Title : Klan Xuè ( Huang Zi Tao is Xuè Zi Tao )
Part 2
Author : Titan18
Genre : Family - Friendship - Crime - Romance
Cast : Huang Zi Tao / Xuè Zi Tao - other EXO Member, etc.
Disclaimer : All cast belong to them Management ! i just owned the story ^^
Warning : BOYS LOVE!
.
Note : buat yang tanyain Fùqīn itu siapa? Fùqīn itu kalo di indonesia panggilan hormatnya untuk Bapak. Saudara-saudara Tao di fict ini emang memanggil ayahnya dengan sebutan hormat. Tapi kalo Tao lagi senang dia lebih suka manggil bàba atau Papa biar terkesan manja gitu *bbuingbbuing
.
.
- Don't Like Don't Read –
.
Part sebelumnya :
"Gege..? kau marah padaku?" tanya Tao gugup, sedari tadi pandangan Kris kearahnya terus tajam dan menusuk.
"Kau bertemu siapa tadi?"
"Calvin gege" ucap Tao cepat dan ikut membaringkkan diri di ranjangnya.
"Aku mengantuk ge, Jaljayo" tambah Tao dan memeluk boneka panda besarnya.
Ya, Tao sangat capek dengan aktifitas hari ini. semuanya terlalu mendadak, fisik dan batinnya sangat butuh kerja lebih seharian. Dia butuh tidur cukup dan membuat Kris agar tak bertanya lebih lanjut.
.
Now :
.
.
Akita,Japan.
Setelah melakukan sesi jumpa fans di Jepang, agensi SM memberikan libur selama 2 hari penuh pada setiap member EXO. Mereka memutuskan mengunjungi Akita yang terkenal dengan Hot Onsen dan menginap di penginapan yang sudah disediakan.
Tak akan ada para fans yang mengganggu mereka kedua belas, promo masa Mama dan History sudah berakhir.
Penginapan yang disewa untungnya berisi 12 kamar yang memudahkan para member untuk beristirahat di tempat masing-masing.
Tao baru akan keluar kamarnya saat tak sengaja matanya menatap Kris Lay dan Suho yang sedang mengobrol bebas di ruang tengah. Penginapan yang disewa mereka memnag lebih dibilang mirip Rumah.
Tao tersenyum paksa, sudah menjadi rahasia umum jika Kris menyukai Lay dan Lay juga menyukai Kris. Matanya menutup sebentar menahan sakit di hatinya, setelah yakin wajah polos dan murni milik Tao sudah kembali—Tao berjalan menuju ketiganya.
"Hyung, yang lain kemana?" tanya Tao manja sembari memeluk lengan Suho manja
"Baekki Chanyeol Chen dan Baozi pergi ke pemandian pagi ini, sedangkan Hunhan dan Kai-Kyungsoo pergi mengunjungi daerah sekitar." Jawab Suho penuh sayang.
Menggangguki kepalanya imut, Tao menatap Kris-Lay yang duduk berdampingan. Senyum innocent dikembangkannya,
"Kalian berdua terlihat cocok hehehe"
Lay tersenyum malu, Kris memandang Tao dengan tatapan apa-maksudmu-panda. Sedangkan Suho? Namja panda—Tao dengan jelas merasakan badan leader mereka tersentak.
'Suho Hyung menyukai Lay. Aku tak mungkin salah' batin Tao.
Tersenyum singkat, Tao berdiri meninggalkan ketiga orang itu menuju pintu keluar.
"Kau akan kemana?" tanya Kris
"Ada suatu tempat yang ingin kukunjungi, tak usah menemaniku" bertepatan dengan ucapannya Tao berjalan cepat, matanya berkaca-kaca.
Kris perhatian padanya, hanya sebagai kakak untuknya. Kris menyukai Lay, dan Tao mengetahui hal itu.
.
Drrtt ... Drrtt
From : Brother 3
Aku di Senshu Park, temui aku disana Xióngmāo.
.
'Selalu bertingkah semaunya'batin Tao.
Setelah berjalan kaki selama 10 menit, Tao tiba di sebuah taman luas. Matanya menatap satu persatu bangku mencari keberadaan Gege tersayangnya.
"Aku tak menyangka, kau sendiri yang menangani pengamananku Jiro gege" ucap Tao menundukan dirinya disebelah namja tampan salah satu dari keempat saudara kandungnya.
"Aku merindukanmu baby, aku meminta Fùqīn untuk memimpin penjagaanmu" ucap Jiro sembari memeluk pinggang Tao erat.
Tao tersenyum, sejak dulu diantara seluruh Saudara Kandungnya hanya Jirolah yang selalu membuatnya merasa spesial di tempat terkutuk milik klan Xuè.
"Hm.. aku tau ge."
Tao menyandarkan kepalanya di bahu kokoh gege kandungnya sendiri, masa lalunya terlalu gelap. Xuè Jiro—kakak laki-laki yang sangat dicintai Tao dulu.
Cinta? Huang Zi Tao atau Xuè Zi Tao mencintai kakak kandungnya sendiri.
Itu dulu, sekarang hatinya justru tertambat pada namja tampan yang menjadi salah satu membernya sendiri Kris.
Percintaannya menyedihkan sekali, sejak dulu Tao mengutuk dirinya yang kenapa tak menyukai seorang wanita saja. Kenapa harus seorang laki-laki.
"Aku mencintaimu Tao, sejak dulu - sekarang – dan selamanya" ucapan Jiro membuat Tao tersentak.
"Maafkan aku ge" Tao kesal, dia dan jiro tak akan mungkin bisa bersama. Takdir mereka selamanya adalah Kakak-Adik.
Tao menyentuh pelan paras tampan namja itu, mendekatkan wajah keduanya—mengecupnya lembut. Jiro mengerjapkan matanya saat Tao menjauhkan lagi wajah keduanya.
"Kau seperti Uke gege. Sekali-kali berinisiatiflah duluan" ucap Tao dengan Seringai menyebalkan diwajah manisnya.
Jiro terdiam, tangannya membentuk kode khusus. Namja panda tersenyum—Tao tahu maksud kakaknya adalah mengusir beberapa anak buah yang tersebar dan pasti sedang menonton keduanya saat ini.
Tao baru saja akan tertawa jika Jiro tak menariknya tiba-tiba dan mencium bibirnya cepat.
Tao terbuai, ciuman sang Kakak kandungnya sedari dulu menurutnya yang terbaik. Uri panda lupa kalau dia memang hanya pernah berciuman dengan Kakak laki-lakinya itu saja.
Keduanya saling melumat tak mau kalah menciptakan French Kiss hingga suara desahan Tao terdengar, tangannya dikalungkan mesra keleher Jiro. Sedangkan Jiro sendiri mulai terbuai ciuman dengan adiknya itu, tangannya menekan lembut leher sang adik—
"T-Tao_"
DEG
Keduanya sontak melepaskan ciuman basah itu, lelehan saliva dan bibir bengkak Tao membuat HunHan couple dan KaiSoo couple tersentak.
Jiro tanpa malu membersihkan mulut Tao dengan jarinya lembut, menatap penuh arti kearah Namja panda yang masih kaget akan kedatangan membernya.
"T-Tao dia _" ucapan Kyungsoo yang gugup menyadarkan namja panda itu.
Tao menatap Jiro, seolah meminta maaf aktifitas keduanya harus dihentikan sekarang. Jiro menggangguk, namja tampan itu mengerti. Sembari mengecup kening Tao lembut—Jiro berdiri dan menjauhkan langkahnya meninggalkan taman.
..
..
..
Tao dan kedua pasangan tadi memasuki Penginapan dengan diam, Tao menundukkan wajahnya yang memerah.
"Tao kau menyusul mereka? Ayo kalian berlima kita duduk dulu" ajakan Baekhyun membuat Tao dengan berat hati terpaksa mendudukan dirinya dilantai yang sudah dilapisi Daiza/alas.
"Ada apa dengan kalian?" tanya Suho heran
Member yang lain menatap keheranan, Sehun dan Kai bersikap santai. Sedangkan Kyungsoo juga Luhan panik sendiri. Tao terdiam—didalam hatinya sedang berusaha menenangkan dirinya sendiri.
'C'mon Tao, say something. Bersikaplah santai dengan kebohongan yang sudah sering kau lakukan itu' semangatnya.
"Hei, ayolah. Ada apa dengan kalian?" ujar Chanyeol dengan cengiran diwajahnya, berharap suasana kaku ini mencair.
"Itu ... Kami ... Emm Ya kami_" ucapan Luhan yang gugup terpotong
"Mereka berempat mendapatiku sedang berciuman dengan seseorang Hyung" ujar Tao memasang senyum tak bermasalahnya.
"APAAAAAAAAA?" teriak Lay-Chanyeol-Baekhyun-Xiumin heboh. Suho-Kris-dan Chen menatap Tao yang sedang meringis dengan penuh tuntutan.
"Wae? Aku sudah 19 tahun hyungdeul. Tentu saja aku sudah boleh berciuman bukan" ujar Tao ngambek, pandangan seluruh membernya semakin pucat mendengar perkataannya ini.
"Tao ... Kau bagaimana bisa?" ucap Xiumin linglung.
"Kalian berlebihan" Tao segera beranjak dari situ secepatnya dan memasuki kamarnya sendiri.
Jantungnya berdetak cepat, merasa resah Tao memutuskan memakaikan headset dan memutar lagu di ipod miliknya.
"Apa maksudnya?" Suho mengarahkan pandangan bertanya pada Kai
"Kalian mendengarnya Hyung, tadi saat melewati taman kami tak sengaja melihat Tao sedang berbicara dengan seorang namja. Karena paksaan Kyungsoo Hyung dan Luhan Hyung kami berencana menyapanya. Siapa sangka justru mereka berdua malah asik berciuman, untung saja taman sangat sepi" ucap Kai santai
"De..dengan siapa?"
"Aku tak tahu Hyung, wajahnya bukan orang jepang atau korea. Bisa jadi China" balas Kai
"Ah sepertinya dia pacarnya Tao mungkin, kalau kalian melihatnya tadi WOW benar-benar luar biasa. French Kiss eh, Awww—Appo Luhannie Hyung" ringis Sehun
Sedangkan Luhan dan Kyungsoo menatap magnae itu penuh tatapan tajam.
"Ok ..Ok aku tak akan berbicara lagi. Toh memang betul kan" ucap Sehun cuek
.
"Mereka sudah memastikan Master, Xuè Zi Tao atau Huang Zi Tao adalah namja yang sama. Dialah pewaris asli Klan Xuè yang legendaris" suara yang terdengar lewat Loudspeaker ponsel membuat namja muda pemilik ponsel yang dipanggil tuan tersenyum mengerikan.
"Perhatikan langkah kalian, segera buat penyambutan untuk mereka. Hati-hati dengan orang-orang dari Klan Xuè. Mereka pasti melindunginya" ujarnya dengan suara tenang sembari memutuskan saluran telepon tanpa mendengar jawaban anak buahnya lebih dahulu.
'Terima kehancuranmu Zi Tao, kematianmu sama dengan Kehancuran Klan Xuè' kekeh namja itu senang.
.
.
Incheon Internatioanal Airport, South Korea.
Blitz ... Blitz ..
Suara jepretan paparazzi meramaikan kumpulan manusia-manusia yang lebih didominankan yeoja itu tampak saling mendorong demi melihat sang Idola mereka secara mendekat.
Berbagai macam Banner bertuliskan mengenai member EXO dimana-mana membuat Tao meringis, tulisan 'KRISTAO' membuatnya tanpa sadar menyeringai sinis. Apa mereka tak sadar eh, kalau setiap moment Kris Tao itu hanya bualan hasil rekayasa manajemen mereka saja.
Bukan berarti mereka REAL seperti yang diharapkan, karena buktinya Kris menyukai seorang Zhang Yi Xing. Lay eomma—panggilan kesayangan Tao untuknya, Lay yang baik hati, penuh kasih sayang, lembut dan perhatian. Bukan seorang Zi Tao yang manja, kekanakan, pemalu, dan menyusahkan.
Miris.
Tao berjalan menyusuri langkah para Hyungdeulnya duluan, tak ingin tertarik atau terdorong akibat kerumunan penggemar yang mengelilingi mereka semua.
Matanya tak sengaja menatap Kris yang berdiri didepannya melindungi posisi Lay dengan merentangkan kedua lengan disampingnya.
"KRIS LAY TAO" teriakan kedua nama member itu membahana
Kris yang terdorng sukses memeluk Lay didepannya, setiap orang mulai merekam kejadian yang barusan terjadi. Untungnya Tao secepat mungkin dengan refleksnya yang bagus menahan keduanya sebelum benar-benar terjatuh.
Kerumunan itu semakin lama semakin terasa sesak menurut Tao, para bodyguard yang berada disampingnya terus membantu mengamankan. Sedikit lagi mereka akan tiba di mobil besar milik manajemen yang sudah standby sedari tadi sebelum—
Ugh.. Sial...
Kondisi panas, seluruh member panik begitupun fans. Keadaan menjadi tidak terkendali, Suho segera berlari kearah Tao yang terduduk dengan kondisi darah yang mulai membahasi kaos putih yang dipakainya.
Chanyeol bahkan Chen membantu para bodyguard meredakan kepanikan di bandara internasional itu, Tao meringis—matanya dia layangkan menusuk kearah seorang yeoja yang sedang ditahan oleh petugas keamanan yang justru tersenyum mengerikan kearahnya.
Tao sadar, yeoja itu bukan antifansnya. Sejak awal yeoja itu memang ditargetkan untuk membunuhnya. Dia lengah, kondisi memang tak memungkin untuk seluruh anak buahnya menyebar membantu pewaris klan yang sudah lama mundur itu.
Dengan dibantu Suho dan lainnya Tao berdiri dan secepatnya masuk ke dalam mobil dan menuju ke Rumah Sakit.
..
Berita menyebar.
'Maknae EXO M—Huang Zi Tao mengalami penusukan di perut akibat ulah tingkah Antifans yang brutal'
Headline news menyebar diseluruh jaringan sosial dan komunikasi di Korea Selatan, China, dan berbagai negara yang mengidolakan Boyband papan atas itu.
Samsung International Hospital
1315 Room
.
Seluruh member duduk mengelilingi luasnya ruangan kamar VIP yang menjadi ruang rawat Tao, namja panda itu menghela nafas bosan—dia tak apa-apa.
'Demi Tuhan, ini hanya goresan biasa. Bukan luka tusuk yang membuatku mati seketika' ringis batin Tao.
Dia sudah memprotes kepada Manager Hyung juga Suho untuk segera membawanya pulang dan bukan justru menahannya menginap di rumah sakit. Tao benci Rumah sakit.
"Hyung ... Ayolah aku mohon ne" ucap Tao pada Suho yang duduk dibangku kecil tepat disamping ranjangnya.
Luhan dan Xiumin menahan nafas kesal " Jangan membantah Panda" teriak keduanya bersamaan.
Sehun dan Kai tertawa menatap wajah Tao yang merajuk, Baekhyun dan Kyungsoo sudah tertidur sejak beberapa menit lalu di sofa. Mereka cukup capek dengan perjalanan dan kejadian yang menimpa Tao membuat suasana semakin kacau.
Tao mencoba tersenyum, tangannya meraih tangan sang leader mencoba menghilangkan kilatan khawatir di mata sang guardian angel.
"Gwenchanayo hyung, gwenchana.." ucap Tao lembut, Suho membalas tatapan Tao dengan tersenyum pahit.
Didalam hatinya Suho atau Kim Joonmyeon terpukul, sang magnae panda mereka tahu bahwa sebenarnya dia cemburu melihat sosok Lay yang menangis akibat kondisi Tao bersandar dengan Kris yang duduk diam disampingnya.
'Aku bukan Hyung yang baik, tidak hanya mengkhawatirkan kondisi Tao justru terpecah karena perasaan pribadi milikku sendiri'
..
..
Dua hari sejak kepulangan Tao dari rumah sakit, semua member EXO yang sudah selesai melakukan promo tour album mereka memang sudah bisa beristirahat tanpa harus terganggu untuk mempersiapkan comeback mereka yang masih lama lagi.
Tao yang sendirian di kamarnya menarik sebuah pistol kecil dari balik lemarinya, teringat bahwa sang Kakak yang pernah dicintainya—Jiro menyerahkan pistol ini untuknya berjaga-jaga.
Tao tahu sang kakak merasa bersalah akibat kelalaian anak buahnya, Tao tahu bahwa ayahnya sedang marah besar disana.
"FN57 heh? Baguslah dilengkapi dengan peredam suara. Sebaiknya aku harus mulai berhati-hati sejak sekarang" ucap Tao datar. Tangannya memainkan pistol yang diberikan oleh orang suruhan Jiro saat dia masih menjadi pasien rumah sakit.
Luka kecil seperti itu hanyalah hal biasa yang sering didapatkan Tao dulu—dulu saat dirinya masih disebut bocah.
Langkah kaki yang mendekat kearah kamarnya membuat Tao tersadar dan menyembunyikan pistol tadi ketempat semula,
.
Cklek
"Kau sudah bangun Tao-er?" tanya Kris, namja cina itu menduduki dirinya di ranjang Tao tidur sembari mengelus puncak kepala Tao lembut
"Hm ne Kris ge" ucap Tao singkat.
Sejak kembalinya Tao dari China untuk menemui ayahnya, Tao memang sudah memutuskan menyerah atas rasa dihatinya terhadap Kris. Dia tak akan bertingkah seenaknya dan merebut perhatian Kris lagi.
Toh misalnya didepan Fans mereka hanya butuh melakukan Fan Service biasa, seperti perasaannya pada Jiro dulu. Tao yakin akan menemukan orang lain yang dicintainya, jika bisa namja itu ingin agar hatinya tak bisa lagi merasakan perasaan terkutuk ini.
Perasaan yang akan membawanya ke ajang penghancuran, perasaan yang tak pantas untuk Iblis sepertinya. Perasaan yang membuat Ibunya meninggalkannya untuk selamanya.
"Tao... Kau melamun" ucap Kris sedikit khawatir saat mata maknaenya berkaca-kaca
"Apa bekas lukamu masih sakit?" tanyanya lagi.
Tao duduk dan memeluk Kris erat, air mata mengalir disela kedua pipinya. Tao rindu ibunya, dia merindukan sosok wajah cantik yang melahirkannya didunia ini.
Walaupun bingung dengan sikap Tao, Kris tetap memeluk namja panda itu. berharap pelukannya memberikan kehangatan untuk maknaenya.
.
CKLEK- Lay yang baru membuka pintu kamar KrisTao mematung,
"Ah .. Maaf ... Aku" ujar Lay tergagap,
Kris melepaskan pelukan Tao cepat hingga Tao akhirnya sadar akan kehadiran Lay dikamar mereka, Kris beranjak menuju pintu dimana Lay berdiri, menepuk pundak namja cantik itu sekilas dan memberikan senyum khas miliknya.
"Maafkan aku ge, aku tadi sangat merindukan sosok Māmā." Ujar Tao mencoba menjelaskan.
Lay tersenyum singkat dan bergegas menyusul Kris.
Tao terpaku—pandangan tadi, pandangan yang sering dilayangkan para tetua klannya saat dia masih bocah dulu. Pandangan merendahkan dan mengasihaninya seolah dia hanyalah anak rapuh yang akan pecah jika disentuh.
"Damn it! Zhang Yi Xing" wajah itu kembali—wajah kelam dan menyimpan sejuta kegelapan dibola mata Xuè Zi Tao.
.
.
"Sudah kau bereskan hmm?"
"Sudah Master. Yeoja itu sudah dibunuh, tak akan ada yang tahu bahwa ini perbuatan kita."
"Hm, klan Xuè tak akan mudah dibodohi. Teruskan ancaman kita pada namja itu, buat mereka kalang kabut sebelum puncaknya nanti." Perintah sang Master membuat seorang namja yang memakai pakaian putih itu bergegas pergi dari ruangan mewah sang Master.
.
.
Tao tersenyum—matanya menatap kerlipan kota Seoul dari jendela Grand Royal Hotel. Tepatnya kamar di lantai 58 yang disewa olehnya sendiri.
Tenang saja, tak akan ada yang tahu bahwa dia menginap di Hotel ini kecuali Xuè Jiro yang menyewa kamar ini atas namanya. Tao bosan di dormnya sendiri dan memutuskan beristirahat dikamar mewah daripada meladeni keributan para membernya.
Sepuntung rokok bertengger manis di bibirnya,
Ting Tong ...
Bel kamar yang berbunyi membuat Tao curiga, kakaknya sedang berada di London untuk beberapa hari. Hanya anak buah biasalah yang mengamatinya dari jauh, jadi tak mungkin ada yang berani mendatangi kamarnya.
Merasa santai, Tao beranjak membuka pintu kamar itu dan hanya menemukan selembar Amplop kosong berwarna hitam tergeletak di lantai.
Buru-buru mengambil amplop itu dan akan menutup pintu sebelum sebuah suara mengintrupsi gerakannya,
"Apa yang kau lakukan disini Tao?" Shim Changmin—Maknae DBSK yang terkenal berdiri didepan kamar yang berhadapan langsungg dengan kamar Tao.
Tak menjadi gugup, Tao bahkan tersenyum manis sembari menyembunyikan amplop tadi dibelakang badannya.
"Ah Changmin hyung, kenapa hyung disini?" Tao membalik pertanyaan namja tinggi itu.
"Bagaimana kalau kau mempersilahkan ku masuk daripada ada salah satu fans yang melihat kita berdua" ajak Changmin yang diangguki oleh Tao spontan.
Tao menutup pintu dan memastikannya terkunci menyusul langkah Changmin yang sudah duduk terlebih dahulu di sofa besarnya. Matanya membulat saat sadar bahwa puntung rokok miliknya masih menyala,
"Kau seorang perokok? Aku baru tahu" Changmin dengan seringai andalannya menatap maknae china dihadapannya.
Keduanya memang satu manajemen, tapi hanya saling mengetahui saja. Tak pernah banyak berinteraksi dekat seperti ini.
"Rahasiakan itu Hyung" ujar Tao bersikap biasa.
"Oke, kau sendiri disini?"
"Ya, hanya ingin mengistirahatkan pikiran"
Changmin diam dan mengangguki perkataan namja manis itu. sebagai senior dia cukup wajar dengan kondisi Tao sebagai seorang Boyband yang masih dibilang baru walaupun popularitasnya segera menanjak.
"Aku tak menyangka, kau menyewa sebuah kamar dengan ukuran Prsidential suite eh"
"Menyindirkan hyung? Aku bisa dibilang punya banyak uang" jawab Tao dengan senyuman manis—polos hingga membuat Changmin bertepuk tangan didalam hatinya.
'Menarik' batin Changmin
"Hyung, kau akan kemana setelah ini? bukankah DBSK sudah berakhir masa promonya di Jepang?" tanya Tao mengalihkan pemikiran Changmin, sekali tatap saja Tao cukup yakin Changmin adalah seorang jenius yang akan menyadari kejanggalan pada dirinya.
"Aku berencana pulang, tapi Yunho hyung memesan kamar berdua khusus untukku dan dia. Sayang sekali Yunho hyung malah ketiduran karena letih. Aku memutuskan keluar sebentar tapi siapa yang tahu malah bertemu denganmu" jelas Changmin
Tao hanya mengangguki paham—sedikit iri pada Homin Couple yang selalu bersama.
"Bagaimana lukamu?"
"Aku? Hanya tergores biasa saja hyung. Tapi paparazzi malah melebih-lebihkan semuanya" balas Tao dengan wajah Aegyo andalannya
Malam itu keduanya terus mengobrol hingga Changmin terpaksa harus kembali kekamarnya akibat panggilan telepon dari Yunho. Setelah sebelumnya saling bertukar nomor ponsel berharap hubungan mereka akrab layaknya sahabat dibanding Senior-Junior.
Tao berteriak keras, emosi tak tampak di depan wajahnya yang dingin. Kertas yang berada didalam amplop tadi dibakarnya tanpa sisa.
Dear TaoTao,
MATI.
Tulisan yang ditulis dengan darah.
ooo TBC ooo
Chapter 2 dateng xD
Udah aku usahain buat update secepatnya nih loh readers
Respon reviewnya pada bagus-bagus semua sih hehehehe
Makasih juga buat yg udah ngefav sam ngefoll fanfict gaje buatan titan ini.
Terus Review yah... biar aku semangat buat update cepat juga ...
XiuBy PandaTao : Iya ini bakal official pair, tp ada slightnya dikit-dikit sih xD, pantau terus yah ...
zakurafrezee : iya bakal ada romancenya sih -_- tp belom pasti chapter berapa adanya, kan harus ada crimenya juga.
dia. huang91 : setuju...kalo krisnya selingkuh tinggal ditembak aja DORR! Pai-pai Duizzang #smirkevilTao. Iyaa pantau terus ya, aku bagiin ttiap cast usahain dpet peran mereka masing-masing. Yah mau gmna lagi Lay jadi org ketiga sih :')
onkey shipper04 : Tadaa ... chap 2 dtg xD
ahmad hilmi : done. Chap 2 dtg.
princess huang : ini updatenya cepet kan :D
Aulexo : gomawo udh mereview ... chap-chap selanjutnya bakal aku kasih moment KrisTao kok hehehehehe ... pantau and review terus yaaa yaaa
Couphie : sudh titan lanjutin #pasangwajahbodoh xD
mirarose86 : done :D
huangxitao7 : udah nih...kilat kan ? tenang aja.. author ga berani main mukul2 ... hahaha
arvita. kim : makasih sarannya chingu ... :* terus pantau next chap nya yah...
Kirei Thelittlethieves : done :D
Super Maureen : hehe gomawo ne *wink
Taobabypanda : done :D
Pandachinaexo : hohoho Tao uke perkasa kali yee
coffe latte : slm kenal juga chingu. Done :D
anisa.r. ramadhani 1 : pasang banner KrisTao dimana-mana kkekekeke
hikmatuink : ini ga lama kan ? xD
missjelek : done :D
Aswshn : gomawo chingu ^^ iya iya ... udah kilat kan nih?
