Shinobi DxD 2
Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD
Naruto [Masashi Kishimoto] & Highschool DxD [Ichie Ishibumi]
Pair : Naruto.U X ...
Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Dsb
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Naruto bersama Pearagenya memenuhi undangan untuk Rating game antara Iblis muda dengan mewakili keluarga Gremory, karena bagaimanapun juga Naruto adalah King dari Rias
Naruto dan Pearagenya berkumpul di sebelah timur. Dalam balutan gaun berwarna putih bersih tanpa lengan Rias tampak sangat cantik. Begitu pula Akeno yang mengenakan gaun berwarna biru tua yang sangat pas di tubuh berisinya dan menambah kharisma kecantikannya. Sakura yang memakai gaun berwarna merah tanpa lengan begitu juga dengan Karin yang dapat membuat para Iblis laki-laki terbunuh hanya dengan melihat lekukan tubuh mereka
Di sebelah kanan Karin ada sang pangeran tampan, Kiba Yuuto dengan balutan Tuxedo putih dan celana putih yang membuatnya berkilau di mata para gadis yang sejak tadi memperhatikannya tak lupa juga dengan sosok bermabut putih yang memakai masker yaitu Kakashi yang berbalut Toxedo hitam dan celana hitam yang membuatnya terkesan Cool
sedangakan gadis loly kita yaitu Toujou Koneko yang mengenakan gaun berwarna senada rambutnya yang membuatnya tampak sangat imut dan jadi pusat perhatian para iblis pecinta lolycon. Sedangkan Xenovia dan Asia yang juga tidak kalah menawan, dan tokoh utama kita yang memakai Toxedo berwarna putih dengan celana berwarna putih senada dengan Kiba sedangkan Issei yang sudah pergi kemana untuk mencari makanan
dan juga tak kalah tampan werewolves Ken Kenshi yang memakai pakaian yang senada dengan Kakashi dan Gasper yang memakai Toxedo dan celana putih. sedangkan sang Valkrye Rosseweisse yang memkai Gaun putih tanpa lengan hampir mirip dengan Rias
Puk!
Sebuah tepukan membuat Naruto berbalik untuk melihat siapa gerangan yang menyapanya dan ternyata itu adalah sang lawan yang telah ia kalahkan dulu demi membuat Rias kembali yaitu Raiser
"hai Naruto, lama tak bertemu" sapa Raiser kepada Naruto yang cukup membuatnya terkejut dengan nada bicaranya
"ahhh... lama juga tak bertemu Raiser, bagaimana kabarmu?" tanya Narut basa-basi kepada Raiser
"seperti yang kau lihat, dan aku ingin berterimakasih kepadamu, berkat dirimu aku mengerti akan arti dari keluarga, dan aku ingin berteman denganmu Naruto" ujar Raiser menyodongkan tangannya kepada Naruto
"ahh sama-sama" ujar Naruto yang menerima pertemanan dari Raiser toh tidak ada ruginya
"dan maaf atas kejadian waktu itu" Naruto meminta maaf kepada Raiser
"tak apa Naruto, kau melakukan itu juga untuk kebaikan" Balas raiser kepada Naruto
"ahhh ya... kita akan bertarung di rating game kan? dan kita mendapat giliran yang ketika setelah Sona Sitri Vs Diodora Astaroth dan Sairaorg Bael Vs Seekvaira Agares" ujar Naruto kepada Raiser
"yah begitulah, dan aku harap pertarungan ini akan menarik dan menghibur Naruto, kalau begitu aku pergi dulu jaa ne" ujar Raiser dan kemudian melambaikan tangannya kepada Naruto
'Sepertinya dia sudah banyak berubah, aku senang melihatnya' Pikir Naruto setelah melihat sifat raiser yang berubah
Dan kini Naruto mendekat kearah Pearagenya untuk memberitahukan bahwa sudah saatnya untuk kembali karena akan mempersiapkan diri untuk meghadapi Rating Game besok
"yo minna, lebih baik kita kembali dan istirahat karena agar saat kita bangun besok tubuh kita akan lebih segar" ujar Naruto kepada Pearagenya
"Ha'i Taichou/ Naruto / Naruto-kun" jawab mereka serempak
Kini mereka pergi menggunakan lingkaran sihir berwarna merah untuk menuju kediaman Gremory untuk beristirahat karena akan menghadapi Rating game besok, dan saat mereka kembali mereka mendapat sambutan hangat oleh Lord Gremory dan Venelana Gremory
"kalian sudah kembali? senang rasanya besok kalian tampil" ujar Lord Gremory kepada Naruto dan Pearagenya
"ha'i Otousama, tapi sepertinya para Iblis underworld sangat antusias dengan Rating game ini?" ujar Rias kepada Lord Gremory
"tentu saja mereka sangat antusias Rias karena ini adalah pertarungan para Iblis muda yang akan menjadi penerus dari masing-masing klan, dan sampai saat ini Sairaorg adalah yang terbaik karena dalam sepuluh pertadinan terakhir dia selalu menang dengan mudah" ujar Lord Gremory kepada Rias
"Otousama tenang saja, kita pasti akan menang melawan mereka, dan aku yakin kita pasti akan menang jika kita selalu bekerja sama" ujar Naruto dengan yakin yang membuat para Pearagenya bersemangat
"tapi Sairaorg adalah pengguna senjutsu dan pengguna salah satu senjata longinus yaitu Regulus Nemea" ujar Lord Gremory kepada Naruto
"tenang saja Otousama, aku juga pengguna Senjutsu dan jika yang Otousama khawatirkan adalah kekuatan dari Longinus, maka tidak salah jika aku mencoba Chibaku Tensei kepada Sairaorg" ujar Naruto dengan nada bercanda di akhir kalimatnya yang mendapat jitakan dari Sakura
DUAK
"Itta... kau kenapa Sakura-chan" ujar Naruto yang sedang mengelus kepadanya yang benjol
"chibaku tensei? apa itu?" tanya Lord Gremory yang penasaran dengan tekhnik itu
"itu adalah tekhnik yang dapat mengurung lawan dalam sebuah bola Gravitasi dan juga akan menarik semua benda yang ada di area jangkauan tergantung pengguna jutsu itu, dan akan membentuk sebuah planet kecil, jadi bisa membuat lawan tertimbun dalam bola planet itu, dan aku berharap kau tidak menggunakannya Naruto" ujar Kakashi panjang lebar dan mereka yang mendengar kekuatan dari Chibaku tensei merasa takut
'Benar-benar jurus yang mengerikan' Pikir mereka
"baiklah Kakashi sensei" jawab Naruto kepada gurunya
"tapi aku penasaran dengan orang yang namanya Sairaorg, dan setelah mendengat senjutsu aku menjadi tertarik untuk melawannya sebagai pengguna senjutsu" ujar Naruto dan mereka yang mendengar itu tersenyum
"baiklah lebih baik kalian makan dulu, mengingat kalian belum makan apa-apa" ujar Lord Gremory dan mereka semua kemudian mereka menuju ke meja makan yang sangat panjang dan beraneka macam makanan tapi menurut Naruto itu masih kurang yaitu tidak adanya Ramen
"kenapa dari sekian banyaknya makanan tidak ada Ramen satupun" gumam Naruto yang masih dapat di dengar oleh Lord Gremory dan kemudian menyuruh pelayan untuk membuatkan ramen untuk Naruto, tak lama kemudian ramen itu datang dan seketika mata Naruto berbinar karena melihat porsi yang sangat besar membuatnya langsung menyantapnya sedangkan iblis-iblis yang melihat cara bersweatdrop ria dan tersenyum dan meneruskan makan mereka
setelah acara mekan mereka selesai kemudian mereka melakukan perbincangan lagi seputar rating game yang akan mereka hadapi besok
"Ano... Naruto-kun apa yang kau rencanakan untuk Rating game besok?" tanya Venelana kepada calon Mantunya
"rencana ya? aku berencana untuk menggunakan Issei sebagai kartu Truffku sedangkan sebagai pengakhir pertandingan akan di lakukan dengan cepat oleh Kakashi-sensei, Akeno-chan, dan Karin-nee" ujar Naruto yang membuat mereka terkejut dengan rencana sang king
"tapi rencana seperti itu bukankan rencana yang sangat sederhana dan akan terlalu mengambil resiko di banding dengan hasil yang akan di dapatkan" ujar Lord Gremory yang merasa kurang greget dengan rencana Naruto
"begini rencanaku Tousan, aku bertindak sebagai Supprt nantinya bersama Asia, Karin-nee dan Sakura-chan yang menjadi Healler tapi Karin-nee juga akan ikut besama finsishim, sedangkan Rias-chan, Xenovia, Kiba,Koneko, dan Rosseweisse akan membantu sepak terjang dari truff kita dan finishim kita" ujar Naruto
"sedangkan Ken dan Gasper akan melindungi para Healler karena mereka akan sangar rawan terutama Asia, dan kenapa aku menjadi Support? karena itu akan memperkecil kemungkinan kehilangan Pearage hingga 80%, dan soal finishim kita, jangan ragukan mereka dengan kecepatan yang mereka miliki dan serangan jarak jauh yang sangat kuat itu akan menjadi momok bagi mereka, dan kakashi-sensei aku ingin kau menghadapi Raiser dengan kecepatan dan kemampuan dalam delay menggunakan jurus itu akan mengungtungkan" jelas Naruto kepada mereka semua
"jadi seperti itu? aku tidak menyangka bahwa kau sudah memikirkan semua ini dengan matang" ujar Lord Gremory yang senang dengan rencana Naruto
"dan aku memiliki kartu joker yang tidak akan bisa mereka lawan ataupun cegah?" ujar Naruto yang membuat mereka terkejut
"apa maksudmu dengan kartu joker?' tanya Lord Gremory lagi
"kakashi-sensei, dengan kamui miliknya serangan apapun tidakan akan melukainya kecuali serangan fisik, dan dari observasiku Raiser sangat rendah dalam serangan fisik" ujar Naruto yang mendapat tatapan kagum dari mereka semua dengan kecerdasan yang Naruto miliki
[TIME SKIP]
Kini Naruto dan Peragenya telah bersiap-siap untuk perbindah dimensi Rating game setelah menunggu 2 pertandingan akhirnya mereka lolos, dan jika menang mereka akan menghadapi Sona Sitri yang menang dengan susah dengan Diodora Ataroth. dan sekarang mereka berada seperti di sebuah kota kecil yang akan menjadi arena mereka untuk mereadu kekuatan
"baiklah kita jalankan rencana yang sudah kita siapkan Kakashi-sensei, Akeno-san, dan Karin-nee kalian dululah pergi untuk langsung ke markas musuh dan jangan lupa membawa alat komunikasi ini dan kalian hindarilah pertarungan" ujar Naruto dan kemudian mereka memasang alat komunikasi itu
"baiklah Rias-chan, Koneko,Ken, dan Gasper kalian menuju kearah timur laut sedangkan Rosseweisse,Asia, Kiba,Sakura-chan dan Xenovia kalian menuju arah barat laut" ujar Naruto kepada mereka semua
"ha'i" dan setelah itu mereka pergi dengan perintah dari sang King
"dan kau Issei ikutlah denganku, karena aku akan menjadi Support untukmu" ujar Naruto dan Issei hanya mengangguk pertanda menerima
dan benar perkiraan dari Naruto yang Raiser akan menyerang dari kedua arah, dan para Pearage Raiser sedang menghadapi lawan yang Naruto kirim ke dua arah tersebut keculai Yabelluna yang masih berada di samping Raiser. dan Kini Kakashi, Karin, dan juga Akeno sudah berada di dekat markas dari raiser sedangkan Naruto dan Issei berada di sekitar mereka
"yo minna, aku akan membuat serangan pembukan lalu Issei kau hadapi Raiser, sedangkan Akeno dan Karon-nee akan melawan Queen Raiser, dan Kakashi-sensei tunggula aba-aba dariku, apa kalian mengerti?" tanya Naruto
"Ha'i" ujar mereka semangat
"dan untuk kalian yang menyerang dari dua arah segera mungkin selsaikan, Ken dan gasper gunakanlah kekuatan Vampir dan Warewolves sebagai combo, dan Rias-chan akhiri dengan power of destruction saat para Perage Raiser tersayat oleh cakaran Ken" ujar Naruto
"dan Sakura-chan gunakanlah gunakannlah kecepatan untuk menghadapi mereka, dan sebisa mungkin kalahkan mereka dengan cepat, karena di markas sebentar lagi juga akan berkakhir" lanjut Naruto dan para Peragenya mematuhi perintah sang King
"Issei bersiaplah" ujar naruto kepada Issei
"baik Taichou" balas Issei dan kemudian Naruto merapal Hand Seal
"Katoon : Gouka Mekakyu"
Kemudian sebuah gelombang api yang menyamai Tsunami menerjang markas Raiser dan membuat markas itu hancur tanpa tersisa dan terlihatlah Raiser dna Yabelluna yang ternang menggunakan sayap mereka. dan kemudian Issei, Karin, dan Akeno menampakkan diri,
"baiklah"
dan kemudian Issei masuk dalam mode Balace Breakernya dan menyerang Raiser terus menerus hingga melemahkan regenarasi dari Raiser, sedangkan Pearaga dari Raiser sudah tumbang di tangan Pearage Naruto tanpa mereka mengorbankan diri
"kakashi-sensei majulah"
"motion lightning"
dan dalam sekejap Kakashi di depan raiser dan siap menggunakan jurus lagi
"Lightning Blade"
muncul sebuah kilatan petir di tangan Kakashi kemudian ditusukkan ke raiser setelah itu kakashi mundur dengan melompat
BLAAAAR
serangan dari Kakashi tadi meledak tepat setelah Kakashi selesai melompat dan terlihat tubuh raiser yang masih bisa berdiri walau kakinya bergetar
"maaf Raiser-sama, tapi ini akan berkahir" ujar Kakashi
" lightning dragon"
dan muncul sebuah naga (mirip kirin milik sasuke) dan menerjang kerah Raiser dan membuat dirinya tersambat petir dengan tegangan berjuta-juta Volt dan terlihat sekarang tubuh Raiser yang tak sadarkan diri
"Raiser Phoenix-sama tidak bisa malanjutkan pertandingan, pemenangnya adalah Naruto Uzumaki-sama" ujar Grayfia dan kemudian dunia Rating game ini berganti dengan sebuha ruangan istirahat dan Naruto melihat kearah Pearagenya apakah ada yang terluka atau tidak dan Naruto lega karena mereka semua tidak mengalami luka parah hanya luka ringan
"baiklah, pertandingan perdana sekaligus pertarungan pertama kita di Rating game ini berhasil kita menangkan tapi masih ada lawan selanjutnya yag harus kita hadapi yaiti Sona Sitri yang akan kita lawan 3 hari lagi, dan dalam waktu 3 hari ini kita akan berlatih dan Azazel sudah setuju untuk melatih kalian, dan kau Issei kau harus persiapkan dirimu untuk melawan sang meteor Dragon Tannin, Akeno akan berlatih dengan Baraqiel, Kiba dan Xenovia kalian akan berlatih kenjutsu dengan Kakashi-sensei, dan untuk yang lainnya akan di bawah bimbingan kecuali Karin-nee, Sakura-chan, dan Rias-chan karena Sakura-chan dan Karin-nee harus melatih Sacred Gear kalian sendiri, sedangkan Rias-chan kau temani aku" ujar Naruto dan membuat Rias dan Sakura memerah tapi Sakura tidak memerah karena malu karena marah karena Naruto meminta Rias unutk menemainya
"ehhh... maaf Sakura-chan tapi ini tidak seperti yang kau pikirkan, aku meminta Rias untuk menemaniku di perpustakaan karena aku ingin mengenal lebih dekat sosok Sairaorg Bael dan hanay Rias yang dekat dengan Sairaorg" Ujar Naruto kepada Sakura menjelaskan agat tidak terjadi kesalah pahaman
sedangkan Akeno pasrah karena pasalnya dia akan dilatih oleh orang yang di bencinya sekaligus ayahnya, dan Issei yang mendengar dia akan berlatih dengan seekor naga hanya merinding ketakutan hampir kencing di celana, sedangkan Kiba dan Xenovia senang karena akhirnya mereka akan memperlajari Kenjutsu dari Kakashi
"dan lebih baik kalian Istirahat karena kalian harus mempersiapkan diri untuk besok" ujar Naruto dan kemudian para Pearagenya hanya mengangguk dan kemudian memasuki kamar mereka untuk beristirahat
tapi istirahat Naruto terganggu karena tiba-tiba Rias dan Sakura memasuki kamar Naruto dengan pakaian tidurnya yang menampakkan lekuk tubuh mereka dan membuat tubuh Naruto mendidih karena nafsu. dan kemudian mereka langsung menerjang Naruto
WARNING LEMON TREESOME ON BRO!
Tanpa peringatan Rias meluncurkan aksinya yaitu menjilati wajah serta leher Naruto. Sakura juga melakukan hal yang sama, Sakura menjilati dada bidang serta perut six pack Naruto
Sementara Naruto hanya mengerang kesakitan akibat Rias dan Sakura mengigit leher serta dada dan perutnya. Sakura mengalihkan pandanganya kearah boxer Naruto, entah Tangan Sakura mulai gatal, seolah ingin memegang benda yang berada diboxer Naruto
Sakura perlahan menjilati dada Naruto dari atas kebawah dan, hingga akhirnya sampai diselangkangan Naruto, Tangan Sakura mengelus tonjolan yang cukup besar yang memonjol dari boxer Naruto, Sakura menurunkam boxer Naruto dan terpangpang batang penis Naruto mengacung tegak seperti tiang bendera.
"Rias , lihatlah apa yang kutemukan"ucap Sakura sambil memegang batang Naruto dan memaju-mundurkan tanganya
Rias yang sedang asyik-asyiknya mengkissmark leher Naruto, berhenti ketika melihat benda yang dipegang oleh Sakura
"fufufufu, Sakura ternyata kau sudah menemukan Mainan kita yah?" ucap Rias dengan seringai yang terpampang diwajahnya
Rias memandang wajah Naruto "ara, Naruto-kun sudah tidak tahan Sakura"ucap Rias dengan nada sensualnya.
Sakura melepas semua pakaiannya dan mengulum batang Naruto seperti mengulum es krim
Tak beberapa lama Sakura melepaskan kulumannya dan, menaiki tubuh Naruto.
Sakura menggesek-gesekkan kepala penis Naruto, kemudian memasukkan penis Naruto ke vaginanya
Sementara Naruto mendesah tak karuan kerena rasa nikmat yang belum ia rasakan sebelumnya dan kemudian Naruto merasa ada seperti penghalang dari Vagina Sakura dan dengan sekali hentakkan penis Naruto tenggelam ke Vagina Sakura dan mendesah nikmat
"Argh... sempit sekali benar-benar nikmat" ujar Naruto yang merasa nikmat dengan jepitan Vagina sakura, sedangkan Sakura sendiri masih membiasakan dengan benda yang ada di dalam vaginanya
sedangkan Rias mulai terangsang ketika mendengar suara desahan Naruto serta Sakura yang me-rape Naruto
Rias melepaskan semua pakaiannya, hingga telanjang bulat dan mendorong Naruto kebelakang, hingga Naruto tidur terlentang kemudian merangkak naik ketubuh Naruto, dan Rias mendekatkan vaginanya ke mulut Naruto.
"Naru" ucap Rias dengan lirih.
Sementara Naruto yang cukup mengerti sikap Rias, Naruto memjilati vagina Rias
"aaah, Naruuuh, masukkan"mohon Rias agar Naruto-kunnya memasukkan lidahnya ke lubang vaginanya
Naruto hanya menurut saja, kemudian Naruto memasukkan lidahnya kedalam vagina Rias
"ah, Naruuuh"desah Rias ketika lidah Rias memasuki lubang vaginanaya nya. Rias memaju mundurkan pinggulnya
"ah, Naruu, aku akan-AAAHHHH!"Rias mendesah keras ketika sudah mencapai klimaksnya, Wajah Naruto terlumuri, cairan orgasme dari Rias dan kemudian membersihkan wajah Naruto dengan tangannya walau perbuatannya semakin membuat cairan itu merata dan setelah itu Rias membaringkan dirinya disamping Naruto, entah lelah atau apa
Sementara Sakura terus memaju mundurkan pinggulnya dengan sedikit lambat, dan hal itu membuat Naruto sedikit frustasi
Naruto yang Sudah tak tahan dengan gairahnya, kemudian berbalik menindih Sakura, dan memaju mundurkan pinggulnya dengan cepat
"aaah, Naru-kun, lebih cepat, aaah"desah Sakura memohon Naruto mempercepat pergerakan pinggulnya
Naruto semakin mempercepat gerakan pinggulnya, dan membuat desahan Sakura bertambah keras.
"Naru-kun, a-aku...suki...suki...DAISUKI, NARUUU"akhirnya Sakura mencapai klimaksnya, begitupun Naruto
"ini belum selesai Sakura-chan" ujar Naruto dan kemudian membalik tubuh Sakura dan kemudian menghentakkan Penisnya dari belakang dan memasukkannya dalam sekali hentakan dan membuat Sakura menjerit
"ahhh.. ahhh.. ahhh ini lebih cepat Naruto ini sangat nikmat" ujar Sakura nikmat karena Naruto melakukan kegiatannya dengan dirinya sedang menungging
dan kemudian menatrik tangan sakura dan dan kemudian meremas kedua payudara sedang Sakura tanpa memperlambat kegiatannya dan sukses membuat Sakura semakin menjerit nikmat dan merasa vaginanya berkedut tanpa ia akan klimaks begitu juga dengan Naruto
"aku akan keluar Naruto" ujar Sakura yang bernafas tersenggal-senggal
"aku juga" ujar Naruto dan kemudian memuntahkan spermanya kedalam rahim sakura dan kemudian sakura tertidur karena kelelahan
"hah, hah, hah, lelah" ucap Naruto dengan nafas ngos-ngosan.
"Naruto-kun, kita belum selesai"ucap Rias yang bangun dari tidurnya dan mulai menindih tubuh Naruto
Naruto membelakkan matanya ketika Rias sudah bangun dari tidurnya.
"huh jangan bilang, aku kelelahan, aku hanya menunggu
gilranku."ucap Rias.
Gle. . . . .eek
Naruto hanya bisa meneguk ludah dengan susah payah.
Rias memegang penis Naruto yang sudah layu sehabis ejakulasi, kemudian Rias mengocok penis Naruto, dari atas kebawah, dan membuat penis Naruto kembali berdiri.
"ssssttttth"Naruto mendesis, karena penisnya dielus oleh Rias kemudian Naruto membalik posisi dan kini Naruto serada di atas rias dan memandang Vagina Rias
"Mou... Naruto-kun jangan dipandangi terus, aku malu" ujar Rias memerah
Naruto memandangi takjub vagina milik Rias, di bukanya kedua kaki Rias yang menutupi sebagian vagina miliknya, dapat di lihat vagina Rias begitu indah dan terawat,
"Enghh! Akhh!" Desah Rias yang merasakan salah satu jari Naruto yang kini telah masuk ke dalam vaginanya.
Naruto yang memasukan jari tengahnya memaju mundurkan jarinya dengan sangat pelan kemudian bertambah cepat, bagian atas tubuh Rias terutama bibir di lumat kembali oleh Naruto, kedua bibir itu saling menyesap saliva pasangannya masing-masing dan saling melumat satu sama lain. Naruto menambahkan jari telunjuknya di dalam vagina Rias dan memaju mundurkan kedua jari tangan kanannya dengan tempo cepat. Sementara bibir Naruto yang tadi melumat bibir Rias berganti tujuan yang kini mencium leher jenjang Rias dengan penuh kasih sayang dan sedikit nafsu karena tubuh Rias benar-benar candu bagi Naruto.
Vagina Rias terasa berkedut tanda ingin mengeluarkan cairan cintanya, Naruto yang mengetahui itu mempercepat tempo permainan dua jarinya di vagina Rias.
"Akhh! Aku keluar Naruto-kun!" desah Rias panjang sambil berteriak menyebutkan nama Tunangannya karena mengalami klimaks pertamanya.
Naruto tersenyum bangga karena berhasil membuat Rias mencapai puncak kenikmatan pertamanya.
"Bisa kita teruskan sayang?" tanya Naruto yang kini sudah mengeluarkan dua jari tangan kanannya di vagina Rias. Kemudian Naruto memposisikan diri dengan nyaman dan menempelkan penisnya yang sudah menegang sedari tadi di bibir vagina Rias.
"Ya, di teruskan saja Naruto-kun, tapi pelan-pelan ya, aku masih perawan." kata Rias dengan kedua pipi yang memerah.
Dengan hati-hati Naruto memasukan penisnya secara perlahan hingga akhirnya menabrak sebuah dinding tipis atau sebut saja selaput dara Rias Gremory. Dengan sekali hentakan robek sudah selaput dara Rias, Rias pun menggigit bahu Naruto untuk meredam jeritan kesakitannya, Naruto mendiamkan beberapa saat memberikan waktu vagina Rias untuk menerima benda asing yang memasuki tubuhnya.
"Kau boleh bergerak Naruto-kun." kata Rias yang vaginanya sudah bisa menerima benda asing.
Di gerakannya pinggul Naruto secara perlahan dengan memaju mundurkan pinggulnya, tempo gerakan Naruto semakin cepat mengakibatkan Rias mendesah kenikmatan yang di berikan oleh penis Naruto di dalam vagina miliknya. Desahan-desahan erotis pun terdengar dari mulut Rias, tidak lupa Naruto meremas payudara kanan Rias dengan tangan kanannya dan menciumi leher Rias untuk menambahkan gairah seksual Rias yang mengebu-gebu.
"Akhh! Ahhh! Lebih cepat Naruto-kun!" Rias mengeluarkan desahnya untuk meminta Naruto menggerakan pinggulnya lebih cepat.
Atas permintaan tunangannya Naruto memanbahkan tempo gerakan memaju mundurkan pinggulnya lebih cepat, Naruto merasakan sensasi yang begitu nikmat dari vagina Rias, penisnya terasa di pijat-pijat dan seakan-akan menariknya untuk lebih dalam lagi. Keduanya berpacu dalam kenikmatan yang di berikan pasangan mereka. Hampir lima belas menit keduanya dalam posisi dimana Naruto di atas dan Rias di bawah. Keduanya merasakan sensasi untuk melepas cairan cinta mereka yang akan keluar.
"Rias! Aku ingin keluar! Ahhh!" desah Naruto yang sudah tidak tahan lagi mengeluarkan cairan cintanya.
"Keluarkan di dalam Naruto-kun. Aku juga ingin keluar, kita keluarkan sama-sama. Enghh! Ahhh!" desah Rias yang nampaknya juga ingin mengeluarkan cairan cintanya.
Keduanya berpacu lebih cepat, Rias juga membantu Naruto dengan menggerakan pantatnya agar lebih mudah untuk mereka berdua mencapai puncak kenikmatannya.
"Akhhh! Rias! Aku keluar!"
"Ahhh! Akhh! Naruto!"
Dan kemudian mereka bertiga tertidur dengan kondisi Naruto yang tertidur di atas Rias dan Penis Naruto masih berada di dalam Vagina Rias.
~-TBC-~
YO minna chapter 2 udah selesai, tapi maaf jika limenya kurang bagus atau gimana
NB : Masih belum bisa balas Review masih buat tugas
