Title : Akatsuki no Yona Highschool AU! - Sebuah Romansa
Genre : Romance, Comedy.
Disc : Akatsuki no Yona milik Mizuho Kusanagi-sensei
Warning : Absurd, title ngga matching dengan isi, poor-developed
Enjoy.
Chapter.01 : Langkah Satu
"Hai, Yona."
Di suatu pagi yang cerah ceria, Hak dengan sengaja berpapasan dengan Yona di lorong sekolah. Dia memasang senyum menawan bak pangeran...
"Hak...! Mukamu kayak orang bejat...!" sampai tiba-tiba telinga Hak mendengar bisikan nista itu, senyumnya langsung lenyap. Dia tau banget itu tadi suara Kija.
"Ada apa, Hak?" Yona tersenyum imut. Hak memanfaatkan beberapa detik waktunya untuk menikmati senyuman itu. Sebetulnya, dulu dia dan Yona lumayan dekat—sampai Hak dengan nistanya keluar dari komunitas 'cowok dan cewek populer'. Semoga Yona masih ingat tentang kedekatan mereka.
"Kenapa sih, kok diam?" tanya Yona tiba-tiba.
"Hah?" Hak kembali ke kenyataan. "Ah, ngga papa. Gimana kabar?" tanyanya dengan basi bin ngga penting.
"Biasa aja. Tumben nanya kabar," Yona tertawa krius-krius renyah. Kalau di dunia ini beneran ada dewa, pasti Yona adalah dewinya. Itu pikiran yang terlintas di kepala Hak.
"Ya memangnya kenapa? Biasanya juga kalo orang lama ngga ketemu nanyain kabar," kata Hak.
"Iya sih, hehehe. Tapi kalo keluar dari mulut Hak yang cuek rasanya ooc," balas Yona. Yona bersandar di dinding dan menantikan topik obrolan dari Hak. Tapi Hak sendiri bingung mau ngomong apaan.
"Katanya sudah ada yang punya ya?" celetuk Hak spontan. Wajah Yona langsung blushing, hampir sama dengan rambutnya yang merah menyala.
"Eh, kok tau sih..." Yona tersenyum malu. Menurut Hak itu senyum risih.
"Ngga papa kalo ngobrol disini sama gue?" tanya Hak, lagi-lagi spontan.
"Ah, memangnya kenapa?" Yona menatap Hak dengan mata bulatnya yang besar dan imut. Ih unyu banget, Hak tanpa sadar ketularan Yoon dan Zeno. "Kamu taulah, Soowon kenal kamu kayak apa..."
Dan detik berikutnya, Hak mengimpit Yona ke dinding di antara kedua tangan.
"Kalo dia kenal gue... harusnya dia tau kayak apa perasaan gue ke elo kan..."
Mata Hak menatap tajam pada wajah Yona. Yona hanya diam, balas menatap Hak dengan polosnya.
"... kayaknya kita harus balik ke kelas deh, bel masuk udah bunyi loh." Suara Yona pelan. Dan tiba-tiba Hak merasa terabaikan. Yona menyelip keluar dari kuncian Hak.
"Nanti ngobrol-ngobrol lagi ya. Kalau mau, gabung dong ke meja kita pas makan siang," pesan Yona sebelum dia pergi. Dan ekor mata Hak melihat sosok dewi itu telah disambut dewanya di depan pintu kelas. Ugh, ngeliat mereka begitu serasi, nyesek banget bro.
"SON HAK!" dan secara tiba-tiba kepala Hak kejatuhan tonjokan keramat dari tangan kanan Kija. "Siapa yang menyuruhmu memojokkan Yona-ya begitu, hah?! DASAR COWOK BRENGSEK!"
Wah, entah kenapa, diomelin sama Kija tuh rasanya kayak dilabrak sama cewek SMA labil. Mana wajah cantiknya itu memerah sambil berlinang airmata gitu lagi. Sungguh uke.
Hak menggaruk kepalanya yang memang gatal. "Tadi malam gua nonton drama Korea ya gitu sih taktik buat bikin cewek jatuh cinta," katanya polos.
"Bego! Yang ada dia malah benci sama kamu tau! Ngga liat apa, Yona-ya ketakutan gitu?!" oke, Kija lebay. Dan bisa dipastikan yang buta disini adalah Kija, karena berbanding terbalik dengan pernyataannya, wajah Yona sebetulnya lempeng-lempeng aja. Yona emang polos dan gagal menangkap hawa-hawa berbahaya dari Hak.
"Sudah, sudah," Jaeha menengahi. "Tapi Hak benar loh. Toh biasanya, di drama Korea, cowok yang agresif, brengsek, hina, sombong, dan egois itu yang menang," katanya dengan senyum lebar. Hak ngga yakin harus memberikannya sebuah pelukan karena telah membelanya atau harus menonjoknya karena telah menghinanya.
"Sudah deh kalian! Yang pasti tuh, saat ini Yona ngga bakal tertarik sama si Dekil ini cuma gara-gara yang tadi! Ubah strategi!" omel Yoon.
"Sebelum itu, kayaknya kita harus masuk kelas deh..."
Zeno menunjuk pintu kelas mereka, dimana seorang guru telah menunggui mereka dengan tatapan membunuh.
Chapter.01 : Langkah Satu : Tamat.
Chapter berikutnya disini... :D
