CherRyeowook

Presents

.

.

.

One-Shoot, but Continue

1st of Screenplays and 1st of Super Junior + 1st of KyuMin

.

Together Warmth in Winter

#5 – #10

.

.

.

Disclaimer of KyuMin is their Family, God or the Lord, SM Entertainment, Super Junior

.

.

.

Happy reading^^

.

Thank you^^

oOoOo

Warning : Sejenis Friendship, tapi ada Romance-nya. Setiap #5 – #8 belum tentu berhubungan waktunya. Bisa saja nanti, #7 menceritakan adanya Leeteuk maupun Heechul. Ini saya majukan menjadi #5 – #10. #9 dan #10 sedikit special^^

Warning (2) : Terinspirasi dari fakta KyuMin. Akan tetapi, #9 dan #10 bukan fakta. Hanya sebuah pikiran yang menganggapnya begitu, ok?^^ Saya harap Anda menyukai cerita ke #9 dan #10.

oOoOo

#5

King of Aegyo

.

Cuaca di luar sana sedang turun salju, tepatnya Super Junior sedang berada di Hokkaido. Di dalam rumah yang mereka sewa untuk konser di Jepang, Sungmin menatap dengan pandangan aegyo-nya untuk meluluhkan sang prince manager Super Junior. Kyuhyun hanya dapat me-rolling matanya karena tingkah Sungmin, sedikit kesal karena wajahnya yang aegyo diperlihatkan ke orang lain. Leeteuk hanya tertawa ketika melihat wajah Kyuhyun yang mulai jutek. Ini gara-gara Sungmin, yang meminta izin agar bisa keluar saat mereka sedang berada di Jepang. Prince manager hanya mendesah pasrah ketika Sungmin terlonjak gembira.

Dengan sigap, Kyuhyun langsung memeluk perut Sungmin dan akhirnya Sungmin belum bisa keluar dan masih terperangkap di antara lilitan lengan Kyuhyun. Leeteuk dan Prince manager hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan pasangan KyuMin itu. "Kyu, lepaskan… Aku ingin bermain salju," ungkap Sungmin dengan manisnya. Para anggota Super Junior yang lain hanya tertawa melihat tidak pasangan KyuMin. Terutama Eunhyuk yang tidak bisa berhenti tertawa karena sikap evilKyu.

"Tidak," jawab Kyuhyun dengan tegas.

"Aish, Kyunnie…" Kembali. Kembali Sungmin memasang wajah aegyo-nya yang dapat meluluhkan siapa saja ini. Kyuhyun diam sejenak dan kemudian menggelengkan kepalanya, tanda tidak setuju dengan perkataan 'ingin bermain salju'.

"Bagaimana bisa kau tahan melihat Sungmin yang terus menerus melakukan hal aegyo seperti itu?" tanya prince manager dengan nada yang bingung. Sungmin langsung berhenti bertingkah aegyo dan duduk dengan tenang walaupun masih berada di pelukan Kyuhyun. Sungmin menatap ke Kyuhyun dengan lembut, entah apa arti tatapan itu.

"Aku tidak pernah bilang kalau aku tahan, hyung," jawab Kyuhyun dengan polosnya. Sungmin sedikit terlonjak mendengar perkataan Kyuhyun yang sedikit aneh—menurutnya. Leeteuk dan prince manager terdiam mendengar jawaban Kyuhyun yang sedikit frontal—menurut mereka.

Walaupun masih dalam mode kaget, sang prince manager bertanya pada Kyuhyun, "Jadi bagaimana bisa kau sekamar dengannya kalau kau tidak tahan dengan sikap aegyo-nya?"

Sungmin sedikit cemas dengan jawaban Kyuhyun. Apa yang akan dia jawab? Sungmin sedikit berkeringat dan Kyuhyun menyadari tingkah hyung-nya ini. Sedikit berbisik, Kyuhyun berkata pada Sungmin, "Apa yang Minimi khawatirkan? Aku akan menjawab dengan baik, ne…" Sungmin yang berada antara percaya dan cemas hanya dapat menganggukkan kepalanya dengan pelan. Leeteuk yang melihat gelagat aneh dari dongsaeng-nya itu, hanya tersenyum. Hubungan mereka memang hanya diketahui oleh Leeteuk karena terkadang Kyuhyun sering curhat pada Leeteuk.

Kemudian Kyuhyun tertawa dan menjawabnya dengan tegas, "Karena aku tidak tahan dengan hal aegyo Minnie-hyung makanya aku sekamar dengannya. Aku sudah terbiasa melihat aegyo nya jadi rasanya ada yang kurang kalau tidak melihatnya. Aku tidak tahan dengan aegyo-nya, Hyung. Aegyo-nya itu membuat aku menjadi angelKyu, bukan evilKyu…"

Jawaban yang diberikan Kyuhyun sukses membuat semua anggota Super Junior tertawa—kecuali Sungmin—dan sukses juga membuat wajah sang King of Aegyo memerah. Para anggota Super Junior—kecuali Sungmin—melemparkan bantal ke arah Kyuhyun. Sementara, Kyuhyun hanya berusaha menghindar dan masih memeluk Sungmin dengan erat dan hangat.

oOoOo

#6

Mencari Sungmin

.

Memang cuaca di dalam gedung ini sungguh panas dan bergejolak karena euphoria para fans Super Junior. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri kalau di luar sana sedang turun salju. Sungmin sedang berlari dengan manis sambil menggoyangkan lengannya layaknya terbang ke langit. Sungmin masih bisa semangat walaupun seluruh badannya telah mengeluarkan keringat. Kali ini mereka ke Jepang untuk melaksanakan konser Super Show. Ryeowook, Shindong, dan Donghae sedang berada di panggung utama. Sekarang adalah sesi untuk bermain bersama ELF. Karena semua cahaya terfokus di panggung utama, jadi Sungmin tidak terlihat karena dia sedang mengitari panggung yang lain.

Kyuhyun yang terlihat bingung karena sedang mencari Sungmin hanya diam, memperhatikan ke seluruh panggung. Yesung yang menyadari gelagat aneh dari Kyuhyun, akhirnya bertanya, "Kau kenapa, Kyu?"

"Aku mencari Minimi…" jawab Kyuhyun masih mengedarkan pandangan ke sekitar dirinya.

"Sungmin? Memang dia kemana?" tanya Yesung untuk memastikan dan ikut juga mengedarkan pandangan ke sekitar mereka. Kyuhyun langsung berjalan ke arah samping kanan. Tidak jauh dari sana, terlihat Sungmin yang berjalan dengan manisnya yang sukses membuat ELF berteriak. Dengan cepat Kyuhyun langsung mendekati Sungmin dan menggandeng tangannya yang kembali sukses membuat ELF berteriak keras. Ah, sepertinya mereka mengira jika itu adalah fanservice…

Kyuhyun langsung menarik Sungmin agar cepat ke panggung utama dan mulai bermain dengan para ELF. "Hyung kemana saja?!" tanya Kyuhyun dengan khawatir. Sungmin hanya tersenyum karena kecemasan Kyuhyun yang tidak beralasan. Menurut Sungmin itu adalah pertanyaan yang aneh. Tentu saja dia sedang berdiri di panggung, mana mungkin'kan semua anggota sedang berada di panggung sementara dia berada di backstage, Sungmin pasti akan dimarahi oleh manager-hyung mereka.

Kyuhyun hanya menghela nafas. Dia tahu apa yang sedang dipikiran Sungmin, tapi tetap saja'kan dia khawatir. "Jangan diulangi lagi!" peringat Kyuhyun. Sungmin hanya mampu menganggukkan kepalanya mengerti.

oOoOo

#7

Hal Pribadi SUKIRA

.

Bunyi suara permainan dalam PSP terdengar. Sesekali Kyuhyun menguap karena mengantuk atau karena tidak ada teman yang menemaninya di kamar ini…? Ehm, tampaknya Sungmin sedang siaran di SUKIRA. Tanpa melepas pegangan tangan yang sedang bermain, Kyuhyun melirik keluar jendela dorm lantai 11. Di luar sana, perumahan-perumahan atau gedung-gedung masih tertimbun salju. Hari ini tidak turun salju—menurut perkiraan cuaca di berita tadi. Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke PSP yang dia mainkan.

Kembali fokus kepada permainannya. Baru beberapa menit Kyuhyun kembali bermain, sekarang dia malah melempar PSP-nya walaupun tidak sampai jatuh ke lantai. Sambil tiduran, dia memikirkan sesuatu. Wajahnya terlihat bosan dengan keadaannya yang tanpa hyung tersayangnya. Bukankah jadwalnya menurutmu menyebalkan, Kyu? Karena dia mengganggu acara santaimu dengan hyung-mu satu itu. Kyuhyun menghela nafas. Malam ini, Kyuhyun tidak memiliki jadwal. Ah, atau dia harus menelpon ke Sukira saja? Daripada dia bosan setengah mati tanpa hyung kesayangannya itu.

Kyuhyun mengambil handphone-nya dan memutuskan untuk segera menelpon Sukira dimana Sungmin dan Ryeowook sedang melakukan siaran. Kyuhyun tampak sabar menunggu sambungan di ujung telpon sana. Dia tersenyum ketika sudah mendengar suara hyung tersayang.

"Annyeonghaseyo! Lee Sungmin imnida. Apa yang ingin Anda tanyakan pada kami? Atau Anda ingin me-request lagu?" perkenalan dan tanya Sungmin. Kyuhyun yakin sekarang wajah Sungmin pasti neomu kyeopta.

"Ne, annyeonghaseyo! Cho Kyuhyun imnida," setelah mengatakan itu Kyuhyun langsung tertawa kecil. Kyuhyun bangkit dari posisi tidurnya dan berjalan menuju ke beranda jendela milik kamarnya. Di luar sana, dapat terlihat timbunan salju menutupi jalanan-jalanan yang seharusnya dipakai.

"Ada apa, Kyu?" tanya Sungmin.

"Kyuhyun, karena tema kami adalah 'Cinta yang Tidak Wajar'. Kami ingin bertanya satu hal padamu. Jawab dengan jujur, ya…" jelas Ryeowook dengan tiba-tiba.

Kyuhyun hanya dapat menganggukkan kepalanya walaupun tidak dapat dilihat oleh Sungmin dan Ryeowook. Walaupun begitu Sungmin dan Ryeowook yakin bahwa Kyuhyun mendengarkannya. "Jadi?" tanya Kyuhyun.

"Apa kau pernah mengalami cinta yang tidak wajar, Kyu?" tanya Ryeowook.

Kyuhyun tanpa ragu langsung menjawab, "Pernah." Kyuhyun yakin bahwa Sungmin kaget dengan ucapan ini. Pasti sekarang Sungmin sedang melongo dengan mata yang terbelalak, tentunya ditambah dengan wajahnya yang manis dan lucu.

"Jeongmal?! Ceritakan pengalamanmu, Kyunnie," pinta Sungmin.

Kyuhyun tertawa mendengar permintaan Sungmin yang menurutnya aneh. Kyuhyun yakin sekarang wajah Sungmin tampak seperti memohon padanya walaupun dia tidak dapat melihatnya. Kyuhyun hanya menebak. "Minimi-Hyung…"

"Ne?" jawab Sungmin dan Ryeowook bersamaan karena penasaran dengan jawaban Kyuhyun.

"Minnie, kau yang lebih tahu tentang kisah kita. Haruskah aku ceritakan lagi?" jawab dan tanya Kyuhyun. Dapat Kyuhyun dengar dari ujung telpon sana suara tawa Sungmin dan Ryeowook.

"Jangan katakan hal pribadi seperti itu! Kami masih siaran, Kyu!" kata Sungmin.

Perkataan itu disambut dengan tawa Kyuhyun. Sekarang Kyuhyun sangat yakin jika Sungmin kini memilik semburat kemerahan di kedua pipinya—yang sedikit chubby itu—dan berusaha menahan senyum malu-malu dari bibir shape 'M'-nya itu.

oOoOo

#8

Pendiam – Hanya Kyuhyun

.

Seharian salju turun dengan indahnya dan juga menambah tingkat kedinginan di luar sana. Dan seharian juga Sungmin hanya diam. Entah kenapa, sekarang dia menjadi agak pendiam hari ini. Seharian ini juga tidak terjalin komunikasi antara Sungmin dan anggota Super Junior lainnya. Semuanya, tidak terkecuali Kyuhyun. Kyuhyun yang tidak mengerti apa yang sedang terjadi dengan hyung kesayangannya ini hanya diam.

Diajak berbicarapun jawabannya hanya sebuah gumaman. Tidak ada yang tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Sungmin sekarang ini. Bahkan namdongsaeng-nya tidak bisa berbuat apa-apa selain menatapnya dengan tajam dan lekat. Kyuhyun menghela nafas berat ketika Sungmin hanya mengacuhkannya di sampingnya. Eunhyuk yang memang sedikit dekat dengan Sungmin membuka sebuah pertanyaan.

"Sungmin-hyung, apa hyung mau makan?" tanyan Eunhyuk—berharap hyung-nya satu ini menjawab pertanyaan dengan kata-kata.

"Hmm…" gumam tidak jelas Sungmin.

"YA! Ada apa denganmu, Lee Sungmin?" teriak Kyuhyun dengan tidak sopan. Sungmin tetap pada pendirian, yaitu diam. Diam. Diam. Menjadi lebih diam adalah yang terbaik saat ini, menurut Sungmin. Kyuhyun masih ingin berteriak dan sekaligus bertanya, tapi mulut sudah dibekap duluan oleh Donghae dan Kangin.

"Aish… Ribut," ucap Sungmin sekaligus pergi beranjak menuju kamarnya dan Kyuhyun. Ah… Akhirnya ada kata yang keluar dari bibir shape 'M' Sungmin. Yeah, walaupun hanya satu kata yang tidak berarti menurut Kyuhyun. Kyuhyun menggigit tangan Donghae dan mengikuti Sungmin yang masih cuek atau diam padanya dan semua anggota.

"Ada apa denganmu, Min?" tanya Kyuhyun setelah menutup kembali pintu yang tadi dibuka oleh Sungmin. Sungmin hanya melirik sekilas Kyuhyun yang memandangnya dengan pandangan meneliti dan tajam.

"Tidak ada, Kyu… Hanya ingin diam saja," kata Sungmin dengan senyum manisnya. Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin yang kini sedang berebah di ranjang miliknya. Kyuhyun duduk dan memandangi Sungmin.

"Kamu membuat mereka khawatir, Min," kata Kyuhyun menatap mata Sungmin dalam. Sungmin hanya menyengir dengan wajah tidak bersalah. Kyuhyun kembali menghela nafas. Sungmin mencium sekilas pipi pucat Kyuhyun dan langsung melesat menuju kamar mandi.

oOoOo

Special

oOoOo

#9

Keputusan

.

Sungmin tahu bahwa cuaca kali ini sangat dingin. Dapat dirasakannya bahwa dia sedikit menggigil karena cuaca yang luar biasa dingin ini—menurutnya. Dia menatap ke arah pintu yang tidak juga menampak dongsaeng kesayangannya itu. Sungmin menghela nafas. Frustasi karena memikirkan dongsaeng-nya itu. Sesekali dia menatap ke arah langir-langit kamar. Kembali memikirkan keputusannya yang menurutnya baik. Kembali mengedarkan pandangan menuju ke jendela yang terdapat wine miliknya. Dia tersenyum ketika mengingat bagaimana dia menghabiskan waktu di kamar ini dengan dongsaeng-nya itu.

Direbahkan badannya yang semula duduk itu ke ranjang miliknya. Hari ini, baru saja Yesung pindah dari dorm ke rumahnya yang tidak terlalu jauh dari dorm Super Junior. Sungmin masih bertanya pada dirinya sendiri. Apa ini keputusan yang benar? Apa keputusannya pindah kamar dan meninggalkan dongsaeng-nya sendiri di kamar mereka ini? Perasaan ini masih mengganggunya dari tadi. Dia tidak rela kalau harus pindah kamar, membiarkan dongsaeng-nya sendiri. Sungmin tahu, dia tidak setega itu.

Sungmin mengalihkan pandangannya ke arah pintu yang terbuka, menampak dongsaeng kesayangannya itu. Sungmin tersenyum dan menatap ragu dongsaeng-nya. Sungmin beranjak mendekati dongsaeng-nya itu dan memeluknya dengan hangat dan lembut. Ingin sekali Sungmin menangis, tapi tidak. Itu akan membuat dongsaeng-nya bingung dan akan merasakan kelelahan yang luar biasa.

"Ada apa, Minnie-hyung? Merindukanku, eoh?" tanya dongsaeng-nya sembari tersenyum lembut dan sedikit melonggarkan pelukan Sungmin. Sungmin hanya diam. Kemudian, menganggukkan kepalanya sebagai tanda jawaban 'iya'.

"Kyu~," panggil Sungmin dengan manja. Kyuhyun yang mengerti kenapa Sungmin seperti ini hanya menghela nafas pasrah. "Kyu~ Aku mau pindah kamar ke kamar Yesung-hyung. Boleh?" izin Sungmin dengan nada yang terdengar ragu. Kyuhyun langsung melepaskan pelukan hangat Sungmin dan berjalan menuju kamar mandi. Sebelum melakukannya, tatapan mata Kyuhyun berubah menjadi dingin. Sungmin terlonjak. Ingin berlari dan menangkap Kyuhyun dan mengucapkan kata 'mianhae'. Tapi, keputusannya sudah bulat. Sungmin sudah memutuskan akan pindah ke kamar Yesung.

Mianhae, Kyu~… Jeongmal mianhae.

Sungmin langsung keluar dari kamar mereka—tidak, bukan kamar mereka lagi. Tapi, kamar Kyuhyun—dengan meneteskan air mata karena Kyuhyun sudah mulai mencuekinnya. Kyuhyun yang mendengar suara pintu di tutup, kembali membuka pintu kamar mandi. Dia menatap kepergian Sungmin dengan tatapan kosong. Padahal, Sungmin hanya pindah kamar, bukan pindah ke dorm atas. Tangan Kyuhyun memukul pintu kamar mandi dengan kuat dan giginya gemelutuk karena kesal dengan keputusan Sungmin.

"Minnie, mianhaeUlji ma, ulji ma…"

oOoOo

#10

Sungmin Menangis

.

Cuaca dingin ini tidak mengganggu Sungmin untuk menangis. Setiap malam dia selalu menangisi sifat dan sikap Kyuhyun padanya. Perasaan menyesal membuncah keluar ketika melihat tatapan dingin Kyuhyun dan sudah tidak ada lagi Kyuhyun yang suka mengerjainya saat hari Jum'at. Sungmin terus menangis. Menangis. Sudah tidak mempedulikan jika ada yang mendengarnya. Bahkan, Ryeowook—yang notabene adalah pasangan DJ di Sukira—selalu bertanya 'ada apa?' padanya dan hanya dijawab dengan sebuah gelengan dari Sungmin.

Bunyi pintu dibuka membuat isakan Sungmin berhenti. Sungmin tidak membalikkan badannya karena sudah tidak peduli siapa yang datang ke kamarnya. Sungmin hanya diam walaupun isakan masih terdengar dari bibir shape 'M' itu. Seseorang yang masuk itu langsung memeluk tubuh mungil Sungmin dan memeluknya dengan hangat, lembut dan erat. Seakan tidak akan melepaskannya lagi.

"Ulji ma, Minnie… Ulji ma. Mianhae," bisik Kyuhyun di telinga Sungmin dengam lembut. Tangisan Sungmin terdengar. Sungmin menangis dan menangis. Kyuhyun bingung bagaimana membuat Sungmin-nya diam. "Ulji ma, Minimi… Ulji ma," ucap Kyuhyun sembari mengelus punggung Sungmin dengan sayang. Dilepaskannya pelukannya. Kyuhyun ingin menatap dan mencium Sungmin-nya.

Suara Sungmin seperti tercekik, sehingga dia susah berbicara dengan Kyuhyun. Kyuhyun hanya menatapnya dengan lembut dan hangat. Kyuhyun menghapus air mata Sungmin yang masih mengalir di pipi Sungmin. Sungmin masih berusaha mengatur nafasnya walaupun diiringi dengan isakan-isakan kecilnya.

"Saranghae, Minimi… Saranghae. Mianhae…" ucap Kyuhyun dengan tatapan lembut dan sekaligus memanjakan Sungmin dengan tatapannya itu. Sungmin menggenggam tangan Kyuhyun yang bertengger di pipinya, menurunkannya menuju bibirnya, dan menciumnya dengan lembut. Kyuhyun terus memperhatikan Sungmin. "Maafkan aku atas tingkahku selama seminggu ini. Aku tidak tahan tanpamu dikamar. Aku tidak ingin kamu meninggalkanku. Aku bersikap dingin karena kamu tidak mau mendengarkanku. Yesung bahkan sampai meminta maaf karena ini," kata Kyuhyun dan sedikit tidak sopan ketika mengucapkan nama Yesung.

Sungmin hanya mengangguk, mengerti. Wajah Kyuhyun mendekat ke wajah Sungmin yang sudah merona merah dengan manisnya. Ingin rasanya Kyuhyun memakan Sungmin sekarang di kamar ini. Kyuhyun memandangi Sungmin sebelum mengecup rasa manis dari bibir Sungmin. Menekannya dengan lembut. Membawa perasaan Sungmin lebih baik dari tadi. Ciuman itu memang tidak lama, tapi meninggalkan kesan yang sangat dalam bagi Sungmin dan Kyuhyun. Kyuhyun melepas ciumannya dan menatap Sungmin dengan lembut dan penuh damba.

"Saranghae, Lee Sungmin…"

Sungmin mengangguk dan berkata, "Nado saranghae, Cho Kyuhyun…"

oOoOo

.

.

.

Musim dingin telah berganti. Membuat cuaca maupun udara yang sangat dingin. Awalnya banyak masalah yang terjadi antara Kyuhyun dan Sungmin, Tapi, mereka bisa melewatinya dengan mudah, bahkan tambah saling mencintai, bukan?^^

.

.

.

oOoOo

.

.

.

Sequel of this fanfic

.

Love in Spring

.

KyuMin or JOY's Fanfic

.

.

.

oOoOo

Saya berharap Anda menyukai fanfic ini. Ini adalah akhir di musim dingin bersama dengan kehangatan hubungan Sungmin dan Kyuhyun^^ Rencananya saya akan membuatnya sampai empat musim dan tidak yakin bahwa saya akan memasukkan semua faktanya.

Q : Btw, #2 fact-nya yang coklat manis itu saya belum pernah dengar.

A : Ini juga saya belum pernah dengar. Saya membuatnya sendiri dan di situ ada fakta bahwa Kyuhyun pernah mengatakan, "Sungmin-hyung adalah orang termanis yang pernah saya temui." Kira-kira begitulah bunyi percakapannya. Saya lupa, maaf^^

.

Maaf atas kesalahan penulisan nama.

Thank you for^^

ayachi casey, paprikapumpkin, ammyikmubmik, KyuPuyuh137, SSungMine, JOYmin137, chiikyumin, JOYeerrElpeu, novacllend, sha, cottoncandyme, Guest yeonRA137

.

Give me a review. I need your review for my next fanfiction in the Screenplays…

See you in 'Love in Spring #1 – #5', okay?