NEW GREAT RED
Disclaimer : Naruto & High School DxD, bukan punya saya
Pair : Naruto x …!
"Serangan", 'Batin / dalan hati', Informasi
" Effect Suara / Suara Keras "
.
- - - - x x x - - - -
.
Dia yang telah berhasil membunuh salah 1 Naga legendaris, Naga yang di juluki Great Red, Naga yang telah memberikan dia kutukan sebelum Naga tersebut kemudian mati.
Sambil menatap bulan yang bersinar di langit, "Ayah, anakmu Nikuya Satan Lucifer ini kembali"
.
Chapter 2
'Lemon On'
"Na-narhu.. Unhhh.." wanita yang menyebut nama laki – laki yang berada di atasnya itu sambil memejamkan mata.
Suara wanita yang menyebut nama laki – laki yang sedang mencumbunya itu benar – benar membuat laki – laki tersebut semakin menggiala akan kegiatan yang sedang mereka lakukan kejantanan laki – laki itu semakin brutal menjelajahi lorong wanita yang ada dibawahnya tanpa ampun seolah – olah tiada hari untuk melakukannya lagi.
"Naa- na naruu.. –tan aku..a—aku, ssu.. dahh" kata wanita itu tertahan, dia sudah tidak dapat menahan gejolak yang mendatanginya
"Akhh.. , AKHHHHHHHH" teriakan wanita tersebut tidak sanggup lagi menahan orgasmenya yang kesekian kalinya
"See..raa" ucap laki – laki di sela mencumbu wanita tersebut, laki – laki itu masih terus – menerus meremas kedua dada wanita tersebut, dan sekali – kali bibir laki – laki tersebut ikut menghisap keras dada sang wanita dan gerakan in-out semakin cepat merasakan jepitan lorong wanita yang semakin meremas kejantanannya. Datangnya orgasme wanita tersebut bukan membuat laki – laki tersebut berhenti tapi malah sebaliknya karena merasakan jepitan lorong tersebut yang semakin membuatnya melayang
"Na. Naru-tan nghhh, su..dahhh..! Uuuhh" sera, yahh tepatnya serafall nama wanita tersebut hanya sanggup melenguh sambil meremas rambut kuning laki – laki yang masih setia mencumbunya itu.
Setelah datang orgasme tadi serafall semakin menggeliat dan merasakan ngilu yang teramat pada kewanitaanya karena laki – laki berambut kuning tadi masih saja mengocok lorong sempitnya yang sudah sangat becek itu.
Dan akhirnya laki – laki tersebut mencabut kejantanannya, "Akhhh, uhhh" wanita itu hanya sanggup melenguh merasa lega saat laki – laki itu berhenti dan mengalirlah dengan derasnya cairan orgasme tadi.
"Sera, se.. sebentar lagi" terdengar gumaman laki – laki tersebut dan secara membalikan tubuhnya kemudian mengangkat pinnggul serafall. Sera yang penasaran melihat apa yang mau di lakukan kekasihnya itu menengok kebelakang dan terbelalak kaget dengan wajahnya pun aga memucat melihat apa yang akan laki – laki itu lakukan.
"Na. . Naru – Tan . . Mau apa kau- AAAAAKHHHHH" serafall menjerit keras saat merasakan kejantanan itu lagi – lagi menerobos lubang sempit vaginanya.
"AKHH NA- NARU . .AKKHHHH . . AKHHHHH" sera terus menjerit merasakan kocokan yang sangat cepat dan menghentak dengan keras
"Se-ra, OHHHH. . Stttt" sambil meremas dada wanita itu dan merasakan jepitan lrong sempit wanita itu akhirnya kejantanan laki – laki itu juga tak sanggup menahan betapa nikmatnya wanita yang sedang ia cumbu, meledaklah orgasmenya, kejantanannyamenyemprotkan cairan berkali – kali ke dalam lorong sera. Dan ambruklah mereka berdua.
Merasakan cengkraman yang kuat pada dadanya dan dan hentakan keras serta orgasme yang di alami laki – laki itu di dalam lorong vaginanya yang terasa ngilu, tanpa terasa ia juga ikut menjerit sengan sangat keras, orgasme yang meledak – ledak, tubuhnya pun kejang – kejang tak sanggup menahan gelombang orgasme yang dirasakannya.
'Lemon End'
Naruto, yahh laki – laki berambut kuning tersebut mulai mencoba menyelimuti tubuhnya dan kekasihnya yang masih ia tengkurap dan ia peluk itu dan menjatuhkan tubuhnya ke pinggir wanita itu tanpa melepas kejantanannya dari lorong sempit kekasihnya yang masih terengah engah dan kejang – kejang akibat orgasme.
"Tubuhmu benar – benar nikmat sera, kau benar- benar memanjakan ku" ucap naruto
"Hmm" Sera hanya sanggup menggumam mendengar perkataak kekasihnya itu, ia sudah tidak sangat lelah dan tenaganya seperti habis tanpa sisa.
"Tidurlah sera-chan, Oyasumi" ucap naruto sambil mengeratkan pelukan pada wanita itu, dan terlelap tidurlah mereka.
…..
Merasakan sinar matahari yang mulai menyinari kamar gorden mereka yang memaksa dan mengusik laki – laki yang masih tidur dan memeluk kekasihnya itu secara perlahan membuka matanya dan menampilikan iris biru matanya. Ia melirik wanita yang masih terlelap tidur dalam pelukannya itu, dan tadinya dia ingin mencoba membangunkannya namun saat menyingkap selimutnya ia bias melihat tubuh wanita yang menggoda itu di penuhi bercak kissmark yang berwarna merah dan ada juga sedikit yang kebiruan di beberapa bagian tubuhnya, dan sedikit bercak darah di pahanya tak lupa juga cairan cinta mereka yang mengering di kasur dan ada sedikit noda darah juga, mungkin itu darah saat selaput dara wanita itu pertama kali tertembus serta pakaian mereka yang tersebar bercecaran di kamar itu.
Naruto pun bangun dan berusaha agar tidak membangunkan wanita yang di pelukannya karena tidak tega melihatnya, sepertinya wanita itu benar - benar kelelahan. Naruto pun bangun dan menyelimuti wanita itu kembali dan ia pun segera bersiap - siap pergi untuk ke sekolah.
Naruto pun yang sudah bersiap - siap dan sudah memakai seragam SMA nya pun menuju keluar dari kamar itu, sesaat dia melirik wanita yang masih terlelap itu sambil menyungginkan sedikit senyumannya
,
'Naruto pov'
Maafkan aku serafall, yahh wanita yang masih terlelap tidur itu adalah kekasihku nmanya serafall leviatan, wanita yang tidak sengaja ku temui di dunia bawah saat pertama kali melihat dunia ini lagi. Entah kenapa semalam saat aku berjalan - jalan dengan kekasihku itu tiba - tiba hasrat ku memuncak ketika melihatnya sedikit berpakaian minim, tanpa pikir panjang aku pun membawanya ke rumah ku dimana sekarang aku aku tinggal di dunia manusia dan aku menariknya ke dalam kamar, dan aku tidak menyangka ternyata kekasih ku itu masih perawan, dan malam tadi pertama kalinya dia bercinta, tepatnya aku yang sedikit memaksanya untuk bercinta dan melayani hasrat ku yang tiba - tiba membuncah.
Saat itu aku sedang berjalan - jalan di dunia bawah, Sejujurnya waktu itu aku tidak menyangka bahwa keluarga ku sudah mati. Ayah ku bernama Satan Lucifer dan ia merupakan Raja Iblis, dan ibuku Sara Nikuya atau Sara Satan Lucifer mereka telah meninggal dalam peperangan dengan fraksi malaikat dan malaikat jatuh, dan Aku? Nama asliku Naruto Satan Lucifer namun ayahku sering memanggilku dengannama Nikuya, Nikuya Satan Lucifer katanya gara - gara tingkah ku yang mirip dengan ibuku yang seorang iblis dari keluarga Iblis Nikuya yang aga ceroboh x_x
Parahnya sekarang aku pun bisa di sebut juga menjadi pewaris Great Red, Naga dengan 2 sayap lebar yang teramat sangat ku benci. Naga brengsek itu mengincar kekuatan yang di miliki para Iblis lebih tepatnya menyerap dan menghisap kekuatan Iblis sampai Iblis itu mati seolah – olah Iblis adalah makanan di matanya, bahkan aku melihatnya di depan mataku sendiri dan saat dia membuat celah dimensional berniat pergi saat itu aku juga ikut menyelinap masuk karena kalau aku bertarung di dunia bawah terlalu beresiko bagi kaum dan tempat dimana aku tinggal.
Sebenarnya Naga itu terlalu kuat bagiku, namun sayang naga brengsek itu terlalu sombong dan merendahkan lawannya, aku pun tidak menyangka dapat membunuhnya. Namun setelah membunuhnya, mungkin itulah awal kesialanku, kepala ku terasa mau pecah bayangan Naga brengsek it uterus berputar di kepalaku, di satu sisi aku merasakan ada kekuatan aneh yang mengalir dalam tubuhku, di satu sisi aku merasakan kekuatan Iblis ku seperti mulai menghilang namun sakit di kepala ku saat itu membuatku hilang kesadaran dan pingsan sebelum sempat keluar dari celah dimensional tersebut. Pertama kali tersadar kumerasakan ad yang aneh dengan tubuhku dan saat memperhatikannya saat itu pula aku kaget 8 pasang sayap iblis ku menjadi 2 pasang sayap naga dan rambutku berwarna merah seperti Great Red dalam mode Chimera dan yang mebuat aku syok adalah aku terjebak di dalam dimensi ini tanpa bisa menggunakan kekuatanku, namun aku tidak bisa menyerah dan mencoba untuk mengembalikan kekuatanku dan mempelajari apa yang sedang terjadi pada diriku, mengingat hal tersebut benar – benar membuat kepala ku terasa pecah.
Tanpa terasa membawa langkah ku entah kemana dan tiba - tiba di hadapan ku melihat seorang iblis wanita yang cantik yang sepertinya pingsan, dari auranya dia dalam keadaan sekarat, Sepertinya itu karena ulah beberapa iblis yang sedang berada di sekitarnya, melihat wanita berambut hitam yang sedang pingsan tersebut mengingatkan ku kepada mantan kekasihku dulu dan tanpa kusadari aku pun menggunakan mode Chimera, lansung melesat kesana menggunakan serangan Yomigaeru untuk membantai para iblis yang sedang mencoba membunuhnya, dan yang mengagetkanku adalah sedikit terasa kekuatanku kembali 'Tidak mungkin, sepertinya ini caraku mengembalikan kekuatan iblisku ke semula' batin ku.
Dan sejak saat itu aku pun mulai mengenalnya dan mulai mendapat informasi yang terjadi selama ini, ia bernama serafall leviathan dan salah seorang Maou dari 4 Maou, sejujurnya saat aku tidak tahu apa itu Maou, wajahnya itu mengingatkanku kepada mantan kekasihku dulu. Bahkan darinya aku mendapat informasi bahwa diriku ini telah mati oleh Great Red pada saat Naga itu menyerang dunia bawah, mengetahui hal tersebut aku pun menyamarkan identitas dan kekuatanku sambil mencoba mengembalikan kekuatanku yang masih pertama yang membuat ku menyukai serafall adalah sikapnya yang tidak merasa malu dan risih padaku padahal aku mengaku bahwa aku adalah Naruto Nikuya, iblis dari keluarga iblis tak di kenal / rendahantak lupa memperlihatkan kekuatanku yang paling lemah yang sedang mencoba berkelana dan sejak entah kapan kami pun mulai menjalin hubungan sebuah hubungan.
Bukan hanya memberikan sebuah rumah di dunia manusia, dia juga melatihku bahkan serafall juga yang menyarankan aku untuk bersekolah di SMA Kuoh, katanya disana ada 2 keluarga iblis yang menjga dan hidup disana, salah 1 kelurga tersebut adalah sitri yang merupakan keluarganya dan di SMA Kuoh ada adiknya yang bernama Sona sitri beserta para budaknya. Katanya agar aku aman dan ia sangat hawatir dan juga katanya agar ada yang membantuku kalau aku sewaktu - waktu perlu informasi atau lainnya (gara - gara memperlihatkan kekuatanku yang lemah x_x)
Daripada lama - lama mendengar petuah kekasihku yang berlebihan itu, aku meng iya kan, padahal kalau dia mengetahui siapa diriku sebenrnya tidak akan seperti ini, terkadang aku berpikir serafall itu terlalu paranoid x_x
'Naruto povend'
,
Tanpa terasa sekarang naruto sudah berada di depan sebuah sekolah swasta yaitu SMA Kuoh yang katanya dulu merupakan SMA khusus untuk perempuan namun sekarang menjadi sekolah campuran meski jumlah laki – lakinya bahkan tidak mencapai ¼ dari jumlah siswi yang bersekolah di tempat ini, 'wow, bukan hanya ada energi iblis saja aku merasakan ada hawa energy lain yang berada di sekolah ini. Sepertinya akan menarik' batin naruto kemudian langsung saja melangkahkan kakiku menuju ruang kepala sekolah.
"Tok tok tok" naruto pun mengetuk naruto pun mengetuk pintu ruang kepala sekolah tersebut.
"Masuk" perintah orang yang berada di dalam
"Maaf saya terlambat datang, saya murid pindahan yang kemarin mendaftar di sekolah ini" kata naruto, 'pindahan dari hongkong, sekolah saja baru kali ini. Entah bagaimana serafall mendaftarkanku disini dengan alas an pindahan sekolah lagi' batin naruto x_x
"Oh jadi kau murid pindahan itu, tunggu sebentar yah Ibu lihat dulu daftar kelas mana yang belum penuh" jawab orang tersebut a.k.a kepala sekolah."Kamu masuk ke kelas 3-C, silahkan kamu cari saja kelas itu di lantai 2" lanjut kepala sekolah pun undur diri dan menelusuri koridor mencari ruang kelas tersebut. Karena mencari nama ruang kelas yang terletak di setiap pintu kelas sambil melamun tanpa naruto sadari ada seorang siswi yang memakai kacamata yang berada di depannya sedang asiknya berdiri sambil membaca majalah dinding yang berada disana.
"Brukkkkk" mereka berdua pun terjatuh, dan bahayanya posisi jatuh mereka bisa membuat orang yang melihatnya memikirkan hal yang tidak – mereka jatuh bertindihan parahnya, posisi mereka yang terkesan tidak, tangan kanan naruto memegang dada kanan siswi tersebut dan tangan kirinya tanpa sengaja mengangkat rok siswi itu dan tangan siswi itu yang memegang bahu naruto seolah – olah terlihat hendak memeluknya. Mereka berdua terdiam cukup lama lebih tepatnya naruto yang sedang mengamati wajah siswi tersebut seperti mengenal siswi yang entah kenapa sedang merona tanpa sadar masih menindihnya dan siswi yang berada dibawahnya itu juga masih diam sambil memperhatikan wajah bermata biru yang berada di depannya 'tampan sekali pemuda ini' yang membuat wajahnya serasa terbakar dan rona merah pun tak terelakan menghiasai pipinya.
Akhirnya si siswi yang telah kembali kesadarannya mengingat posisinya dan cengkraman di dada kanannya secara reflek dia mendorong bahu pemuda yang menindihnya dan membentaknya "Ce..ppat menyi.. ngkirr, anghhh" malah suara gagap yang keluar di tambah lenguhannya yang indahh
Naruto yang kaget karena di dorong siswi tersebut, tanpa sengaja malah mencengkram dada siswi itu lebih kuat lagi sehingga membuat siswi itu yang baru sadar pun segera berdiri dan membantu siswi itu berdiri juga "Maaf nona, sungguh aku tidak sengaja" ucap naruto melihat siswi yang di depannya itu.
Siswi itu kembali membentak naruto "Dasar HENTAI, sedang apa kamu berkeliaran padahal bel masuk sudah dari tadi berbunyi", 'untung saja koridor sepi jadi tidak ada yang melihat kejadian barusan, mau di taruh di mana wajahku nanti' batin siswi itu -_-
"Namaku bukan hentai, aku murid baru disini dan sedang mencari kelasku, kau sendiri sedang ngapain berkeliaran padahal waktunya belajar" melihat wajah siswi berkacamata itu di tambah rona di kedua pipinya melintaslah pikiran iseng naruto "Chibi-chan, tidak baik lho marah – marah, nanti tidak ada laki – laki yang mau mendekatimu mana bakal cepet tua lho kalau marah - marah" lanjutnya
"KK ..KAU ..KKKAU" ucap siswi itu tergagap, wajahnya pun menjadi semakin merah mendengar perkataan pemuda di depannya karena marah dan malu secara bersamaan. Dia bersiap menghajar dan melayangkan kepalan tangannya ke muka pemuda di depannya dan siap membentaknya lagi
"Namaku Naruto Nikuya, salam kenal Chibi-chan" sela naruto sambilmeloncat mundur menghindari tinjuan siswi itu tak lupa menyunggingkan senyumannya.
Siswi tersebut yang melihat senyum naruto, sejenak terdiam seolah terhipnotis namun mengingat perkataan pemuda di depannya rasa jengkelnya semakin bertambah."Berhenti memanggilku chibi, kesini kau pria mesum" ucap siswi itu sambil mendekati pemuda itu berniat memukulnya lagi.
Namun kegiatan mereka terinterupsi oleh seorang guru yang entah datang darimana dan tidak sengaja melihat mereka berdua "Hei kalian berdua kenapa masih berada diluar kelas"
"Saya nurid baru pak, dan chibi-chan ini sedang menunjukan di mana ruang kelas saya pak" jawab Naruto sopan sambil menunjuk siswi yang tidak lebih tinggi dari pundaknya itu
"Ohh begitu, sebaiknya kalian cepat – cepat agar tidak ketinggalan pelajaran" ucap guru itu dan melangkah menjauh
"Kau sudah dengarkan Chibi-chan kata pak guru, jadi tolong antarkan aku ke kelasku ya"
"Berhenti memanggilku Chibi, namaku Sona Sitri" jengkel siswi itu yang masih mendengar sebutan chibi dari Naruto
'Pantas saja aku merasakan hawa iblis yang ku kenal, wajahnya pun lumayan mirip dengan Serafall' batin naruto "Baiklah – baiklah kali ini saja, jadi Sona-chan tolong anterin ke kelas ku 3-C, ya ya ya"
"Ikuti aku siswa hentai" jengah sona lalu berjalan mengantar naruto ke depan kelas yang di cari naruto. Dan naruto pun mengetuk pintu kelas tersebut dan sempat berbicara. Sona pun melangkah menjauh setelah melihat naruto mulai masuk ke kelas itu
,
'Sona pov'
Kenapa pagi – pagi begini aku sudah terkena sial, ekh tetapi kalau di lihat – lihat naruto itu mata birunya yang menenangkan, senyumannya yang membuatku deg –degan, rambut pirangnya walau berantakan namun malah membuatnya semakin menjengkelkan namun saat bersamanya jantungku serasa mau copot dan lagi …'astaga apa yang baru saja ku pikirkan' batin Sona sambil menggeleng – gelengkan kepalanya
'Sona pov end'
,
Namun sebelum masuk, naruto berlari kecil mendekati Sona yang berjalan menjauh dan sepertinya ia sedang melamun "Terima kasih sudah mengantarku, dan 1 lagi Chibi-chan, aku sungguh tak mengira kalau dada mu itu lumayan besar dan pakailah bra juga jangan hanya memakai tanktop"
Sona yang mendengarkan suara bisikan yang menurutnya sangat seksi itu hanya diam mematung meski samar terdengar suara langkah kaki yang menjauh serta pintu yang di tutup, jantungnya berdetak dengan sangat cepat 'apa mungkin aku jatuh cinta padanya' batin Sona, namun otaknya yang baru saja mencerna apa yang baru saja di bisikan Naruto, kedua tangannya terkepal erat dan wajahnya yang terasa terbakar di sertai warna merah padam
"DASAR DUREN HENTAI" lengkingan suara Sona menggema bersamaan dengan teriakan – teriakan siswi yang berada di kelas 3-C seperti "Kyaaa tampan dan sopan" " apa kau sudah punya pacar" "berapa nomor hp mu" "Kyaa naruto-kun jadilah kekasihku" "Dsb"
- - - x - - -
….
Saat dalam perjalanan menuju rumahnya, Naruto merasakan aura malaikat jatuh, iblis dan aura aneh yang sempat dirasakannya saat disekolah, karena penasaran pun naruto bergegas mencari asal aura tersebut. Dilihatnya seorang wanita malaikat jatuh yang terbang tidak jauh dengan Light Spear di tangan kanannya yang siap di lempar kapan saja dan sesosok pemuda iblis yang masih memakai seragam yang sama dengannya sedang ambruk tidak jauh dari malaikat jatuh tersebut di sertai darah dan luka di beberapa bagian tubuhnya yang sedang mencoba kembali, naruto mempfokuskan penglihatannya pada apa yang ada di tangan iblis itu 'Jadi aura naga yang kurasakan dari benda itu, aku kira ada seekor naga'
,
'Issei pov'
Siap, padahal baru beberapa hari yang lalu mati olehnya masa sekarang aku mati lagi. Aku tak mengira padahal sekarang aku sudah menjadi iblis dan bisa memakai Sacred Gear ku tetapi masih tidak bisa mengalahkannya, kenapa aku selemah ini, bahkan menjadi iblis pun aku masih saja lemah, menggunakan teleport yang katanya iblis terlemah saja bisa namun aku tidak. Apakah sudah waktunya aku meninggalkan dunia ini, padahal aku belum merasakan dada buchou, akeno, koneko, belum merasakan bercinta, belum mencapai impian ku menjadi harem king.
'Issei pov end'
,
"Maaf, Matilah kau iblis" teriak malaikat jatuh itu sambil melemparkan 2 buahLight Spear yang di gemgamnya
Issei yang melihat serangan itu hanya pasrah dan menutup matanya 'mungkin ini sudah menjadi nasibku'. Issei yang menunggu datangnya serangan tersebut menjadi sedikit heran kenapa tidak kunjung juga rasa sakit 'apakah aku sudah mati lagi', namun issei tidak berani membuka matanya sampai terdengar suara "Hey iblis payah, jangan kau menutup mata mu saat serangan menuju ke arah mu, Bullets"
Saat mendengar suara itu, issei begitu terkejut dan saat melihat apa yang ada di depannya matanya langsung melotot dengan wajah yang pucat seperti mayat, ia kaget "Si. . Siapa kau" gagapnya melihat sosok pemuda memakai seragam yang sama dengnanyadan memegang Light Spear yang beberapa cm lagi menusuk matanya yang pasti akan menembus kepalanya, dan ia pun terkulai pingsan
"AP-PA?! bagaimana mungkin" ucap raynare si Malaikat jatuh yang melemparkan Light Spear tersebut juga terkejut melihat pemuda yang di datang tiba – tiba menangkap Light Spear dengan tangan kanannya dan menghilangkan Light Spear satunya secara misterius saat akan menyentuh tangan kiri pemuda itu
"Nee, . . Bisakah kau kau pergi dengan tenang sekarang nona?" ucap naruto santai sambil memegang Light Spear yang di lempar Raynare dan meremasnya menjadi serpihan cahaya dan menghilangkan bulatan hitam sebesar biji kelereng di depan cengkraman tangan kirinya, dan saat naruto menengok ke belakang ia hanya bisa sweatdrop melihat iblis yang mendadak pingsan itu, "Hahhh, merepotkan"
"Siapa kau?Kumohon menyingkirlah jangan menghalangiku menghabisi iblis di belakang mu itu atau juga kau akan mati! Rain Light Spear" teriak Raynare sambil membuat beberapa Light Spear yang tiba – tiba muncul di sekitarnya
"Hadehhh, kau keras kepala juga nona." sanggah naruto dan naruto tadinya ingin menghentikan malaikat jatuh itu namun merasakan aura iblis lain yang dikenalnya, saat mnengokan kepalanya ke arah kiri ia bisa melihat Portal iblis dan memunculkan beberapa iblis yang baru saja datang sehingga ia tidak melakukannya
Ternyata mereka yang datang adalah kelompok iblis yang di pimpin salah seorang Gremory, namun mereka yang baru muncul tersebut wajahnya langsung memucat, "Naruto-kun / Issei" teriak mereka saat melihat banyaknya Light Spear yang siap menghancurkan kedua orang tersebut.
Naruto hanya nyengir kuda menampilkan gigi – giginya kepada beberapa iblis yang muncul barusan dan mengumam "Doppleganger" tanpa melihat serang si malaikat jatuh yang melesat cepat dan hampir.
"Duar Dduar Dduar Duar… !" bunyi ledakan puluhan Light Spear tersebut saat menyentuh tanah, asap dan debu pun menghalangi pandangan mereka, malaikat jatuh yang menjadi pelaku penyerangan langsung terbang menjauh kabur.
Sedangkan kelompok iblis Gremory yang datang 4 orang tersebut hanya mampu membisu dan beberapa orang ada yang mengucurkan airmatanya, mereka menatap nanar tempat ledakan itu terjadi 'semoga mereka selamat / semoga ada kejajaiban' batin mereka. Saat perlahan asap tebal pun mulai menghilang, memperlihatkan tanah yang berlubang – lubang beberapa meter,mereka sangsi jika kedua orang itu selamat dan sesegera mungkin beranjak memastikannya.
"Wowowoow, si nona gagak mengerikan juga ternyata"
Mereka yang baru melangkah langsung tersentak dan mematung mendengar ucapan seorang pemuda yang berada tidak jauh di belakang mereka jika mendengar suaranya yang sejelas itu. Terlebih bagi 2 orang yang mengenal jelas suara pemuda itu, yahh bagi Rias gremory yang menjadi pemimpin kelempok tersebut dan Akeno himejima mengenal jelas suara pemuda tersebut, suara seseorang yang tadi menjadi teman sekelasnya, seseorang yang bahkan mungkin sudah mengikat hati mereka saat mereka pertama kali bertemu 'Naruto Nikuya'.
Secara mereka serempat membalikan tubuh mereka, dan mereka benar – benar terkejut dan hanya diam, melihat sosok pemuda berambut kuning yang terkena serangan brutal tadi sedang asiknya merokok sambil menatap dan mendekati mereka
"Bagaimana kkau bisa disana bbukkanya …." ucap seorang pemuda dari kelompok Rias
"Bu.. bu kanya nnaru – kun terkkena .." Akeno menimpali, tangannya pun masih mencoba menahan isakannya
"Siapa kau sebenarnya nar.." Meski Rias juga masih terkejut, penasaran 'siapa sebenarnya Naruto Nikuya itu'
Saat naruto berada di depan mereka, dengan seenak jidatnya memeluk Akeno "Kejam sekali kalian, jadi kalian lebih senang saat jika kami terkena hujan Light Spear tadi, bahkan kau juga Akeno-chan, hiks hikss" ucap naruto pura – pura sedih sambil dengan lancangnya beberapa kali menepuk pantat sekalnya Akeno bahkan sempat – sempatnya mencium bibir gadis tersebut sebelum melepaskan pelukannya.
Akeno yang di perlakukan seperti itu, wajahnya pun merah. Rias yang melihat pun sedikit cemburu melihat apa yang dilakukan naruto dan untuk mereka yang benar – benar mengetahui naruto hanya terperangah disertai pipi yang bersemu merah juga melihat hal seperti itu
"Doppleganger" lanjut naruto
"Hahhhh" ucap mereka yang ada disana, tidak mengerti apa yang barusan di katakan Naruto.
Naruto pun menunjukkan arah kanannya dengan tangan kanan yang masih memegang rokok tersebut, mereka pun menengokan kepala mereka dan melihat sosok Issei yang pingsan yang bersandar pada sebuah pohon yang tidak jauh dari posisi mereka dan mereka pun baru sadar bahwa anggota mereka yang terlupakan itu. (malang bener nasibmu Issei x_x)
Sebelum mereka mendekati Issei, mereka hendak mengajak naruto namun saat mereka mengalihkan pandangan mereka ke depan mereka benar – benar tercengang, Pasalnya pemuda tersebut sudah tidak ada di depan mereka padahal jarak mereka benar – benar dekat namun tidak menyadari kepergiannya.
'Sebenarnya siapa dan apa pemuda tersebut' batin mereka, karena mereka tidak merasakan aura iblis, malaikat ataupun malaikat jatuh dari Naruto
. .
To be Continued
.
Chimera : Mode dimana Great Red saat menggunakan salah 1 teknik tertingginya, dari sepasang sayap menjadi 2 pasang sayap / Mode Naruto saat menggunakan salah 1 teknik terkuat yang di miliki sebagai Great Red, rambut merah sepunggung dengan 2 pasang sayap Naga
Yomigaeru : Menghisap kemampuan seseorang yang menyebabkan seseorang tersebut kehilangan kemampuannya sementara atau permanen, dan merupakan cara Naruto untuk mengembalikan kekuatannya yang hilang.
Doppleganger : Membuat pandangan musuh / mereka yang berada di sekitar menjadi kehilangan konsentrasi, kefokusannya, namun ada sarat tertentu (nanti di chapter berikutnya) dan efeknya hampir mirip ilusi namun tidak lama dan pada jarak tertentu
Bullets : Membuka portal celah dimensional dimana Great Red dulu tinggal yang sekarang bisa di sebut rumah baginya, dan membuka portal lainnya untuk melemparkan serangan atau dirinya saat keluar masuk celah dimensional (Salah 1 tekniknya yang di dapat sebagai Great Red)
Rain Light Spear : Serangan beberapa Light Spear / Tombak Cahaya secara bersamaan maupun beruntun sehingga menyerupai hujan, salah 1 teknik Malaikat / Malaikat Jatuh
Disini aku tidak akan memberikan banyak teknik yang dimiliki naruto, paling ada penajamanan saja. Untuk kekuatannya pun sebagai keturunan Satan Lucifer, kemampuan Naruto tidak sehebat sebelum membunuh Great Red (pengurangan kekuatan), sebagai Great Red sendiri pun kekuatan dan kemampuan Naga yang ada pada Naruto tidak sekuat Great Red yang pernah dibunuhnya karena ada effect kutukan dari Great Red(jelasnya di chapter ntar...)
Ngikutin gaya – gaya di tivi itu lho, awal keluar teknik (ngarang sendiri) / jurus pasti keliat keren – keren, baru belakangan di bocorin noh kelemahan tekniknya. 1 lagi, soal lemonnya, juga potongan gak jelas bingung ngeditnya, yang ada malah tegang duluan ha haa
.
Terima Kasih Sudah Membaca
- - - - x x x - - - -
- - - x - - -
