Chapter 2
Crazy Love
Naruto disclaimer: Masashi Kishimoto
T+
Sasuke Uchiha & Sakura Haruno
Warning!
OOC, AU, Kiss Scene, Typo, Romance, Friendship. Etc
DON'T LIKE DON'T READ!
.
.
.
.
Crazy Love Ch 2
.
.
.
Happy Reading..
.
.
Wajah Sakura memerah sempurna setelah menyadari apa yang telah dilakukan oleh lelaki didepannya ini. Kedua tangannya menyentuh permukaan bibirnya yang baru saja dicium paksa. Dan kini, bibirnya yang masih virgin itu lenyap!
Sakura menggeram "kauuuu!"
Sasuke mengangkat kedua bahunya acuh "apa?"
"itu ciuman pertamaku sialaaann!"
Sasuke menyeringai kemudian terkekeh sesaat "baguslah"
"ci- ciuman pertamakuu! Akh! Sialaaaannnn!"
BUAGH!
Sasuke terjungkal kebelakang sambil memegang sudut bibirnya yang sedikit memerah. Sial, ternyata pukulan gadis ini lumayan juga "berani juga kau memukulku." Sasuke tetawa devil "baru dicium saja sudah ganas begini? Apalagi kalau-" Sakura mengambil ancang-ancang saat melihat Sasuke kembali mendekat kearahnya "-kau kuperkosa?"
HE?
"TIDAAAKK!" oh ayolah, siapa yang tidak histeris diberi ancaman seperti itu oleh orang yang tidak kau kenal? "Kau. Cepat. Keluar. Dari. Sini. Ayam. Menyebalkan!" desis Sakura dengan penuh penekanan disetiap
"sekedar informasi. Mulai. Hari. Ini. Aku. Tinggal. Disini. Nona. Manis. Yang. Galak" balas Sasuke tak mau kalah dengan setiap penekanan katanya
NYUT-NYUT
Tiga perempatan siku-sikut tercetak jelas dikening Sakura yang sedikit err –lebar
"APA? TIDAK MAU!"
"sejak hari ini. Detik ini juga"
Sakura menjambak rambut pink sepunggungnya frustasi. Terlebih sekarang diapartemennya ada seorang pemuda –walaupun tampan Sakura akui itu, tapi tetap saja dia itu mesum! Mafia! Dan juga aneh! Ingatkan Sakura untuk terus berdoa agar pemuda itu tidak melakukan macam-macam padanya!
"ah iya. Aku belum tahu namamu" Sasuke bertanya dengan ekspresi innocent yang sangat membuat Sakura tidak tahan ingin menonjoknya "jadi? Siapa namamu?"
"kau tak perlu tahu" Sakura menjawab datar, dingin, dan ketus –tentu saja.
Sasuke menyeringai "kau ini tambah manis saat marah seperti itu sayang. jadi? Kau ingin ku cium lagi ya? Atau ingin ku bawa kekamar sekarang juga?"
DEG!
Oh sial! Sakura lupa didepannya kali ini adalah pemuda yang mesumnya sudah tingkat akut! Dan, perkataan Sasuke tadi sukses membuat Sakura merinding "i- iya! Aku Haruno Sakura. Puas?!"
Sasuke terkekeh. Ternyata mudah sekali menggoda gadis cantik didepannya ini, hanya dengan kata-kata vulgar itu sudah cukup "baguslah. Sekarang sudah malam dan mari kita tidur" ucap Sasuke santai sambil berdiri dan menebarkan pandangannya keseluruh sudut ruangan diapartemen Sakura
Dan.. tunggu! Mari kita tidur?!
"tu- tunggu! Apa maksudmu Mari Kita Tidur tadi heh?!"
Sasuke menoleh kebelakang –tepatnya kearah Sakura yang kini tengah merona "hn? Tentu saja. Kau dan aku. Sekarang tidur bersama. Nah, yang mana kamarnya?"
TIDAK! SHANNARO! Dia ini benar-benar menyebalkan!
oOo
seorang anak perempuan berambut pink tengah bermain disebuah taman bermain. Diperkirakan umur anak perempuan itu sekitar 7 tahunan. Dia bermain sendirian, walaupun sendiri dia terlihat sangat senang bermain dengan boneka beruangnya yang berwarna krem. Sedang asyik-asyiknya bermain, tanpa anak itu duga ada dua orang anak lelaki yang diperkirakan umurnya 8 tahunan mendatanginya
"hei anak manis! Kau punya uang tidak?" Tanya salah satu anak yang tadi datang berdua itu. Sontak membuat anak perempuan berambut pink tadi mendongkak dan menatap takut-takut kearah dua anak lelaki "jawab kalau ada yang bertanya itu, bodoh!" bentak anak lelaki tadi sambil menjambak rambut pink anak perempuan
"a- aku tidak punya uang. Ku- kumohon lepaskan a –ku" anak perempuan tadi mulai terisak –takut akan ketiga anak lelaki ini
"sudah bos! Ancurkan saja bonekanya!" seru anak lelaki yang satunya lagi. Anak perempuan itu menjerit saat boneka beruangnya diambil paksa
"ja –jangaan! Kumohon jangan! Itu boneka hadiah dari ka-san! Hiks" anak perempuan itu mulai menangis dan menatap memelas kearah ketiga anak lelaki itu
Anak lelaki yang tadi merampas boneka beruang tertawa merendahkan "berani juga kau melawan! mau kupukul heh?!" anak perempuan tadi menutup matanya rapat-rapat ketika melihat anak lelaki tadi mengambil ancang-ancang mau memukulnya namun baru saja anak lelaki itu mau melayangkan pukulannya–
GREB
-sebuah tangan menahannya
"bukankah tidak baik memalak seorang anak perempuan?" terdengar suara baritone sedikit cempreng dari arah belakang anak perempuan pink. Sedangkan sianak perempuan tadi masih belum berani membuka matanya
Anak lelaki tadi geram kemudian menyeringai meremehkan "mau jadi so jagoan heh?" anak lelaki itu melirik kearah temannya "ayo kita pukul dia!" kemudian terdengar suara pukulan-pukulan yang entah siapa yang terkena pukul itu
BUG BAG BUG
"ma- maaf! Kami menyesal kami mohon lepaskan kami!" anak perempuan tadi mengeyitkan dahinya bingung. Kenapa anak itu meminta maaf?
"kumaafkan sekarang pergilah sebelum aku menghabisi kalian!"
Lalu terdengar suara langkah kaki menjauh
"hei? Kau tak apa-apa?" anak perempuan tadi perlahan membuka matanya dan pertama kali dilihatnya adalah, seorang anak lelaki –namun bukan yang tadi. Umurnya diperkirakan sama seperti umur dirinya. Dan anak lelaki ini, sungguh tampan. Kedua bola mata onyxnya yang hitam legam, rambut ravennya yang mencuat keatas dan menyisakan disisi kanan dan kiri wajahnya yang tampan. Entah sadar atau tidak pipi anak perempuan itu memerah
"a- aa. Arigatou" lirih anak perempuan itu pelan. Anak lelaki itu hanya tersenyum kemudian mengambil sebuah sapu tangan dari dalam saku celananya
"hapus air matamu, pakai ini" ucapnya sambil memberikan sapu tangan berwarna biru tua itu pada anak perempuan tadi dan diterima dengan senang hati.
"a- ano. Itu, sekali lagi terimakasih." Anak perempuan itu berucap malu-malu
Anak lelaki itu tersenyum sekali lagi "sama-sama" anak perempuan itu tersentak saat melihat anak yang tadi menolongnya mau pergi "namamu siapa?"
"a- aku. Haruno Sakura"
"Sakura ya? Senang bertemu denganmu" anak lelaki itu memandang sesaat keatas "sudah mulai sore, kau sebaiknya segera pulang" ucapnya kemudian melangkah pergi tanpa melirik kearah Sakura lagi
Sakura secara tidak sadar berteriak "tu- Tunggu!" anak lelaki tadi berhenti kemudian menoleh kebelakang "siapa namamu?"
Anak lelaki itu lagi-lagi tersenyum "namaku…."
oOo
Sakura tersentak dalam tidurnya. Sial, mimpi itu lagi. Pikir Sakura. Mimpi 10 tahun yang lalu tepat saat dirinya bertemu dengan pangeran yang baik hati dan sekaligus cinta pertamanya.
Sakura memijat pelipisnya yang terasa sakit, kemudian terduduk ditepi kasur, pikiran entah mengapa kembali menerawang kemasalalunya. Masalalu saat dirinya masih cengeng, dan kurang bersosialisasi dengan orang-orang diluar sana. Tapi, berkat pangeran tampan dan baik hati yang menolongnya waktu itu. Entah mengapa, Sakura jadi mempunyai keberanian untuk berteman. Dan teman pertamanya adalah Ino dan Hinata.
Dan, heii. Sepertinya Sakura baru menyadari. Bahwa pangerannya itu sangat mirip dengan Sasuke!
Sakura menggelengkan kepalanya. Mana mungkin pangerannya yang baik hati itu menjadi mesum seperti siayam menyebalkan ini? Tidak mungkin 'kan? Dan, waktu itu Sakura lupa siapa nama anak lelaki yang menolongnya. Menyulitkan dirinya untuk bertemu kembali dengan pangerannya
Sakura melangkahkan kakinya menuju keluar kamar lebih tepatnya dapur, tenggorokannya merasa kering sekarang. Sakura membuka pintu kamar kemudian berjalan menuju dapur, saat akan menuju dapur Sakura melewati Sasuke yang tengah tertidur disofa. Kasihan juga sih melihat pemuda itu tidur meringkuk disana, kakinya diselonjorkan dengan tangan kanannya yang menutupi matanya dan tangan kirinya yang disimpan diperutnya. Tapi, masa iya Sakura harus tidur satu kasur dengan pemuda mesum itu? Tidak akan pernah. Bisa-bisa saat Sakura bangun dia sudah tidak perawan
Jika diperhatikan dengan seksama, benar! Sasuke mirip sekali dengan pangerannya. Hidungnya, bibir tipisnya, onyx yang tajam, dan juga yang paling menonjol adalah rambutnya. Sakura menghela nafas lalu kembali melanjutkan langkahnya menuju tempat piring dan mengambil air didispenser. Ah, sejuk sekali. Setelah menyelesaikan acara minum-minumnya (?) Sakura kembali melanjutkan tidurnya
oOo
"Hoi bangun!"
Sasuke mengejap-ejapkan kedua matanya sesaat lalu kembali terpejam "engh? Aku mengantuk! Pergi sana!" gumamnya setengah tersadar dan setengah tidak
Sakura mendengus kesal, sudah beberapa kali dia mencoba untuk membangunkan Sasuke –yang masih setia dengan sleeping handsomenya, namun hasilnya nihil. Sasuke tetap tidak bangun "kau ini! Sampai kapan mau tidur heh?!" Sakura kembali menggoyangkan bahu Sasuke "banguunn! BANGUN!" Sakura bisa-bisa darah tinggi kalau terus begini "KALAU KAU TIDAK MAU BANGUN, AKU AKAN–"
GREB
"KYAA! Apa yang kau lakukan mesum?!"
Dengan kecepatan yang tak terduga. Sasuke menarik tangan Sakura hingga membuat gadis itu jatuh kesofa dengan posisi Sasuke diatasnya. Jadi intinya, kini posisi Sakura dalam bahaya. Kedua tangan Sakura ditahan oleh tangan Sasuke dan mengurungnya disisi kanan dan kiri kepala Sakura
"kau ingin kubungkam lagi heh?"
DEG!
Sakura tahu betul apa maksud yang diucapkan Sasuke, dan itu berhasil membuat Sakura terdiam. –karna jika tidak Sasuke pasti akan menciumnya lagi.
Sasuke terkekeh, kini dirinya tahu apa yang bisa membuat gadis cantik dibawahnya terdiam "kenapa? Takut kucium? Atau memang ingin?"
Kedua bola mata Sakura melotot marah "jangan bicara seenaknya mesum! Menyingkir dari atas tubuhku se-ka-rang juga!" sial, detak jantungnya berdegup dengan cepat setiap kali berdekatan dengan Sasuke.
Bukannya menyingkir Sasuke malah menurunkan badannya, dada bidangnya akan bertemu dengan dada empuk milik Sakura jika saja Sakura tidak menahan kedua bahu Sasuke. Sasuke memiringkan sedikit kepalanya "kau tahu? Pagi-pagi begini lebih seru jika kita berdua melakukan kegiatan olahraga"
Wajah Sakura merona saat nafas hangat pemuda diatasnya menerpa lembut permukaan wajahnya "apa maksudmu?"
"morning sex, misalnya?"
HAH?
"TIDAAK!"
BUG!
Bisa dipastikan pipi kanan pemuda raven tersebut membiru karna terkena 'bogem' special dari gadis pink tadi. "bisakah kau tidak kasar? Ini sakit loh" Sasuke terjungkal dari atas sofa sambil mengelus pipi kanannya
Nafas Sakura memburu –marah. Seenaknya saja ayam ini berbicara, tidak tahu dia siapa memangnya? "dan kau! Bisakah kau tidak mesum? Itu menakutkan kau tahu?" desis Sakura sinis, kedua matanya memicing tak suka
Sasuke mendecak sebal, gadis pink ini sangat pintar membalikkan keadaan rupanya. Dan juga, lawan bicara yang handal. Menarik sekali, batin Sasuke. Gadis ini benar-benar berbeda dengan gadis-gadis diluar sana. Sekali tepuk, dan fiuh menang dua lalat sekaligus
"dasar, mesum baka! Aku mau mandi dan kau-" Sakura menunjuk Sasuke yang terduduk dibawah –masih mengelus pipi kanannya "-jangan macam-macam!"
Sasuke menyeringai "tidak akan" Sasuke berdiri kemudian mendekat kearah Sakura dan sontak membuat gadis pink ini mundur satu langkah "kecuali jika aku sudah tak tahan, sayang"
"MESUUM!"
Sakura berlari kekamar dengan wajah yang sepenuhnya memerah sampai telinga lalu cepat-cepat menutup pintu dan menguncinya. Sedangkan Sasuke tersenyum puas melihat hasil usilnya
"dia cantik, manis, dan juga seksi. Tak sabar untuk segera memangsanya" ucap Sasuke diakhiri dengan tawa sinisnya
Well, Haruno Sakura sepertinya kau harus berhati-hati dengan Uchiha Sasuke
oOo
"HIEEE?! Kenapa kau memakai seragam sekolahkuuu?" Sakura menjerit tak percaya atas apa yang dilihatnya. Kenapa Uchiha mesum ini bisa memiliki seragam lelaki disekolahnya? Seingatnya, Sakura tak pernah melihat seorang Uchiha Sasuke diKonoha Senior High School. Benar, itu seragam sekolahnya lihat saja kemeja putih lengan pendek menggunakan dasi hitam yang dibalut dengan jaket yang bertambangkan sekolah KSHS didada kirinya dan juga celana jeans hitam –khusus untuk celana memakai celana bebas.
"hn?" Sasuke melirik penampilannya dari bawah hingga atas. "tentu saja aku akan bersekolah disana"
"ba- bagaimana bisa?!"
"tentu saja. Dengan status anak baru"
Ah, rasanya Sakura ingin mengubur diri hidup-hidup saat ini. Belum diapartemen dan lagi sekarang disekolah dia harus bertemu lagi dengan ayam mesum seperti Uchiha Sasuke. Hei, sebenarnya Sasuke ini Mafia? Atau seorang Penjahat kelamin? Harusnya Mafia 'kan lebih menyeramkan, sadis, dan juga berdarah dingin. Tidak seperti Sasuke yang mesumnya kelewatan, menyebalkan, dan juga benar-benar pecicilan. Dunia memang aneh
Sakura akhirnya menyerah "kau membuat kepalaku sakit Sasuke! Sudahlah sekarang lebih baik kita berangkat dari pada harus terus berargumen tak penting"
"baiklah ayo sekolah!"
Sakura sweatdrop.
Diperjalanan banyak sekali yang memperhatikan Sakura yang berjalan disamping Sasuke. Mungkin mereka berfikir personil Girly yang biasanya berjalan kaki sendiri kini ditemani oleh seorang pemuda tampan. Sakura menggunakan seragam biasanya –kemeja putih lengah pendek dengan dasi kupu-kupu berwarna hitam dan juga rok hitam 10cm diatas lutut. Sedangkan Sasuke? Yah Sakura akui dia memang tampan dengan memakai –kemeja lengan pendeknya dan dasi hitam panjang sedangkan jaketnya dia tengteng diatas bahu
"hei, hei. Itukan Sakura-chan. Siapa itu disebelahnya? Tampan sekali"
"iya kau benar. Jangan-jangan pacarnya?"
"hiee? Aah tidak mungkin! Sakura-chan kan belum punya pacar"
Telinga Sakura memanas saat mendengar beberapa bisik-bisik orang disekitarnya. Pacar siayam mesum ini? Heh jangan bicara seenaknya ya! Dasar bodoh. Inner Sakura mengamuk dengan background kobaran api dibelakangnya
"SAKURA-CHAAANNN! TUNGGU SEBENTAARR"
DEG!
'su- suara gemuruh ini' Sakura menengok kebelakang dan –
–BINGO
Segerombolan wartawan sedang berlarian kearahnya
"Sa- sasuke!" merasa terpanggil Sasuke menolehkan kepalanya kearah Sakura "kita harus lari"
Seketika alis Sasuke mengkerut bingung. Dan ketika menengok mengikuti pandangan Sakura
"CEPAT LARI!" teriak Sakura sambil menarik tangan Sasuke
"KYAAA! TUNGGU SAKURA-CHAN!"
Para wartawan terus berlari mengejar Sakura yang kini tampak kewelahan. Sial, kenapa harus ada wartawan yang mengejarnya sih? Padahal Sakura sudah bersusah payah agar tak kelihatan oleh wartawan-wartawan yang selalu memburunya. Entah itu menanyakan tentang karir, status hubungan, dan yang lain-lain
Sakura menggeram saat Sasuke tampak malas berlari –terlihat dari kecepatan berlarinya yang pelan "CEPAT BODOH!". Sial, dirinya harus cepat-cepat lepas dari incaran para wartawan itu. Apalagi dirinya kini sedang bersama seorang pemuda, bisa-bisa akan muncul gossip yang tidak diinginkan
Sakura mengedarkan pandangannya mencari tempat yang cocok untuk bersembunyi, dan ketemu! "cepat kesana!" Sakura menarik Sasuke menuju semak-semak yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa kemudian berjongkok –agar tak kelihatan oleh para wartawan. Dan ini berhasil! Para wartawan yang tadi mengejarnya celingak celinguk mencari sosok pink yang tadi mereka kejar
"kemana Sakura-chan?"
"iya! Kemana dia ya?"
"gila! Larinya kencang juga"
"ah! Mungkin kesebelah sini!" salah satu wartawan menujuk kearah berlawanan dengan posisi Sakura saat ini bersembunyi
"ayo kita kejar"
Dan wartawan itupun berlari entah kemana
"fiuh akhirnya lepas juga"
Sasuke terus memperhatikan sosok gadis manis disebelahnya. Kalau difikir-fikir Sakura ini kasihan juga ya, harus dikejar-kejar para wartawan yang haus akan gossip para public figure. Dan itu pasti sangat menyebalkan "Sakura"
Sakura yang tampak terengah-engah menolehkan kepalanya kesebelahnya "apa?"
"kenapa kau kabur dari para wartawan tadi?"
Sakura mendengus "tentu saja! Kau tak lihat? Saat ini aku sedang bersamamu. Aku tak mau ada gossip yang tidak-tidak nantinya" Sakura berdiri dari posisi berjongkoknya "ayo berangkat lagi! Nanti kesiangan" ajak Sakura kemudian berjalan duluan –meninggalkan Sasuke yang terus menatap lembut kearahnya
'dia gadis yang baik'
oOo
Sakura melangkah berat menuju gedung dihadapannya yang berdiri megah –masih dengan Sasuke yang mengikutinya dari belakang. Sapaan dan teriakan demi teriakan terus terdengar saat dirinya dan Sasuke berjalan dikoridor
"KYAA! TAMPAN SEKALII"
"Ohayou, Sakura-chan!"
"eh eh. Lihat pemuda disebelah Sakura-chan. Dia siapa ya?"
"KYAA! SAKURA-CHAN PUNYA PACAARR!"
Sial
Ini pasti akan menimbulkan gossip
Sasuke melirik kearah segerombolan gadis-gadis disebelahnya yang sedang menatap dengan tatapan wow kearahnya "hai" sapa Sasuke sedikit lengkap dengan senyuman mautnya
"KYAAAA! MANISNYA!"
"TAMPAAANNNN"
Sakura sweatdrop sambil menepuk jidatnya sendiri. Apa yang baru saja dilakukan ayam mesum ini tadi? Berusaha tebar pesona begitu? Baiklah dia juga bisa!
Sakura melirik kearah segerombolan pemuda yang sedang menatap kearahnya dengan tatapan memuja. Sakura tersenyum manis "Ohayou" sapanya. Dan sukses membuat beberapa pemuda tadi merona
Ck, Sasuke mendecak sebal. Cemburu heh Uchiha?
"hoi Forehead! Ohayou"
"ohayou, Sakura-chan!"
Sakura menoleh kearah kedua sahabatnya –Ino dan Hinata yang tadi menyapanya. Sakura tersenyum "ohayou, Pig. Ohayou Hinata"
Ino melirik kearah pemuda disebelah Sakura dan pipi putihnya sukses memerah "Sa- Sakura. Ini, siapa?" Tanya Ino sedikit tergugup, pasalnya pemuda disebelah Sakura ini sangat tampan dan memukau
Sakura menghela nafas panjang "dia adalah –"
"–aku kekasihnya" potong Sasuke cepat
Sakura menganga, sama halnya dengan Hinata dan Ino yang menatap tak percaya atas apa yang diucapkan pemuda bermata onyx tadi
"HIEEE?" ketiga gadis itu berteriak secara bersamaan
.
.
Bagaimana kisah kehidupan gadis pink dengan siayam mesum kedepannya?
.
.
TBC
.
.
HUAAAAA #teriakpaketoa Mila kembali lagiii dengan chapter ke2. maaf yaa kalau engga update kilat aku lagi sibuk-sibuknya sama tugas dan TO disekolah jadi kabisa cepet-cepet update dan ceritanya GJ dan garing-banget. Dan sekarang ceritanya jadi tambah GJ-_-. Aku bingung buat kemana alur ceritanya :D oh ya maaf yaa kemarin banyak banget typo aku ga edit ulang dan ga baca ulang langsung publish :D
Makasiiihh banyak yang udah bersedia baca fic abal ini dan bersedia review . oh ya ada yang review katanya rate fic ini naikin aja, aku sempet mikir-mikir juga sih, tapi yah nanti aku usahain deh buat naikin ratenya XD
Oke Mila bales beberapa review dulu
Caesarpuspita : aahh makasih udah suka XD ini udah dilanjut kok. Salam kenal juga ya, terserah kamu mau manggil aku gimana hehe.
Ly Melia : iya banyak typo banget -_- hehe iya aku gabahas agensinya maaf ya kalau kurang ahh tak apa makasih udah memberi tahu kekurang fic ini.
Uchiha Riri : hehehe, kalau masalah naikin rate nanti difikir-fikir dulu yaa :D kita lihat dulu Sasuke mesumnya sampai tingkat keberapa XD
Manda Vvidenarint : ahaha, aku juga sih berharapnya begitu *otakmesum* tapi liat nanti dulu deh. Aku usahain buat Sasu-kunnya jadi tambah mesum .
Queen Bae : wkwwk, biasa aja kok :D malah aku ngerasa fic aku ini aneh -_- ahahah makasih bangeet yaaa *peluk*
Special thanks to: Krystaljung13, Rizka scorpiogirl, NikeLagi, hanazono yuri, harulisnachan, Belyuva Sasuko, next, Lynn, Luca Marvel.
Maaf jika ada yang salah ketik namanya :D
Maaf jika masih banyak typo yang bertebaran, maaf kalau ceritanya GJ, maaf kalau updatenya engga kilat. Dan lain-lain
.
.
RnR?
