Tittle : Nice UnExpectee Honey Moon

Rate : PG 13

Main Pair : YunJae

Other Cast : YooSuMin

Kelimanya pun segera berpisah, YooChun bersama ChangMin pergi ke Sapporo; Sedangkan Yunho dan Jaejoong pergi ke Osaka dan Nagoya sedang Junsu harus bertanggung jawab secara penuh mengganti kan Yunho untuk mengadakan promosi pada stasiun radio dan perusahaan Televisi untuk melebarkan sayap DBSK lebih luas lagi

Sebuah tanggung jawab yang amat sangat berat kini di harus ditanggung Junsu yang tak terbiasa memikirkan hal-hal sulit, kecuali mungkin game dan strategi perang

"Kkkh..bagaimana ini..bagaimana…" ucap Junsu yang mulai panik

Satu per satu bayangan-bayangan tentang hal-hal yang buruk mulai menghantui pikiran Junsu

"Kkkh..bagaimana jika nanti tak ada yang mau menerima promo kami? ah..aa..atau..nanti tak ada yang datang waktu jumpa fans karena hanya ada aku? Aaarrrgggh…menyebalkaaan…" umpat Junsu kalang kabut

Pikirannya penuh dan tak mampu berpikir jernih kembali, apalagi dengan ketidak hadiran appa, umma, YooChun dan Minnie; semakin membuat Junsu tak tenang

"Aish..aish..apa yang harus ku lakukan? Yunho hyuuung.." rengek Junsu pada dirinya sendiri

Akhirnya dia hanya bisa pasrah dengan terus berjalan mondar mandir sepanjang ruangan dengan raut wajah kecemasan yang amat sangat tergambar jelas di wajahnya

Dengan gemas ia menggigit tangannya dan mengusap usapkan kedua tangannya yang mendadak terasa dingin karena ketegangan yang amat sangat

"Brr..Jaejoong hyuung..

Dingiiin…andai kau bersamaku pasti kau akan membuatkanku susu hangat.." rengek Junsu yang mulai kesepian

"Dan..dan..kalau sudah begini, biasanya Chunnie dan Minnie akan menggodaku sampai aku merasa kesal, mengerjaiku sampai aku marah-marah…" hela Junsu sekali lagi

Tiba-tiba tak terasa air matanya menetes dari pelupuk matanya yang sudah tak kuat menahan derasnya air mata yang mendadak tercipta saat mengingat ke empat member lainnya yang kini terpisah-pisah karena harus mengadakan tour promo album di berbagai tempat

"Kkkh..Junsu…hwaiting!junsu jjang! Ingat, ini hanya perpisahan sementara, kau tahu!

Setelah ini kami berlima pasti akan bertemu lagi..ok?

Naaah…jika sudah mengerti, berhentilah menangis seperti bayi!" teriaknya seperti hendak menyemangati dirinya sendiri

"Kkkh…appa..umma..Minnie..Chunnie..bogoshippo yo..

Haaa..sepertinya aku benar-benar tak bisa hidup tanpa kalian…" helanya sedih

"Zzz..mm..Jun..syu..mm..nyam…"

terdengar suara dengkur seseorang yang tengah tertidur dengan pulas di bangku pesawat jurusan sapporo

Pemuda ini terlihat sangat menggemaskan saat tertidur, padahal jika sudah bangun, pemuda satu ini akan menggaet wanita manapun yang terpesona olehnya, oleh ketampanan wajahnya dan ke seksian suaranya

Namun kali ini dia harus puas menjadi magnae ChangMin yang notabenenya masih dibawahnya

ChangMin yang terlihat lebih dewasa pun membaca novel yang dibawanya agar tidak bosan sembari sesekali membenarkan letak selimut YooChun hyungnya yang terkadang melorot turun karena memang YooChun jika tidur selalu bergerak-gerak tak karu-karuan dan seketika membuat ChangMin heran bagaimana Junsu hyungnya bisa tahan saat tidur bersama koala pengantuk satu ini

"Ckckckck..kalau melihat ini entah bagaimana reaksi Junsu hyung" gumamnx sembari terkekeh

Dan sekali lagi, YooChun hyungnx kembali bergerak-gerak gelisah kekanan dan kekiri, dan tentu saja hal itu membuat ChangMin yang sedari tadi membaca novel ikut bergerak-gerak, menggeser tubuhnya agar YooChun hyungnya tidak terbangun

"Haish..koala satu ini..

Hhh..benar-benar ampun deh.." keluh ChangMin sembari sekali lagi membenarkan posisi selimut Hyungnya

"Zzz..Su..ie..mm..nyam.." igau YooChun

Mendengar hal itu ChangMin hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan sedikit kagum pada YooChun hyungnya, karena meskipun sudah sejauh ini tetapi dia masih bisa berkontak batin dengan Junsu hyungnya

"Yosh!baiklah akan ku tunjukkan pada Junsu hyung kalau aku bisa menjaga koala satu ini" ucap ChangMin pada dirinya sendiri dengan memberikan pose imut sembari mengepalkan tangan

"ChangMin jjang!Hwaiting!"

Drap..drap..drap..drap..drap..

Terdengar suara langkah-langkah tergesa-gesa kru Tohoshinki dalam grup bullet train yang akan menuju Osaka dan Nagoya

Kru dan kedua member yang terdapat di dalamnya berlari tergesa-gesa menuju Hotel tempat mereka menginap, ditambah hujan yang tiba-tiba turun membuat kedua member mau tak mau terpaksa sedikit berbasahan

"Yunho san…Jaejoong san…cepat kemari…" panggil salah seorang staff di samping sebuah mobil van hitam yang sudah dipersiapkan untuk membawa mereka berkeliling Osaka dan Nagoya selama 3 hari 4 malam ini

"Ah..hai..matte kudasai ne..

Joongie aah..daijoubu desuka?kau merasa dinging?" tanya Yunho pada Jaejoong yang kini tengah digendong ala bridal style olehnya

Hal ini sempat membuat kru lainnya jengah, tetapi karena alasan yang di berikan Yunho, akhirnya mereka pun memakluminya

"yun..yunnie beeaar..ak..aku bisa jalan sendiri..kaki ku sudah tak sakit.." ucap Jaejoong perlahan tepat di telinga Yunho

"Anniya..pokoknya aku akan terus menggendongmu sampai tiba di hotel..arraso?

Aku tak ingin Boo Jae ku kelelahan dan akhirnya tak bisa melakukan kegiatannya besok..

Biarlah aku yang menggendongmu..

Lagipula, jalannya sedikit licin!Kau bisa terjatuh.." ucap Yunho keras kepala

Dan Jaejoong pun tahu, jika sudah begitu kekasihnya tak akan mengubah pendapatnya sampai tujuannya tercapai dan itu tentu saja membuat Jaejoong malu dibuatnya, karena menjadi tontonan banyak orang

Drap..drap..drap..drap..drap..drap..

Yunho pun berlari tergesa-gesa menuju van, karena hujan terus menggila dan juga suhu yang terus menurun, membuatnya menggigil kedinginan, apalagi Jaejoong yang berada dalam dekapannya

"Yosh..sekarang ayo kita naik.." seru Yunho saat dia sudah mendekati van kru

Dengan hati-hati, Yunho memasuki van dengan tetap menjaga agar Jaejoong tidak terbentur dinding van

"Hoaaah..akhirnya di dalam juga..

Ne, daijoubu desuka, boo? Kedinginan kah?" tanya Yunho khawatir saat melihat kekasihnya menggigil hebat

"Da..daijo..daijoubu..desu..bear.." ucap Jaejoong terputus-putus

Tampaklah Jaejoong terus mengusap-usapkan tangannya sembari sesekali meniup-niupkan udara pada tangannya yang sudah terasa membeku

Melihat gelagat kekasihnya ini, Yunho segera menggenggam tangan Jaejoong erat dan sesekali dia meniup-niupkan udara panas dari mulutnya untuk menghangatkan tangan Jaejoong yang memang terasa sangat dingin

Jaejoong yang mengetahui perlakuan kekasihnya ini menjadi sedikit malu, tapi juga sedikit senang, karena ternyata kekasihnya ini sudah tak marah padanya

"Be..beaar..aa..akk..aku baik-baik saja.." ucap Jaejoong sembari menyembunyikan rona diwajahnya yang mulai menyembul muncul

"Mwo?baik bagaimana?lihat ini…tanganmu terasa sangat dingin! Bagaimana jika nanti kau sakit?" bentak Yunho pada Jaejoong yang tak mau menurutinya

Seketika Jaejoong pun terdiam dan tak berbicara apapun lagi, ia tak ingin membuat Yunho lebih marah, apalagi yang lebih tak Jaejoong inginkan adalah Yunho yang dingin dan tak peduli padanya

Ia pun melirik kekasihnya yang masih sibuk menghangatkan tangannya yang tadinya masih terasa membeku kini sudah terasa mulai menghangat

"Wae yo, baby bunny? Kenapa melihatku seperti itu?" tanya Yunho penasaran saat Jaejoong terus melihatnya sedari tadi

"Aaa..aaah..iie..nandemonai…" ucap Jaejoong sembari menyembunyikan rona merah apel di wajahnya

TBC