EXO hanya milik EXO-L dan Managemen mereka. Tidak ada maksud tertentu dalam pembuatan fanfiction ini. Cerita disini hanya fiksi belaka dan sebagai pemuas imajinasi author semata.

Rate : T (plus2 nya ntar :v)

Warning : Typo mungkin , Shounen-ai / Laki sama Laki ._.

Genre : Friendship, Romance

All x Kyungsoo

Drabble!


ChenSoo

"HYUNGGG!" teriakan Chen bergema di pagi hari yang masih tenang. Suasana dorm yang tadinya hening pun pecah seketika.

"Yak! Jongdae! Apa yang kau lakukan?!" teriak Kris terganggu.

"Hyung, bebek mainanku hilang." rengek Chen. Kris menatap kesal namja bersuara emas itu.

"Bagaimana bisa? Salahmu sendiri teledor." Kris kembali berkutat dengan buku bacaannya.

"Heee, Hyungg!" Chen kembali merengek keras.

"Chen, ini masih jam 6 kurang. Kau membangunkanku yang masih asyik terlelap tahu!" hardik Chanyeol sembari mengusap matanya.

"Aku sedang mencari bebek mainanku yang hilang! Kau tahu kalau aku tak bisa mandi tanpanya!" balas Chen dengan hardikan pula.

Kyungsoo yang melirik dari arah dapur pun menghela nafas.

'Kupikir anak itu tidak akan sadar.' Kyungsoo menggaruk kepalanya bingung.

"Mungkin tertinggal di hotel saat kita menginap kemarin, Jongdae." Luhan mencoba menengahi.

"Tidak mungkin! Aku yakin aku sudah membawanya pulang. Aku ingat tadi kutaruh di ranjangku." Chen menggeleng cepat.

"Sudahlah, kau kan bisa mandi tanpanya." Lay menepuk pelan bahu Chen.

"Tidak bisa!"

"Jadi, kira-kira dimana bebek mainan Chen berada?" Baekyun memasang pose berpikir.

"Kubuang." Kyungsoo berdiri dihadapan Chen. Ia pasang muka datarnya.

"Eh?!"

"A-Apa benar kau melakukannya?" Chen kaget.

"Ya Tuhan Jongdae, kau pikir umurmu berapa? Jangan membiasakan diri dengan hal-hal yang kekanakan seperti itu." jelas Kyungsoo.

"Kau jahat, Kyungsoo!"

"Aku lakukan itu demi dirimu juga, Chen."

"Kalau begitu.." Chen terdiam beberapa saat. Ia lalu menatap Kyungsoo dan menyeringai.

"Kau sebagai penggantinya. Ayo, temani aku mandi." Chen menarik tangan Kyungsoo menuju kamarnya.

"Yak! Hentikan Jongdae!" teriak Kyungsoo mencoba melepaskan diri.

"Jumyeon, tolong aku!"

"CHEN, KAU MAU MEMBAWA KYUNGSOO-KU KEMANAAAA?!" tiba-tiba Suho keluar dari kamar dan berlari menyusul Chen yang menggeret Kyungsoo pergi.

"Heee?! Kyungsoo-ku?"

"Memangnya kalian tidak tahu hubungan appa dengan umma?" bisik Sehun tapi masih terdengar jelas ditelinga semua anggota yang ada disana.

Semua saling menatap bingung. Lalu mengangkat bahu.

"Kakaka!"

"Aku punya suatu cerita tentang mereka." Sehun menyeringai jahat.


HanSoo

"Kyungsoo-ya, ada yang mencarimu tuh."

"Hm?" Kyungsoo menoleh kearah pintu kelas. Tampak seorang namja bermata indah melambai kearahnya.

"Luhan-hyung?" Kyungsoo tersenyum dan berjalan menuju luar kelas.

"Jadi makan siang bersamaku?" Luhan tersenyum dan mengusap lembut rambut hitam Kyungsoo.

"Tentu."

...

"Apa yang kau bawa hari ini?" tanya Luhan. Keduanya kini berada di atap sekolah. Semilir angin sejuklah yang membuat mereka berdua betah menghabiskan waktu disana.

"Ah, aku bawa nasi goreng dengan campuran sosis, telur, dan ayam."

"Boleh kucoba?" tanya Luhan. Matanya tertarik melihat bekal Kyungsoo yang terlihat menggiurkan itu.

Kyungsoo mengangguk.

"Aaaa..," Luhan membuka mulutnya lebar.

"Eh?" Kyungsoo menoleh bingung.

"Suapi aku."

"K-Kau kan bisa makan sendiri, hyung." Kyungsoo menunduk malu. Ia menyodorkan kotak bekalnya kearah Luhan.

"Tapi aku mau kau yang menyuapiku." Luhan tersenyum gemas melihat adik kelasnya yang imut itu.

"B-Baiklah." Kyungsoo tetap menuduk sembari menyodorkan sendoknya yang sudah berisi nasi gorengnya kearah Luhan yang kembali membuka mulutnya.

Luhan mengunyah makanannya tenang.

"Ini pasti buatan Kyungsoo kan? Enak sekali." puji Luhan tulus.

"Terima kasih."

"Lalu, bekalmu dimana hyung?" tanya Kyungsoo bingung ketika melihat Luhan tak juga membuka bekalnya.

"Hm? Aku tidak bawa." balas Luhan santai.

"Loh?"

"Aku sedang ingin makan masakan Kyungsoo. Jadi aku malas bawa." jelas Luhan sembari menyengir kearah Kyungsoo.

"Aish, kau ini selalu begitu hyung. Dan jangan menyengir seperti itu!" Kyungsoo merengut kesal.

"Kenapa?"

"Kau jelek kalau sedang menyengir." Kyungsoo memeletkan lidahnya.

"Tapi kau suka kan?" tanya Luhan jail.

"Ehh?! T-Tidak!" sanggah Kyungsoo.

"Hahaha!" Luhan tertawa senang karena berhasil menggoda adik kelasnya itu.

"Oya, pulang sekolah nanti aku ada tanding sepak bola dengan sekolah lain. Temani aku ya." ajak Luhan.

"Aku sibuk!" Kyungsoo masih kesal rupanya.

"Heee, ngambek nih ceritanya?" Luhan menatap jail namja disampingnya.

"Tidak." Kyungsoo mulai memakan bekalnya.

"Ya sudah kalau begitu. Padahal aku berniat mentraktirmu spaghetti selesai tanding nanti."

Reflek Kyungsoo menoleh kearah namja yang lebih tua 2 tahun darinya itu.

"O-Oke, akan kutemani."

"Sip. Kalau begitu ayo suapi aku lagi." Luhan kembali membuka mulutnya lebar.

"Hyung!"


Bersambung

Dah ada 4 member nih. Lanjut gak?

Mana dong RnR nya? :D