Chapter 2: Patrat berlatih, Whimsicott si pembuat Onar.
Location: Nimbasa City
Setelah melakukan pokemon battle, Lassy dan Chili sedang duduk berdua di dekat ferris Wheel sambil memakan bekal yang dibuat Chili. Disaat Lassy mengamati bianglala yang sangat besar itu, Chili juga sedang menyiapkan makanan untuk Pansear dan Patrat. Tapi ternyata Chili tidak cuma memiliki Pansear, tiba-tiba dia melemparkan 2 pokeball ke tanah, dan ternyata kuketahui kalau dia punya 2 pokemon lagi,
"Ayo keluarlah maskot terbaikku!"
Seekor Lampent dan seekor Heatmor. Wah, Chili benar- benar gila pokemon api ya. Kedua pokemon ini pun menarik perhatian Lassy, dia langsung antusias dan mengelus- elus Lampet serta Heatmor milik Chili,
"Waah, keren sekali, ini kapan kamu tangkap?" tanya Lassy semangat,
"Kalau Lampent aku tangkap sudah agak lama. Setelah aku berpisah dengan saudaraku di Dritveil City, aku masuk ke rumah yang katanya berhantu. Tapi ternyata dalang dibalik rumah berhantu tersebut adalah si Lampent ini. Kalau Heatmor, baru saja 1 minggu aku memilikinya." Jawab Chili malu-malu, baru pertama kali ini dia dipuji seperti itu.
"Hmm, benar juga ya. Kalau aku mau kuat aku harus tangkap pokemon. Sekaligus melatih si kecil ini! Kau siap Patrat?" Patrat yang sedang menguyah pun kaget, dia langsung berdiri dengan tegap dan bersuara tegas. Artinya dia siap membantu Lassy untuk mencari pokemon baru.
Tapi, tak berapa lama Lassy dan Chili mengobrol tentang cara menangkap pokemon, tiba-tiba terdengar suara keributan. Otomatis keributan tersebut menarik perhatian mereka berdua. Maka, dengan rasa penasaran yang tinggi Lassy dan Chili segera menuju ke sumber keributan tersebut.
"Ahh, apaan ini banyak sekali kapas dimana-mana!" jerit Lassy saat dia mengjinkan kapas yang agak lengket.
"Hmm, ini kapas, jurus cotton spore. Jangan- jangan!" Chili segera melihat keatas sebuah payung dirumah makan. Disana terlihat seekor Whimsicott yang sedang duduk sambil melempar- lempar kapas kearah pengunjung. Melihat Whimsicott yang mengamuk, Lassy segera mengarahkan Pokedexnya terhadap pokemon tersebut,
"Pokemon tipe rumput, tapi kenapa dia mengamuk ya?" tanya Lassy bingung, tanpa ambil pusing, dia menyuruh Patrat untuk menyerang pokemon pembuat onar tersebut,
"Patrat, tackle!" Patrat segera berlari kearah Whimsicott, namun saat dia ingin melancarkan Tackle, Whimsicott berhasil menahannya dengan Cotton Guard, lalu menyerangnya dengan Cotton Spore, hal itu membuat Patrat menjadi susah bergerak.
"Lampent, Fire spin ke arah Patrat!" serangan Fire spin dari Lampet milik Chili pun berhasil membakar kapas- kapas yang menempel di tubuh Patrat sehingga membuat Patrat terbebas dari kapas-kapas yang menggangu.
"Heatmor, Flame Burst kearah Whimsicott!" dari corong yang terpadat pada mulut Heatmor, keluarlah api yang berbentuk tabung keluar, dengan kecepatan tinggi berhasil menyerang Whimsicott sehingga dia terjatuh dari atas payung tempat tadi dia bertengger. Kesempatan ini pun segera diambil oleh Lassy dengan menyuruh Patrat untuk melancarkan Tackle kepada Whimsicott yang kehilangan keseimbangan,
"Ayo Patraat!" Serangan Tackle patrat pun berhasil mengenai Whimsicott, dan saat Whimsicott lengah, Lassy melempar Pokeball kearahnya.
"Ayo... Ayo...Ayoo...!" gumam Lassy, dia berharap Whimsicott bisa ditangkap dan dijadikan pokemon keduanya setelah Patrat,
PING!
"HOREE! AKU DAPAT WHIMSICOTT!" Chili pun segera memberi selamat kepada Lassy karena telah berhasil menangkap pokemon keduanya. Karena pokeball pemberian prof. Juniper sudah terpakai 1, Lassy sekarang cuma punya 4 pokeball. Oh ya, Lassy tidak memilih Unova Starter karena dia sudah punya Starter pokemonnya sendiri.
"Bagus Lassy, tapi kenapa kira- kira dia mengamuk ya?" Chili masih penasaran, namun tiba-tiba Nenek pemilik kafe yang diganggu oleh Whimsicott pun menjelaskan kronologisnya, Lassy dan Chili pun dipersilahkan untuk menikmati Kue secara gratis karena telah menolong kafe sang nenek yang telah dibuat onar.
"Iya, jadi Whimsicott itu tadi pagi datang ke kafeku dan melemparkan kapas-kapas aneh yang membuat pelangganku lari. Apalagi ada beberapa pelanggan yang alergi, sehingga mereka bersin-bersin saat bersentuhan dengan kapas-kapas yang halus. Tapi syukurlah, kalian datang, sekarang kafeku bisa ramai lagi." setelah mendengarkan penjelasan sang Nenek, kini saatnya mereka berlatih lagi untuk persiapan melawan Elesa.
*************
Location: Pokemon Center
"Whimsicott, ayo keluar!" Lassy melemparkan pokeballnya ke udara, dan Whimsicott pun keluar dengan tubuh segar. Yah, setelah pulang dari Kafe Whimsicott langsung dibawa ke pokemon Center untuk dirawat.
"Jadi Chili, pokemon rumput kan kebal terhadap Listrik, Whimsicott bisa kugunakan untuk melawan pokemon listrik milik Elesa kan?" tanya Lassy,
"Iya, setahuku Elesa memang memiliki Zebstrika, Emolga, dan Tynamo sebagai andalannya. Cotton spore Whimsicott bisa melawan kecepatan pokemonnya yang sangat cepat. Tapi, karena kau cuma punya 2 pokemon, berarti kita harus berpikir, kira- kira Elesa akan memakai pokemon yang mana?" Chili pun membantu, sementara Pansear malah bertengger di pundak Chili, sedangkan Patrat sedang memainkan bulu- bulu kapas milik Whimsicott.
"Emolga, pasti dia gunakan Emolga untuk melawan Whimsicott, tapi karena Emolga kebanyakan menggunakan serangan fisik. Kau bisa melawannya dengan Cotton guard. Tapi masalahnya, Emolga Elesa itu betina, sedangkan Whimsicott mu jantan." balas Chili
"Berarti, sebisa mungkin Emolga harus dikalahkan oleh Patrat, karena Zebstrika pasti dia gunakan untuk melawan Whimsicott dengan Flame Chargenya." balas Lassy,
"Kau tahu kalau dia punya Flame Charge?" Chili kaget,
"Kita beruntung, Elesa adalah artis terkenal yang sering muncul di TV, setidaknya aku tahu kalau dia punya Zebstrika yang memiliki Flame Charge." balas Lassy Yakin. Maka Lassy pun memutuskan untuk menggunakan Whimsicott dengan Patrat untuk melawan Pansear dan Lampent milik Chili. Dalam pertarungan 2 vs 2.
Pertarungan dimulai, ternyata Patrat memiliki jurus baru yaitu Bite. hal itu digunakan oleh Lassy untuk mengalahkan Lampent kedalam 2 kali serangan. Dan benar saja, dalam 2 kali serangan, Lampent berhasil ditundukkan oleh Patrat. Menyisakan Pansear sendiri, Menggunakan Cotton Spore, gerakan Pansear lmenjadi sangaat lambat, hal ini digunakan oleh Patrat untuk menggunakan Leer agar mengurangi pertahanan Pansear lalu menyerangnya dengan Bite. Disusul oleh Whimsicott yang melancarkan Gust kearahnya. Menjatuhkan Pansear dengan sukses. Kemenangan pun diraih Lassy, rupanya kombinasi ini sangat cocok untuk Patrat yang masih lemah dalam speed, dan Whimsicott yang memiliki Speed yang tinggi.
"Horee, dengan ini aku siap untuk melawan Elesa!" ujar Lassy senang, maka Lassy dan Chili pun berangkat menuju Nimbasa Gym untuk menantang Elesa, bagaimana kisah selanjutnya?
To be Continued~~~
Penasaran dengan Elesa vs Lassy? Nantikan chapter 3... oh ya, untuk cerita ini, Lassy ga bakal lawan Gym sebelum Elesa, Burgh, Lenora, dll.. Tapi tetap Nantikan buat kedepannya
