Halo Minna-san, Me-Chan kembali dengan chapter 2 ini…… (ngacungin kepalan tangan ke atas langit biru)

Terimakasih pada semua yang udah ngasih review… -o-

Me-Chan jadi semangat buat fanfic

Maaf banget ya, Me-Chan lama banget update-nya. Soalnya akhir-akhir ini Me-Chan jarang nyalain computer. Abis, tugas dari sekolah banyak banget…

Udah pulang sekolahnya jam tiga sore ditambah latihan orchestra, pulangnya jadi tambah malem. Hiks…hiks…

Tapi, berhubung dah tampil, jadi dah agak longgar… (Senyum2 sendirir)

Hiruma : He author baru plus geblek, dari tadi curhat melulu! Cepetan mulai…

Me-Chan: Oke!!!! Selamat menikmati….

Chapter 2

Melihat perubahan Hiruma, sontak Mamori terkejut dan berteriak,

"Kyyaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak Mamori histeris plus lebay. Anggota Devil Bats yang mendengar teriakan itu langsung berlari menuju ruang klub.

"Ada apa kak Mamori?" tanya Sena yang datang pertama (gimana gak datang pertama coba, saking paniknya ke ruang klub aja yang jaraknya cuma kurang dari 30 m aja pake devil bats ghost).

"Hiruma aneh!!!" jawab Mamori sambil berlari menuju Sena.

"Hah, kak Hiruma kenapa?" tanya Sena sambil mengintip ke dalam ruang klub.

"Halo Sena…" kata Hiruma. Sena yang melihat wajah Hiruma –yang seperti wajah malaikat- dan mendengar apa yang dikatakan Hiruma langsung berteriak plus ditambah teriakan Mamori.

"Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa………." teriak mereka lebay.

"Ada apa ini semua? Kenapa semua teriak-teriak?" tanya Kurita dan yang lain yang baru datang.

"Ka..kak Hiruma a..a…neh" jawab Sena tergagap-gagap.

"Aneh gimana?" tanya Jumonji yang penasaran.

"Li..lihat sa..ja sendiri." Jawab Mamori tergagap juga. Semua anggota Devil Bats yang penasaran pun langsung berhamburan masuk untuk melihat kejadian yang katanya aneh tersebut.

"Halo semuanya!!!!" sambut Hiruma dengan wajah malaikat. Yang melihat dan mendengarnya lansung sweatdropped.

"Kyaaaaaaaa….. Hwaaaaaaaa…" semua yang ada di situ langsung teriak lebay.

"Kalian semua kenapa sih? Kok teriak-teriak lebay gitu. Kayak orang gila." kata Hiruma -sambil masih tersenyum- yang sedari tadi melihat tingkah laku teman-temannya yang sedari tadi kayak orang gila tersebut.

Keesokan harinya…

"Wah aku terlambat. Padahal hari ini aku harus membersihkan ruang klub." Kata Mamori sambil berlari menyusuri halaman sekolah dan mencari kunci ruang klub yang ada di dalam tasnya.

Saat Mamori berada di depan ruang klub…

"Lho, gak dikunci?" tanya Mamori heran. Seingatnya, kunci ruang klub itu ada dua. Satu dia bawa, satu lagi Hiruma yang bawa. "Buat apa Hiruma datang sepagi ini?" tanya Mamori dalam hati.

"Selamat pagi dan selamat datang Mamori!" sapa Hiruma dari dalam ruang klub.

"Ngapain kamu pagi buta begini ada di dalam ruang klub?" tanya Mamori super duper hueran.

"Seperti yang kau lihat sendiri. Aku lagi bersih-bersih." Jawab Hiruma seadanya.

Mamori mencoba memproses apa yang barusan dikatakan Hiruma. Dia melihat baik-baik pakaian Hiruma. Ada yang aneh. Hiruma sedang memakai celemek, membawa kemucing plus kain lap. Dan sekarang ini, wajah Hiruma, telinga Hiruma, plus gigi-giginya, dan juga auranya, SEMUA BERUBAH TOTAL!!!

Wajah Hiruma yang biasanya kayak setan jadi kayak malaikat. 3 pasang piercing yang biasanya nyantol di telinga Hiruma di copot semua. Telinganya yang biasanya kayak telinga kurcaci jadi kayak telinga manusia normal. Gigi-giginya yang kayak hiu jadi rata plus rapih, auranya, yang biasanya banyak kalelawar setan di belakang Hiruma jadi banyak bunga-bunga. (iihh, kak Hiruma pasti cakep banget tuh).

To Be Continued

Maaf ya, kalau kebanyakan curhatnya. Maaf juga klo ada mistype

Review yang membangun akan sangat membantu m(_ _)m

Arigatou Gozaimashu