Jongin and Kyungsoo's fanfiction.

By: mochi ksoo

Happy reading!

Jongin.

Berbicara tentang Jongin, saat ini dia berumur enam tahun tiga bulan. Laki-laki bermarga Kim itu sangat menyukai ayam goreng, apalagi jika makannya bersama Kyungsoo.

Jongin mempunyai paras yang tampan namun kiyowo diwaktu yang bersamaan, walau hidungnya minimalis namun itu tetap terlihat kiyowo, bibirnya tebal berwarna merah muda, matanya lumayan sipit, giginya ompong dibagian atasnya, rambutnya halus, dan memiliki suara yang kiyowo.

Pernah suatu hari dia berkata kepada Bundanya bahwa ingin memiliki cita-cita menjadi anjing, karena Kyungsoo sangat menyukai anjing. Namun, Bundanya menertawakannya, berkata bahwa cita-citanya itu tidak mungkin terlaksana. Dan Jongin cemberut dibuatnya.

Seminggu setelahnya, saat ia jalan pagi bersama Ayahnya, Jongin melewati toko binatang. Saat itu matanya menangkap hewan lucu, mempunyai bulu yang lebat berwarna coklat. Anjing lucu! Tiba-tiba ia mengingat bahwa Kyungsoo sangat menyukai anjing, dan Jongin ingin membelinya.

"Ayah! Nini mau anjing~ belikan ya? Untuk Kyungsoo Hyung, kok."

"Ok, big brooooo!"

Jongin akan melakukan apa saja yang membuat Kyungsoo senang.

Apapun.

Saat itu hari Minggu, keluarga Do datang ke rumah keluarga Kim untuk mengajak piknik. Jongin senang karena itu artinya ia dan Kyungsoo akan bermain berdua.

Kebetulan yang menyenangkan, tepat hari itu pula Jongin memberikan anjing yang ia namai Meogi kepada Kyungsoo. Kyungsoo senang, dan karena kesenangannya itu Kyungsoo memeluk Jongin sangat erat.

Kyungsoo senang.

Jongin pun senang.

Mereka piknik dengan membawa Meogi, berlari di area taman bertiga. Ah, serunya~

.

.

.

Sorenya mereka sekeluarga pun pulang, namun Jongin tidak mau pulang bersama orangtuanya, ia ingin bersama Kyungsoo Hyungnya. Entah kenapa hari ini Jongin lengket sekali dengan Kyungsoo.

Orangtua Jongin mau tidak mau mengikuti apa kemauan Jongin, ingat Jongin akan terus merengek sampai apa yang ia mau terwujud. Hhh.

"Yey!" itu adalah reaksi Jongin saat ia diperbolehkan untuk menginap di rumah Kyungsoo, jarak rumah mereka hanya sat rumah, sih. "Ayo, Hyung, kita masuk!"

Kyungsoo tersenyum, sambil membawa Meogi digendongannya, ah, anjing itu tidur rupanya~

"Hayuuuuu~ Jongin kita ke kamar ya, Meogi tidur nih."

Hm, omong-omong posisi Jongin merengek meminta untuk menginap di rumah Kyungsoo adalah di depan pagar rumah Kyungsoo.

Ayah-Ibu Kyungsoo juga Ayah-Bunda Jongin hanya tersenyum melihat interaksi mereka, aaaaa kiyowo.

.

.

.

"Jongin, sebaiknya kamu mandi dulu, baru aku. Aku ingin menyiapkan tempat tidur untuk uri Meogiii~~"

Jongin mengangguk sekilas, lalu tersenyum karena melihat Kyungsoo sangat perhatian dengan anjing yang telah ia berikan.

Nini senang, tahuuuuu~!

Setelah itu hanya terdengar percika air yang keluar dari shower dan "nanananana" dari mulut manis Kim Jongin.

.

.

.

Makan malam tiba, Ibu Kyungsoo memanggil Kyungsoo juga Jongin untuk makan malam dengan diming-imingi "ayam goreng".

Jongin yang maniak ayam goreng langsung turun menuju meja makan, dan menghasilkan gelengan kepala dari Kyungsoo.

"Nini maniak sekali dengan ayam goreng, hehehe."

.

.

.

Setelah makan malam dan bersantai di ruang keluarga Jongin dan Kyungsoo pun disuruh untuk tidur, karena hari sudah malam, dan karena mereka anak penurut maka mereka menuruti perkataan Ibu Kyungsoo.

"Nini, kita tidur sekamar dan sekasur, jangan reseh kalau tidur, ya..."

"Hm!"

.

.

.

Saat ini mereka berdua sudah terbaring di atas kasur, Kyungsoo yang sudah –ingin- tidur terganggu karena pergerakan dari orang di sebelahnya, Jongin.

"Jongin, kamu kenapa, sih?"

"Hyung, Jongin nggak bisa tidur..." rengek Jongin, Kyungsoo mengernyit heran, apa Jongin masih ngedot diumurnya yang segini.

Lalu ia pun bersuara, "Kamu mau ngedot?" pertanyaan polos dari anak kecil yang polos. Namun, dibalasi dengan gelengan oleh Jongin.

"Bukannnnn~~ Nini nggak bisa bobo kalo nggak elus-elus alis. Biasanya Nini elus-elus alis Bunda, tapi Bunda kan nggak ada di sini."

"Oh, yaudah elus aja alis Nini, kan Nini juga punya alis?"

Jongin menggeleng.

"Nini, nggak suka alis Nini~ kurang tebelllll..." rengek Jongin, lagi. Hobi Jongin yang satu ini memang susah untuk dihindari, apalagi jika sudah mengeluarkan puppyeyesnya.

"Oh, ya? Kalau alis aku? Lumayan tebel nih, mau elus gak?"

"MAAAAUUUU!"

Jongin mendekat ke Kyungsoo, wajahnya berhadapan dengan wajah Kyungsoo, jempolnya ia arahkan ke alis Kyungsoo, dan mulai mengelusnya.

Kyungsoo merasa ingin tidur dengan elusan lembut dari Jongin. Dan begitupula dengan Jongin, ia sangat menyukai alis tebal Kyungsoo. Selain bibir, alis tebal Kyungsoo adalah favoritnya!

Ah Kyungsoo Hyung!

.

.

.

Jongin.

Dia memang lucu, tapi saat merengek, semua orang harus menghindarinya!

Jongin.

Lelaki berumur enam tahun itu mempunyai habit, yaitu mengelus alis seseorang sebelum tidur. Biasanya sebelum tidur ia mengelus alis Bundanya, namundimulai pada hari Minggu malam atau malam Senin, Jongin tidak akan tidur sebelum mengelus alis Kyungsoo. Hyungnya.

.

.

.

DOUBLE UPDATE! HAHAHAHA~

HAI, MAAF YA CH 1 DARI FF INI BANYAK TYPO NYA. ASDFGHJKAISOO.

Aku mungkin masih baru, jadi tolong koreksiannya ya, dan juga review kalian sangat membantu untuk kelanjutan ff ((absurdddhhhh) ini~

Btw, ada yang kenal aku? Hahahaha gaada lah! Makanya kenalan, hai, aku san, admin san di oa kaisoo, oh tahu?

p.s. maaf terlalu banyak kiyowonya ehe

Udah ah segitu dulu bye!