I love you len
Chap 2:gadis itu adalah…
Rani:haaah….untung ada ripiu…kalau ga saya bener-bener mau tutup cerita ini loh!*evil laugh*
Rin:huft…HAMPIR SAJA….untung ripiunya gak kurang dari 2!
Len:untung para readers setia bgt…*tepuk tangan*
Rani:Yaaaaaay!Aku ceria bgt nih!aku harap masih pada setia baca ya!
Rin:tapi mending kamu rapihin deh,ini masih berantakan
Rani:a-ano…iya deh.^^
Riu:akhirnya kamu tidak akan menyiksaku di sekolah*asli*
Rani:Yaa!tentu saja!ntar aku bae-bae sama kamu kok,Ok,ok,disclaimer!^^
Rin:untung author kita normal ya..==
Disclaimer:Author yang lagi alay dan bahagia padahal Cuma dapat Riview ini tidak mungkin punya Vocaloid,kalau dia punya vocaloid…dia pasti sudah membuat len cross dress terus!
Len:HEEEEEH?SERIUS TUH?*pasang muka kaget*
Rani:yah bener,aku pengen bikin kamu cross dress terus!oiya, Saya jujur serius,senang…kepada semua yang nge review tapi ngenek juga ya kalau ada yang nge flame == ahh…sabodo wae,nyatanya dia baca juga dan nge fave juga#lol
Riu:hah..== cepat baca balesan Riview!*ngasih kertas ke gakupo*
Gakupo:kok aku?
Riu:NURUT GAK?*pasang deat glare,gakupo nggangguk
Gakupo:
Kito athena:
yuhu- yah-makasih^^ saya tau...karna saya lupa ngoreksi and saya lupa...bahwa...kalau di taruh di document mananger kata-katanya Hilang T0T
Shiney Moon:
Hm…..tersusunnya juga belum rapi ya*nyengir* saya gak tau ni chap 2 rapi atau ga…ngehehehe
Tapi saya akan berusaha… saya akan nge scan cerita di chap 2 dengan mata saya!jamin!
Don't fvck with me: aku gee tau….ficku gaje…dan hahaha ga punya komen lagi saya*tertawa hambar bgt
The Jigoku shoujo:
terimakasih-saya senang sekali!^^" saya memang belum pintar dalam nyusun cerita..^^"
Baiklah,saya akan segera buat chapie 2
Karna saya sendiri kadang bingung nempatin titik,koma,de el el.
Sekali lagi Arigatou!saya bahagia!
Hikarin Shii-Chii:aww…hiatus itu…apa ya?
Soal kurang rapi...iya aku tau^^
Dan terimakasih banyak atas perbaikan katanya…kadang kata-katanya suka hilang jika saya masukan ke dalam document manager dan saya lupa ngoreksi,maklumin saja ya…urusan sekolah menjadikan saya ga bole lama-lama ngenet…
Dan terimakasih udah di fave!hore!^^
Rani:LETS GO TO THE STORY!*semangat wahid* hoiyo!abdi pikun lagi keterangan di bawah ^^
Tanda titik diata satu dengan tanda miring adalah suara dalam hati!
I Love you Len!
Chapter 2:Gadis itu
(someone POV)
Kini aku sedang meminta izin kepada atasanku, aku juga harus membantu gadis itu,aku bosan melihat kejadian yang sama terus terulang… aku tidak mau lagi tuanku bersedih karna itu.. dan aku tidak mau lagi terus-menerus mengikuti alur cerita yang sedih ini . aku akan membantu, walau itu berarti aku melanggar aturan… Aku hanya ingin Tunaku Len Kagamine bahagia err? ralat deh Tuanku Len Kagamine!
" hei, ruby! kau tau konsekuensinya, 'kan? " kata seorang wanita yang memiliki iris merah dan rambut pig tails, aku menggangguk.
" Ya, tentu saja Teto ruby no kasane " kataku dengan tersenyum, teto hanya menghela napas dan cemberut. " ada apa? ".
" Ah… Jangan panggil aku dengan nama lengkap deh! Ruby! " kata teto dengan cemberut, aku hanya tertawa dan membalasnya dengan senyuman tipis.
" Kaukan atasanku –Teto-suka-Roti- " kataku mulai bercanda dengan Teto, akupun kabur karna takut diserbu dengan pasukan Roti (?) milik Teto. -samar aku mendengar suara yang seperti di bisikan ke telingaku, tentang gadis yang bernama Rin.
" Kurang ajar! kenapa dia muncul di saat-saat ga terduga? " kata seseorang dengan rambut hitam dan mata rubynya memancarkan aura dendam. " Misi:in-complete! ternyata aku harus menyingkirkan sampah-sampah terlebih dahulu! " kata orang saja aku mengenalnya, dia adalah Satzune miku dan sebentar lagi aku harus mencegah perbuatannya.
" kirikanankiri akmaperg keekola Hazuna " kataku mengucapkan mantra untuk pergi ke sekolah baruku, akupun memasuki ruangan guru dan mendaftarkan diriku untuk menjadi murid. guru itu memberiku kertas berisi Soal-soal yang tidak kumengerti… aku hanya menghela napas dan mengucapkan mantra yang membuatku menjadi tau semuanya dan aku mulai menulis jawabanku.
(Skip Time)
" Hem, jawabanmu benar semua… selamat ya! " kata guru itu tersenyum, aku hanya tersenyum dan bertanya di mana ! beruntung kelasku sama dengan Rin, dengan begini aku bisa dekat dengannya! Akupun keluar dari sekolah dan menatap langit..
" Game baru dimulai. " kataku tersenyum.
(Len POV)
Miku, Rin, Miku, Rin, Miku, Rin, Miku, Rin, Miku… yang mana yang harus kupilih ya? Miku apa Rin? Miku, Rin, Miku, Rin…
" Gezz, aku bingung… " kataku sambil mengacak-acak rambut. melihat Rin yang sedang tidur pulas.. namun jelas dari muka Rin dia kelihatan begitu khawatir akan sesuatu.
" Le, Len.. Mi, Miku " kata Rin. Rin kelihatan begitu serius , sepertinya dia mimpi buruk lagi ya? muka rin sangat pucat, akupun mendekatkan wajahku pada Rin... Entah kenapa Mukaku terasa memanas...
" nggh " Kata Rin mengguman. Aku langsung menjauhkan mukaku, dan menyingkirkan pikiran aneh-aneh di benakku, Rin bangun dengan wajah menangis?
" a, ada apa Rin? " kataku hanya menggeleng dan memperhatikanku dari atas sampai bawah, Rin melihat ke satu arah.. yaitu...
.
.
.
" i tu kalungmu ya, Len? " kata Rin sambil menunjuk ada apa dengan kalungku ini Rin? Aku lalu mengangguk, Rin menyipitkan matanya.. " Dari ayahmu? "
.
.
.
" ZRAAAAK! "
" Hai ! Rin! " kata seseorang dengan rambut perak dan mata hijau no! dia itu... temen paling over proctective sama Rin yaitu... Shana finako/shana fiola (author:maaf lupa) bersama dengan ketua osisnya yang tercinta... Kaito shion alias bakaito sambil membawa sebuah paket bunga dan buah-buahan, dan barang belanjaan hanya memandang barang bawaan mereka yang super-super banyak, Shana sibuk memeluk Rin padahal Rin dengan kondisi badan luka-luka dan Kaito menaruh semua barang oleh-oleh untuk , Kaito menatapku dan tersenyum licik.
" hoi,bagaimana? kamu memanfaatkan suasana ketika Rin masih pingsan? " kata Kaito dengan nada jahil. Shana yang sibuk memeluk Rin kemudian menatapku tajam. Matilah aku! pikirku dalam hati.
" hoo~ apa yang kau lakukan pada Rin tercintaku? " kata Shana memandangku disertai death glare. aku tentu tidak bisa berkutik, bisa-bisa aku dihajar olehnya. " Kau tidak apa-apakan diakan? " sekarang tatapan Shana mirip seorang pembunuh tingkat wahid.
" Tentu saja! aku ga melakukan apa-apa dengan Rin-chan! yakan Rin! " kataku tertawa Shana menatap Rin seperti bertanya -Apa-itu-benar-Rin?-, Rin hanya menggeleng dan Shana menatapku dengan senyum pembunuh... Oh, betapa malangnya aku...
" Tentu saja tidak, Shana pacar tukang makan es krim. " kata Rin dengan nada jahil. shana yang berniat membunuhku(mungkin) mengurungkan niatnya dan memeluk Bakaito dengan wajah dan Rin memasang evil smirk.
" Dia Tidak Baka! Kaito itu pinter dalam segala hal! " kata Shana membela tersenyum dengan wajah memerah.
" Benarkah itu? ahaha.. aku rada ga yakin deh~~ " kataku menggoda mereka berdua cuma speechless dengan muka memerah hebat..
" Teman-teman... aku mau istirahat dulu. " kata Rin yang menutup mukanya dengan bantal. Kaito, aku, dan Shana hanya mengganguk.. Shana dan Kaito keluar tapi tidak membawa paket bunga dan apapun itu yang mereka bawa tadi, sekarang aku dan Rin hanya berdua. " Len, aku mau istirahat... kau bisa pulang duluan " Rin lalu mengangkat bantalnya dengan tangannya dan mendekati wajah Rin,muka Rin memerah, aku mencium dahi Rin dengan agak malu.
" Tidur yang nyenyak ya, Rin alias Putriku? " kataku memasang tampang jail dan diakhiri dengan tamparan bantal oleh Rin.
" Apaan Sih! LEN JAHIL! " kata Rin Tsundere, aku hanya terkekeh melihat sikap Rin, lalu aku keluar dari ruangan Rin dan menuju ke rumah yang akan membuatku ngiler dengan masakan serba pisang yang UEEENAK banget.
(Rin POV)
" Mou, Len jahil banget " kataku sambil memakan jeruk yang merupakan buah-buahan yang tadi dibawa Kaito dan Shana, aku memikirkan siapa gadis yang berada di mimpiku... akupun memikirkan siapa gadis itu sambil memakan jeruk. Aha! aku tau siapa gadis itu! yah, dia adalah seorang wanita misterius! hehehe.. *digebuk readers sama author
.
.
.
.
" Tok... Tok " suara pintu ruanganku diketuk ,aku yang sedang memakan jerukku sambil melamun menatap ke arah pintu itu.
" Ya, Masuk! " aku melihat seorang gadis mempunyai iris ruby dengan rambut hitam diikat twin teal panjang... Dia.. adalah orang yang merencanakan membunuh Hatsune Miku... yaitu..
.
.
" Sat, Satzune Mi, Mi, ku, ku? " kataku Miku tersenyum licik dan dia masuk ke dalam dan mengunci pintu. . lalu dia mendekatiku dan menutup mukaku dengan bantal, sampai-sampai aku tidak bisa bernapas sama sekali.
" M! M! " kataku sambil memberontak,tapi tenaga Satzune Miku sangatlah besar. dia tertawa jahat dan sepertinya puas apa yang dia lakukan denganku.
" Kau terlalu mengangguku! HAHAHAHA! WAKTUNYA PEMBALASAN! " kata Satzune Miku tertawa mirip Iblis. se, seseorang tolonglah aku! kataku dalam hati.
(Someone POV)=yang gadis berambut merah
aku mendengar suara Rin meminta tolong, walaupun samar-samar tapi aku yakin itu adalah suara Rin! akupun berlari menuju rumah sakit dimana Rin berada.
" kekekeke.. game dimulai Rin Kagarina! " sekarang bisikan suara itu datang, ternyata suara itu adalah milik Satzune. Aku harus cepat sebelum aku terlambat!
-Owari?TBC alias Tuberclosis!*digaplok para reader-
Rani:hm...nyo~~~maafkan saya chapnya pendek!trus maafkan saya juga!saya memang ga biasa nempatin koma,dan lain-lain dalam cerita HUWAA~~~Sumpah ga berbakat banget saia!Hiks,hiks...T-T semangat saya turun...turun banget nih... trus waktu saya baca cerita para senior-senior astagfirullah SAYA MALAH GA NGERTI!*pundung*
Rin:iiiiiiih~~~!aku ga mau mati author!*sambil nangis lebai*jangan bilang author mau putus asa lagi buat cerita?
Len:AKU GA SETUJU KALAU RIN MATI!*peluk Rin*jangan sampai!
Rani:Rin mati?rahasia gitu loh!habis saya tadi baru dapat Ripiu baru sih dan fic saya emang belum Rapih..maaf ngecewain yang ripiu kemarin..jadi pundung lagi gomennasai*pundung*
Rin:hik!hik!Author kejam!
Len:ngomong-ngomong siapa gadis berambut merah itu?
Rani:heh?Rahasia DOOONG~~~!*ketawa maksa*
Riu:yang pasti kelanjutan fic ini makin gaje!
Rani:A-pa?awas lo!*ngelindes Riu pake road roller*
Rin:Ok,para Readers!bagi yang penasaran dengan chapter selanjutnya!please Riview!
Len:kata author...kalau ripiunya dikit ceritanya di upload lama bgt!
Rin:karna itu!please review!bagi yang ga punya account bisa review dengan memencet tombol di bawah!
Cerita selanjutnya:
Kita harus tuntaskan kasus ini!
kau...awas kau !
Jangan dekati dia!
