" Naega Salgo Sipoyo" chapt. 2 (Aku Ingin hidup )

*Sebelumnya*
" Kau tidak boleh bersedih seperti ini, sebaiknya kau berdoa, agar Kyuhyun baik-baik saja" ucap Teukie

" Ne Hyeong" sahutnya.

*Selanjutnya*

"Ayo, kita latihan lagi" ucap coreografer mereka.
"Yee"sahut mereka serempak.
"Semangat, Hae" ucap Teukie
"Ne hyeong" sahutnya
Meski tubuhnya bergerak untuk latihan, tapi pikirannya masih tertuju pada Kyuhyun.

~NSS~

Kyungsoo duduk sambil melamun menatap kedua sahabatnya bermain Basket di Lapangan dekat rumah Kyungsoo.
Kai dan Suho saling menatap, lalu tatapan mereka tertuju pada Kyungsoo yang masih melamun. Kai yang memegang bola, melemparkan bola Basket kearah Kyungsoo, hingga membuyarkan lamunannya.
"Ish!" dengusnya sedikit kesal.
"Kau kenapa?, tidak biasanya kau seperti ini" ucap Suho, dan mereka menghampiri Kyungsoo yang duduk di bawah pohon.
"Aku sedang memikirkan Kyuhyun hyeong" sahutnya lemas.
"Ada apa dengan Kyuhyun hyeong?, apa dia sakit?" tanya Kai yang kini duduk di sisi kanannya, sedangkan Suho di sisi kirinya.
"Nde, tapi aku takut jika penyakit Kyuhyun hyeong parah"
"Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu?" tanya Suho
"Karena aku sering melihat Kyuhyun hyeong sering sekali sakit kepala, dan kali ini Kyuhyun hyeong pingsan di kamarnya" ucap Kyungsoo menjelaskan rasa takutnya pada mereka.
"Sebaiknya kita berdoa , semoga Kyuhyun hyeong baik-baik saja" sahut Kai dan menepuk pundak Kyungsoo pelan.
"Bagaimana kalau kita pergi ke Game Centre?" saran Kai
"Itu ide yang bagus" sahut Suho setuju.
"Aku tidak ikut ya" tolak Kyungsoo
"Aish!, kau harus ikut. Setidaknya bebanmu sedikit berkurang" ucap Suho.
"Nde, Suho benar. Ayooo" ajak Kai dan menarik tangan Kyungsoo.

~NSS~

"Eomma, tidak bisakah hari ini kita pulang saja?" Pinta Kyuhyun yang duduk di atas ranjang.
"Dokter menyarankan agar kamu nginap semalam di RS ini" sahut Hyo Joo
"Aku bosan Eomma" ucap Kyuhyun
Junsu merasa kasihan pada Kyuhyun, hingga ia pun mencoba untuk bicara dengan Choi Jin Hyuk.
"Appa akan bicara dengan Dokter Jin Hyuk dulu, jika ia mengizinkanmu pulang, maka kita pulang hari ini juga"
"Jincha Appa?"
"Nde" sahut Junsu tersenyum padanya.
"Yeoboe…" Hyo Joo merasa keberatan dengan keputusan Junsu.
"Apa kau tega melihat anak kita murung karena bosan di RS ini?"
Hyo Joo diam sejenak, dan ia pun menyetujui saran Junsu.
"Baiklah, kalau itu yang terbaik untuk Kyuhyun"
"Aku sangat bahagia karena Appa dan Eomma sangat pengertian padaku" ucap Kyuhyun bahagia.
"Itu karena kami sangat menyayangimu, Kyu" ucap Hyo Joo.
"Aku juga menyayangi kalian" sahutnya.
"Kalian tunggu di sini, Appa pergi sebentar"
"Siap Bos!" sahut Kyuhyun sambil memberi hormat pada Junsu, hingga membuat Junsu juga Hyo Joo tertawa karenanya.
Setelah Junsu ke luar, Kyuhyun menatap Hyo Joo yang terlihat sedang memikirkan sesuatu sambil melipat pakaian Kyuhyun.
"Eomma, kenapa Dokter memintaku untuk melakukan test?" tanya Kyuhyun
"Ehm…" Hyo Joo pura-pura tidak mendengar pertanyaan Kyuhyun, ia menoleh menatap Kyuhyun.
"Tidak apa-apa Eomma" sahut Kyuhyun mengurungkan lagi pertanyaannya.

~NSS~

Tok…tok…
"Masuk" ucap Jin Hyuk
Junsu membuka pintu ruang kerja Jin Hyuk, "Silahkan duduk" ucap Jin Hyuk padanya.
"Nde" sahut Junsu, kemudian duduk di depan Jin Hyuk.
"Ada yang bisa saya bantu?"
"Begini Dok, saya ingin minta persetujuan Dokter, apakah Kyuhyun boleh pulang, setelah Kyuhyun menjalani beberapa test itu?"
"Sebaiknya tidak, karena rangkaian test yang akan di lakukannya cukup banyak, jadi untuk berjaga-jaga, sebaiknya Kyuhyun menginap di RS ini dulu sampai hasil test nya ke luar" tolak Jin Hyuk
"Saya merasa kasihan padanya, karena Kyuhyun pasti akan sangat bosan jika harus menginap di sini" ucap Junsu
"Saya sangat mengerti bagaimana perasaan Anda, tapi sudah menjadi kebijakan RS ini"
"Baiklah kalau begitu Dok. O iya satu lagi, kapan Kyuhyun melakukan test itu?" tanyanya
"Nanti perawat akan datang ke ruang inap Kyuhyun, untuk mengantarnya melakukan test tersebut"
"Oh, kalau begitu saya permisi Dok, cheongmal gumawo" ucap Junsu beranjak dari kursi sambil sedikit membungkukkan tubuhnya.
"Ne, cheonmaneyo"
Junsu kemudian ke luar dari ruang kerja Jin Hyuk, dan pergi kembali ke kamar inap Kyuhyun.

~NSS~

Youngja pergi ke kuil untuk melakukan sembahyang. Ia berulang-ulang melakukan ritual penghormatan di depan patung Budha hingga kaki nya letih, tapi tidak ia perdulikan.
Youngja berdoa untuk kesembuhan cucu ke-2 nya. Air matanya mengalir karena memikirkan Kyuhyun.

~NSS~

Hari sudah mulai senja, Donghae kembali ke rumah setelah selesai latihan. Ia cukup terkejut karena pintu rumah masih terkunci.
"Apa mereka belum pulang dari Rumah Sakit?" gumam Donghae
"Hyeong" panggil Kyungsoo yang baru saja datang setelah selesai bermain Game.
"Kau baru pulang juga?" tanya Donghae padanya.
"Nde hyeong" sahut Kyungsoo.
"Sepertinya Appa dan Eomma masih menemani Kyuhyun hyeong di Rumah Sakit"
"Nde" sahut Donghae dan menghela napas beratnya. Kemudian mereka berdua duduk di depan rumah sambil menunggu kedatangan kedua orang tuanya juga Youngja.
"Hyeong, apa Kyuhyun hyeong sakitnya parah?" tanya Kyungsoo, tatapannya tertuju ke depan.
"Entahlah Kyungsoo, tapi hyeong sangat berharap Kyuhyun tidak apa-apa" sahutnya.
Mereka berdua menghela napas beratnya. Tidak berapa lama mereka menunggu, Junsu pulang sendirian tanpa Hyo Joo dan Kyuhyun.
Donghae dan Kyungsoo bergegas menghampiri Junsu yang berjalan kearah mereka.
"Appa, bagaimana keadaan Kyuhyun?" tanya Donghae.
"Sebaiknya kita bicara di dalam saja" sahut Junsu.
Donghae dan Kyungsoo saling menatap, mereka berpikir ada sesuatu yang tidak beres terjadi pada Kyuhyun.
Setelah masuk ke dalam, Junsu duduk di Sofa, diikuti Donghae dan Kyungsoo.
"Appa…" Donghae membuka percakapan.
"Kyuhyun…dia…mengidap Tumor Otak" ucap Junsu lesu
"M…mwo?!" Sahut mereka terkejut.
"Apa Kyuhyun hyeong bisa disembuhkan Appa?" tanya Kyungsoo
"Bisa, asalkan Kyuhyun mau menjalani pengobatan secara rutin" sahut Junsu
"Lalu…apa Kyuhyun sudah tahu kalau dia sakit?" tanya Donghae
"Belum, karena kami masih merahasiakan hal ini sampai hasil test Kyuhyun ke luar" sahut Junsu.
Air mata Donghae mengalir setelah mendengar penjelasan Junsu, "Kenapa Kyuhyun harus menderita penyakit ganas itu?" gumamnya dan suaranya terdengar parau.
Junsu dan Kyungsoo hanya diam. Junsu memeluk Donghae yang duduk di sebelahnya,"Aku takut, jika Kyuhyun menyerah melakukan pengobatan itu?, aku takut kehilangan sifat cerianya Appa" ucap Donghae sesenggukkan.

~NSS~
Kyuhyun kembali ke kamar inap setelah melakukan serangkaian test yang membuatnya gugup juga bosan.
Hyo Joo memapah Kyuhyun ke atas ranjang, dan membantunya merebahkan tubuhnya.
" Eomma, aku lapar" ucap Kyuhyun memegang perutnya
"Tunggu sebentar, Eomma akan membelikanmu makanan di Kantin RS ini" sahut Hyo Joo kemudian ia bergegas ke luar untuk membelikan makanan. Sedangkan Kyuhyun menitikkan air matanya setelah Hyo Joo pergi dan meninggalkannya sendirian di dalam kamar inap.
"Aku tahu, Eomma dan Appa menyembunyikan sesuatu dariku. Ct Scan… itu adalah salah satu test untuk mengetahui sesuatu yang ada di otakku. Apakah yang aku baca di Internet kemaren malam adalah benar?, semua test yang ku lakukan hari ini sama dengan semua yang tertera di artikel itu. Apa Eomma dan Appa tahu, jika aku menderita Tumor Otak?" batinnya.

TBC