A/N: Yosh! Langsung update part berikut-nya...gaje masih tetap ada, so please get on with it ._.v
Normal POV
KRING
Alarm pun berbunyi…pertanda sudah pagi!
Eh bukan…ternyata itu bunyi HP Haruna yang ditelpon oleh Fuyuka.
"Ada apa Fuyuka-san?" tanya Haruna dengan mata setengah mengantuk.
"Kamu masih tidur? Ayo cepetan…nanti telat lho," jawab Fuyuka.
"Iya iya.." kata Haruna sambil ogah-ogahan.
Haruna pun segera mandi, sarapan dan bersiap-siap untuk menemui teman-temannya.
"Haruna, mau ke mana?" tanya Yuuto.
"Mau ketemu temen temen…nii-san sendiri mau ke mana?" tanya Haruna.
"Mau ketemuan juga…bareng yuk?" ajak Yuuto.
"Boleh."
Haruna menemui teman-temannya di Inazuma Ice, dan Yuuto menemui teman-temannya di Naniwa Land.
Sekarang kita akan ke Haruna dulu…
"Halo, teman-teman!" sapa Haruna.
"Eh…dateng juga," kata Fubuki.
"Hah? Ini Haruna? Kapan pindah balik ke sini?" tanya Endou yang nyaris ketinggalan info.
"Udah dari kemaren, Endou-senpai…kan Haruna udah bilang lewat telepon dari sebulan yang lalu," jawab Haruna sambil sweatdrop.
"Oh iya ya…" kata Endou dengan penyakit lola-nya yang kambuh.
"Haruna, duduk aja!" kata Fubuki sambil menunjuk kursi yang ada di depannya…
"Lama tak berjumpa ya, Haruna," sapa Tachimukai yang kita sebut saja Yuuki supaya nggak ketuker sama kakak-nya sekarang.
Lagi-lagi muka Haruna menjadi merah karena ia duduk tepat di sebelah Yuuki.
"Haruna, kok mukamu merah begitu?" tanya Yuuki yang masih polos.
"Ah, nggak kok," kata Haruna sambil ragu-ragu.
"Btw, hubungan kalian gimana neh?" tanya Endou kepada pasangan yang duduk di sebelahnya.
"Biasa aja kok…iya nggak, Fuyuka?" tanya Fubuki sambil menepuk pundak Fuyuka.
"I-iya…" jawab Fuyuka dengan blushing tingkat sedang.
"Biasa atau biasa?" tanya Endou lagi.
"Ya biasa aja…" jawab Fubuki yang kebingungan disertai oleh tawa dari keempat temannya yang lain.
Sementara itu, Yuuto…
"Oi…Kidou!" sapa Kazemaru.
"Eh…Kazemaru, Gouenji juga…Endou mana?" tanya Yuuto.
"Oh iya…Endou ama Touko belum datang…" jawab Gouenji.
"T-touko juga mau datang?" tanya Yuuto.
"Iya…kan ini reunian temen-temen yang dulu…masa Touko nggak ikutan? Kan nggak lucu…" sahut Kazemaru.
"Iya deh, iya…" kata Yuuto yang mencoba untuk mengalah.
Setelah berabad-abad…eh maksud saia, bermenit-menit…akhirnya datang juga doorprize-nya, yakni si kapten sepak bola…Endou!
"Endou! Kok lama banget sih? Telat 11 menit nih!" kata Kazemaru sambil menunjukkan jam tangan-nya ke Endou.
"Kamu mau pamer ya, Kaze? Ampe nunjukkin jam tangan segala…" kata Endou yang nyaris digebukin ama Kazemaru.
"Endou…kenapa tadi lama banget sih?" tanya Gouenji.
"Tadi ketemuan ama temen-temenku yang dulu…tapi versi yang lain!" jawab Endou yang membuat gerombolan pemain sepak bola handal itu kebingungan.
"Oh…maksudnya…adikku?" tanya Yuuto yang kira-kira sudah mengerti maksudnya Endou.
"Nah…iya!" jawab Endou dengan bangganya…karena akhirnya ada yang ngerti omongan dia.
"Kamu temenan deket ama adikku? Kok aku nggak pernah tau?" tanya Yuuto lagi.
"Nggak tau ya? Ndeso!" jawab Endou yang membuat Kazemaru dan Gouenji tertawa terbahak-bahak, sementara Yuuto hanya mengejar Endou sampai ke roller coaster terdekat.
"Halo, minna! Maaf lama…" kata gadis yang tak lain dan tak bukan(buagh), adalah Touko.
DEG!
Jantung Yuuto berdetak cukup kencang…untuk kesekian kalinya…
"Akhirnya…Tachimukai-san…lama tau nunggunya…" kata Kazemaru.
"M-maaf maaf…tadi di jalan macet banget sih…" kata Touko dengan senyum yang pertanda gugup.
"Macet? Mang kamu ke sini naik apa?" tanya Gouenji.
"Naik naik ke puncak gunung! Ya naik ojek lah…" jawab Touko yang diiringi sweatdrop oleh semua chara…
"Anak orang kaya naik ojek? Mang ortu anda ke mana?" tanya Endou.
"Orang tua-ku sibuk…lagipula, aku kan nggak akan pernah naik ojek lagi…jadi ini adalah yang terakhir. Yuk, kita jalan dulu!" ajak Touko.
Entah kenapa Touko yang kesannya masih tomboy di depan mata anak cowok…dia kesannya feminin di depan mata Yuuto. Apa ada yang nggak beres dengan kacamata-nya Yuuto?
Kedua bersaudara itu akhirnya pulang ke rumah.
"Onii-chan, gimana tadi?" tanya Haruna.
"Ya…lumayan lah…tadi naik roller coaster, terus naik bianglala…si Touko di sebelah Endou…" jawab Yuuto.
"Onii-chan ini…" kata Haruna sambil sweatdrop.
"Kamu sendiri gimana?" tanya Yuuto.
"Ya…tadi aku disuruh duduk sebelah Yuuki, terus kita makan es krim rame-rame," jawab Haruna.
"Haruna ini…" kata Yuuto sambil sweatdrop.
"Kok onii-chan ngikutin sih?" tanya Haruna.
"Ng-nggak kok!" kata Yuuto yang takut dengan amarah(?) Haruna.
"Udah ah…aku capek, besok kan ada acara keluarga…" kata Haruna.
"Iya ya…ayah dan ibu belum pulang lagi…" kata Yuuto.
"Ayah dan ibu kan pulangnya tengah malam…eh, sekarang udah jam 8…aku ke kamar dulu," kata Haruna sambil mengambil HP, charger, dan earphone-nya, dan segera menuju ke kamar. Yuuto hanya duduk di ruang tamu sambil nonton TV.
Di kamar Haruna…
*Kyou de sayonara…mune ga kurushi…*
"Halo? Oh…Fuyuka-san, ada apa?" tanya Haruna sambil mengangkat telepon dari HP-nya.
"Kamu suka ama Yuuki ya? Udah, nggak usah bohong deh…" tanya Fuyuka.
Wajah Haruna kembali menjadi seperti yang sudah-sudah…
Ya…seperti setiap kali dia melihat atau mendengar sosok 'Tachimukai Yuuki'.
"Err…nggak juga sih…" jawab Haruna sambil gugup setengah mati.
Tentu saja, nggak enak kalo menyimpan perasaan dari sahabat sendiri kan?
"Yang bener?" tanya Fuyuka lagi.
"Iya, beneran," jawab Haruna.
DUG! DUG!
Jantung Haruna berdegup kencang sekali.
Sudah mendengar kata Yuuki, sekarang malah menyangkal fakta kalau dia sudah tergila-gila dengan Yuuki.
Wah…denyut jantungnya seperti bunyi bedug saat adzan maghrib…
"Begitu ya…eh, udah dulu ya. Aku dipanggil sama Shirou-kun. Ja ne," kata Fuyuka, menutupi percakapan telepon itu.
Haruna rasanya ingin menangis setelah berkata begitu kepada Fuyuka.
Tapi dia harus tetap tegar…dia harus bertanggungjawab atas perbuatannya.
Lalu…bagaimana dengan Yuuto?
Yuuto hanya menonton acara sinetron malam yang ada di TV.
Memang hal ini tak disangka dari seorang anak jenius seperti dia.
Walaupun mata-nya menuju ke arah TV…tapi pikirannya menuju kepada…
Ya, kakak-nya Yuuki, Tachimukai Touko.
That's it for chapter 2, review onegaishimasu!
