THE SAVIOR OF SHINOBI WORLD
DISCLAIMER © MASASHI KISHIMOTO
PAIR NARU X ? (LIHAT AJA NANTI)
WARNING :
OOC,TYPO,ABAL,GAJE,SMART!NARU,
STRONG!NARU,GODLIKE!NARU(MAYBE)
AUTHOR NOTE:
AKHIRNYA FICKU YANG SATU SATUNYA INI APDET JUGA HAHAHA (KETAWA GAJE) GOMEN KALO FIC INI LAMA APDETNYA GARA GARA ADA ACARA PERPISAHAN DI SEKOLAH JADINYA AKU GAK ADA WAKTU BUAT NGETIK GOMENASAI (bungkuk 90 derajat) OKE LAH KALO GITU KALO ALU LIJAT PARA READER UDAH TUMBUH JENGGOT GARA GARA BACA A/N INI BAIKLAH MARI- EHHH LUPA KALO AKU MAU NGUCAPIN TERIMA KASIH UNTUK YANG UDAH REVIEW CHAPTER SEBELUMNYA ARIGATOU
YA OKE GAK USAH BANYAK BICARA LAGI
LET'S THE STORY BEGINS
sudah 5 tahun sejak pertemuan naruto dengan rikudou sennin,sekarang bisa terlihat seorang anak berambut kuning spike sedang berdiri di depan seorang pria yang tidak di ketahui lagi umurnya telah mencapai umur berapa,selama lima tahun ini naruto dilatih bagaikan neraka oleh pendiri dunia shinobi tersebut,tapi latihan tersebut bukannya tidak membuahkan hasil karena sekarang dia telah berhasil menguasai kelima elemen dasarnya dan bisa mengeluarkan satu jutsu di ke-2 kekei genkainya yaitu mokuton,dan hyoton,ditambah naruto sekarang sudah dapat membuat satu buah gedoudama yang dia manipulasi menjadi bentuk yang di inginkannya seperti pedang,tombak,pelindung dan lain sebagainya,walaupun tidak seperti rikudou sennin yang dapat membuat gedoudama 6 sekaligus seperti yang rikudou sennin lakukan tapi dia cukup senang akan hal itu,karena kata rikudou sennin jika naruto berlatih dengan giat sia pasti akan mampu membuat 6 gedoudama katanya
"Naruto-kun setelah 5 tahun latihanmu sekarang jiji akan melihat perkembanganmu"ucap si pendiri dunia shinobi dengan nada tenang di depan bocah berambut kuning bernama uzumaki naruto
'Yosh ini saatnya aku menunjukan hasil latihanku pada rikudou-jiji' naruto membantin dengan tangan yang terkepal erat
"Baiklah naruto-kun apakah kamu siap"tanya rikudou sennin pada naruto untuk memastikan naruto sudah siap atau tidak "aku siap kapan saja jiji" ucap naruto mantap
"Naru-chan berjuanglah"teriak wanita berambut merah dengan gaya pony tail disertai jambang yang membingkai wajah cantiknya serta jangan lupa pony rambutnya dia pototong lurus sehingga menambah kesan cantik di wajahnya dia sekarang memakai baju berwarna putih dengan rok yang berada di bawah lutut berwarna orange, di bagian kaki dia memakai sepatu yang biasa di pakai seorang kunoichi berwarna hitam,yap benar dia adalah kakak angkat dari naruto uzumaki atau bisa di panggil kurama yang sedang dalam mode humanformnya
"Terimakasih atas semangatnya nee-chan" ucap naruto setengah berteriak pada kakak angkatnya yang berada di pinggir training ground
"Naruto-kun kita mulai tesnya .. HAJIME" teriak rikudou sennin
Naruto yang mendengar hal itu langsung mundur seraya menyilangkan jarinya untuk mengeluarkan sebuah jutsu
*KAGE BUNSHIN NO JUTSU*
Setelah meneriakan jutsunya timbulah kepulan asap,setelah kepulan asap menghilang munculah cloning naruto yang berjumlah tiga sedang berlari menuju ke pada rikudou sennin guna menyerangnya dari ketiga arah dengan taijutsu,rikudou sennin melihat itu dengan tatapan bosan setelah itu dia maju menuju ketiga bunshin naruto,adu taijutsu pun terjadi antara ketiga bunshin dengan rikudou sennin,bunshin pertama mencoba memukul perut rikudou sennin,rikudou sennin hanya menghindarinya dengan cara menangkis dan melompat ke belakang,tapi tanpa di sadari rikudou sennin ternyata di belakangnya ada bunshin lainya di belakang nya yang siap menendang punggungnya,tapi karena kemampuannya yang telah mencapai tingkat dewa mana mungkin dia terkena serangan tersebut, ia pun nengaktifkan rinnegannya dan setelah itu dia meneriakan
*SINRA TENSEI*
Seketika itu juga bunshin tersebut akbirnya terlempar dan menghilang menjadi kepulan asap
"Kau curang jiji menggunakan kekuatan doujutsumu" ucap naruto asli bersamaan dengan insou(handseal) dia menarik nafas dalam dalam setaelah itu
*KATON: GOKAKYOU NO JUTSU*
Dia menghembuskan nafasnya dan terciptalah sebuah bola api berukuran besar menuju ke rikudou sennin,rikudou sennin hanya memejamkan matanya setelah itu dia nenempatkan kedua tangannya di depan tubuhnya dan dia pun membuka matanya seraya bergumam
.
*GAKIDOU*
Bola api yang menuju pada rikudou sennin seolah olah terserap pada tangan rikudou sennin kerena kekuatan doujutsunya,sedangkan naruto hanya menyeringai melihat hal itu karena rencananya berjalan lancar,di sisi lain rikudou sennin hanya bingung karena dia melihat naruto menyeringai dia bertanya tanya 'kenapa dia menyeringai',seketika itu pula bunshin naruto yang dari tadi tak tampak batang hidungnya muncul di bawah tanah mindscape yang di pijak oleh si rikudou
KRAKKK
BUGHHH
Rikudou sennin terkena telak pukulan naruto di bagian dagu hingga telempar ke belakang .
Rikudou sennin bangun dari jatuhnya dengan tenang seolah olah tak terjadi apa apa"cara yang cerdik naruto-kun aku tak menyangka kau akan menyerang ku dari bawah karena terlau fokus menyerap jutsumu"puji rikudou sennin dengan tersenyum"terimakasih jiji"ucap naruto,setelah mengucapkan kata terima kasih naruto langsung melesat kearah rikudou sennin dengan kecepatan tinggi seraya menciptakan satu buah gedoudama yang telah dimanipulasi berbentuk pedang,setelah sampai di depan rikudou sennin dia langsung menyabetkan pedangnya secara horizontal pada bagian perut rikudou sennin,karena rikudou tengah menggunakan rinnegan sehingga dia dengan mudah melihat kecepatan naruto walaupun dia tahu naruto belum melepaskan gravity cepat dia menciptakan satu buah gedoudama dan memanipulasinya ke bentuk sakhujo(itu lho tongkat rikudou sennin seperti di canoon kalo gak salah namanya) guna menangkis serangan naruto
TRANGGG
TRANGGG
Suara dentingan yang berasal dari pedang naruto dan sakhujo milik rikudou sennin,mereka beradu senjata cukup lama sampai naruto melompat kebelakang,setelah mendarat dengan mulus datanglah kedua bunshin naruto yang masih tersisa dan dua bunshin tersebut merapal sebuah jutsu masing masing
*SUITON: DAI BAKUSHU SOHA*
*RAITON:ELECTRIC SHOCK*
Setelah kedua bunshin tersebut meneriakan jutsunya keluarlah air dengan intensitas besar mengelilingi traning ground itu,sedengkan naruto yang asli membuat satu bunshin lagi untuk menyelamatkan kurama dari sengatan listrik yang di sebabkan oleh bunshin kedua, dan setelah itu dia ikut melompat,sedangkan rikudou sennin melompat mengikuti gerakan naruto asli,naruto asli yang sekarang sedang berada di udara sedang menciptakan gedoudama dan dengan perintah batin gedoudama tersebut melesat ke arah rikudou sennin,rikudou sennin yang berada di udara sama dengan naruto membuat dua buah gedoudama dan setelah itu dia memanipulasi bentuk salah satu gedoudama untuk dibuat perisai yang cukup besar untuk melindungi tubuhnya sedangkan yang satunya dia bentuk sebuah pedang
BUMMM
Bunyi antara gedoudama naruto dan perisai milik rikudou sennin,ledakan yang berasal dari gedoudama naruto cukup untuk meghancurkan sebuah apartemen berukuran sedang.
TAP
TAP
Rikudou sennin dan naruto menapaki tanah secara bersamaan,dan dapat dilihat di training ground tersebut sekarang banyak genagan air yang tercipta di mana mana gara gara jutsu suiton yang di keluarkan oleh bunshin naruto tadi,sesangkan kedua bunshin yang tadi telah mengeluarkan jutsu saat ini telah menghilang karena kehabisan cakra.
TAP
Sedangkan bunshin yang membawa kurama melompat tadi juga sudah menapaki tanah dan menghilang karena dia telah melaksanakan tugasnya.
"Pemikiran mu memang hebat untuk mengecoh musuhmu naruto-kun"setelah mengucapkan hal itu dia melesat dengan kecepatan tinggi ke arah naruto yang sedang ter engah engah karena masih belum terbiasa menggunakan gedoudama dengan cara seperti tadi,perlahan namun pasti gedoudama yang berada diatas bahu naruto mulai mengecil dan menghilang karena dia kehabisan stamina,rikudou sennin sekarang telah berada di depan naruto bersiap menyabetkan pedangnya secara horizontal tepat ke perut naruto,naruto yang masih mencoba mengatur nafas dengan susah payah dia menghindar ke belakang,namun karena dia lambat dalam menghindar akhirnya dia terkena sabetan di bagian perutnya,darah mengucur deras dari perutnya namun dia tetap berusaha melakukan insou untuk jutsunya.
"Cukup naruto-kun kau sudah berkembang pesat selama lima tahun ini bisa kupastikan kau kelas mid jounin sekarang" ucap rikudou sennin dengan senyum bangga diwajahnya karena melihat anak didiknya berkembang pesat selama 5 tahun ini atau lebih tepatnya 5 hari di dunia naruto hanya membalas senyuman rikudou sennin dengan senyuman yang terkesan di paksakan karena luka di perutnya masih terasa sakit.
Kurama yang melihat pertarungannya telah usai segera berlari menuju tempat naruto yang tengah jongkok dan bertumpu pada sampai dia sampai samping naruto dia pun membaringkan tubuh naruto dan mengeluarkan cakra penyembuhan miliknya ke luka yang berada di perut naruto "kau terlalu berlebihan jiji" ujar kurama sakratik dengan deathglare yang di tujukan kepada petapa enam jalur yang di beri glare hanya bisa tersenyum kikuk ..
'Dasar brhoter complex'
.
.
.
Setelah kurama selesai memberikan pertolongan pada naruto sekarang naruto sudah bisa berdiri kembali.
"Naruto-kun"
"Iya jiji"Ucap naruto dengan mengalihkan perhatiannya yang awalnya pada nee-channya yang mengobati kepada rikudou sennin
"sekarang sudah lima tahun aku malatih berarti sekarang adalah saatnya aku untuk kembali"ucapa rikudou sennin dengan menengadahkan kepalanya ke atas
"Tak bisakah jiji tinggal disini lebih lama"terdengar nada tak rela di balik kalinat yang di ucapkannya tadi
"Maaf naruto jiji tidak bisa karena jiji sudah berjanji melatihmu selama lima tahun tidak lebih"ucapa rikudou sennin dengan mengalihkan pandangannya pada naruto
"Begitu ya"naruto menunduk seakan akan ada hal menarik di kakinya
"Tapi sebelum jiji pergi jiji ada hadiah buatmu naruto-kun"seketika itu pula naruto melihat wajah rikudou sennin yang tengah tersenyum lembut padanya "apa itu jiji"tanya penasaran seorang naruto uzumaki.
"Yang pertama buka bajumu"rikudou sennin berujar dengan tenang"a-aku ma-masih normal jiji jangan lakukan yang tidak tidak"naruto berujar dengan wajah pucat pasi karena dia takut di jadikan pemuas nafsu bagi sang petapa enam jalur
BLETAK
"Jangan berpikir yang tidak tidak baka,sudah lakukan saja apa yang di perintahkan jiji!"setelah menjitak naruto dia berceramah pada naruto supaya membuka bajunya,sedangkan naruto masih megusap kepalanya yang terdapat sebuah gunung"ta-tapi-"ucap naruto dengan terbata bata "sudah lakukan saja"kurama memberikan deathglare yang paling mengerikan pada naruto "ha-ha'i"sedangkan rikudou sennin hanya bisa sweatdrop dibuatnya.
Setelah naruto membuka bajunya rikudou sennin berjongkok di depan naruto dan mengarahkan ke lima jarinya yang terdapat cakra berbentuk api berwarna biru pada aksara fuin di perut setiap jarinya menyentuh perut naruto tangan rikudou sennin yang masih bebas melakukan insou dengan satu menyelesaikan insounya fuin di perut naruto berputar putar setelah itu berhenti dengan aksara yang telah sedikit berubah
"Emhb jiji apa sih yang kamu lakukan"tanya naruto dengan memakai bajunya kembali"aku hanya memodifikasi hakke fuin yang berada di perutmu"rikudou berujar setelah bangun dari jongkoknya"aku memodifikasinya supaya kurama-chan bisa keluar dari tubuhmu dalam bentuk humanform tanpa membunuhmu"sedangkan naruto hanya ber'oh' ria mendengar penjelasan itu
"Maka dari itu aku menyuruhmu untuk membuka bajumu baka otouto"ucap kurama dengan mode rubahnya"ehhh? Sejak kapan nee-chan berubah menjadi mode rubah"naruto terheran heran karena sekarang kurama sudah menjadi rubah dengan kalung besi dengan kertas yang bertuliskan 'fuin' tertempel di tengahnya "sejak tadi"kurama membalas dengan si naruto hanya ber'oh' ria
"Yang kedua aku akan memberikanmu gulungan fuinjutsu untuk kau pelajari karena kau masih samapai pada level empat dari delapan level fuinjutsu"ucapa rikudou sennin dengan memberikan naruto sebuah gulungan"tenang saja jiji aku pasti akan mempelajarinya sampai level 8 dalam waktu satu tahun"jawab naruto dengan senyum lima jarinya
"Dan ini gulungan jutsu untuk kekei genkaimu karena aku tau kau hanya bisa mengeluarkan satu jutsu saja di kekei genkai mokuton dan hyotonmu"rikudou sennin memberikan dua gulungan yang berisi tentang jutsu hyoton dan mokuton"hehehe jiji tau saja"naruto menerima dua gulungan tersebut dan dia susun rapi di rak yang berada di mindscapenya "naruto-kun ini sudah saatnya jiji pergi berlatih yang keras ya supaya kau bisa membewa kedamaian pada dunia ini aku berikan tugas ini padamu karena aku percaya padamu"rikudou sennin mengacak rambut naruto dan tersenyum pada naruto"hiks ka-kau bisa hiks serahkan semuanya padaku hiks jiji" naruto menghambur pada rikudou sennin lalu memeluknya "..."sedangkan kurama menagis dalam diam melihat kejadian di depannya
"Sayonara naruto-kun kurama-chan,kurama-chan tolong lindungi naruto-kun ya"ucap rikudou sennin dengan tubuhnya yang menjadi cahaya sedikit demi sedikit."oke jiji"ucap kurama dengan senyum rubahnya
'Aku pasti akan membawa kedamaian pada dunia shinobi ini jiji aku berjanji' naruto dengan menghapus air matanya
"Hey naru-chan cepatlah keluar dari sini aku mau tidur"ujar kurama yang sudah berada pada posisi ternyamannya untuk tidur "iya iya nee-chan"setelah itu naruto berkonsentarasi untuk keluar dari mindscapenya
.
.
.
Terlihat seorang anak kecil dengan rambut berwarna kuning cerah tengah terbaring di kasur samping kasur pasien terdapat seorang kakek yang kira kira sudah berumur entahlah author juga gak memakai jubah kage berwarna merah dengan topi dengan tulisan api melekat di kepalanya menyembunyikan rambutnya yang mulai putih.
"Engh"erang seorang anak kecil berambut pirang yang ternyata adalah mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang akan masuk ke edarkan padagannya keseluruh ruangan
'Putih berbau obat obatan ,emm sepertinya aku ada di rumah sakit selama berlatih" batin naruto menyimpulkan apa yang dia dapatkan
"Kau sudah sadar naruto-kun?"ucap hiruzen sarutobi yang sekarang tengah menjabat sebagai sandaime hokage kembali karena yondaime hokage meninggal ketika tragedi kyubi 7 tahun lalu "Hm" naruto bergumam tak jelas sebagai jawaban 'iya' "jiji aku dirawat dirumah sakit selama berapa hari hokage-jiji" tanya naruto pada hiruzen" kau dirawat selama 5 hari naruto-kun" jawab hiruzen naruto hanya mengangguk tanda mengerti
'Jadi benar yang di katakan rikudou-jiji padaku 5 tahun di sana sama dengan 5 hari di sini' batin naruto
Keheningan terjadi setelah hiruzen memberikan jawabannya pada naruto hingga hiruzen bertanya pada naruto."naruto-kun apakah kau mau menjadi ninja ?" Tanya hiruzen pada naruto "tentu saja hokage-jiji aku mau menjadi ninja supaya aku bisa mendamaikan dunia ini,melindungi orang yang aku sayangi dan menjadi hokage" naruto menjawab dengan yang mendengar hal itu hanya tersenyum bangga akan impian naruto."naruto-kun kau sudah boleh keluar dari rumah sakit jika kau sudah sadar kata dokter"ucapa hiruzen yang sedang berjalan menuju pintu kamar hanya mengangguk tanda mengerti."oh ya naruto-kun untuk peralatan ninja mu kau bisa ambil besok di kantorku"ucap hiruzen yang sekarang tengah memegang gagang pintu rumah sakit,setelah mengucapkan hal itu dia pun membuka pintu rumah sakit dan meneruskan jalannya untuk menuju gedung hokage.
Setelah pintu tertutup naruto mencoba turun dari ranjang dan berjalan menuju ke pintu sampai tiga per empat perjalanan dia berhenti dari jalannya karena mendengar suara yang terdengar dari dalam dirinya sendiri
'Hey naru-chan' kurama memanggil naruto lewat telepati
'Ehh bukannya nee-chan tadi sudah tidur' naruto terkejut pasalnya tadi kurama sudah tertidur ketika di tinggalkannya di mindscapenya
'Sudahlah jangan banyak bicara lebih baik kau sekarang pergi untuk membeli bahan makanan nanti aku akan memasak untukmu!' Balas kurama dengan bosan
'Hahh nee-chan bisa masak?' Naruto terkejut sekaligus kagum karena nee-channya yang seorang biju bisa masak
'Kau kira aku tidak bisa masak apa' balas kurama dengan ketus
'Tapi kan aku kalau masuk toko selain ichiraku kan selalu di usir nee-chan' naruto sedih karena dia tidak di terima oleh toko lain selain ichiraku ramen
'Kau kan bisa memakai henge' kurama memutar bola matanya bosan
'Ahh iya aku lupa' naruto hanya membalas dengan wajah tanpa dosanya
'Sudah sana cepat pergi' ucap kurama setengah mengusir
'Iya iya nee-chan cerewet'
Setelah memutuskan telepatinya dengan kurama dia pun berjalan kembali untuk menuju toko.
.
.
.
Setelah naruto sampai di aparyemennya dia melihat keadaan apartemennya yang kotor dan berantakan karena di tinggalkan selama 5 hari,dia menghel nafas sejenak setelah itu dia menyilangkan jarinya guna untuk membuat bumshin untuk membersihkan apartemennya
.
.
.
.
Setelah selesai membersihkan apartemennya naruto sekarang tengah duduk di meja makan untuk menunggu nee-channya selesai masak
"Masakan sudah siap"ucap kurama dengan membawa mangkok berisi melihat sup itu dengan tatapan lapar sedangkan kurama hanya bisa tersenyum melihat tingkah adiknya."itadakkimas"ucap kurama dan naruto bersamaan"huaaa masakan nee-chan enak sekali"ucapa naruto disela hanya bisa tersenyum melihat hal itu
Setelah selesai makan naruto langsung menuju kamarnya untuk mengistirahatkan kurama tudak mau kembali menuju tubuh naruto dan memilih tidur bersama adik tersayangnya "oyasumi nee-chan"ucapa naruto dengan memeluk kurama"oyasumi naru-chan"kurama membalas naruto dengan mengelus kepala pirang akhirnya kakak beradik itu terlelap dari tidurnya
.
.
.
.
T.B.C
Balasan review:
Mao-chan:terimakasih saranya ya akan saya coba untuk menerapkannya dan terimakasih karena telah me review ficku ini arigatou ya dan mohon review lagi
Lol:wah gomen kalau soal pair aku udah pastiin dan bukan naruhina yah walaupun aku juga suka ama pair itu tapi menurutku sudah banyak yang buat fic naruhina dan kalau narukarin aku sendiri bingung mau nemuin mereka dengan cara gimana jadi gomenasai ya karena saya gak bisa memenuhi harapan anda
Dragfillia hasnah : oke akan saya usahain ya senpai,dan gak usah sungkan gitu ngasih sarannya aku bukan orang yang suka berpikiran seperti itu kok malahan saya senang ada orang yang mau ngajarin saya ohh ya arigatou sudah review ya
Shoibsmd:ya ibi udahvlanjut terimakasih reviewnya
Author note:
Akhirnya fic ini update juga maaf kalo aku agak lama updatenya dan soal alasannya silahkan baca yang A/N di atas dan maaf kalau fic ini membosankan dan candaannya terkesan garing maaf ya,dan dimohon reviewnya supaya aku tambah semangat lanjutinnya yah dan yang terahir RNR please
