Hey sebelumnya aku minta maaf untuk chapter pertama. Aku ubah dan nambahin sedikit cerita disana. Dan aku minta maaf kalau ff aku gk bagus dan EYD banyak yang salah. Tapi aku ngerti kalau tentang EYD. Jujur aja aku orang yang cuek, yang apa-apa selalu singkat. Dan jujur aku gak begitu suka bahasa indonesia. Aku juga kaget pas baca ulang lagi hihi maaf untuk itu. Itu juga aku ngetiknya buru-buru. Jadi belum di edit dan langsung di publish. Dan aku sepertinya ff ku ini gak bisa sesuai EYD hihi Aku minta maaf. Aku memang niat ngedit chapter 1, banyak yang kurang soalnya, cuma sedikit sih nyelipin/? cerita yang kurang. tapi jadi edit semuanya hehe... Jadi kalau ada yang ingin baca ulang, silahkan. Aku hargain yang review. Thanks banget^^ ngasih saran, pesan dan kritik boleh kok. Tapi bisa gak kritiknya di PM? Thanks #NoBash ;)
-Beautiful Secret-
Cast: HunHan/KrisHan/Kailu
OC: find by ur self/?
WARNING TYPO! YAOI!
NO PLAGIAT!
Not Like = Dont Read. Go away eee /nyanyi bareng 2ne1/ #abaikan
~HAPPY READING~
Beautiful Secret
Chapter 2
"A-annyeong.." Ucap Luhan pada Kris dan Chanyeol bergantian lalu mendudukan dirinya di bangku itu.
"annyeong Luhan, aku Chanyeol." Luhan pun hanya mengangguk mendengar Chanyeol.
"hmm, apakah kita pernah bertemu Luhan?" Tanya Kris yang sedari tadi melihat Luhan. Matanya tak berpaling dari siswa baru itu. Sedangkan Luhan hanya diam menunduk. Merasa tak di respon, Kris pun bertanya lagi namun dengan sedikit meninggikan suaranya.
"aku tanya, apa kita pernah bertemu?" Kris pun mendekatkan bangkunya ke arah Luhan dan menarik lengan Luhan agar ia bisa melihat wajahnya yang sedari tadi di tundukan. Chanyeol yang awalnya diam tak peduli langsung menoleh. Ada apa dengan Kris? Tak biasanya. Pikir Chanyeol lalu melihat mereka berdua sambil menopang dagu di atas mejanya.
"M-mianhae Kris-ssi, a-aku baru saja pindah dari China 2 hari. yang lalu. T-tak mungkin kita bertemu sedangkan aku sibuk mengurus kepindahan untuk sekolah disini" Luhan terbata dan tersenyum kikuk, malu karena perlakuan Kris yang seperti itu.
"kurasa aku salah, oke maafkan aku..." Kris menggantungkan perkataannya lalu melepaskan dagu Luhan yang tadi ia tarik paksa. "Luhan?" Luhan pun menoleh lagi ke arah Kris dengan tatapan bingung. "tapi sepertinya kau punya nama yang pasaran." Luhan mengerutkan keningnya. Mencoba tidak kaget. Ketika Luhan ingin menjawab tiba-tiba Chanyeol bersuara.
"Kris hyung diamlah! Nanti saja kau lanjutkan acara introgasinya! Kau punya banyak waktu dengannya saat istirahat bukan? Jadi diamlah!" Ucapan Chanyeol sukses membuat Kris diam. Dan Kris hanya berdecak kesal lalu mengembalikan posisi duduknya dan memperhatikan Luhan lagi. Chanyeol melakukan itu karena merasa kasihan melihat muka Luhan yang kebingungan meski dilain sisi ia senang dengan pemandangan itu. /evil chan/? Luhan pun kembali diam dan menunduk.
-Beautiful Secret-
"hey Chan kemana Kris hyung? Aku tak melihatnya? Biasanya dia yang paling semangat jika jam istirahat tiba?" Tanya Kai sembari melahap kentang gorengnya. Yang di tanya pun tak dengar karena memakai headset. Ya, sudah 15 menit jam istirahat berlalu, namun si tampan Kris tak kunjung menunjukkan batang hidungnya di Cafetaria. Merasa di abaikan, Kai pun bertanya lagi pada si Rapper itu.
"hey babo Chan! Aku bicara padamu!" teriak Kai setelah melepas headset itu dari telinga Chanyeol.
"dia..." Chanyeol menggantungkan perkataannya. Kai langsung memperhatikan Chanyeol. Sedangkan Sehun segera menghabiskan minumannya, tak peduli dengan kedua makhluk bodoh yang bersamanya sejak istirahat tadi. "dia sedang asik berduaan dengan anak baru yang sangat culun tapi cukup manis." Jawab Chanyeol lalu memasang headset lagi ke telinganya. Kai hanya bengong melihat tingkah Chanyeol. Apa-apaan orang ini? Dia dengar aku berbicara padanya tapi dia pura-pura tak dengar? Ck dasar Chanyeol babo. Batin Kai seraya melihat malas ke Chanyeol tak ingin bertanya lagi siapa anak baru itu.
"aku ketoilet dulu." Sehun berkata lalu pergi meninggalkan dua makhluk bodoh itu, menurutnya. Kai dan Chanyeol hanya mengangguk menanggapi maknae itu.
...
"itu gedung olahraga, setiap pelajaran olahraga kita akan ke gedung itu." Kris menunjuk salah satu gedung yang lumayan besar. Luhan pun mengangguk-anggukan kepalanya lalu mencatat yang di katakan Kris.
Ya, sedari istirahat tadi Luhan dan Kris berkeliling sekolah yang sangat luas ini. Tak jarang banyak yang siswa/siswi yang teriak saat melihat Kris dan iri dengan Luhan yang diajak berkeliling sekolah dengan Kris. Tak jarang pula Luhan mendapat hinaan seperti.
"kenapa Kris mau berjalan dengan si cupu itu?"
"aku tak bisa melihat wajahnya dengan jelas karena kacamatanya yang besar dan bulat itu." Luhan pun tak peduli ia lebih memilih menggambar apa yang ia lihat lalu mencatat apa yang Kris katakan. Mereka berdua sudah berkeliling sekolah dan tinggal satu tempat yang belum didatangi dan menjadi tempat terakhir mereka berkeliling. Mereka pun melanjutkan jalan ke tempat itu.
"ini taman belakang sekolah lalu ke arah sana kau akan menemukan tempat yang sangat memuaskan." ucap Kris tersenyum lebar karena acara kelilingnya bersama Luhan selesai. Sedari tadi ia berkeliling bersama Luhan menjelaskan semuanya namun makhluk yang bersamanya tak bersuara. Hanya mengangguk lalu sibuk dengan notebook yang ia bawa. Bagaimana tidak bosan?
Seperti sekarang lihatlah! Ia bahkan tak melihat senyum Kris yang jarang ia perlihatkan pada oranglain. Ia terlalu sibuk dengan dunianya sendiri. Kris merasa jengkel dengan orang ini lalu ia pun menarik tangan Luhan.
"e-eh? M-mau kemana Kris-ssi?" Luhan nampak bingung dengan tarikan Kris yang mendadak pada lengannya Namun Kris tak menjawab, Luhan geram lalu langsung berhenti dan melepaskan legannya dari tarikan Kris.
"oh ayolah Luhan aku sangat lapar. Kau tau? Menemanimu sangat membosankan dan membuatku lapar. Apa kau tidak lapar?" Luhan pun diam menunduk membuat Kris kesal dan menariknya lagi. Sontak Luhan pun kaget dan langsung melepaskannya lagi.
"t-tidak Kris-ssi. A-aku tidak lapar. K-kau saja yang pergi. A-aku ingin kembali ke kelas saja" Ucap Luhan sembari membetulkan kacamata besar dan bulatnya itu. Kris bingung dan mengerutkan keningnya, bagaimana bisa makhluk ini tidak lapar? Apakah ia bukan manusia? Batin Kris.
"hm oke kau boleh kekelas Luhan, tapi..." Kris menggantungkan ucapannya. "kau harus jujur padaku. Siapa sebenarnya kau?" Kris bertanya dengan wajah penuh kecurigaan. Yang di tanya bingung lalu membetulkan letak kacamatanya lagi. Mencoba rileks dan tidak terlihat gugup.
"aku LuHan" Ucapnya datar. "aku sudah mengatakannya, jadi permisi dan terima kasih sudah mau menemaniku berkeliling, Kris" sambungnya lalu berlalu meninggalkan Kris yang diam tanpa kata /tiba2 ada d'masiv/? #abaikan
Suara itu... Aku merasa tak asing dengan suara itu. Batin Kris. "ah sudahlah! Aku lapar!" Kris pun berjalan menuju cafetaria yang tak jauh dari tempatnya berdiri.
Luhan berjalan menuju kelasnya dengan menunduk dan memeluk notebook-nya itu.
Dukh #ceritanya bunyi tabrakan/?
Luhan terjatuh akibat menabrak seseorang saat berbelok di koridor. Luhan panik karena kacamatanya jatuh. Ia pun mencari kacamatanya yang seharusnya jatuh tak jauh darinya. Sebenarnya ia tak ada kelainan di matanya hingga ia bisa melihat dengan jelas tanpa pakai kacamata besar dan bulat itu. Luhan pun bingung ia tak menemukan kacamatanya di sekitar ia terduduk.
"mencari ini?" tanya seseorang. Dan luhan langsung mendongak, itu kacamatanya! Ia kaget tapi mencoba santai dan menyipitkan matanya.
"N-ne itu punyaku. T-tolong kembalikan! A-aku tak bisa melihat dengan jelas." Luhan berkata, tangannya menengadah meminta kacamatanya itu. Orang itu pun terdiam menatap Luhan dan pandangan mereka bertemu. Lalu dengan cepat orang itu memberikan kacamata itu pada Luhan dan berlalu pergi tanpa berkata apa-apa. Hey itu tak sopan! Gerutu Luhan dalam hati "hmm, tampan." gumam Luhan dan ia pun langsung memakai kacamatanya dan kembali berjalan menuju kelasnya.
-Beautiful Secret-
"hey Luhan! aku Baekhyun. Salam kenal!" Baekhyun tersenyum ramah pada Luhan ketika ia baru saja duduk di bangkunya.
"halo Luhan aku Yixing." ucap salah seorang lagi yang merangkul orang yang lebih kecil.
"hai aku Xiumin. Salam kenal Luhan!" ucap seseorang yang di rangkul oleh orang yang bernama Yixing.
Tiga siswa itu menghampiri bangku Luhan dan memperkenalkan dirinya. Satu sangat mungil dan lucu dengan mata yang memakai eyeliner yang din tutupi kacamatanya bulatnya sama seperti Luhan tapi tak sebesar milik Luhan. Yang lain tak kalah lucu dengan orang yang pertama, hanya saja Ia tak pakai kacamata. Dan yang satunya tinggi dan sipit. Hey apakah aku akan punya banyak teman disini? Batin Luhan senang.
"hmm, hai Baekhyun, Xiumin, Yixing. Salam kenal." Luhan membalas sapaan mereka namun bukannya tersenyum ia hanya menatap datar tiga orang itu lalu membetulkan letak kacamatanya.
"haha.. tak usah gugup gitu Luhanie, hmm aku dan Yixing juga berasal dari Cina, hmm mungkin lebih tepatnya numpang lahir haha.." ucap Xiumin lalu tertawa dengan perkataannya sendiri. Luhan yang awalnya waspada langsung mencoba santai kembali.
"kau itu, sungguh tak lucu Xiumin-ah. Emm kita berdua hanya sampai sekolah dasar di Cina lalu pindah kesini." Yixing menjelaskannya detailnya pada Luhan.
"kita?" Luhan masih tak mengerti dengan omongan Yixing. Atau mungkin lebih tepatnya ingin tahu.
"iya kita emm saudara sepupu. Orangtuanya Xiumin meninggal saat kecelakaan jadi Ia tinggal bersamaku sejak kejadian itu." Jelas Yixing dan Xiumin hanya memasang raut muka yang sulit di artikan. Mungkin Ia masih sedih jika membahas soal itu.
"ah maaf Xiumin, aku tak bermaksud.." Luhan merasa bersalah dengan peryanyaannya. Xiumin hanya mengangguk
"jadi Luhan... Bagaimana kalau kita mulai sekarang bersahabat?" Tanya Baekhyun dengan puppy eyesnya yang sangat lucu. Tapi apakah aku boleh punya banyak teman disini? Batin Luhan. Lalu berfikir sejenak.
"tentu saja!" jawab Luhan semangat. Dan jawaban Luhan langsung membuat 3 orang itu tersenyum senang.
...
TengTongTeng
Bel sudah berbunyi menandakan waktu pulang sudah tiba. Seluruh siswa pun berhamburan keluar kelas. Ada yang pergi untuk ekskul. Dan ada yang langsung ke asrama atau pulang kerumah.
"hey Luhan! Apakah kau akan ikut salah satu ekskul sekolah kita?" Tanya Yixing yang merangkul Xiumin menghampiri Luhan. Ia selalu merangkul anak itu. Pikir Luhan.
"Luhan gabunglah dengan Ekskul vocal denganku!" ajak Baekhyun dengan nada sedikit berteriak. Membuat yang belum beranjak dari bangku selain Luhan menoleh kearahnya.
"emm a-aku tidak bisa ikut. Aku sangat sibuk. M-mianhae.." Luhan berkata dengan nada menyesal lalu Ia menggendong tasnya. "aku duluan ya Baekhyun, Yixing, Xiumin" pamit Luhan seraya membungkukan badan lalu berjalan keluar kelas.
"apa yang membuatnya sangat sibuk?" Baekhyun bertanya seraya mempoutkan bibirnya
"ku dengar dia tak tinggal di asrama" ucap Xiumin dan yang mendengar itu langsung menunjukkan wajah seraya bertanya, kenapa bisa?
"apa Luhan pindah ke Seoul bersama keluarganya hingga tak tinggal di asrama dan sangat sibuk?" tanya Yixing. Baekhyun dan Xiumin hanya mengedikan bahu tanda tak tahu. "molla. Kita tanyakan saja nanti. Ayo kita ke ruang vocal!" Ucap Xiumin lalu mengajak dua sahabatnya itu dan mereka pun keluar kelas. Entah mereka sadar atau tidak di kelas masih ada orang yang terdiam di bangkunya sibuk dengan pikiran masing-masing, mereka berdua sedari tadi mendengar pembicaraan tiga orang yang sudah keluar itu.
"Apa kau menyukai sicupu itu Kris? Ku lihat kau sangat tertarik dengannya hingga tak ingin keluar kelas sebelum anak itu keluar." Tanya Chanyeol mengintrogasi Kris, Kris pun hanya tersenyum lalu mengambil tasnya "apa tebakanku benar tuan Wu?" Chanyeol bertanya lagi.
"hmm aku hanya merasa dia mengingatkanku pada seseorang. Namun aku tak tahu siapa?"
To Be Continue
Hayo tebak"an dulu xD Apa dichapt ini udh ada HunHan? Hihi~
Btw ini murni dari pikiran Mavis. No PLAGIAT Pliss u,u
Untuk Chanyeol, Kai, Sehun, Luhan, dan D.O aku buatnya mereka seumuran. Tapi Luhan dan Chanyeol terlalu pinter/? Jadi mereka satu tingkat di atas Sehun, Kai, dan DO, . Yixing, Xiumin, Kris, Baekhyun, dan Suho juga seumuran diFF ini. Sisanya Tao sama Chen tunggu chapt berikutnya/?x)
MIANHAE UNTUK KESALAHAN CHAPTER 2 ;-; TOLONG MAAFKAN DIA! INI BUKAN SALAHKU /plak xD
Thanks to hunhanity, BaekLuluDeer, Dazzlingcloud, cupcupcuphie12, sstyle313, buat kritik saran dan review dan ngasih kritik dan saranya :)
Penasaran? Sama, saya juga~
