

"apa yang dia katakan?"

"hmm..aku sudah lupa dan itu terjadi 7 tahun yang lalu….memangnya ada apa?"

"…tidak..lupakan saja dan juga tolong rahasia ini dari orang lain"

"begitu….oh iya admira,kenapa kaga-sama tidak ikut dalam ekspedisi?"

"hmm..oh iya aku baru ingat kalau kau baru disini…ini berhubungan dengan penyerangan akhir yang diperintahkan saat admiral yang pernah menjabat disini menghilang , agak sulit untuk menjelaskannya tetapi…saat pertempuran terakhir itu IJN Akagi dari divisi satu gugur dan tenggelam"

Rex Nampak agak terkejut "tunggu dulu…IJN Akagai dari divisi satu tenggelam,tapi bagaimana bisa?!bukannya dia dan kaga terkenal karena berhasil menyapu habis semua armada abyssal…hal ini hampir tedengar mustahil bagiku"

"yah,mau diapakan lagi….dicatatan sudah tercatat di dalam dokumen dan didalamnya benar-benar tertulis bahwa pada tanggal 23 November 2017, pukul 03:00 siang hari. Kapal aircraft carrier Akagi dari Divisi satu telah tenggelam….walaupun dilakukan pencarian besar-besaran tetap saja jasadnya tidak ditemukan"

"begitu ya….."

"Rex sebenarnya aku ingin agar kau menyelidiki suatu hal dan ini berhubungan dengan abyssal yang baru-baru muncul kali ini"

"abyssal baru?"

Elsa mengambil sebuah foto dari dalam laci lalu menaruhnya di atas meja "aku tidak pernah menceritakan ini kepada siapapun bahkan kepada markas pusat…dua hari lagi aku akan pergi dan untuk sementara kekuasaan akan berpindah ke tangan Nagato…..oh iya kembali lagi ke topic masalah aku menemukan jenis abyssal ini"

Rex mengambil foto tersebut dan melihatnya secara teliti, Nampak seorang abyssal yang ditutupi oleh kabut kepalanya terdapat monster yang bentuk hampir sama dengan Wo-class hanya saja bentuknya pipih.

"aku mengambilnya saat sedang berfoto di dekat taman pohon sakura.."

Rex kali ini benar-benar terkejut, bagaimana bisa seorang abyssal bisa masuk kedalam markas tanpa ada seorangpun yang mengetahui.

"Rex aku ingin agar kau menyelidiki semua tempat dan carilah jalan masuk Abyssal ini dan bagaimana bisa dia masuk kedalam daerah pelabuhan..selain itu aku ingin kau menggali lebih dalam lagi tentang sejarah admiral yang sebelumya menjabat disini"

"aku mengerti..tetapi aku butuh asisten"

"tenang saja…setelah kau kembali dari ekspedisi akan kusediakan seorang asisten…aku juga ingin agar kau melaporkan semua hal yang kau tahu selama penyelidikkan"

"baiklah admiral..kalau begitu aku undur diri dulu….aku harus mempersiapkan semuanya sebelum melakukan ekspedisi"

"kalau begitu selamat malam"

Rex pergi meninggalkan ruangan Elsa dan berjalan di terus memegang foto yang diberika oleh Elsa,dirinya masih berpikir sampai-sampai otaknya tidak berhenti berpikir walaupun dalam hitungan sekian detik.


Ketika Rex memasuki kamar dia melihat kaga dan zuikaku telah tertidur mengambil sebuah baju tidur dari dalam tasnya lalu keluar untuk mengganti pakaiannya. Setelah mengganti pakaiannya dengan baju tidur Rex langsung melipat secara rapih bajunya lalu memasukkannya kedalam tas.

"darimana saja kau?"kata kaga yang tengah berdiri di belakang Rex sambil menyilangkan kedua tanganya di depan dadanya.

"oh..maaf kalau aku membangunkanmu kaga-sama"

"tidak..aku dari tadi tidak tidur…sekarang yang penting adalah dari mana saja kau?ini sudah lewat jam malam"

"aku tadi habis dari ruangan admiral dan harus membantunya dalam mengisi document"

"bukankah itu sudah menjadi tugas dari seketaris kapal nagato,kenapa admiral memintamu untuk membantunya?"Tanya kaga yang diikuti dengan sebuah tatapan tajam.

"entahlah,dari dulu admiral terkadang suka minta ini dan itu tanpa ada alasan yang jelas"

"Rex..aku ingin bertanya kepadamu?"

"tentu,apa saja akan ku jawab asalkan itu bukan tentang hal yang mengandung rahasia"

"kenapa admiral mendatangkan kau kemari?apa dia perna-tidak,apa yang membuatmu mau datang kemari?"

"hmm,aku sudah di kontrak dan dibeli oleh admiral jadi aku datang kemari…selain itu admiral merupakan orang yang sangat dekat dengan ku, jadi sudah merupaka hal yang wajar jika aku membantunya"

"lagi pula….aku ini tidak seperti kalian yang memiliki adik atau kakak, aku ini selalu sendiri dan admirallah yang selalu menghiburku"

"kaga-sama…admiral sudah memberi tahuku tentang tenggelamnya akagi-sama"

Mata kaga agak terbelalak dan sempat terpintas sedikit ingatan buruk di benaknya "apakah ini yang membuatmu tidak mau melakukan ekspedisi bersama kami?"Tanya Rex kepada kaga.

"itu….itu…"kaga mengepalkan tangan kanannya "..itu semua salah admiral….aku tidak ingin percaya lagi kepada siapapun…."

"kaga-sama…..aku yakin kau pasti sangat kehilangan dan aku mengerti karena dulu aku pernah kehilangan semua orang yang pernah dekat denganku"

"kaga-sama….aku..aku bisa menjamin kalau apa yang admiral inginkan tidak akan pernah membahayakan keselamatan siapapun dan aku disini juga akan melindungi tempat ini…ini rumah baruku dan semua orang percaya denganku,kalian semua telah menjadi suatu hal yang berharga bagiku..."

"jika suatu saat admiral benar-benar merencanakan sesuatu hal yang buruk maka aku akan menghentikannya dengan kedua tanganku sendiri..jadi kau tidak perlu khawatir ya kaga-san"

"….aku akan pegang kata-katamu.."

"hehehe..ngomong-ngomong kaga-sama"

"apa?"

"eto…ikatan yukata mu kendor dan aku bisa melihat semuanya"

Kaga menoleh ke bawah dan mendapatkan bahwa baju yukatanya terbuka agal lebar dan memperlihatkan belahan dadanya.

"woahh…kaga-sama ternyata ukurannya adalah c cup…kau benar-!"belum Rex bicara dirinya harus terhenti karena reflek menangkap sebuah anak panah yang melesat tepat ke wajahnya.

"lu..lu..lupakan!"kaga membalikkan badannya dan duduk di atas melirik ke arah Rex sebentar lalu dia mengambil sebuah selimut cadangan.

"ini..malam nanti pasti akan sangat dingin…pakailah"kaga langsung membalikkan badannya dan berpura-pura tidur di atas kasur lipat yang sudah dia siapkan dan menutupi dirinya dengan selimut.

"….selamat malam…semuanya"kata Rex sebelum akhirnya masuk kedalam alam mimpinya.


kantai collection talk show

Narrator :" haa...semuanya lagi syuting film di laut...kenapa narrator musti di tinggal pelabuhan sih?!"

Kaga :"apa kau juga bosan Narrator?"

Narrator :"oh kaga, aku lupa kalau kau tidak ikut dalam syuting di chapter berikutnya"

kaga duduk di sebelah Narrator lalu meletakkan sebuah dango di sebelah Narrator.

Kaga :"silahkan dimakan Narrator"

Narrator :"terima kasih"

Narrator mengambil dango dan mulia makan dengan tenang.

Kaga :"hey admiral...kenapa aku?"

Narrator :"mmnn...*menelan*..kenapa kau?hmm..awalnya sih aku ingin memasukkan atago tetapi entah kenapa aku merasa agak kurang cocok,kalau takao...hmmm entahlah,yamato..sebenarnya sih agak cocok namun aku berpikir dia akan punya peran yang lain ,pokoknya sulit dijelaskan...lalu aku berpikir,bagaimana jika kaga saja..soalnya kalau aku baca semua fanfic yang ada yang kulihat hanya kisah romatis antara kau dan akagi atau zuikaku pokoknya berkesan yuri Deh!"

Kaga :"jadi hanya itu..."

Narrator :"tentu saja tidak...kalau ku perhatikan dalam anime ataupun manga, kau adalah orang yang tipenya pendiam dan tenang,tetapi justru itu yang membuatku tertangtang dan memilihmu...dalam cerita romantis hal yang paling bagus menurutku adalah ketika si tokoh wanita berubah seiring dengan waktu yang dihabiskan dengan tokoh utama"

Kaga :"Narrator...kau membocorkan siapa heroinnya disini"

Narrator :"..."

Narrator :"siaaaalllll!kenapa kau tidak menghentikanku?!"

Kaga :"kau terlihat sangat senang mengatakannya...kau telah gagal menjadi seorang narrator,kau ini payah,nggak berbakat, nggak pinter nulis,dan yang lebih buruk lagi kau ini mesum!"

Narrator :"aku tidak mesum!apa kau marah karena adegan terakhir?!"

Kaga :"tentu saja...terlebih lagi kalauku lihat di naskah aku tidak melihat adanya peranku dalam chapter berikutnya...belum lagi kau memisahkan aku dan akagi-san dalam fanfic ini..apakah kau tahu berapa penggemar kami yang kecewa karena tidak adanya aksi kami berdua"

Narrator sakit hati,kata-kata kaga seperti ribuan anak panah yang melesat tepat ke jantung Narrator.

Kaga :"tetapi...kau sudah bekerja keras untuk menyelesaikan fanfic ini..kau melakukannya dengan baik Narrator"

Kaga :"aku tahu..sekarang kau sedang mengeluh karena terkena ulat bulu...bagaimana keadaanmu?"

Narrator :"aku baik dan nampaknya aku sudah mulai pulih"

Kaga :"baguslah...bagaimana jika kau ceritakan pengalamanmu saat study tour...ini bisa kita gunakan untuk menghabiskan waktu"

Narrator :"boleh,tapi sebelum itu biar aku beritahu apa cerita chapter selanjutnya, ayo kita katakan bersama-sama..siap..satu dua tiga!"

Narrator dan kaga : "selanjutnya! "the expediton"!"