Yosh! Kita kembali! Semoga kali ini tak ada error atau apapun! KYOKUGEENN!

.

.

Day 2: Vongola 1st Gen.

Di rumah vongola jyuudaime, saat malam-malam entah jam berapa menit ke berapa detik ke berapa tak ada yang tau karena pada tidur semua, 7 dying will flame muncul memunculkan sosok para pria yang keceh-keceh itu, tak lain adalah Primo dan guardiannya

"Primo-san, akhirnya kamu datang juga" Tsuna keluar dari kamarnya yang ada di lantai 1

"Lama tak berjumpa, decimo" Primo memeluk Decimo kesayangannya bagaikan teddy bear

Guardian Tsuna yang lain muncul, author bangun dari pingsannya, dan mengintip lantai 1 dari lantai 2

"Giotto, G., Asari, Daemon, Lampo, Knuckle... loh mana Alaude?" Author mengintip dari kejauhan

"Kamu ngapain hah?" Alaude muncul dibelakang author dan mencekek author dengan handcuffnya dan juga menjadikan author peliharaan sementara

"E-eehh? Author-san sudah bangun yah?" Tsuna kaget lihat author lagi dijadiin peliharaannya Alaude (walaupun Cuma sementara)

Author belum sempat menjawab ketika seseorang keluar dari salah satu kamar dan lompat dari lantai 2 ke lantai G. yang ada di lantai 1 sambil teriak namanya

"Yukina! Lu ngapain di sini?! Dan gimana lu bisa ke sini yah..." Author shock ditambah asma dan kejang-kejang ala cacing kepanasan. Ehem, oke ini terlalu alay kawan-kawan

"Lu sendiri? Guwe dari kemarin lagi ngejar si G." Yukina kelihatannya mau nge-raep si G. ini, KAMERA KAMERA GUWE BUTUH /woi

Oh iya ya, kemungkinan para readers yang nggak tau, dia Yukina, dia suka G. tuh liat aja sekarang dia mau habisin tuh si G. #author dilempar kulkas

Dan Yukina nge raep G. di depan muka sambil direkam author hingga subuh

GUBRAAAAKKK

Oke apa lagi itu? Penasaran? Mau tau aja atau mau tau bangeeett? #author digebukin

"DAEMOONN! MUKUROOO!"

Sepertinya yang datang kali ini adalah temen author yang penggila buah-buahan tropis #author dibantai Nanas sama Semangka eh, Mukuro sama Daemon

". . . Bukan temen guwe" Author angkat tangan dan dapat hadiah lemparan tiang listrik

"Huahahahahaha..." Si temen author yang namanya masih tanda tanya itu ketawa ala nenek sihir pada jaman dahulu kala, mungkin tepatnya penjahat dengan efek kilat, atau mungkin orang stress, atau mungkin juga orang gila di ujung gang sana

"WOI! Benerin yang di atas!" Si nama tanda tanya itu komplain dan ngasih hadiah berupa lemparan sepeda ke author

"Lu juga hati-hati kali, kalo guwe pingsan karena lemparan-lemparan lo yang EXTREME campur SPARTA bisa buat guwe pingsan"

"Bener juga ya..."

"Pake otak donk, jangan pake kekuatan mulu"

"LU NGEHINA GUWE KAH?!"

Dan pertengkarannya berlanjut...

"U-uhmm... oke, saya akan memulai wawancaranya.." Author babak belur abis dihajar temannya yang galak itu, karena dia yandere sih... author nyaris saja pergi ke langit ke-7 untungnya hanya luka-luka ringan tapi maksudnya sebaliknya, tulang di tangannya patah, kepalanya diperban, sampe pake handicap, kalian bayangin aja

"Jadi... Primo, masa lalumu dengan G. sangat misterius, sebenarnya bagaimana kamu bisa berteman dengan G.? trus kalo dengan Cozart gimana? Kamu kok bisa buat Vongola Famiglia? Kamu nemu anggota keluarganya gimana? Trus blablablablabla..." Author kebanyakan curcol

"Woi, tanya satu per satu donk.." G. mau berhentiin si author untuk bertanya yang lebih mirip curcol

"G.! Lu kapan nikah ama Primo?!" pertanyaan author pindah ke G.

"APA?! G.! LU SELINGKUHAN YA?!" Yukina mulai keluar sifat yanderenya

"M-maafkan aku... eh! Sejak kapan kita pacaran itu?!" G. teriak ke Yukina, bahaya nih, kalo Yukina ke yandere mode, bisa-bisa ΒΌ dunia hancur, kabuuuurrr!

Piring melayang

Kursi melayang

Meja melayang

Mobil entah punya siapa melayang

Sapi dari peternakan sebelah melayang

Angin topan muncul

Suara ledakan di perang dunia ke 3(?) muncul

.

.

.

"Sudah selesai?" Author ngintip dari bawah tangga sambil celingukan

Daemon disuruh keluar sebagai pengecek

"Nufufu... semuanya ama- ACCKK!"

Headshot!

Semangka terlempar mengenai semangka, yo dawg...oke bukan saatnya untuk yo dawg buat si semangka yang terkena lemparan semangka karena kita semua benci dia #author dibunuh temennya

Mukuro memeriksa Daemon dengan menge-poke pipinya pake trident yang bagian tajam itu(?) "Kufufu... sepertinya dia pingsan, eh itu darah?"

"Pacarkuu! Jangan mati donk say" temen author memeluk Daemon dengan sedih ditambah nangis-nangis memalukan ala sinetron gaje, seseorang ambili baskom atau ember atau galon atau truk penyedot WC juga nggak apa-apa kok yang penting bisa nampung tuh tangisan trus di daur ulang menjadi air minum yang kita minum sekarang hahahaha #author dikejar-kejar

"Ehem, seseorang tolong bawa keluar saja mereka, terlalu ribut" Alaude nunjuk temennya author, Mukuro, Daemon

"Oya, kenapa aku juga?" Si nanas- ehem, Mukuro nunjuk diri sendiri sambil diam-diam ngupil

"Sudah sana keluar!" Alaude dengan kompaknya sama Hibari nendang si buah-buahan bersama fans gilanya, memang Ayah dan Anak kok #buagh

Badai dalam ruangan mulai mereda, lantai 1 hancur, lantai 2 rasanya mau jatuh, lampu yang digantung pecah, pas keluar mereka ada di dalam hutan dekat dengan tempatnya Varia

"HIEE! Kok bisa ke sini yah?" Tsuna panik

"Jyu-Jyuudaime sabarlah!" Gokudera menenangkan Tsuna

"Apa mungkin kita melewati salah satu alat kayak punya si Doraemon yah?" Yamamoto dengan imajinasinya yang aneh

"UWOOO! INI SANGAT EXTREMEE!" Ryohei biasa saja

"Berarti aku dapat bertarung dengan raja monyet itu ya.." Hibari pamer tonfa

"Ini mengingatkanku dengan masa kecil kita, Italia..." Giotto pergi ke dunia khayalan

"KITA DIMANA SEKARANG? SESEORANG TOLONG KAMIII!" Lampo lari muter-muter rumah, masuk ruangan muncul dari ruangan lain sampe lari di atap, disambar petir dan jadilah Lampo gosong

"..." Speechless Alaude, si Skylark ketumpahan mayonaise

"Mungkin kita ditakdirkan ke sini..." Knuckle hanya bisa berkata itu

"Apa itu di atas?" Author nunjuk di langit ada 3 orang jatuh

"Mungkin 3 orang tadi yang ditendang keluar" Primo ikutan liat padahal yang lain masih ngurusin G. ama Yukina yang abis ngadain bencana buatan

"Hey sampah, kalian ngapain di teritori kami hah? Kalian mau mati kah?" GLEK. Si Ayah datang

"VRROOOOII! Sejak kapan ada rumah disini?!" Si Ibu juga datang

"Ushishishi... sepertinya ada pengunjung tak di undang" Anak Sulung datang

"Senpai, mereka itu kan mau wawancara, masa nggak tau" Anak Bungsu datang

"WELCOME TO OUR CRACK VARIA FAMILY!" dengan kompaknya si keluarga harmonis atau tidak itu pose sambil ada tanda bertulis 'WELCOME' sambil ada lampu kelap kelip warna PINK kawan-kawan!

GUBRAAAAAAKKKK (Day 3(?): Varia)

Author dkk pada kucek-kucek mata seolah-olah mata mereka gatal atau abis bangun tidur, tapi ini di depan mereka Varia KW #author dibunuh Varia family

"Ehem...permisi ya Xanxus,seperti kata Fran tadi, kita datang mau wawancara, boleh kami tanya sebentar, Anda nikah sama Squalo kapan?" JLEB. Pertanyaan ini menusuk-nusuk lambung Squalo, bukan, bukan hati tapi lambung

"Ehm... sejak itu kita bertemuan di bar, trus dia pake baju seksi banget, kuajak ke rumah trus-"

"VRROOII! JANGAN DICERITAIN!" Squalo nge- blush ni yeee tapi ini sudah cukup kayaknya, karena author dulu dipaksa nonton sinetron ama emaknya

"Trus kita nggak sengaja-" Xanxus cuek istrinya sendiri, sungguh keluarga yang harmonis #author dipotong-potong Squalo

"VRRRRRRRRRRRROOOOOOOOOOOOIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII I!" Squalo triak sampe terjadi TSUNAmi(?)

"Aduh say, dia kan nanya, aku kan juga mau cerita, nggak boleh yah?" Xanxus ketularan Lussuria nih

Sementara pasangan suami istri yang bahagia lagi bertengkar (you don't say) author pindah pertanyaan ke anak mereka "Ehem, Belp, Fran, kamu senang nggak dilahirkan di keluarga ini?"

"Shishishi senang banget setelah anak satu ini dilahirkan!" Belp melempar pisau ke adiknya yang masih innocent itu

"Senpai, jangan sadis begini donk sama adik sendiri" Fran membengkokan pisau-pisau aneh milik Belphe #author dilempar juga

"Fran, kamu sebagai adik, paling nggak panggil kakak kek atau apa gitu" Author mulai curcol

"Biarin aja tuh kodok shishishi.." Belphe adalah contoh kakak yang baik luarnya tapi jahat dalemnya, yandere, eh perasaan dia sadis luar dalem deh #author dilempar pisau lagi

"Tapi saya penasaran, kalian berdua incest nggak?" Author dan pertanyaan yg bikin ribut mulai lagi

"Ehem...ehem ehem ehem..." Belphe rasanya mau ngelaku'in sesuatu nih, BRB ya kawan-kawan, HIAAAAAA TASKETEEEEEE! #author dikejar Bel dengan kecepatan cahaya

Sementara author dikejar hingga ke ujung dunia, maka posisi host pindah ke Giotto

"Aaahh... masa remaja memang asik ya... ah maaf, ehem, Xanxus-san, dimana anggota Varia yang lain?" Giotto sepertinya teralihkan oleh Author dan Bel yang lagi kejar-kejaran sambil diikuti Fran dari belakang, memang masa remaja..

"Hmm? Lussuria sama Levi lagi honeymoon, Mammon pacaran sama arcobaleno lain, guwe nggak peduli ama mereka kok"

GUBRAAAAKKKK! INI VARIA ATAU VARIA KW ATAU VARIA VALENTINE?

"..." semua masih shock akan jawaban Xanxus
Krik krik kr- DOR! "Woi, kenapa dengan kediaman yang mengerikan ini sampah?" Ternyata Xanxus nggak terima kediaman ini, padahal kan mereka keluarga harmonis, mungkin terlalu harmonis sampe rumah Varia dindingnya retak gara-gara mama Squalo sering teriak

"E-eh etto... kkita Cuma kaget karena-"
"AWAS! ADA BADAI!" Tsuna teriak sambil kalang kabut ke dalam hutan, diikuti yang lain

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa author selesai dikejar oleh pangeran palsu itu? Apa mungkin badai akan menimpa mereka lagi? Dimana kah tujuan mereka selanjutnya? Tetap baca ini cerita ok?

to be continued~

.:| behind the scene |:.

Author: capek juga yah =3= abis dikejar Bel

Yukina: Woi, lain kali guwe jangan dibuat gitu donk babak belur abis tengkar ama G.

Author: abis kamu kan ngepens(?) ama si G. =3=

Teman author: WOI GW NGAPAIN DI TENDANG?!

Author: ampun bang, yang penting kamu hepi kan bisa sky diving sama buah-buahan tropis itu

Teman author: iya ya =_=||

Author: guwe lagi nyempetin buat ni fanfic trus di publish tanggal 31 =3=

Author dkk (semua yang ada di fanfic): KAMI MENGUCAPKAN, HAPPY NEW YEAR 2013! *bows*

Hibari: aku nggak akan melakukan itu lagi *pergi*

Alaude: ini super bodoh deh.. *ikutan Hibari*

Author: nyuuu =3= Ayame Yumesaki, hoho Yama pens juga ya~ itu saya bukan pacarnya kok, Cuma nyari gara-gara wakakak *ditabok* si nanas yang suka ber-kufufu ria itu, ya aku ganti Chrome jadi nanas (maafin aku Chrome) tapi nanti Chrome kukeluarin kok, tenang aja beb *digebukin* terima kasih yah untuk Ayame-san yang sudah berbaik hati review fanfic gaje ini (PS: saya masih pemula hohoho~ *dibantai*)
btw, jangan lupa kembali di chapter selanjutnya ya, dan para readers yang berbaik hati, saya terima kasih bila kalian dengan sabar sesabarnya membaca ini dan kasih review *bows*