Maaf update'a agak telat coz Yupi sibuk *molor-dasar author kebo*
Tanpa banyak bicara lagi, Selamat membaca…!
Disclaimer: Sampe kiamat pun Bleach milik om Kubo
Pairing: Ulquihime
Warning: OOC, gaje, typo, abal, dll
Love For Orihime
Chapter 2
(Ulquiorra's Plan)
Rukia berjalan menuju kelasnya dengan kesal, sudah setengah hari ia bertanya pada sebagian murid di sekolah mengenai Orihime tapi hasilnya nihil. Tak ada yang mengetahui tentang dirinya, bahkan ada yang tidak mengetahui gadis itu sama sekali. Rukia benar-benar jengkel dibuatnya.
Rukia duduk dibangkunya dan langsung membaringkan kapalanya keatas meja, matanya baru saja terpejam ketika seseorang menepuk bahunya agak kasar. Rukia kaget dan langsung menoleh kearah orang yang menepuknya tersebut.
"Tatsuki, hilangkan kebiasaanmu menepuk bahu orang seperti itu, sakit tau!" omel Rukia pada seorang gadis yang berada di sampingnya.
"Maaf, kau itu sentimen sekali sih." Tatsuki langsung mengambil bangku dan duduk di hadapan Rukia.
"Aku capek tau." gerutu Rukia.
"Lho? Memang kau habis ngapain?" tanya Tatsuki penasaran.
"Menyelidiki seseorang?" Tatsuki mengangkat sebelah alisnya, heran.
Rukia hanya mengangguk, "Tapi aku belum mendapatkan informasi apapun." Rukia membaringkan kepalanya keatas meja lagi.
"Memang untuk apa informasi itu?"
Flashback
Rukia dan Ichigo berjalan pulang bersama, mereka memang selalu pulang bersama selama ini karena mereka berpacaran. Ketika Rukia sudah sampai di depan rumahnya, Ichigo menggenggam tangan Rukia.
"Rukia, boleh aku meminta bantuan padamu?" tanya Ichigo.
Rukia terdiam sejenak, "Memang kau mau aku membantu apa?" tanya Rukia.
"Ulquiorra memintaku untuk menyelidiki seorang gadis, namanya Orihime Inoue. Tapi menurutku kalau aku yang menyelidikinya akan terlihat sedikit mencurigakan. Jadi aku mau kau membantuku menyelidiki Inoue, selain itu kalau kau yang menyelidikinya mungkin akan lebih mudah karena cewek kan mudah mendapatkan informasi." jawab Ichigo panjang lebar.
Rukia yang tadinya ingin menolak permintaan Ichigo, berubah pikiran saat melihat mata amber milik Ichigo yang terlihat sangat memohon. Dengan wajah cemberut, Rukia pun mengangguk.
Ichigo langsung mencium kening Rukia, "Arigatou Rukia, tapi jangan pasang wajah seperti itu donk. Jelek tau!" Ichigo mencubit kedua pipi Rukia, yang berhasil membuat Rukia meringis kesakitan dan langsung membalas mencubit tangan Ichigo.
End of Flashback
"Jadi Ichigo yang memintamu, padahal ia yang dimintai bantuan oleh Ulquiorra?" tanya Tatsuki setelah mendengar cerita dari Rukia.
"Hn." Rukia lagi-lagi hanya mengangguk.
"Si kepala jeruk itu licik sekali." cibir Tatsuki.
"Bantu aku ya Tatsuki." pinta Rukia.
Tatsuki menghela nafas panjang, lalu "Baiklah." Tatsuki terdiam sejenak untuk berpikir. "Sepertinya aku pernah melihat seorang gadis pulang bersama dengannya. Mungkin gadis itu mengetahui sesuatu tentang Inoue."
Rukia tersenyum mendengar itu, dia merasa penyelidikan ini akan berjalan lebih mudah. "Kalau begitu sepulang sekolah kita temui gadis itu.
oOo
Sepulang sekolah, Rukia dan Tatsuki berjaga di depan gerbang sekolah, ketika mereka melihat orang yang mereka tunggu-tunggu. Mereka berdua langsung menghampiri gadis itu.
"Permisi, kau yang bernama Momo kan?" tanya Rukia pada gadis di depannya.
"Ya." jawab gadis itu sambil tersenum ramah.
"Aku Rukia dan ini Tatsuki. Kami ingin menanyakan sesuatu padamu." ucap Rukia.
"Kau teman sekelas Orihime Inoue kan?" tanya Tatsuki.
"Iya, memangnya kenapa?" Momo menatap kedua orang di depannya dengan heran.
"Kami ingin bertanya sedikit tentangnya." jawab Rukia.
"Ya, boleh saja. Kalian mau bertanya apa?" tanya Momo dengan senyum ramahnya.
oOo
Ichigo menghampiri Ulquiorra yang sedang berkutat dengan dokumen-dokumen yang menumpuk di mejanya. "Aku sudah mendapatkan sedikit informasi tentang Inoue." seru Ichigo.
"Apa itu?" mendengar ucapan Ichigo, Ulquiorra sontak berhenti dengan aktifitasnya dan langsung mengalihkan perhatian pada Ichigo.
"Sepertinya dia anak yang sangat pendiam di kelas, dia tidak pernah berbicara dengan siapapun, tak mempunyai teman, dan jika ada tugas kelompok dia lebih memilih mengerjakannya sendirian. Selain itu dia bekerja paruh waktu di salah toko milik salah satu teman sekelasnya dan ia juga hidup sendirian. Menurut yang kudengar, orang tuanya meninggal setahun yang lalu karena kecelakaan mobil. Hanya itu saja yang kudapat." jelas Ichigo.
Ulquiorra terdiam, mencerna segala perkataan Ichigo. Dia masih merasa ada sesuatu yang masih janggal. "Tak apa, itu sudah cukup. Ngomong-ngomong kau tau darimana?" tanya Ulquiorra yang heran, biasanya Ichigo selalu bekerja dengan lambat.
"Aku meminta bantuan Rukia menyelidikinya." jawab Ichigo sambil tersenyum (baca: nyengir).
"Pantas saja, tak mungkin kau tau semua itu dengan cepat kalau tak dibantu." Ulquiorra hanya menggelengkan kepalanya. "Oh iya. Tolong panggilkan yang lain agar berkumpul disini. Aku ingin bicara." sambung Ulquiorra.
"Ok." Ichigo langsung bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruang OSIS untuk mencari ketiga temannya yang entah dimana.
Cukup lama Ichigo mencari ketiga temannya tersebut, dan Ulquiorra memanfaatkan waktu tersebut untuk mengerjakan dokumen-dokumen yang sangat menyita waktunya.
"Apa yang ingin kau biacarakan sih Ulquiorra? Cih, merepotkan saja." cibir Grimjow saat memasuki ruang OSIS.
"Hoam, aku mengantuk nih." gumam Renji.
"Kalian itu memang pemalas ya?" sindir Hisagi.
"Hahaha. Memang enak dibilang pemalas?" Ichigo tertawa.
"Kau juga sama saja." seru Ulquiorra.
"Apa? Enak saja, aku tak seperti kedua keledai itu!" elak Ichigo.
"Apa? Kau bilang aku keledai?" seru Renji dan Grimjow bersamaan.
"Benar, kalian itu keledai pemalas. Wee.." Ichigo menjulurkan lidahnya kearah dua temannya itu, bak anak kecil yang sedang mengejek temannya.
"Dasar kepala jeruk bodoh!" teriak Renji.
"Jeruk busuk!" Grimjow tak mau kalah dengan temannya yang berambut nanas tersebut.
"Diam kalian berdua!" Ichigo hendak melemparkan buku pada kedua temannya tersebut saat tangan Ulquiorra menghalanginya.
"Ichigo, sudahlah jangan bertengkar terus." ucap Ulquiorra menenangkan teman-temannya.
"Benar. Kalian jadi seperti anak kecil tau." sambung Hisagi.
Setelah melalui pertengkaran cukup lama, akhirnya Ulquiorra dapat menyampaikan apa yang ia ingin bicarakan sejak tadi. Ichigo, Renji, Grimjow dan Hisagi langsung setuju dengan apa yang Ulquiorra bicarakan, toh itu juga menguntungkan mereka.
"Jadi kapan kau akan bicara pada mereka?" tanya Hisagi.
"Mungkin besok." jawab Ulquiorra datar.
"Baguslah, lebih cepat lebih baik." seru Ichigo bersemangat.
Setelah itu, mereka semua bergegas pulang karena hari mulai gelap, Rukia yang sedari tadi menunggu sang kekasih langsung marah-marah karena sang kekasih membuatnya menunggu lama. Keempat temannya hanya bisa tertawa, apalagi Renji dan Grimjoow yang sangat senang bila Rukia sudah marah kepadanya karena Ichigo tak akan bisa berkutik sama sekali.
Saat semua memusatkan perhatiannya pada Ichigo dan Rukia, Ulquiorra menyeringai tanpa diketahui oleh siapapun.
"Dengan rencana ini aku akan semakin mengetahui siapa dirimu, Orihime Inoue."
-TBC-
Dimana Orihime? Kok gak ada ya disini? *clingak-clinguk*
Tak taulah kemana tuh anak, sibuk nyari duit kali yah? Nanti juga nongol lagi, jai para readers gak usah khawatir karena Orihime gak bakal mati *dicekik Orihime*
Udah ah capek ngomong yang gaje mulu, mending bales review aja!
Astrella Kurosaki: Ahahaha….ya gak tau ni lagi kesambet hollow apa sampe bikin Ulquihime. Tenang aja disini tetep ada Ichiruki, jadi jangan khawatir. Ichisenna udah aku buang ke segitiga Bermuda…XD, Sankyuu dah review…!
aRaRaNcHa: Yup, ni lagi kesambet hollow makanya bikin Ulquihime..X3, Pas lagi mikirin SoiFon tiba-tiba muncul ide bikin dia jadi orang kayak gtu *di bankai Soifon*. Thank's dah review…!
marianne de Marionettenspieler: Terima kasih banyak…! (^.^) Maaf aku gak bisa update kilat coz lagi sibuk *molor-emang bener-bener kebo*. Salam kenal juga dari Yupi, Makasih ya dah review…!
Vipris : Salam kenal juga dari Yupi. Maaf updatenya agak telat, Arigatou dah review…!
Sara Hikari : Wah bikin penasaran yah, asal jangan bikin orang mati penasaran aj *plakk*. Ini sudah di update, silakan membaca. Salam kenal juga dari Yupi, Thank's dah review…!
Amber Queen UlquiHime: o_O *tenggelam di gundukan bunga*. Gak tau kenapa pas mikirin mereka berdua, sifat itu yang terlintas di pikiran Yupi *di gantung di pohon toge (?)*, Rukia udah muncul kok disini tapi kalo Ggio gak tau kapan munculnya *bletak*. Yup, cwe itu maksudnya Hinamori. Ini sudah di update walaupun agak lambat, silakan membaca. Salam kenal juga dari Yupi dan terima kasih sdudah membaca dan meriview…!
Fun-Ny l0pe Ulquiorra : *pake masker oksigen biar gak kena virus lagi (?)*, wah sankyuu, ini udah di update, silakan membaca dan salam kenal juga dari Yupi. Sankyuu juga dah review…!
koizumi nanaho: *pusing mw jawab* Ehm, ada gak yah, tebak aja sendiri *ditendang koizumi-san*, Tada…Rukia muncul disini, kalo hitsu ada peran tersendiri, gak tau kenapa jadi kepikiran kalo mereka jadi gitu, saia gak tau kalau mau tau tanya aja ma Soifon *plakk*, Ggio muncul belakangan, hosh..hosh…*capek jawab-kayak abis lari 100 km aj-*. Ok, sankyuu dah review…!
ayano646cweety: Sudah di update, silakan membaca…! Waaahhh sankyuu dah fave crita abal ini *terharu*. Makasih dah review…!
Sekali lagi terima kasih sudah membaca dan meriview fic gaje ini, maaf kalo chap ini tidak memuaskan coz bikinnya buru-buru.
Kay, kalo gitu Yupi boleh minta review lagi yah…!
