populer chapter 2
sebenarnya ada kesalahan saat update tadi XD maklum newbie~ (jadi malu :3)
happy reading...
.
.
.
.
.
ini GS lho
.
.
.
.
crack pair pula
.
.
.
.
so, gak suka... close tab ok?
.
.
.
ok, bekicot(?)
.
.
chanyeol mengelus jidat mulusnya sambil mendengus "biasa aja baek!" baekhyun cemberut "chanyeol.. kamu tau kan kalau aku itu gak bisa gitu bohong atau main rahasia rahasiaan dari kamu" gaya ngomong baekhyun udah kaya' orang diurut aja.
"lebay lebay.. udah ah to the koin"
"to the point park chanyeol pintar -_-" lagi lagi chanyeol nyengir eh coret chanyeol memang selalu nyengir.
"itu maksudnya" baekhyun meminum jus jeruknya.
"aku suka sama chen, yeol"
BRAAK
UHUK
Chanyeol menggebrak meja kantin cukup keras sampai sampai baekhyun yang didepannya tersedak jus jeruk. Semua yang ada dikantin sudah biasa. Chanyeol sama baekhyun itu kalau udah dikantin ya memang gitu. Ada aja pasti yang diributin.
"DARI TADI BAEK! DARI TADI MAKSUD GUA ITU BAEK! LO JADI ORANG LOLA GITU!"
"OHOK LO BIASA AJA! PAS GUA TAU LO SUKA KRIS KAPTEN BASKET AJA GUA BIASA!"
"BIASA APA?! LO LANGSUNG UPDATE DI STATUS! LO TWEET! SAMPAI SAMPAI SATU SEKOLAH TAU!"
"ini bentar dulu! Ngapa jadi lo gue-an kita? Dicapslock segala -_-" chanyeol mengedikkan bahunya.
"kelapangan yuk baek, anak anak lain pada ngumpul"
.
.
.
Kris mengelap keringat yang menetes didahinya. Ok, dia ini kapten basket, wakil ketua osis sama termasuk siswa populer. Dia kesekolah untuk belajar, melatih kemampuan basketnya sama refreshing nya tebar pesona bukannya angkat meja buat rapat osis! Dia sekolah juga pengennya jadi orang sukses bukan kuli bangunan. Tapi kris nya juga yang berlebihan. Cuma angkat satu meja –plastik pula- aja udah keluar keringat. Sedangkan si ketua osis? Cuma bawa dua buku sama beberapa lembar kertas. Suho si ketua osis liatin kris yang mandang dia gak suka.
"kenapa?"
"please joonmyeon.. aku kesini itu sebagai wakil ketua osis bukan seksi perlengkapan!"
"ya terus? ngapain emang kamu ngangkat meja bukannya kai? Aku gak nyuruh juga" kris cengo dan suho menunggu jawaban.
"tunggu dulu! Tadi.. kai bilang-"
"kamu aja yang bego mau dibohongi kai" kris menatap tajam pemuda berkulit tan yang sudah duduk santai dikursi. Kai hanya cengengesan.
"makasih kris hyung.. hahahah" baru aja, baru aja kris akan memarahi adik kelas kurang ajar itu tapi kedeluanan suho teriak buat semua anggota osis duduk di tempat yang disiapkan. Kris duduk di samping kiri suho.
Suho melihat semua anggotanya satu persatu. Ada yang kurang..
"eh? Kyungsoo mana?"
"ciee ciee suho hyung.. udah mulai nanya-in kyungsoo nuna ciee" kris yang disebelah kai menepuk kepala bagian belakang anak berkulit kurang putih itu dengan dendam yang mendalam. Membuat anak berkulit kurang putih itu mengusap kepala belakangnya dengan rintihan kesakitan.
|Kai : udah thor panggil gua kai aja! Ribet amat pake anak yang berkulit tan lah kurang putihlah -_-
Author : udah! Yang penting kamu gak aku tulis berkulit hijau kaya' tao tau!
Tao : sumpah gua nggak ngapa ngapain! Main disebut sebut aja -_-|
"yaaaa!"
"rusuh aja!" kris tertawa bak tentara belanda VOC yang berhasil monopoli rempah rempah dalam hati ya itung itung bantuin suho plus balas dendam.
Pintu ruang osis terbuka terlihat kyungsoo dengan malasnya kembali menutup pintu ber cat coklat itu lalu berjalan kearah tempat duduknya yang bearada disamping kanan suho. suho tersenyum ketika aroma apel segar dari kyungsoo tercium olehnya.
"mana?"
"hah?"
"mana yang mau aku catat?"
"rapatnya aja belum kyungsoo-ya" sahut chen selaku seksi kesenian dari sebrang. Entah sejak kapan chen disana. Kyungsoo mengangguk anggukkan kepalanya. Suho berdehem.
"ekhem. Jadi bagaimana? Ada usul untuk event sekolah bulan ini? Kita Cuma pilih satu usul" chen mengangkat sebelah tangannya.
"ya chen?"
"pentas seni harus ada."
"gak, basket" kata kris nyela chen. Chen poker face.
"pensi."
"basket."
"pensi!"
"basket!"
"pensi pensi pensii!"
"baskeeeet!" leher kai udah cape muter liat chen liat kris yang debat. Suho menepuk jidatnya pelan. Mangap bentar duluu~ terus kyungsoo merasa menyesal. Seharusnya tadi dia gak ninggalin ensiklopedianya kalau kejadian diruang osis kaya gini! Lain kali dia harus ingat.
Tok tok tok
Pintu osis dibuka oleh.. guru jinki!
Guru jinki menyengir kecil.
"hehe.. anak anak."
"pensi!"
"anak a-"
"basket!"
"anak anak!"
Krik krik
Akhirnya semua mata tertuju pada guru yang sayangnya hidup(?) jinki menghela nafasnya.
"gini anak anak. Kita gak perlu rapat rapat-an(?) buat milih event sekolah."
"lha terus pak?" salah seorang nyahut
"gini lho.. kepsek bilang kita ngadain kemping gitu di hutan lindung. Ngerti 'kan? Ngerti dong~ udah semuanya ngumpul gih dilapangan. Anak anak yang lain udah heboh ditengah lapangan. Duh panasnya~" semua wajah anak anak osis udah kaya tembok cina -_- dan pak jinki dengan watadosnya pergi menjauh dari lokasi.
"mpreet. Tau gini lanjut makan aja tadi"
"wokawokawok! Demi ini doang gue rela nunda paggilan alam!"
"dikit lagi ho. Dikit lagi ensiklopedia aku tamaaat!"
"s-sorry kyu-kyungsoo!" semua musatin pandangan mereka kearah ketua osis dan sekretaris. Kasian suho dicekek gitu.
"ekhem.. tes tesss. Eh won ni mic gak nyala" kata donghae selaku guru menggambar kepada siwon si guru agama.
"wan won wan won.. ente kira ane uang?"
"eh pake bahasa biasa dong.. gua gak ngerti bahasa arab" siwon elus dada.
"ada dua masalah dalam hidup lo hae"
"apaan? :3"
"pertama, ngapa lo jadi guru menggambar padahal lo Cuma bisa gambar dua gunung warna ijo plus matahari ditengah doang *nb: maaf, kalimat ini tidak bermaksud yadong/?* yang kedua, mic itu yang ini monyong! Yang lo pegang itu sapuuuu" gaul bener percakapan guru sekarang =='
Donghae nyengir. Entah kenapa virus nyengir chanyeol nyebar kemana mana hari ini.
Dari belakang mereka muncullah..
Q : Siapa yang akan muncul dari belakang kedua guru gaje itu?
a. Guru kyuhyun
b. Suho
c. Lay
d. Kucing
A : … (tulis jawaban dari pertanyaan abstrak ini di kotak review dan request ff crack-ingat lho ya, crack couple- yang benar insyaallah ffnya akan dibuatkan :D) #PD amat padahal yang minat dikit -_-
Terimakasih buat yang review.. aaa aku cinta kalian reader.. walaupun malu gimana gitu waktu tau karya gajenya dibaca *biasa labil* maaf aku gak bisa balas review^^ juga moment momentnya belum ada. Makasih juga buat yang udah baca dengan atau tanpa review :D aku harap kalian review lagi hehehe
Thanks : Lulu, Sapphire Zells, mellody, askasufa luph youuuu readers :***
