CHAPTER 2: jendral da-tenshi...
.
.
.
.
.
setelah beberapa hari perempuan yang diselamatkan naruto akhirnya sadar juga, dan sekarang mereka berdua baru saja pulang dari rumah sakit dan sedang berdiri di depan pintu apartemen naruto." haaah akhirnya sampai juga " ucap naruto sambil membuka pintu, " silahkan masuk, maaf kalau sedikit berantakan " lanjut naruto mempersilahkan masuk perempuan tadi." tidak apa - apa, lagi pula itu wajar karena kamu seorang laki - laki " jawab perempuan tadi.
setelah masuk kedalam, perempuan tadi disuruh duduk disofa sedangkan naruto pergi kedapur untuk mengambil minuman. beberapa saat kemudian, narutopun kembali sambil membawa dua gelas minuman. " silahkan diminum, maaf cuma jus jeruk saja yang ada dikulkas. " ucap naruto, "tidak apa - apa, terimakasih" ucap perempuan tadi disertai ucapan terimakasih." oh ya mikoto-san, kalau boleh tahu kenapa tiga hari yang lalu kamu sampai terluka di hutan pinggiran kota ?" tanya naruto kepada perempuan tadi yang ternyata bernama mikoto. " sebelum aku menjawab, aku akan bertanya padamu. apa kau percaya dengan mahluk - mahluk supranatural ?" tanya balik mikoto pada naruto,
" tentu saja aku percaya, aku sudah pernah bertarung dengan salah satu mahluk supranatural tepatnya da-tenshi." jawab naruto, " ja,,,jangan bilang kalau kau waktu itu habis bertarung dengan salah satu mahluk supranatural ?" lanjutnya. "ya waktu itu aku diserang oleh salah satu jendral da-tenshi" jawab mikoto. " jendral da-tenshi ? tapi memangnya kenapa kau sampai diserang oleh salah satu jendral da-tenshi ?" tanya naruto pada mikoto. " entahlah " jawab mikoto. " haaaah, kalau begitu kamu istirahat dulu lagipula ini sudah malam, kamu bisa pakai kamar tamu yang ada disana " ucap naruto sambil menunjuk sebuah kamar di samping kanan kamarnya, " baiklah kalau begitu aku tidur dulu, oyasumi " ucap mikoto. " oyasuminassai " jawab naruto.
beberapa menit naruto masih memikirkan tengtang mikoto yang diserang oleh jendral da-tenshi, ' kenapa mikoto-san sampai diserang seorang da-tenshi terlebih dia adalah jendral dari da-tenshi itu sendiri, apakah mikoto-san memiliki sacred gear type longinus ?' batin naruto bertanya pada dirinya sendiri 'haaah ini membuatku pusing saja, sebaiknya besok kutanyakan saja pada fafnir mungkin dia mengetahui sesuatu.' lanjut naruto, dan setelah itu dia beranjak kekamarnya untuk tidur karena jam sudah menunjukan pukul delapan.
Pagi hari disebuah kamar tidur yang didominasi warna putih terlihat seorang pemuda berumur sekitar delapan belas tahunan sedang tertidur. tidak lama kemudian matanya mengerjap beberapa kali sampai akhirnya terbuka memperlihatkan bola mata berwarna biru,
" hoaaam, sudah pagi ya ?" tanya pemuda itu pada dirinya sendiri. diapun melirik jam disampingnya yang masih menunjukan pukul lima segera mengambil pedang emasnya yang tergantung di dinding, lalu mengambil posisi duduk sambil memegang pedang tersubut setelah itu dia menutup mata sambil duduk diatas kasurnya.
Mindscape on.
" ada apa pagi pagi begini kau sudah menemuiku naruto ?" sebuah suara terdengar dari balik sebuah jeruji besi dibelakang naruto, dan terlihat mata besar berwarna ungu dengan pupil pertikal berwarna emas."aku hanya ingin bertanya padamu fafnir, ini tentang mikoto-san." jawab naruto, "wanita berambut hitam itu ya, memangnya ada apa ?" tanya fafnir. " aku hanya ingin bertanya apa kau merasakan aura sacred gear dari tubuhnya ?" jawab dan tanya naruto. " sacred gear ya, tidak aku tidak merasakan dia memiliki sacred gear. lagipula apa yang membuatmu berpikir dia memiliki sacred gear ?" jawab dan tanya fafnir,
" kalau dia tidak memiliki sacred gear, lalu apa alasan yang melandasi seorang jendral da-tenshi menyerangnya." gumam naruto yang masih bisa didengar oleh fafnir, " mungkin aku harus jujur padamu naruto, saat kau baru pertamakali bertemu dengannya dihutan aku merasakan aura yang sama denganmu dari matanya." ucap fafnir.
Narutopun yang mendengar itu sontak sedikit terkejut, " apa maksudmu " tanyanya pada fafnir dengan nada yang serius. " entahlah aku hanya memberi tahukan apa yang aku rasakan, kurasa kau harus menanyakan pada wanita itu siapa di sebenarnya. bisa saja dia sama denganmu naruto. " jawab dan saran fafnir pada naruto,
" maksudmu dia juga orang yang berhasil selamat dari kejadian itu ? " tanya naruto pada fafnir. " ya, itu bisa saja terjadi bukan ? pasti tidak semua orang mati saat itu. " jawab fafnir, " kau benar, mungkin aku harus menanyakannya langsung siapa tahu dia sama denganku." ucap naruto, "lalu kenapa kau masih disini bukankah sudah diputuskan ?" tanya fafnir pada naruto yang masih berdiri didepannya, "kau mengusirku ?" tanya naruto dengan dahi mengkerut. "bukankah sudah jelas ?" tanya balik fafnir. "ya baiklah...baiklah aku pergi" jawab naruto sambil memejamkan matanya untuk kembali kedunia nyata
Mindscape off
narutopun membuka matanya diapun melirik kesamping dimana disana terletak sebuah jam weker yang menunjukan pukul 06:30, sontak saja naruto kaget dan cepat cepat turun dari kasurnya tapi sebelum turun tapi saat akan turun
BRUUUK
dia terjatuh dari kasur saking terburu burunya, dengan sebuah memar dikepalanya di segera menyambar handuk di dinding dan
BRUUKK...PRANK
dia terpeleset baju yang di lempar sembarangan sebelum tidur, dan alhasil di terjatuh karena menginjak baju tersebut yang berada di atas lantai yang licin, terlebih di tangannya tidak sengaja menyenggol pas bunga di atas meja sehingga pas bunga itu jatuh menimpa tangan kirinya."KUSOOOOO" teriak naruto di pagi hari itu. ( disini kuoh akademi dimulai pada jam 07:00 )
setelah menghabiskan waktu lima menit naruto keluar kamar mandi dengan selembar handuk melilit pinggangnya, tidak berapa lama diapun sudah selesai berpakaian. setelah itu diapun keluar kamar dan mencium aroma masakan yang sangat harum."hmmm wangi sekali" ucap naruto yang mencium aroma masakan
, "kau sudah bangun naruto-san ?" tanya mikoto dari samping kanannya yang merupakan ruang makan dan dapur. "ah ya, apa kamu memasak sesuatu mikoto-san" tanya naruto. " ya aku memasak beberapa makanan, apa kamu mau makan terlebih dahulu ?" jawab dan tanya mikoto, " ah tidak tidak aku sudah hampir terlambat dihari ke limaku sekolah" jawab naruto sambil hendak keluar rumah,
"kalau begitu bawalah bento ini untuk makan siangmu disekolah" kata mikoto sebelum naruto keluar rumah, "wah terimakasih dan maaf merepotkanmu, dan sementara aku sekolah kau tidak apa apakan kutinggal dirumah ?" ucap dan tanya naruto. "ya itu tidak masalah" jawab mikoto. "baiklah kalau begitu aku berangkat dulu" ucap naruto sambil berlari keluar.
beberapa menit kemudian narutopun sampai di akademi, diakademi naruto termasuk siswa yang cukup populer karena kecerdasannya. oh ya saat ini naruto mengenakan kemeja putih dengan dibalut blazer hitam khas siswa akademi kuoh yang tidak dikancingkan serta celana panjang berwarna hitam ditambah sepatu sport warna hitam juga, rambut narutopun dibiarkan seperti biasanya."ha..ha..ha..ha..haaaah untung saja tidak terlambat" ucap naruto dengan ngos ngosan.
narutopun segera pergi kekelasnya yaitu kelas tahun terakhir, saat suadah sampai dikelas diapun segera duduk di bangku paling belakang dekat jendela. dikelas naruto duduk sendirian karna dia masih tergolong murid baru, dia juga sekelas dengan duo great onee-sama kuoh akademi. yaitu rias gremory dan akeno himejima. untuk rias dan akeno mereka terus memperhatikan naruto yang sedang sibuk mengerjakan pr yang tidak sempat dia kerjakan kemarin.
"akeno kau merasakannya bukan ?" tanya rias dengan wajah yang serius, "ha'i buchou, tapi energinya sangat kecil" jawab akeno dengan serius juga. saat rias akan kembali berbicara guru mata pelajaran pertama telah memasuki kelas untuk memulai jam pelajaran pertama.
beberapa jam kemudian, akhirnya waktu istirahatpun tiba, naruto yang memang sudah kelaparan dari sejak jam pertama dimulai langsung melesat keluar dengan membawa sekotak bento untuk memcari tempat yang nyaman untuk dia memakan menemuka sebuah pohon rindang di belakang sekolah diapun duduk dibawah pohon itu dan segera memakan bentonya,
"hmmm ternyata bento buatan mikoto-san enak juga." ucap naruto pada dirinya sendiri sambil memakan bento buatan mikoto. setelah beberapa saat bento yang dia makan akhirnya habis dan bersamaan dengan bel tanda pelajaran kedua dimulai, diapun segera beranjak dari tempat tersebut untuk kembali kekelasnya.
skip time (lagi).
saat ini suasana kelas sedikit sepi dan hanya menyisakan naruto seorang karena murid lain sudah pulang terlebih dahulu, ya jam pulang memang sudah berdering lima belas menit yang lalu dan naruto sekarang sedang menjalankan tugas piketnya.
"haaaah habis ini pergi kesupermarket untuk membeli beberapa keperluan" ucap naruto disertai helaan nafas berat. setelah beberapa saat dia pun selesai dan mulai beranjak dari sana untuk pulang sekaligus mampir ke supermarket.
.
.
.
sementara ditempat lain terlihat seorang pemuda berambut coklat sedang tergeletak bersimbah darah, terlihat pula seorang perempuan bersurai hitam dengan pakaian minim berdiri di depan pemuda itu.
"jangan salahkan aku, tapi salahkanlah tuhan yang telah memberimu sacred gear" kata perempuan tersebut, "dan aku akan menyimpan pemberianmu ini, arigatouna hyoudou issei-kun" lanjut perempuan tadi dan langsung menghilang dari sana.
sedangkan sang pemuda yang diketahui bernama issei sudah diambang kematian, diapun mencoba memikirkan apa yang baru saja terjadi, 'kenapa ? kenapa semua ini harus terjadi ? kenapa aku harus mati dalam keadaan seperti ini ?' tanya batin issei pada dirinya sendiri 'tapi kalau bisa aku ingin mati dipelukan seorang wanita cantik, ha ha ha padahal aku akan mati tapi aku masih sempat berpikir seperti itu, tapi kalau aku masih diberi kesempatan hidup aku ingin menjadi, kuat' lanjutnya dengan mata yang hampir tertutup.
tapi sebelum matanya sepenuhnya tertutup dia melihat sebuah lingkaran sihir berpola aneh berwarna biru memunculkan seorang wanita bertubuh kecil dengan gaya rambut bob berwarna hitam dan memakai kacamata.
"kalau begitu bagaimana kalau kau hidup untuk ku" ucap wanita tersebut.
.
.
Setelah beberapa saat sebuah lingkaran berwarna merah muncul dan memunculkan seorang gadis berambut merah dengan tubuh proposional. " kemana pemuda tadi bukankah seharusnya dia ada di sini ? Sial sepertinya aku terlambat" ucap gadis itu dengan nada sedikit kecewa tapi saat dia akan pergi dia merasakan sebuah aura yang sangat besar dari tempat lain dan diapun pergi menuju asal aura tersebut.
Sementara itu ditempat lain saat ini naruto sedang berjalan pulang dari supermarket malam ini dia tidak bekerja karena sedang masa libur karena restoran tempat dia bekerja sedang direnopasi.
Malam itu langit telihat penuh dengan bintang dan udara terasa sangat dingin dan saat itupula langit berubah menjadi berwarna ungu kemerahan.
"Akhirnya kita bertemu juga bocah" ucap sebuah suara yang mengagetkan naruto diapun melihat kebelakang dan disana terbang seorang da-tenshi dengan lima pasang sayap gagak.
"Siapa kau dan apa maumu ?" Tanya naruto pada orang tersebut.
"Aku adalah kokabiel dan tujuanku adalah membunuhmu " jawab kokabiel dan langsung melemparkan sebuah tombak cahaya pada naruto.
Narutopun dengan sigap menangkis tombak tersebut dengan pedang yang dia keluarkan dari lingkaran sihirnya. " apa alasanmu ingin membunuhku ?" Tanya naruto.
"Aku hanya ingin mengetes seberapa kuat seorang uchiha didepanku.
"Kau tahu siapa aku" tanya naruto terkejut.
"Tentu saja aku tahu" jawab kokabiel. "Karna kau sanfat mirip dengan ayuki (oc).
"Darimana kau tahu nama ibuku ?" Tanya naruto dengan nada tajam.
"Tentu saja aku tahu karena aku yang membunuhnya" jawab santai kokabiel. " ja,,,jadi kau yang telah membunuh ibuku ?" Tanya naruto dengan nada bergetar. "Tentu saja" jawab singkat kokabiel.
"Kau. AKU AKAN MEMBUNUHMU SIALAN" teriak naruyo dengan penuh amarah, diapun menyimpan pedangnya dipunggung dan mulai merapal handseal
KATON: GOUKAKYUU NO JUTSU
narutopun menyemburkan bola api besar kearah kokabiel tapi dengan sigap dia membuat sebuah pertahanan dan saat bola api mulai lenyap naruto muncul disamping kokabiel dengan pedang dialiri percikan petir biru.
HYAAAAA
Tapi tebasan naruto masih dapat digagalkan oleh dua sayap kokabiel, dan karena diliputi amarah dia tidak menyadari tendangan kokabiel dan berhasil terlempar jauh saat diudara dia berhasil menangkis serangan tombak kokabiel tapi saat itu pula
UHUUK
dia memuntahkan darah segar saat sebuah tomabk yang berasal dari lingkaran sihir dibelakangnya berhasil menembus perut naruto.
"Itulah balasan karena kau lengah dalam pertarungan, padahal kau berpotensi menjadi yang terkuat dengan sharingan dan sacred gear, tapi sayang aku harus membunuhmu sebelum menjadi masalah buatku di masa depan." Ucap kokabiel. Diapun bejalan mendekati naruto dengan tombak di tangan kanannya dan saat dia di dekat naruto diapun melemparka tombak tersebut kearah semak semak dengan sangat cepat. Hinggs terdengar teriakan seorang perempuan.
AAAAAKKKKHHH
.
.
sebelumnya diapartemen naruto.
Terlihat mikoto sedang mengiris sayuran untuk makan malam tapi kegiatannys terhenti saat dia merasakan sebuah aura dari orang yang telah menyerangnya beberapa hari yang lalu. Diapun segera melesat ketempat aura tadi berasal.
Sesampainya dia disana dia melihat sebuah kekkai dan mencoba masuk dengan jutsu iwagakure no jutsu. Dan saat sampai di dalam dia sangat terkejut saat melihat naruto baru saja tertusuk sebuah tombak cahaya.
Diapun melihat bahwa orang yang telah menyerangnya mendekati naruto dengan tombak cahaya ditangannya saat di hendak menyelamatkan naruto tombak yang dipegang kokabiel melest dengan cepat kearahnya.
Karena terkejut dia tidak sempat menghindar dan akhirnya tertusuk pada bagian perutnya.
AAAAAKKKKKHHH
waktu sekarang.
"Hahahahaha sepertinya malam ini adalah malam keneruntunganku karena berhasil membunuh dua orang uchiha hahahahaha " ucap kokabiel disertai sebuah tawa gila. " mungkin sudah saatnya aku pergi lagipula kalian juga akan mati hahaha" ucap kokabiel dan pergi dari sana bersamaam hilangnya kekkau yang menyelubungi area tadi.
"Uhuk na,,,naruto-s,an" ucap mikoto sebelum akhirnya tumbang karena tidak kuat menahan sakit pada lukanya. "Mi,,,,koto-san uhuk uhuk sial" ucap naruto sambil terbatuk darah. "Bertahanlah naruto, sial" ucap fafnir yang tidak bisa berbuat banyak.
Saat mata naruto sudah hampir tertutup dis melihat seorang berambut merah berlari kearahnya.
Sebelumnya saat rias sampai di tempat pertarungan dia terkejut saat melihat dua orang tergeletak berlumuran darah dan diapun segera menghampiri pemuda berambut putih dan sangat terkejut saat melihat kalau itu adalah naruto teman sekelasnya.
"Naruto-san bertahanlah" ucap rias dengan nada khawatir. "Ri,,,,as" ucap naruto sebelum akhirnyz pingsan karens kekurangan darah. Saat itu pula rias mengeluarkan bidak evil piecenya dan melihat 5 bidak pawn bercahaya dan tanpa menunggu lama dia mereinkarnasikan naruto menjadi pawnnya.
Setelah selesai dengan naruto rias pergi ketempat mikoto dan melihat tiga pawnya yang tersisa becahaya dan diapun melakukan hal yang sama pada mikoto. Setelah selesai diapun menghubungi akeno, dan setelah datang merekapun sepakat untuk membawa mikoto dan naruto ke apartemen naruto.
.
.
.
TBC
maaf untuk yang sudah baca kalau fight dalam chapter kali ini kurang greget harap dimaklum saya masih kurang pengalaman dalam menulis adegan fightnya. Tapi lain kali saya usahakan akan sebagus mungkin.
Dan buat yang telah baca tolong beritahu saya kesalahan dalam chap dua ini agar saya bisa memperbaikinya di chapter depan.
Hanya itu yang ingin saya sampaikan, sampai jumpa dan selamat malam.
