BEING A MOTHER (CHANBAEK)

Genre : Romance

Rating : T+++

Cast/Pair : ChanBaek and other

Warning : YAOI,MPREG, BL, OOC, AGE SWITCH, TYPO

Summary :

Kisah cerita kehidupan Byun Baekhyun. Seorang pegawai restoran berusia 19 tahun yang hanya lulusan SHS. Namja yang menjadi seorang ibu untuk satu anak. Namja dengan permasalahan percintaan.

DON'T LIKE DON'T READ

GhostFujoshiSister proudly presents

Chapter 1

"Baekhyun, cepat kau jadi ikut tidak?"

"Iya sebentar, kalian bisa tidak sih menunggu sebentar saja." Baekhyun melihat dirinya melalui pantulan kaca. Sudah rapi. Dia tersenyum dengan manisnya. Lihatlah kulit putih, senyum manis dapat menarik orang yang melihatnya tapi hanya satu yang kurang dalam dirinya yaitu badan. Baekhyun bingung dia selalu makan dengan porsi lebih tapi badannya tidak gemuk malah tetap saja sama. Banyangkan tingginya hanya 174 cm dengan berat badan 54 kg, sangat kurus bukan bahkan mungkin kita akan membayangkan kalau Baekhyun itu adalah orang yang sangat kurus tak bergizi sama sekali.

Baekhyun tidak mempermasalahkan hal itu karena menurutnya akan sia-sia kalau terlalu memikirkan badannya. Bukannya menambah malah makin mengurus saja kalau terlalu dipikirkan. Tapi memang dasarnya Baekhyun masa bodoh dengan segala hal yang menurutnya tidak terlalu penting.

Tapi yang terpenting pada hari ini adalah penampilannya. Ya hari ini dia tidak berpenampilan dengan biasa karena dia akan menghadiri acara pernikahan atasannya. Sejujurnya dia sangat malas untuk hadir dalam acara tersebut. Lebih baik dia tidur dan makan dirumah tanpa berpergian kemana-mana. Sialnya para sahabat sekaligus teman kerjanya memaksanya untuk ikut dengan alasan menghirmati. Jadi mau tidak mau Baekhyun pergi bersama mereka.

Setelah dia merasa penampilannya cukup menawan, Baekhyun keluar dari kamar yang dia sewa. Dia dan teman-temannya memang tinggal bersama. Mereka menyewa sebuah rumah yang lumayan dekat dengan tempat kerja mereka. Satu rumah hanya terdiri dari empat orang penghuni termasuk dirinya.

Yang pertama adalah Krystal Jung, gadis keturunan Amerika yang bekerja ditempat yang sama dengannya sebagai pengantar sajian makanan atau pelayan restoran. Mungkin disini Krystal adalah orang yang paling muda karena umurnya masih satu tahun dibawah Baekhyun.

Yang kedua adalah Song Qian atau biasa dipanggil Victoria, wanita asal China yang tinggal di Korea untuk mencari uang. Dia disini bekerja disalah satu supermarket sebagai penjaga kasir. Wanita 20 tahun dengan tempramentalnya. Ya, Victoria mudah sekali marah bahkan tidak jarang Baekhyun terkena kejamnya mulut Victoria hanya karena hal sepele. Contohnya tidak sengaja memasukkan celana dalam Victoria ke kamar Krystal dan karena itu Baekhyun mendapat cacian dari Victoria. Tapi Baekhyun memaklumi hal tersebut.

Yang ketiga adalah Do Kyungsoo biasa dipanggil Kyungsoo. Dia juga bekerja ditempat Baekhyun dan Krystal. Tapi bedanya adalah Kyungsoo bekerja dibagian dapur. Umurnya masih sama dengan Baekhyun yaitu 19 tahun. Mungkin dia adalah orang yang paling kalem diantara ketiga teman Baekhyun.

Dan yang terakhir adalah Byun Baekhyun. Pelayan restoran berumur 19 tahun. Wajah manis mendekati cantik dan berasal dari Seoul. Dai sengaja tidak serumah dengan orang tuanya karena dia ingin mandiri. Kalaupun dia satu atap dengan orang tuanya pasti dia tidak akan bisa bebas dalam hal apapun karena ayah dan ibunya adalah orang yang sangat protektif. Karena hal itulah dia memilih untuk tinggal sendiri. Awalnya memang orang tuanya tidak menyetujuinya untuk tinggal sendiri, tapi karena dia berhasil meyakinkan akhirnya dia bisa tinggal sendiri.

Karena takdir mereka bisa tinggal bersama. Jangan ditanya bagaimana mereka bertemu. Biarkan saja hal itu menjadi rahasian Tuhan. (Dan author)

"Lama sekali kau." Ucap Kyungsoo padanya.

"Sabar dude."

"Sudahlah ayo kita berangkat. Aku tidak mau telat." Ucap Krystal meninggalkan Baekhyun dan Kyungsoo. Baekhyun berdecak dibelakang Krystal. Dasar wanita tidak sabaran, pikirnya.

Mereka berdua segera menyusul Krystal. Keluar dari rumah dan mengunci rumah mereka karena tidak ada siapaun didalam. Untungnya tempat tinggal mereka dekat dengan halte. Jadi mereka tidak lelah untuk berjalan jauh demi sampai ke halte. Sungguh tempat yang sangan strategis untuk ditempati.

Dalam perjalanan ke halte, mereka bercanda sambil sesekali menjahili satu sama lain bahkan tidak segan-segan mereka menjahili orang lain untuk menjadi bahan candaan mereka. Beginilah pertemanan mereka yang sangat dekat bahkan mereka sudah menganggap satu sama lain sebagai saudara sendiri.

Mungkin hanya memakan waktu beberapa menit saja, mereka telah sampai di sebuah halte pemberhentian bus juga taksi. Mereka duduk disana sambil menunggu taksi yang akan datang. Baekhyun mengeluarkan ponselnya untuk hanya sekedar memainkan game yang ada didalamnya. Krystal membuka bedak dan menaburinya diwajahnya, sedangkan Kyungsoo hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan teman-temannya.

Kini Baekhyun, Kyungsoo dan Krystal menunggu sebuah taksi yang akan membawa mereka kesebuah hotel tempat pernikahan atasan mereka dilaksanakan. Hanya mereka bertiga saja yang pergi. Kalau kalian menanyakan Victoria ikut atau tidak, maka jawabannya tidak karena mereka beda tempat kerja dan otomatis juga atasan atau boss mereka berbeda.

Kyungsoo melirik jam tangan yang melingkar dipergelangan tangannya. Sudah hampir jam empat sore tapi tidak ada satupun taksi yang lewat. Dia menghembuskan napas kesal.

"Taksinya belum ada juga?" tanya Baekhyun kepada Kyungsoo dan hanya dijawab dengan gelengan kepala. Setelah menanyakan hal itu Baekhyun kembali lagi kedalam dunia gamenya.

Sejujurnya Baekhyun bukanlah seorang gamers akut. Tapi dirinya hanya akan memainkan game kalau dirinya sedang dilanda bosan dan tidak ada pekerjaan seperti ini. Candy crush, hanya game itu satu-satunya permainan yang ada is ponsel Baekhyun.

"Aigoo, berapa lama lagi kita akan menunggu taksi? Make up ku sudah luntur." Kyungsoo hanya menoleh sedangkan Baekhyun berdecak. Luntur saja sekalian, pikir Baekhyun.

Tidak lama akhirnya kendaraan yang mereka tunggu datang juga. Sebuah taksi kelihatan dari kejauhan. Mulai mendekat dan ketika sudah dekat, Kyungsoo melambaikan tangan untuk memberhentikan taksi tersebut. Taksi tersebut berhenti tepat didepan mereka bertiga.

Baekhyun berhenti bermain game di ponselnya dan memasukkannya kedalam saku. Krystal karena tidak tahan langsung menerobos masuk untuk duduk dibelakang. Sedangkan Kyungsoo berdecak malihat kelakuan Krystal yang tidak sabaran.

Kini mereka bertiga sudah berada didalam taksi. Dengan Baekhyun dan Krystal duduk dibagian belakang dan Kyungsoo duduk dibagian depan samping supir taksi. Dia tidak mau mengambil risiko kalau duduk dibelakang. Dia tahu kalau Baekhyun dan Krystal tidak bisa diam kalau sedang berada didalam perjalanan seperti ini.

Setelah mereka memberitahukan tempat yang akan mereka tuju kepada supir taksi, lantas sang supir menjalankan taksinya.

Seperti tadi yang sudah dikatakan, Baekhyun dan Krystal tidak bisa diam. Bahkan kini mereka malah tertawa dan bercanda entah apa yang membuat mereka seperti itu. Dua orang didepannya hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan dua orang dibelakangnya. Untung saja supir tersebut bisa tetap terfokus pada setir, kalau tidak sudahlah dia tidak tahu apa yang akan terjadi.

Setelah lama duduk di taksi, akhirnya mereka sampai juga disebuah hotel mewah di kota Seoul. Mereka membayar uang taksi tersebut lalu turun dari kendaraan tersebut.

"Okey, kita sudah sampai." Ucap Kyungsoo. Keduanya mengangguk.

"Ingat jangan sampai membuat malu." Baekhyun menoleh kearah Krystal.

"Kau yang akan membuat malu, bukan kita." Krystal hanya tersenyum kecut mendengar itu. Separah itukah dirinya, batin Krystal.

Mereka bertiga berjalan menuju ruangan resepsi berlangsung. Baekhyun tidak pernah berpikiran kalau akan mempunyai boss yang sangat baik seperti ini. Sungguh sangat baik karena mengundang seluruh pegawainya untuk datang kepernikahannya.

Karena bingung dimana ruangan tersebut, Baekhyun bertanya kepada penjaga pintu hotel dan selanjutnya pegawai hotel tersebut mengantarkana mereka untuk keruangan tersebut. Mereka naik kelantai dua hotel tersebut. Saat lift sudah berhenti dan berbunyi tanda kalau mereka sudah sampai dilantai dua, mereka mengucapkan terimakasih kepada pegawai tersebut.

Mereka berjalan kearah ruangan yang berada tidak jauh dari lift. Ternyata tempatnya hanya beberapa meter dari tempat mereka sekarang.

Mereka bertiga mulai menjaga sikap mereka sambil berjalan kesana. Setelah sampai, mereka menunjukkan undangan masing-masing dan akhirnya diizinkan masuk oleh orang yang menjaga pintu ruangan tersebut.

Saat sudah sampai didalam, mereka bertiga mencari atasan mereka untuk sekedar mengucapkan selamat. Akhirnya mata Baekhyun menangkap sosok atasannya yang sedang berkumpul dengan beberapa orang berpakaian jas. Baekhyun memberitahu Kyungsoo dan Krystal kalau dia melihat sang boss. Setelahnya mereka berjalan menuju tempat dimana atasan mereka berdiri.

"Hai boss, selamat atas pernikahan Anda. Semoga langgeng sampai kakek nenek." Ucap Baekhyun sambil menjabat tangan bossnya. Sang pengantin pun tersenyum dan berterimakasih ats ucapan yang diberikan oleh pegawainya.

Mereka bertiga berbasa-basi sebentar dengan atasan dan beberapa teman mereka. Tidak sadarkah Baekhyun kalau sepasang mata melihatnya seperti singa yang sedang kelaparan dan ingin memangsa.

Bodohnya Baekhyun memamang tidak menyadari hal tersebut.

"Emm guys, aku permisi mau ke toilet sebentar." Izij Baekhyun kepada temannya. Dia sudah tidak tahan untuk mengeluarkan air dalam tubuhnya. Dia menengok kearah kanan dan kirinya untuk mencari toilet hingga matanya menangkap tulisan toilet.

Dia berjalan kearah toilet. Bodohnya lagi, dia tidak menyadari kalau ada seseorang yang mengikutinya. Antara bodoh dan tidak peka memang beda tipis.

Akhirnya dia sampai ditoilet juga. Langsung saja Baekhyun menuju kloset berdiri. Dia membuka resletingnya dan mengeluarkan air kencingnya. Dia mendesah lega setelah menahan beberapa menit akhirnya terkeluarkan juga air kencingnya.

Setelah selesai, dia menutup resletingnya kembali dan mencuci tangannya. Setelahnya dia berjalan keluar untuk menuju ketempat awalnya dengan teman-temannya.

Saat dipintu toilet, tiba-tiba jalannya tertahan karena ada seorang pria yang menghalanginya. Pria didepannya ini bisa dibilang cukup tampan dengan mata bulat serta rambut rapi dan dengan jas formal semakin menambah daya tarik.

"Datanglah kesini, ada yang mau aku bicarakan." Baekhyun melihat sebuah kertas ditangannya pria didepannya ini. Lalu dia mengambilnya walaupun bingung.

"Kau harus datang." Baekhyun hanya mengangguk saja. Dia ingin bertanya ada apa tapi pria tersebut sudah pergi dari hadapannya. Baekhyun hanya menghembuskan napas lalu melihat kertas tersebut.

Kamar 276 hanya itu yang tertulis dikertas tersebut. Baekhyun menyimpannya di saku lalu melanjutkan jalannya lagi

TBC...


Akhirnya sampai juga di kata TBC wkwk

Gw cuman mau kasih tau kalo chapter2 mungkin agak lama, soalnya hp ku rusak (lagi), mian~

kay, wanna review~