SALT FISH STAGE 1

Disclaimer : TITE KUBOOO

Summary : Kelanjutan dari nasib tragis BYAKUYAAA!

Humor tidak dibatasi, sakit perut bukan tanggung jawab Author!

selamat menikmati


Karena penasaran, para readers asik jempalikan menunggu datangnya saat-saat Byakuya menemui ajalnya—ehh ralat- menemui pekerjaannya. Sebenarnya ini pekerjaan yang tidak mungkin dilakuin oleh Byakuya yang seorang pria cool dan tampan nan eksotis melebihi bibirnya Omas itu. karena apapun caranya, minumnya tetep teh botol Misro(kok jadi promo?).

Oke skip. Di depan Byakuya sekarang teronggoklah sebuah bangunan yang luar biasa ga karuan. Dindingnya kayak habis di bom bardir sama teroris, kaca-kaca yang udah kusam, baju-baju rombeng tapi berkilau, dan beberapa bedak dan make up yang entah kenapa bisa ada di sana.

"Ichigo.. gue mau nanya" Byakuya kembali ke alam sadarnya.

"Heeh apa?" Ichigo tetep memasang senyum ala Pepsodent dengan tulus iklas.

"Bangunan ini… sebenernya bekas markas teroris, ato markas banci taman lawang?" Tanya Byakuya.

"Ato Banci taman lawang yang menjadi teroris" Byakuya melotot kea rah Ichigo. Baginya, ketemu banci lebih mengerikan daripada ketemu Hollow ato demit lainnya.

"Permissoooong! Permiooosss! Ekiusmiii! Punteeeen! Ada orang di dalem!? Kalo ga ada ga usah jawab!" Ichigo mengetuk pintu reot yang bakal beberapa hari lagi bisa dipastikan rubuh dengan sukses tanpa perlu didobrak pake linggis.

"Ichigo pelan-pelan. Kalo gitu ntar pintu ini…."

BRAAAAAAKKK!"

pintu itu langsung menghantam Byakuya yang sedari tadi sudah berpose cool.

"Eh..sori Byaku gue ga sengaja" Ichigo sweatdrop. "KAMPRET LU.." geram Byakuya dalam hati terdalamnya.

"Aiiihh aiih Ichiiigyooo ngapain dikau ke sini? Ada yang bisa eike bantuu?" seorang bencong.. yang.. wajahnya luarbiasa menajiskan orang itu menyambut Ichigo dengan cipika cipiki.

Kontan Ichigo langsung menyetrum bibir bencong itu dengan stand gun. "Menjijikkan! Mana boss lu? Gue mau bicara..!" Ichigo celingak-celinguk ke dalam bangunan.

"Adyuuu adyuu biasa aja kali jeng, bibir gue tambah monyong ntar…jyahat lo" keluhnya.

"Berisik! Oi Byakuya ayo masuk!" seru Ichigo.

Byakuya yang sedang membersihkan dirinya dari terjangan pintu terbelalak melihat orang yang sedari tadi Ichigo ajak bicara.

"AYASEGAWA YUMICHIKA!" suara Byakuya kontan membuat seluruh alam semesta tersapu bersih ampe kembali ke jaman parsejarah.

"Eh..Byakuuchii Taichouu! Lama ga berjumpa ngapain disini? Mau nebeng bareng saya yaaa" Yumichika meper-meper kea rah Byakuya.

"Urusaaaii! Yang harusnya Tanya itu gue. Ngapain lo di sini?" Byakuya menghantamkan batu bata kea rah Yumi.

"Gue kena damprat Taichou gue lagi. Tapi sekarang gue ga sendirian!" Yumichika bangun dan berjalan bak seorang model kena epilepsy akut.

"HAH? Maksud lo ga sendirian? Eh ngomong-ngomong ini tempat ape ye?kok baunya sengak banget" Byakuya mengendus-endus bau badannya sendiri. Tapi baik-baik saja.

"Oh ini… ntar gue jelasin. Ayo masuk dyulu!" Yumi berputar-putar dan langsung nabrak kaca.

"SAKIT..ADA ORANG SAKIT DISINI!" Byakuya bergumam.

Sampai di sebuah lokasi.. yang berada di dalam gedung, Byakuya kembali terbelalak.

Seorang cewek..eh cowok..eh.. berambut plontos, tapi dengan blush on kayak Jengkelin, bibir merah, bulu mata sepanjang 14 cm, high heel, dengan costum bunny girl, dan….. stoking jarring ketat… itu…

"I..IKKAKU…MADARAME…?"

Byakuya seperti melihat Dajal datang dari Neraka terdalam.

"Adyuuh adyuuh Ika chan kau cantik banget….!" Yumi meper ke Ikakku.

"Diem lu.. eh..Byakuya taichou..kenapa disini?" Tanya Ikkaku.

"So..soal itu..nanti saja…yang lebih penting….."

"HOOOP! JANGAN NANYA KENAPA GUE DAN MAHKLUK INI ADA DI SINI! OKEEE!" Ikakku memotong pertanyaan Byakuya dengan nada lantang.

"Uhhh..okee…"

"Oke..Ikkaku bagaimana? Bisa kan?" Tanya Ichigo.

"Bisa apa?" Byakuya menyahut. "Ya soal kerjaan itu!" seru Ichigo sewot.

"Bisaaa…tapiii dia harus sama kayak kitaa dulu" jawab Ikkaku.

"HAH?"

"Iyaa betuul! Kalo ga ga bakal di terima"Yumi menyahut.

"APA?"

"Ok kalo begitu…dia harus dipermak dulu"

"WHAT THEEE?"

"Byakuuuchii ayo ikut aku!" Yumi menggeret Byakuya. Filingnya udah ga beres!

"IYAADDAAA! GUE GA SUDIII!"

"Diam dan lihat saja!"

Setelah itu apa yang terjadi… betul..betul sekali…. Pemirsaa… Byakuya telah dipermak…menjadi…

"Puaaahhh!" Ichigo menyemburkan tehnya itu setelah dia melihat, apa yang terjadi di depannya.

"Byakuu..hhhmmmp!" Ichigo tidak bisa menahan ketawa… dia tidak bisa menahan ketawanya setelah dia melihat.

Byakuya yang dipakaikan baju bunny girl berenda, dia juga mengenakan high heel, make up super tebel, dan pita warna warni kayak dakocan kesasar!

"Nah setelah ini pekerjaan berikutnya..adalah membuat IKAN ASIN!" seru Ikkaku.

"NA..NIIII?" Byakuya melihat dengan pandangan mata sinis. Super sinis.

"Kalo lo mau keluar, lo bakal jadi gelandangan!" tukas Yumi.

"Guee..gueee…I..CHII..GOOO….." Byakuya tidak terima, aura-aura jahat sudah menusuk kea rah Ichigo. Spontan Ichigo ngabur dan hanya mengatakan.

"GOOD LUCK BYAKU BUNNY GIRL! HONEY BUNNY SWEETY!"

Apakah..yang akan terjadi berikutnyaa yaaa? Bagaimana tanggapan Byakuya setelah ini? Apa maksudnya dengan bencong yang jualan Ikan asin?

TO BE KONTINYUU~


Akhirnyaaa chapter ke 2. karena sepertinya Yuzu sedang mood hari ini, bisa update kilaat!

maap yee image byaku jadi ancur lebur begitu

tapi kalo ga gitu ntar fic ini ga bakal lakuu!

OK MINNAA JANGAN LUPA BERI REVIEW UNTUK YG KE 2 YAAA :D

masih banyak siksaan untuk Byakuya chaamaaa~~~