The legend blue eyes ninja
Disclaimer : masashi kishimoto
Pair : naru X naru
Rate : T
Yoo...minna i'm come back...thank's to review
Saatnya balasan review
.39566 : oke terima kasih atas masukannya, pairnya gak incest, n disini dark naru
Minyak tanah : naruto gak punya penyakit mata biru, tapi punya sesuatu.
Yami no shinobi : gomen klo alurnya kecepetan
Oneday575712 : yah mau gimana lagi naru akan tetap jadi dark, n naru akan punya doujutsu, klo kekei genkai mungkin masih lama.
: gomen pairnya gak bisa naruhina.
Yokai999 : semoga aja.
Devil madara uchiha : nanti saya usahakan.
Gray areader : pairnya gak incest
: nanti saya usahakan
Samsulae29 : iya disini naru dark
.925 : sip
Uzumaki tulus : iya ini agak beda kok.
.7330 : wah klo kayak broly itu sudah unlimited power.
Yosh...segini aja...klo fic the ultimate ninja mungkin akan hiatus selama sebulan(mungkin)
Chapter 2 start
~Namikaze Mansion 20.00 p.m. di kamar naruto~
Terlihat naruto telah sadar dari pinsannya.
Mata biru saphirenya yg terlihat menerawang jauh keatas langit-langit kamarnya. Sementara jauh didalam otaknya mengingat-ngingat kejadian yg selama ini di alaminya mulai dari warga desa membencinya hingga berniat membunuhnya. Mengingat itu membuat hatinya sakit. Sempat berpikir ingin sekali melakukan hal yg sama seperti yg mereka lakukan kepadanya. Tetapi...apa yg bisa dilakukan oleh bocah ingusan sepertinya? Bahkan memegang kunai saja tidak bisa.
Naruto bangun, kemudian duduk dipinggiran tempat tidurnya. Dengan otak yg masih memikirkan perlakuan warga terhadapnya yg sama sekali dia mengerti.
Mereka selalu mengatainya "kyubi" atau "siluman" atau "monster",
Apa itu kyubi? Ia sama sekali tidak mengerti. Ia sempat menanyakan soal kyubi pada kaa-sanya, tapi apa yg ia dapatkan ia hanya mendapatkan bentakan karena mengganggu latihan kakak kembarnya, menma.
Naruto melirik jam yg ada di atas meja, 'pukul 21.12 p.m mungkin meraka sudah tidur' menghela nafas sebentar,
"sepertinya aku harus memasak ramen instan lagi.." kata naruto disertai senyuman kecil yg menyayat hati, namun ia tidak boleh cengeng.
Dia bertekad untuk menunjukan kepada semua orang bahwa dia itu kuat dan dia bersumpah akan membalas semua perbuatan mereka padanya.
Itulah janji seumur hidupnya sekaligus ambisinya.
Time skip 06.30
Kriiingg...kringggg..
Suara jam beker di kamar naruto berbunyi, namun tidak ada tanda-tanda dari pemiliknya didalam kamar.
Ckleekk...
Naruto keluar dari kamar mandi yg berada di dalam kamarnya lengkap dengan celana hitam khas anbu berwarna hitam dan kaos berwarna putih tanpa lengan dan juga sarung tangan tanpa jari yg menutupi tangannya, beserta sepatu ninja berwarna hitam.
Naruto berjalan kearah jam bekernya lalu mematikan alaramnya, naruto kembali bercermin, melihat dirnya dan mengkoreksinya.
'hmm...aku terlalu mirip tou-san, sebaiknya aku mengubah penampilan rambutku' batinnya
3 menit kemudian...
"sempurna, dengan begini aku mempuanyai identitasku sendiri" kata naruto tersenyum melihat penampilan rambutnya, rambutnya bukan lagi kuning jabrik melainkan hitam dan gaya rambut seperti sousuke aizen di anime bleach, setelah merasa puas ia melangkahkan kakinya meninggalkan kamarnya menuju lantai bawah untuk menemui keluarganya.
"ohayou tou-san, kaa-san , menma-nii" naruto menyapa keluarganya dengan 'penuh semangat', setidaknya untuk menutupi kekecewaan dan kebenciannya kepada keluarganya. Sementara keluarganya hanya diam terpaku melihat penampilan naruto yg (sangat) berbeda
"o-oi kenapa kalian diam saja ttebayo.." kata naruto sambil mengembungkan pipinya cemberut, yg tentunya hanya akting.
"a-ah ohayou mo naruto-kun..! ne..ada apa dengamu?, maksud kaa-san penampilanmu?" kushina bertanya sedangkan minato dan menma hanya ngangguk-ngangguk.
"tidak ada, hanya mencoba gaya baru.."jawab naruto sambil mengeluarkan cengiran khasnya. Kemudian naruto duduk di samping menma, kakaknya yg lahir beberapa menit darinya.
"hari ini tou-san tidakbisa mengantar kalian keakademi, tou-san minta maaf karena tou-san lagi ada urusan mendadak" kata minato sambil menyiratkan penyesalan, naruto mendengar itu hanya diam karena menurutnya mengantar atau tidak itu sama saja artinya.
Kemudian naruto dan menma mengangguk.
"kalau begitu tou-san pergi dulu" ucap minato kemudian menghilang meninggalkan cahaya kuning.
Time skip akademi ninja 08 : 00 a.m
"selamat datang anak-anak..!" ucap seorang guru dengan bekas luka melintang di daerah hidungnya, umino iruka.
"selamat pagi sensei...!" ucap semua murid serempak.
"baiklah pertama-tama...bla...bla...bla...
Time skip mansion namikaze 13:00 pm dikamar naruto
Saat ini naruto sedang berbaring ditempat tidurnya dengan mata dan pikiran yg menerawang jauh.
'cih apanya yg hebat, kalau shinobi yg hebat rela mengorbankan sesuatu untuk shinobi lain, cih aku sama sekali tidak setuju dengan hal itu' batin naruto
"HAHAHA...SEPERTINYA HATIMU MEMANG BENAR-BENAR TERMAKAN KEGELAPAN...BOCAH!"
Naruto mendengar suara itu langsung mengubah posisinya dari berbaring ia langsung berdiri dengan posisi siaga.
"siapa kau!, cepat keluarlah...!"kata naruto sambil memegang sebuah kunai ditangan kanannya.
"HAHAHA...LUCU SEKALI KAU TIDAK MENGENALIKU BOCAH!"
"cepat keluar kau" teriak naruto, namun beberapa detik kemudian naruto masuk kedalam 'mindscape'nya
"ughh...di-dimana ini...?" kata naruto kerena melihat dirinya ada di selokan pembuangan air.
"SELAMAT DATANG BOCAH..." kata seseorang di belakang naruto, secara reflek naruto berbalik, ia melihat jeruji besi yg sangat besar, dan didalamnya ada seekor musang dengan mata merah menyala dan memiliki 9 ekor yg melambai-lambai.
"k-k-kau kyu-kyubi...
CHAPTER END
Yoo...minna i'm come back, yosh semoga chapter ini memuaskan reader-san...
N REVIEW PLEASE...
YAMI NO RYUSHIRO OUT
