Yey~~ chap 2 ~ =3

Nyahahahha… uda nungguin, kah ??

Hahah.. map.. otak beo gi mampet kaya toilet kamarnya abang beo..

xDDDD

nyahahahha...

oke.. dripda sepik-sepik ga guna, mending kita mule aje penpiknyaa...

nyohohoho...

oiaa..

RIPIU, yaaaaaaaaa~~~~

Desclaimer : Naruto pasti bukan punya saia... Naruto tuh punyanya aa' Kishimoto.. kalo aja aa' kishimoto ngasi ke saia, saia pasti bakalan sujut sukur.. hahah.. lebai.. xDDD

warning : baru OOC ama OC aja.. =_=" Limenya, moga-moga jadi di chap depan

summary : Kehidupan Naruto dan yang laennya di sebuah kost-kostan aneh di Jakarta..

================-----------------------------====================

==== CHAP 2 ====

==Naruto POV==

"Teme sialan ! apa, sih maunya !" gerutuku sambil berjalan ke kamar..

Yep... tadi aku ke bawah untuk mencari sesuap nasi yang layak untuk dimakan, namun, ada seorang pemuda yang sangat amat menyebalkan. Thanks for him... rasa laparku hilang seketika.. cih.. cowok sial..

Baru aku mau membuka kamarku, aku melihat sebuah perempuan keluar dari kamar. Yap.. dia adalah anak dari pemilik kost-kostan aneh ini. Namanya Beo.. aku masih mikir.. masa iya namanya itu ? kok kaya nama burung ?? ah.. sudahlah.. toh aku udah enggak peduli ini...

"Hn ? Naruto-niichan ?" tanya si Beo itu..

"Kenapa, Beo-chan ?" tanyaku yang masih sebal dengan kelakuan si teme sialan satu itu.

"Hihihi.. pasti tadi ketemu ama Sasuke-niichan, yaa ?"

"Hn.." jawabku sebal

"Hahahahaha... yang sabar, ya Naruto-niichan.. Sasuke-niichan emang gitu orangnyaa.. tapi kalo uda deket, baik banget, kook..." jawab Beo panjang lebar

"Oh.. iya.." jawabku singkat..

"Naru-niichan.. udah makan ?"

"Belum.. kok tahu ?"

"Yaeya, laa.. kan aku udah bilang.. aku yang bikin pik ini..." jawabnya PD

"err.. yaya..." aku pun berniat untuk meninggalkan anak itu dan masuk ke kamar..

"Aku punya makanan.. mau ?" tawar si Beo

"Hah ? sungguhan ? boleh.." jawabku semangat.

Akhirnya, aku pun mengambil makanan dari si beo dan langsung ngibrit balik ke kamar.

'TOK-TOK'

Aku pun mendengar pintuku diketok. Dan pastinya, aku membuka kamarku..

'Klek'

"Haaii!! Kau anak baru disini, yaa ??" tanya seorang pemuda berpakaian ijo-ijo rambut klimis, dan bulu mata yang tebeeell buanget...

"Yo ! anak baru ? siapa namanya ??" nah.. kalo yang ini, seorang pemuda berambut jabrik, dan ada 2 tanda merah di bawah matanya. Bawa-bawa anjing pula..

Di belakangnya ada 2 lagi pemuda berdiri.. yang satu, matanya gak berpupil dan berambut panjang layaknya model iklan sansilk.. dan yang satu bermuka malas...

"umm.. perkenalkan.. namaku Namikaze Uzumaki Naruto" jawab naruto malu-malu..

"Aku Inuzuka Kiba.." jawab pria yang membawa anjing

"Aku Rock Lee !! ayo kobarkan semangat mudaa !!" teriak orang yang beralis tebal itu..

"Aku Hyuuga Neji" jawab pemuda yang matanya tak berpupil itu

"Dan aku, Nara Shikamaru.." jawab pria malas tadi

"Sebenarnya, masih ada satu orang lagi.. namanya Uchiha Sasuke." kata si Shikamaru

"Oh.." jawabku singkat.. aku malas mendengar nama itu disebut.. entah kenapa..

"Heh.. ngomongin aku ?" jawab pemuda dingin didepan pintu kamarnya.

"Uah.. Sasuke.." Kiba pun kaget.

"Cih.. dia muncul.." umpatku dalam hati.

"Nah, lengkap sudah.. orang ini bernama Uchiha Sasuke." kata Kiba sambil mengenalkan Sasu-teme itu.

"Yoroshiku.." katanya singkat.. namun lembut

"Hah ?" aku pun cengok..

"Hah kenapa, naruto-kun ?" tanya Lee..

"Engga.. hm.. yaa.. yoroshiku.." jawabku sambil berjabat tangan dengan Sasuke..

==end of Naruto POV==

"Naruto-niichan !! bangun ! uda pagiii!!" teriak Beo sambil mengetok pintu kamar Naruto

"Hnn.. iyaa... makasih, Beo-chan..." jawab Naruto yang masih ngantuk

"Sarapan udah siap dibawah.." kata Beo senang

'DEG' jantung Naruto berasa mau copot.. Nampaknya dia takut jika harus memakan masakan buatan si Beo satu itu.

"Tenaang.. bukan aku yang masak..." jawab Beo santai, dan masuk kembali ke kamarnya..

Naruto pun turun ke ruang makan untuk menikmati makan paginya.

"Ohayou Naruto !" sapa Lee semangat

"ah.. Ohayou minna.." jawab Naruto yang masih setengah sadar

Terlihat beberapa makanan yang cukup layak dimakan tersedia di meja makan.

"Tidurmu lama juga, ya.. DOBE.." sapa seorang pemuda bersuara berat.

"Cih.. teme.. kenapa ? salah ?" tanya Naruto songong

"maa.. maa... udah, lah.. kan kita mau makan, bukan mau berantem" Neji pun menengahi Naruto dan Sasuke.

"Fuh.." Sasuke pun kembali makan dengan tenangnya..

"Sial kau teme.." batin Naruto dalam hati.

"Naruto, kau kuliah dimana ?" tanya Kiba mengalihkan pembicaraan

"UBJ.." jawab naruto singkat

"Waw.. sama denganmu, dong Sasuke-kun !" Lee pun menyeletuk bagai bom tak diundang

"hn.." jawab Sasuke singkat

"Jurusan apa, Nar ?" tanya Neji

"Unn... Hukum.." kata Naruto

"Hee..." jawab mereka kecuali Sasuke pastinya.

"Aku sudah selesai." jawab Sasuke lalu menaruh piring di dapur.

Naruto pun melihat Sasuke melengos naik dan masuk ke kamarnya

"Che.. hei.. apa Sasuke selalu begitu ?" tanya Naruto pada Lee, Kiba, Shika dan Neji

"Setahuku, sih enggak.." jawab Lee

"Dia jadi aneh sejak semalam.." Lanjut Lee

"Betul" sambut Neji

"Iyah begituh.." kata Shikamaru malas

"Ouu.." jawab Naruto

Naruto pun menyelesaikan makan paginya, dan naik ke atas... dia melihat Sasuke sedang merokok dengan asiknya di balkon.

"Hei.." sapa Naruto

"Hn ?"

"Kau merokok ?" tanya Naruto

"Yaah.. ada masalah ?" jawab Sasuke cuek seperti biasa

"henn.. kau tahu ? rokok kan berbahaya.." ucap Naruto sok menasehati

"sebodo mamat.. mamat aja gak bodo-bodo amat.." jawab Sasuke singkat

"gh.. terserahlah.. udah bagus diingetin" ucap naruto lalu berbalik ingin meninggalkan Sasuke

"ah.. tunggu.." Sasuke pun reflek memegang tangan Naruto. Rokok yang tadi dipegang Sasuke pun jatuh dengan indahnya.

"Hah ?" jawab Naruto yang membalikkan mukanya dengan gerakan slow motion.

Muka Sasuke langsung merah seketika.. kenapa ? karena jarak mukanya dengan muka naruto Cuma 6,56 cm..

"enngg...." Sasuke pun kehilangan kata-katanya.

"Hah ? kenapa, sih ?" tanya Naruto polos. Nampaknya dia tidak sadar kalo muka Sasuke udah merah kayak rok anak SD

"uum.. ma.. maakasih udah ngingetin.. uung..." jawab Sasuke gugup.

"Hah ? ngingetin apa, yah ?" tanya Naruto. Maklum. Naruto begok.

".........."Sasuke pun terdiam semiliyar bahasa.

"Hah ? kenapa, Sas ?" tanya Naruto

"Dobe.. BEGO !!" teriak Sasuke yang langsung lari ke kamarnya dengan lebai.

Naruto pun cengok di tempat.

==sasuke POV==

"DOBE BEGOOOOOOOO!!!!!!!!!!" batinku yang lagi depresi di kamar.

Aku pun menghempaskan tubuhku di kasur empukku. Dan entah kenapa, aku masih memikirkan kejadian dimana jarak mukaku dan muka si DOBE itu Cuma 6,56 cm.

"AAAAAAAA!!!!!! AKU BEGOOOO!!!!!! Kenapa aku jadi berdebar-debar beginiii!!!!" teriakku lantang dikamar. Aku gak peduli kalo ada yang denger.. dan aku malah berharap si Dobe itu denger.

'TOK-TOK'

"Sasuke-niichaann!!" aku mendengar suara teriakan cewek cempreng maniak yaoi itu.

"Ya Beo ? apaan ?" jawabku singkat seperti biasa.

"Ada kiriman.." jawab cewek itu pelan

"Oh.. sebentar" jawabku dingin

'Klek' akupun membuka pintu kamarku. Cewek cempreng itu memegang sebuah kotak dus coklat yang cukup besar dengan sebelah tangan. WAW..

"Dari siapa ?" tanyaku

"Entah.." jawab cewe itu langsung nyelengos pergi setelah menyerahkan kardus itu padaku.

Akupun menutup pintu kamarku.

"Hn ? Aaaa.. dari Itachi-niichan !" jwabku girang. Aku yakin.. Itachi-niichan pasti mengirimiku barang-barang yang pasti aku sukai. Dan dugaanku tepat. Itachi-niichan mengirimiku teddy bear kesayanganku, seprai barbie yang paling aku suka, dan bantal LOVE yang aku idam-idamkan sejak aku dulu.

Aku pun langsung mengirim e-mail tanda terima kasih ku ke Itachi-niichan.. dan.. beberapa curhatan tentang Naruto itu..

Setelah mengirim e-mail itu, aku pun menyambar handuk yang berada di pinggir temmpat tidurku, dan pergi jeluar untuk mandi.. yah.. kost-kostan inni pelit banget.. kamar mandi Cuma 2. itu juga enggak di dalam kamar. Tapi, bagusnya, di rumah ini ada hotspot nya.. jadi gak usah puyeng ke warnet.. hahaha... ah.. sudahlah.. aku pun bersiap ingin mandi.. dan.. WAW..

Nampaknya, kedua kamar mandi itu penuh.. dan salah satu diantaranya, ada NEJI ! huah ! dia kan kalo mandi lamanya selangit... dia pernah bilang.. "rambut adalah mahkota.. jadi harus dirawat.. keramas, tiap hari, enggak cukup sekali.." huah ! dasar sok cakep !

Akhirnya akupun mengantri di kamar mandi satunya..

'Klek' suara pintu dibuka..

ODJ !!!!! dobe ituu!! Dia baru keluar dari kamar mandi dengan seksinyaaa !! dia hanya membalutkan handuk di pinggangnya, dan membiarkan dadanya terekspos begitu saja.. rambutnya yang basah pun membuatnya semakin manis.. rasanya aku jadi ingin memakan anak ini sekarang juga.. "HAH ? LOH ! ngomong apa aku inii ??? waaaa!!!!!! " teriakku dalam hati.. dan aku yakin, pasti sekarang, mukaku sudah semerah pantat monyet.

"Are ? teme ? mukamu merah ? kenapa ?" tanya si dobe dengan manisnya.

"e.. enggak !! aku.. mau mandi !!" aku pun langsung masuk ke dalam kamar mandi. Jantungku berdebar sangat kencang. Hmm.. nampaknya aku harus berkonsultasi dengan dokter pribadi ku.. kenapa aku jadi begini ? salah minum obat, kah ? atau gara-gara aku menyicip makanan si Beo sial itu kemarin ? aah.. sudah,lah.. sehabis mandi, aku akan menelpon dokter itu... !!

==end of Sasuke POV==

"Hm ? itu kan Sasuke ?" batin Naruto yang melihat Sasuke mengeluarkan mobil kesayangannya dari dalam garasi..

"SASUKEEEEEE~~~~" teriak naruto lantang dari balkon

"hn ?" Sasuke pun menengok ke arah suara itu berasal..

Naruto melambai-lambaikan tangannya.

'PEESHHHH~~~~'

Muka Sasuke langsung semerah buah nangka.. eh salah.. apel busuk... dan langsung kabur dengan mobilnya.

Naruto pun cengok melihat kelakuan aneh Sasuke.. meskipun Naruto baru mengenalnya kemarin, Naruto yakin, kelakuan pemuda itu amat angat tidaklah wajar.

======CHAP 2 – END========

Nyahahah.. maap, yaa.. lagi-lagi beo ga masukin apa-apa ke ni chap... yaiyalaa.. secara baru aja kenal.. masa iya Sasuseme mao langsung nerjang si Naruke.. kan gak mungkinn... ya, gaa ?? xDDDD

Nyahahahah.. xD

yoo.. ada yang tau UBJ apaan ?? xDD

Jawab lewat ripiu, yoo~

Ayoo.. ripiu saiaa... xDDDD

Ntar yang ripiu, saia kasih lemon !! xD

Nyahahahah.. xDDD

Eieiei..

Saia masih menerima lowongan OC..

Yang sisa tinggal

Emaknya Shika..

Pembantu

Tukang kebon

Ayo.. dipili.. dipilii.. xDD

Taro aja di ripiuu..

Ripiuu.. ripiiuu~~

Nyahahhah.. xDDD

Yang ngasi ripiu saia kasih Lime ama Lemon, dehh..~~