Chapter 2 update! Nih sekarang bagiannya Akashi nih!
Pembaca! Siap-siap jadi [name] ya~~! :D
KUROKO NO BASUKE
I and My Boyfriends
Chapter 2 : Akashi Seijuuro
[Name] duduk di pinggir lapangan bersama dengan momoi sambil meihat latihan anggota Kiseki no sedai. Mereka sedang tanding 3 on 3,yaitu kelompok 1 adalah aomine,kuroko,dan Murasakibahara lalu kelompok 2 adalah akashi,midorima,dan kise. Kau memperhatikan gerakan mereka,kerjasama mereka.
"hm.. sasuga kiseki no sedai" ucapmu dalam hati. Kau lalu melirik kearah Momoi yang daritadi menulis dan mendata perkembangan mereka. Kau lalu menghela nafas.
"kau kenapa [name]?" tanya Momoi mendengarmu menghela nafas. Kau hanya menggeleng
"gak apa-apa.. hanya bosan" katamu lalu melihat catatan Momoi
"kau tidak bosan momoi? daritadi kau mendata terus kan?" tanya mu pada momoi yang hanya tersenyum
"well,ini tugasku sih.." katanya lalu berdiri sambil meniup peluit. Segera pertandingan 3 on 3 selesai dan anggota kiseki no sedai berjalan ke pinggir lapangan untuk istirahat. Kau lalu segera mengambil handuk dan minuman lalu membagikannya pada mereka. Yang pasti yang pertama kau kasih adalah Akashi Seijuuro yang tidak lain adalah pacarmu.
"nih,seijuuro! Handuk dan minuman untukmu" katamu sambil tersenyum pada akashi dan memberikan minuman serta handuk
"ah,arigato [name]" ucap akashi padamu dan menerima handuk lalu meminum minuman yang kau berikan.
"latihan yang berat ya.." ucapmu pada Akashi yang masih minum.
"oi,[name]! jangan pacaran terus disitu! bagikan ke kami juga dong!" kata Aomine memanggilmu
"hai hai~!" katamu sambil berjalan memberi minuman pada yang lain.
"nah gitu dong! jangan pacaran terus!" kata Aomine setelah mendapatkan handuk dan minuman darimu
"kenapa? cemburu?" makanya cari pacar" katamu dengan santai pada aomine
"haahh!? gak lah! gini-gini banyak yang naksir gue tau!" ucap Aomine
"trus,aku harus bilang wow gitu?" katamu sambil menjulurkan lidah(mengejek) aomine yang ditanggapi hanya dengan melempar handuknya tapi Kau mangkapnya
"oh,gak kau pakai aomine? ya udah aku simpan lagi yaa" katamu sambil membawa handuk itu pergi
"oi! belum gue pake!" kata Aomine. Yang lain hanya tertawa. Kau sih hanya tersenyum meledek Aomine. Akashi hanya memperhatikan dari jauh.
"hm? seijuuro? kenapa?" tanyamu pada Akashi yang hanya melihat kalian
"ah,tidak ada apa-apa.." ucapnya,lalu hp nya berbunyi. Segera Akashi mengangkatnya
"halo?.. ya.. hah!?... tapi aku kan.. sigh.. baikalah,jemput aku sekarang.." kata Akashi pada telpon. Anggota lainnya termasuk [name] memperhatikan.
"hah? jemput?" ucap kau bingung mendengarnya lalu Akashi berbicara sedikit lagi di telepon lalu mematikannya. Akashi menghela nafas
"sigh.. latihan hari ini cukup sampai disini,aku ada urusan" katanya lalu pergi ke ruang ganti. Yang lain menanggapinya dengan senang,tapi Kau sedikit bingung dengannya. Kau segera menyusul Akashi ke ruang ganti.
Di dekat ruang ganti kau memanggil Akashi
"seijuuro!" panggilmu pada Akashi. Akashi memalingkan mukanya memandang matamu.
"apa?" tanyanya singkat
"siapa yang menelpon?" tanya mu
"ayahku" ujarnya singkat lalu membuka pintu
"oh.. masalah perusahaan lagi ya?" tanyamu dengan lemah
"ya.. nanti kita tidak bisa pulang bersama.." kata Akashi lalu masuk ke ruang ganti. Kau hanya diam di tempat dengan raut sedih.
"sigh.. lagi-lagi ya.." ucapmu sedih. Lalu beberapa saat,anggota yang lain datang.
"lho? [name]-chi? kau kenapa?" tanya Kise
"eh? ah,tidak apa-apa" katamu dengan senyum yang terpaksa
"Lalu kenapa kau menangis [name]-chin?" tanya Murasakibahara sambi memakan maiubonya
"hah?" ucapmu bingung lalu kau menyentuh matamu. Kau merasakan air matamu mengalir. "eh? aku kok nangis?" ucapmu dalam hati
"ah,aduh.. barusan aku kelilipan.. aw.. pedih banget.." ucapmu berbohong sambil menggosok matamu.
"kau benar-benar tidak apa-apa?" tanya Kuroko yang sudah didekatmu. Sontak saja kau kaget
"eh? Kuroko/kuroko-chi/kuro-chin/tetsu/tetsu-kun!? sejak kapan kau disini/disana?" ucap semua
"dari tadi.. Aku semakin tidak terlihat ya.." kata Kuroko sambil pundung di pinggiran tembok
"ah.. tidak apaapa kok tetsu-kun,kau masih terlihat kok! Tidak seperti biasanya!" ucap Momoi menghibur. Tapi sepertinya ucapannya itu membuatnya tambah down.
"tidak seperti biasanya berarti kalian tidak tau keberadaanku.." katanya lemah. Kau hanya bisa tertawa sedikit lalu menghampiri Kuroko
"ahaha.. nggak kog Kuroko,bukannya misdirection mu jadi lebih hebat? ini bukti kalau kau meningkat" katamu menghibur Kuroko. Kuroko hanya sedikit tersenyum lalu terdengar teriakan dari dalam
"apa yang kalian lakukan!? Cepat masuk!" teriakan yang tidak salah lagi dari Akashi. Lalu segera mereka masuk. Sebelum masuk Kau berbisik pada Kuroko
"arigato kuroko" katamu sambil tersenyum. Lalu masuk duduk di sebelah Akashi
"ne,akashi-chi,tumben kita selesai cepat-ssu!" ucap Kise dengan balasan tatapan kesal dari yang lain yang artinya "kau idiot! Bukannya ini bagus hah!?"
"aku ada keperluan" kata Akashi singkat lalu berdiri
"kalau bergitu aku pergi duluan" ucapnya lalu beranjak
"lho? akashi-kun tidak bersama [name]?" tanya Momoi tapi sayangnya akashi sudah keluar. Semua pandangan tertuju padamu
"ah,tidak apa-apa kok! Seijuuro pasti memiliki keperluan penting daripada pulang denganku.. tenang saja" katamu sambil tersenyum. Semua hanya melihatmu dengan kasihan.
"e~to.. Bagaimana kalo habis ini kita ke maji burger?" ucap Aomine
"ah,itu ide bagus Aomine-chi! [name]-chi kau ikut juga kan?" tanya Kise
"eh? ng.. baiklah aku ikut.." ucap Kau sambil tersenyum. Segera semua bersiap-siap lalu pergi ke Maji burger
"Ehhhh? Akashi-chi bilang begitu denganmu?" ucap Kise tak percaya. Kau hanya menghela nafas.
"jadi ini toh rencana mereka membawaku kesini hanya untuk mencaritahu tentang aku dan seijuuro.. tau gini aku pulang aja..." katamu dalam hati sambil memakan burgermu
"lalu kenapa kau sedih hah?" tanya Aomine yang langsung dijitak Momoi
"Aomine baka! masa kau tidak sadar situasinya?" ucap Momoi
"ite! ha? maksudmu?" tanya Aomine sambil mengelus kealanya yang sakit
"mereka sudah lama tidak pulang bersama dan jarang bicara tau,nadonayo" ucap Midorima sambil membetulkan kacamatanya
"Apa kalian bertengkar?" tanya Kuroko pada [name] sambil meminum vannila shake kesukaannya. Kau menggeleng
"hmm.. aneh banget-ssu! bagaimana menurutmu Murasakibahara-chi?" tanya Kise pada Murasakibahara
"hm? tak tahu,yang penting makanan ini enak" ucapnya sambil terus makan dan yang lain hanya sweetdrop yang berarti,"percuma nanya dia.."
"tapi aneh juga ya.. Akashi-kun bisa bersikap seperti ini.. menurutku kau tidak berbuat salah kok!" ucap Momoi padamu
"kenapa kalian bingung hah?" ucap Aomine sambil memakan habis burgernya
"apa maksudmu Aomine-kun?" tanya Kuroko pada Aomine
"Bisa saja Akashi selingkuh darimu" katanya dengan santai,dan kau langsung memandangi aomine dengan kaget sama dengan yang lainnya kecuali murasakibahara yang daritadi keasikan makan. -"
"eeehhhh!? Akashi/Akashi-kun/aka-chin/seijuuro selingkuh?!" teriak kalian tidak percaya.
"kau bicara apa Aomine-kun?" kata Momoi pada Aomine
"tapi mau gimana lagi hah? Akashi jarang pulang dengannya,tidak memperhatikannya,mungkin dia bosan dan dia selingkuh.." ucap Aomine dan melihatmu yang menunduk berpikir
"tapi akashi-chi tidak mungkin-" ucap kise yang dipotong denganmu
"mungkin bisa jadi.." ucapmu sambil berdiri
"eh? kau mau kemana [name]?" tanya Momoi
"pulang" ucapmu singkat sambil mengambil tasmu
"thanks ya,advice nya.. Ja,matta asta" katamu sambil melangkah pergi. anggota kiseki no sedai hanya memperhatikanmu pergi. Ketika kau sudah keluar dari Maji Burger,Kise angkat bicara
"kasihan juga [name]-chi,padahal dia cinta banget ma Akashi kan.." kata Kise sambil bersandar ke kursi
"mm.." ucap Momoi sambil menunduk
"lebih baik kita merahasiakan hal ini dari Akashi" ucap Midorima sambil membetulkan kacamatanya
"aku setuju,ya kan tetsu?" tanya Aomine pada Kuroko
"ya,aku juga setuju.." kata Kuroko. Lalu yang lain mengarahkan pandangan pada Murasakibahara yang dari tadi makan. (ini orang makan terus dari tadi.. -") Murasakibahara merasakan dia diamati dan mengarahkan pandangan pada mereka
"hai hai~ au juga gak cerita asala ada ini~~" ucap Murasakibahara sambil mengangkat dus maiubo
"darimana ia dapat itu?!" pikir semuanya melihat dus maiubo di tangan Murasakibahara
Kau terus berjalan menuju apartemenmu. Kau mengeluarkan kuncimu dan memasukannya ke lubang kunci dan membukanya. Kau memang hidp sendiri karena orangtuamu sudah tidak ada.. (walaa.. sedih amat ya.. :( ) Kau masuk dan tak lupa mengunci pintu lagi,kau menuu kamarmu dan angsung merebahkan dirimu pada kasur.
"seijuuro.. apa dia benar-benar selingkuh ya?" tanyamu lalu kau mengingat-ingat kata-kata aomine
"tapi mau gimana lagi hah? Akashi jarang pulang dengannya,tidak memperhatikannya,mungkin dia bosan dan dia selingkuh.."
ucapan aomine masih memenuhi pikiranmu,kau amat bingung sampai tidak sadar kalau kau tertidur
Esok paginya kau menuju gor seperti biasa,dan seperti biasa kau menemukan akashi tengah bermain shogi di pinggi lapangan. Dan yang pasti lawannya adalah dirinya sendiri. Kau menghampirinya dan menyapanya
"ohayo seijuuro" sapamu pada pacarmu itu
"a.. ohayo" ucapnya singkat. Lalu kau duduk disebelahnya memperhatikan cara ia bermain shogi
"hm.. tumben yang lain belum datang ya.." ucapmu sambil melihat lapangan.
"hari ini tidak ada latihan pagi" ucap akashi masih fokus pada shoginya
"eh? kenapa? kok kamu gak bilang sama aku?" tanyamu
"aku sibuk,jadi aku hanya memberitahu yang lain.. aku lupa memberitahumu" ucap akashi. Ucapan akashi menyakiti hatimu.
"aku adalah pacarmu,dan kenapa kau bisa lupa?" ucapmu pelan sambil menunduk tapi ucapanmu tertangkap oleh telinga akashi. Ia mengalihkan pandangannya padamu sekarang.
"lihat aku" ucap nya yang bisa dibilang memerintahmu tapi kau tidak mematuhinya
"oi,lihat aku" ucapnya lagi dan kau hanya dia. Akashi mengarahkan tangannya ke kantongnya dan mengambil gunting merahnya lalu mengarahkannya padamu tepat di rambutmu. Kau tidak berkutik hanya diam. Akashi akhirnya hanya menghela nafas lalu menaruh guntingnya lalu mengarahkan tanganya untuk mengelus rambutmu. Ketika tangannya menyentuh rambutmu,kau langsung menyingkirkannya dan sontak saja membuat akashi kaget.
"go-gomen" ucapmu dengan suara yang lirih
"oi,kau kenapa-" tanya akashi yang diganggu oleh suara dari pintu gor yang memanggil akashi,[name] dan akashi mengarahkan pandangan pada asal suara itu
"Sei-kun~~!" panggil cewek tersebut. (kita samarkan namanya Mika) "Cewek itu tidak memakai seragam sekolah,berarti dia orang luar" pikirmu ketika melihat bajunya
"Mika" ucap Akashi singkat. Lalu cewek itu berjalan sambil tersenyum mendekati Akashi dan merangkul lengannya. Sontak hal iu membuatmu kaget. Akashi juga kaget lalu menyingkirkan tangannya. Cewek itu cemberut
"Sei-kun,kau kenapa sih?" ucapnya lalu melingkarkan lengannya dileher akashi. Kau langsung berdiri
"gomen Seijuuro,aku ada urusan" katamu lalu berlari keluar dari gor. Ketika kau pergi,kau mendengar akashi memanggil namamu tapi kau diam saja.
Kau berlari sampai kelas dan menemukan anggota kiseki no sedai di kelasmu. Kelasmu masih sepi karena masih pagi.
"ah,ohayo [name]-chi!" sapa kise padamu yang hanya terus berjalan menuju kursimu. Ketika sampai kursimu kau langsung duduk dan menidurkan kepalamu pada lenganmu. Menutupi supaya tidak ada yang melihat wajahmu
"kau kenapa [name]?" tanya Momoi kawatir
"maaf.. tapi jangan ajak aku bicara dulu" ucapmu dengan lirih. Anggota Kiseki no sedai hanya diam dan memperhatikanmu dengan prihatin serta kasihan
"sigh.. aku bodoh.. kenapa aku masih berpikir dia tidak selingkuh,jelas-jelas dia selingkuh.. dan tadi tepat di depan mataku!" ucapmu dalam hati. Kau merasakan air mata mengalir dari matamu,menuju pipi dan menetes di meja.
Setelah itu kau berusaha untuk menghindari akashi,bahkan anggota yang lain membantumu supaya kau tidak terliat lebih sakit. Ketika pelajaran pun kau ijin ke uks dengan alasan sakit (memang sakit hati sih -") dan setiap akashi mengirim sms kepadamu untuk menanyakan keadaanmu kau selalu membalas dengan text yang sama
"aku tidak apa-apa.. terima kasih sudah kahawatir.. Aku sedikit sibuk sekarang.. Suatu hari aku ingin ngomong denganmu"
Kau mendesah setiap kali menulis kata "suatu hari". Lalu ketika istirahat,ketika akashi dipanggil oleh guru,anggota kiseki no sedai mendatangimu dan mengajakmu ke atap
"kurasa kau sudah cukup dengan ini [name]" ucap Momoi dengan khawatir
"tapi.." ucapmu sedih
"urasa kau harus bilang yang kau rasakan sebenarnya" ucap Kuroko padamu. Kau mengalihkan pandangan pada Kuroko lalu tertunduk lagi. Sejenak hening lalu kau mulai angkat bicara.
"minna,arigato.. Aku memang akan mengungkapkan yang sebenarnya hari ini.." katamu dengan tersenyum
"[name]-chi.." ucap Kise
"demo,ada yang mau aku bilang pada kalian" ucap kau pada mereka. Kau mengatakannya dan membuat mereka semua terkejut. Lalu kau meninggalkan mereka yang terdiam di atap. (hayo.. kalian mikir apa nih? kepo yaaa? hehe.. Nanti kalian juga tau kog! .)
Ketika latihan basket kau mendatangi akashi untuk mengajak bicara setelah latihan basket. Akashi lalu mengangguk dan sebelum berkata kau meninggalkannya.
TIME SKIP males nulis.. hehe..
Kau menunggu akashi di gor. Kau menghela nafas brkali-kali untuk mendapatkan keberanian. Lalu beberapa saat,akashi datang.
"[name]" panggilnya,lalu kau mengalihkan perhatianmu padanya. Kau melihat tepat pada mata heterokrom nya.
"e~to.. Seijuuro,aku ingin minta maaf.." katamu
"ha? untuk apa?" tanyanya padamu,kau menarik naa lagi lalu menghembuskannya.
"aku minta maaf kaena beberapa hari ini menghindarimu,tapi aku sudah gak kuat Seijuuro.." ucapmu sambil menahan air matamu yang akan menetes
"apa maksudmu?" tanya Akashi dengan tidak sabaran.
"seijuuro.. lebih baik.. lebih baik kita putus sekarang.." katamu dengan suara lirih. Mata akashi terbuka lebar
"ke-kenapa? apa maksudmu?" ucap akashi tak percaya
"aku ingin putus,sebab aku tak kuat melihatmu selingkuh.. maaf ya.." ucapmu sambil membungkukan badan.
"[name],maksudmu seingkuh itu apa? aku tidak pernah selingkuh!" ucap Akashi padamu,tapi kau hanya diam. Dia berjalan mendekatimu dan memelukmu
"[name]" panggilnya.
"gomen seijuuro.. aku percaya padamu tapi aku sudah tidak bisa" katamu sambil melepas pelukannya.
"cewek kemarin.. kenapa kau membiarkannya menyentuhmu? padahal aku yang pacarmu tidak pernah menyentuhmu.. dan kenapa au diam saja?" katamu pada akashi dan kau merasakan air matamu mentetes.
"mika? dia hanya rekan kerja" kata akashi
"lalu kenapa kau dekat dengannya!? Kenapa kau lebih memilihnya daipada aku!?" tak sadar kau berteriak pada akashi. Akashi terdiam
"aku akan ke inggris" ucamu dan sekali lagi membuat akashi kaget.
"tung-apa maksudmu!?" sekarang gantian akashi yang berteriak
"aku akan tinggal dengan nenekku.. jadi ini pertemuan terakhir kita.. besok aku akan berangkat.. gomenne.. ja,sayonara" ucapmu sambil tersenyum dan berjalan pergi meninggalan Akashi yang sendirian.
"[name] kau harus hati-hati ya" ucap Momoi sambil memelukmu.
"mm! arigato!" ucapmu sambil tersenyum
"pada akhirnya dia tak datang.. tch!" ucap Aomine kesal. Kau hanya tersenyum.
"ja minna,sayonara" katamu sambil melambaikan tanga pada teman-temanmu dan berjalan menuju nenekmu yang sudah menunggu
"sudah tak ada yang ketinggalan?" tanya nenekmu,kau mengangguk. Ketika kau akan melangkah pergi kau mendengar ada suara teriakan memanggilmu
"[NAME]!" teriakan itu dari orang yang kau kenal. Kau mengalihkan pandanganmu pada orang berambut merah yang tengah mengatur nafas dan berdiri dekat teman-temanmu
"temanmu [name]?" tanya nenekmu. kau mengangguk dan memadang nenekmu untuk meminta ijin. Nenekmu mengangguk dan kau berjalan pada akashi
"hai" sapamu pada Akashi yang sudah mengatur nafasnya
"[name].. ja.. jangan.. jangan pergi" ucap akashi padamu dan sontak membuatmu kaget
Akashi hanya menatapmu. Lalu kau mengalihkan orang dibelakang akashi. Disana terdapat Cewek itu!
"o.. kau masih ngomong itu.. kau sudah membuatku suka padamu,dan sekarang kau selingkuh dengan cewek lain.. jika kau bosan denganku,kau bilang saja! Aku lebih menghargaimu jika kau jujur padaku!" ucapmu sambil menunjuk wajah akashi. Akashi sontak kaget karena itu pertama kalinya kau menunjuk-nunjuk akashi
"tapi,dengarkan aku dulu" ucap Akashi
"apa yang aku harus dengarkan hah!? Kau belum puas menyakitiku!? Kau belum puas hah!? Kau sudah memnggapku seperti kain pel kotor yang langsung kau buang karena aku tidak berguna tau!" Teriakmu didepannya. Terasa air matamu sudah mengalir lagi
"Bukan begitu [name].." ucap akashi sambil memelukmu yang membuatmu kaget. Kau mencoba untuk mendorongnya tapi dia amat kuat.
"kalau bukan apa?!" tanyamu pada akashi sambil menatap wajahnya dengan dekat. Akashi menghela nafasnya
"Mika adalah saudaraku tau!" ucap Akashi didepanmu dan membuatmu berhenti menangis. Anggota kiseki no sedai + [name] langsung melongo
"sa-saudara!?" teriak mereka bersamaan
"dakara,aku gak selingkuh darimu" ucap Akashi sambil mengelus kepalamu dan wajahmu memerah.
"ah,ada yang mau kubicarakan dengan nenekmu" ucap akashi pada nenekmu dengan tatapan bingung
"ne,nenek,setelah aku sma nanti,aku akan menikah dengan [name]" ucap Akashi tanpa basa-basi dan sontak membuat semua berteriak
"HAAAAHHH!? NANNNIIIII!?" teriakan mereka dan wajahmu memerah. Nenekmu hanya tersenyum
"hai,aku mengerti.. [name],sepertinya kau tidak usah ke inggris.. Kau memiliki cowok yang baik.. kalau begitu nenek pergi dulu ya" ucapnya sambil melambai pergi. Segera akashi menarik tanganmu dan mendekatkan wajahnya denganmu lalu menciummu dengan lembut. Kau lalu menutup matamu dan membalas ciumannya. Sontak anggota yang lain kaget berteriak histeris.
"gomen,seijuuro.. aku tidak percaya denganmu" ucapmu pada akashi yang hanya menjitak kepalamu dengan pelan
"Baka! kau pikir aku harus selingkuh dengan siapa hah? kau sudah cukup bagiku tau!" ucap akashi sambil tersenyum kau juga membalas dengan senyuman
"dan mulai sekarang kau menjadi milikku,mengerti?" ucap akashi
"eh? ta-tapi-" ucapmu dan dipotong akashi
"miliku!" kata akashi dengan nada memerintah
"ha-hai..." ucapmu dengan memerah. Anggota yang laintersenyum melihat kalian tersebut.
"aku bersyukur kau adalah pacarku.. Akashi sejuuro"
OMAKE
Seperti biasa Kau memberikan handuk pada anggota yang lain setelah latihan. Dan yang pasti kau memberikan yang pertama pada Akashi
"hai~ seijuuro!" ucapmu sambil tersenyum
"arigato" kata Akashi sambil menerima. Kau lalu berbincang-bincang sambil tertawa dengan akashi. Lalu ada yang membuatmu bingung
"are? tumben aomine gak nyolot kayak biasanya.. ada apa?" tanyamu pada aomine
"yaaahh.. kau kan sudah jadi milik akashi sih.." kata Aomine sambil meledek dan membuatmu malu dan swung.. Gunting keramat yang sudah lama tidak muncul melayang ke arah aomine.
"ngapain kalian hah?! Kembali latihan!" perintah akashi pada anggota lainnya
"ta-tapi akashi-chi! ini belum 3 menit istirahat lho!-ssu!"ucap kise lalu dibalas tatapan akashi dan kise jadi bungkam. Segera anggota lain masuk lapangan sambil mendesah. Kau tertawa sedikit melihat itu. Sebelum Akashi masuk lapangan akashi mendekatkan wajahnya padamu dan mencium bibirmu dengan cepat. Kau saking kagetnya dan hampir jatuh.
"ingat,kau itu milikku" ucap Akashi lalu masuk lapangan. Kau hanya memerah dan menghela nafas senang.
"hai hai~!" ucapmu
HUAAAHHH... akhirnya selesai! .
Walaaa.. aku kesenangan nulis yang akashi nih! jadinya panjang banget.. -" (maklum,q fans nya akashi juga.. hehe.. :3)
Gimana? bagus gakk? semoga kalian senang menanjadi [name] dan bahagia dengan akashi!
Jangan lupa review ya! Jika mau request chararter kurobasu tinggal review atau pm saya.. :D
Ja Matta ne~~~! :3
