:: yang bingung makanya baca Unreachable dulu deh. Nah, saya sendiri mutusin buat ngejadiin FF yang ini sebagai semacam diary nya Changmin hwehehe. Yap, mari kita menggalau ! Selamat membaca, semoga nggak bosen ^^~

Sore itu, sebelum Changmin pulang, saat di perjalanan ia sempat menanyakan sebuah pertanyaan kepada Kyuhyun. Pertanyaan simple yang sebenarnya berisiko untuk hatinya.

"Kyu, nggak bisa memangnya kalo kamu putusin aja Sungmin? Apa artinya mencintai kalo hanya harus disakiti?" tanya Changmin.

"Min, kamu nggak pernah ngerti betapa aku sayang sama dia. Walaupun berkali-kali dia nyakitin aku, aku ngerti kok kalo dia cuma nggak paham kalo itu sebenernya nyakitin aku. Semua ada alasannya, Min. Aku nggak akan pernah bisa benci Sungmin.." jawab Kyuhyun.

Satu jawaban simple.

Satu pernyataan yang terlontar dari mulut Kyuhyun.

Satu goresan untuk hati Changmin.

Dan setelahnya, di sore itu, Changmin hanya bisa melihat Kyuhyun yang pergi ditelan senja.

Bukunya, saksi bisu cintanya pada Kyuhyun. Jika saja suatu saat Kyuhyun dapat membacanya.. Sayangnya, Changmin takkan membiarkannya. Hari ini, satu halaman baru lagi yang Changmin isi dengan tulisannya.

Masih bolehkah aku berharap untuk memilikimu,

sedangkan untuk mengenggam hatimu saja aku tak mampu?

Sejauh apapun kurentangkan tanganku,

Kau masih saja lari ke dalam peluknya.

Selebar apapun kupinjamkan pundakku saat kau terluka,

Tertawamu masih miliknya.

Aku iri, aku bukanlah dia yang kini menjadi pusat perhatian hatimu.

Namun aku terlalu melindungi hatimu, aku terlalu enggan untuk menyakiti hatimu.

Egoku melarangku mencintaimu, namun mencintaimu adalah kesenangan juga penderitaan manisku.

Salahkan hati bodohku yang selalu memihakmu, Kyu..

Hingga aku tak dapat berpaling, walau kutahu kau memilihnya dan sudah bersamanya.

Dan hingga kini, aku masih bertahan untuk menunggumu,

Menantimu sampai kau bisa melihatku,

Dan aku berdiri di atas retakan hatiku, rapuhnya jiwaku. Dan aku tersenyum seakan aku tak pernah terluka. Dan Jung Changmin berjanji akan selalu mengejarmu seperti tak pernah terjatuh.

Aku akan terus mencoba. Hingga takdir tak punya pilihan selain untuk membiarkan kita bersatu.

Changmin pun menutup buku diary nya sambil menghela nafas. Sekali lagi, ia harus kuat menghadapi semuanya. Mungkin cinta tak bisa memilih. Tapi suatu hari nanti, mungkin cinta akan bisa melihat siapa yang sesungguhnya pantas untuk dicintai. Changmin tak mengharap cinta yang munafik, yang menjanjikan kebahagian selamanya. Namun, cinta yang mempunyai suka dan duka yang dilewati bersama. Apapun yang terjadi, selama itu dilalui bersama Kyuhyun-nya..

Changmin merasa dirinya akan baik-baik saja.

qyu said : yeah! FF yang abal dan dibuat dalam waktu 30 menit saja karena mengejar waktu sebelum pergi ke suatu tempat.. wahaha. well, semoga kalian suka :D

Mellow? Memang sih aku mellow banget ! hehehe.

Jeongmal gomawo buat yang udah ngefollow, dan ngereview. I love y'all so much! :D *terharu*

Balasan review..

- : hehehe, akhirnya aku lanjut juga. jadi berseri nih :)) gomawo udah suka :D

- riekyumidwife : hehehe iya gomawo udah suka yang mellow-mellow ! masih bakal berlanjut mellownya X)

- xoxoxo : iya niiih, fighting buat mereka ya X)

in the end, masih ditunggu ya reviewnya X))